Merdeka
27 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Legenda Codet
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Condet sebuah daerah yang terletak di kramat jati, Jakarta Timur, ternyata menyimpan legenda. Dahulu, condet adalah milik rakyat. Namun, sejak penjajah masuk ke wilayah betawi, daerah Condet dan sekitarnya dikuasai oleh seorang tentara Belanda yang bernama Jan Ament. Ia adalah seorang yang suka bertindak sewenang - wenang. oleh karena itu, Masyarakat Condet pun melakukan perlawanan terhadap Jan Ament. *** Pada pertengahan abad ke 18 M., di tanah betawi ada seorang pangeran yang kaya raya bernama Pangeran Geger. Masyarakat sekitar lebih akrab memanggilnya dengan nama Pangeran Codet karena terdapat bekas luka di dahinya. Wilayah kekuasaan sang pangeran meliputi daerah yang kini dikenal sebagai wilayah codet di Jakarta Timur. Pangeran Codet memiliki istri bernama Polong dan Lima orang anak. salah satunya adalah maemunah yang memiliki paras yang cantik nan rupawan. Tidak mengherankan jika banyak bangsawan yang datang melamarnya Suatu hari, datanglah seorang pemuda tampan dan gagah perkas...

avatar
agus deden
Gambar Entri
Condet
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Sekitar abad 18 di daerah yang sekarang namanye Condet, Jakarte Timur, ade pangeran kaye raye namanye pangeran Geger. Die ntu penguasa di daerah Condet. Name Condet itu sendiri asalnye dari julukan yang dikasih masyarakat setempat yang biasa bilang Codet. Lama kelamaan kata Codet udah kagak kedengeran lagi, malah berubah jadi condet.             Pangeran Condet punye bini namanye Polong. Die juga punya anak lima, salah satunye Maemunah. Maemunah emang udah cantik, kepribadiannye juge santun. Ya udah gak heran banyak laki dari mane aje seneng sama die.             Sampe suwaktu-waktu ade seorang laki-laki cakep dan gagah niat banget ngelamar Maemunah. Laki-laki itu namanye Aswatana. Astawana terkenal banget karena kesaktian dan ketampananye. Die putra Makassar (Sulawesi  Selatan), tapi udah lama tinggal di Betawi, tepatnye sebelah timur dari daerah Condet. Wa...

avatar
Ayuna15
Gambar Entri
BAMBU RUNCING
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
DKI Jakarta

Bambu runcing adalah sebuah senjata yang terbuat dari bahan baku bambu yang diruncingkan. Senjata ini dahulu konon digunakan oleh bangsa Indonesia sebagai alat perlawanan melawan penjajahan kolonialis Belanda. Pada saat ini lambang bambu runcing banyak digunakan oleh berbagai daerah di Indonesia untuk melambangkan keberanian dan pengorbanan dalam meraih kemerdekaan. Salah satu tokohnya yaitu K.H. Subchi dari Parakan, Temanggung yang dikenal dengan gelar Jenderal Bambu Runcing. Ia sebagai penasehat BMT (Barisan Muslimin Temanggung) yang kemudian dikenal menjadi Barisan Bambu Runcing. Sejarah Pencetus gerakan perjuangan dengan senjata bambu runcing, dalam pengertian sebagai senjata perjuangan yang bersifat massal dan nasional, sampai saat ini memang belumlah sangat jelas. Senjata Bambu Runcing pernah di pakai latihan ketentaraan Seinendan pada zaman Jepang. Tetapi khusus penggunaan senjata Bambu Runcing dengan doa, pengisian tenaga dalam, memang hal ini secara te...

avatar
Nurulhanif
Gambar Entri
Sop Kambing Tanah Abang, Betawi Punya
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

Sop Kambing Tanah Abang, Betawi Punya - DKI Jakarta Sop kambing dan kawasan Tanah Abang,   Jakarta   Pusat bak pinang dibelah dua. Saling mengisi satu sama lain. Penggila kambing kelas berat seantero Ibu Kota akan menyerbu kawasan itu untuk mencicipi kuliner sop yang khas. Terutama sop berkuah susu yang patut menjadi kandidat kuliner khas Betawi. Maraknya penjualan sop kambing di Tanah Abang tidak lepas dari peran warga keturunan Arab yang bermukim di sana. Kegemaran makan olahan daging kambing yang berasal dari negaranya bisa jadi memengaruhi budaya lokal yang kemudian muncul kuliner khas Betawi. Jika kita menelusuri setiap pinggir jalan dari pasar Tanah Abang ke arah Karet di kanan kiri - jalan terdapat pedagang kaki lima yang berjualan berbagai pangana khas Timur Tengah dan beberapa di antaranya ada yang menjual Sop Kambing. Namun, ada yang berpendapat juga , Sop kambing yang dijajakan di sepanjang pinggir jalan Tanah Abang ini merupakan kuliner khas Bet...

avatar
Mas Ardy Wijaya
Gambar Entri
Kasti Indonesia
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Kasti Indonesia Kasti memang bukan permainan asli dari Indonesia tapi permainan ini sudah ada sejak lama dan termasuk permainan yang sering dimainkan oleh anak-anak negeri.   Sejarah Permainan Permainan kasti sudah ada sejak dulu, tepatnya sejak Belanda dan Jepang menjajah Indonesia, pada zaman dahulu permainan ini dimainkan oleh anak-anak bangsawan saja. Anak-anak bangsawan adalah anak-anak yang bersekolah, karena permainan ini dimainkan hanya di sekolah, tapi setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945 permainan ini dimainkan oleh semua kalangan. Peraturan dan Cara Bermain Permainan ini terbagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok bertugas menjaga dan kelompok satunya bertugas memukul. Setiap kelompok beranggotakan minimal 5 orang pemain. Kelompok yang bertugas memukul, setelah bola terpukul langsung lari mengintari lapangan. Ada pos-pos yang bisa menjadi lindungan bagi pelari. Jika pelari terkena...

avatar
Mas Ardy Wijaya
Gambar Entri
monumen nasional
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat  Indonesia  untuk merebut  kemerdekaan  dari pemerintahan kolonial  Hindia Belanda . Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal  17 Agustus   1961  di bawah perintah presiden  Sukarno , dan dibuka untuk umum pada tanggal  12 Juli   1975 . Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran  emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan  Medan Merdeka ,  Jakarta Pusat . Monumen dan museum ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00 WIB. Pada hari Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum. Setelah pusat pemerintahan Republik Indonesia kembali ke...

avatar
Ajidarmawan
Gambar Entri
masjid istiqlal
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
DKI Jakarta

Masjid Istiqlal (arti harfiah: Masjid Merdeka) adalah  masjid nasional negara   Republik Indonesia  yang terletak di bekas  Taman Wilhelmina , di Timur Laut  Lapangan Medan Merdeka  yang di tengahnya berdiri  Monumen Nasional  (Monas), di  pusat ibukota Jakarta . Di seberang Timur masjid ini berdiri  Gereja Katedral Jakarta .  Imam besarnya  adalah  Prof.   Dr.   Nasaruddin Umar ,  M.A.  dan Ketua  Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal  sekarang adalah  K.H.   Muhammad Muzammil Basyuni . Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh  Presiden Republik Indonesia  saat itu,  Ir.   Soekarno . Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan oleh Ir. Soekarno pada tanggal  24 Agustus   1951 .  Arsitek  Masjid Istiqlal adalah  Frederich Silaban , seorang  Kristen Protestan . Masjid i...

avatar
Ajidarmawan
Gambar Entri
Pulau tidung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Pada tahun 1800 an pulau tidung sudah dihuni oleh penduduk walaupun jumlahnya pada waktu itu masih sedikit. Pulau tidung terdiri dari 2 pulau kecil yaitu: Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, konon menurut sumber cerita bahwa Pulau yang pertama dihuni penduduk adalah Pulau Tidung Kecil, dengan bertambahnya tahun demi tahun penduduk semakin bertambah dan barulah hijrah ke Pulau Tidung Besar. Penduduk Pulau Tidung Berasal dari bermacam-macam suku diantaranya suku Bugis, Mandar, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sumatera, Sumbawa dan Banten bahkan ada dari Batavia. kala itu agama yang dianut oleh para penduduk setempat dan pendatang adalah agama islam, dan pada saat itu pula gunung Krakatau meletus sedang di-Pulau Tidung sudah dihuni oleh banyak penduduk terutama dari keturunan para pendatang. konon menurut cerita sebelum indonesia merdeka Pulau Tidung dipimpin oleh seorang BEK yang dikenal sebagai lurah, waktu lurah yang pertama memimpin PULAU TIDUNG adalah Bapak A.MUNDARI...

avatar
Capricorn
Gambar Entri
Permainan Coko
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
DKI Jakarta

Permainan coko sudah berkembang di DKI Jakarta sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang. Permainan yang secara harafiah diartikan sebagai “perebutan” ini dahulu sering diselenggarakan oleh orang Belanda untuk memeriahkan pesta-pesta yang mereka adakan. Pesertanya adalah kaum pribumi yang menjadi buruh pekerja di perkebunan-perkebunan milik orang-orang Belanda tersebut. Hadiahnya berupa makanan (keju, gula, susu, roti) dan pakaian yang digantungkan di puncak batang pinang yang telah dilumuri minyak. (id.wikipedia.org)   Setelah Bangsa Indonesia merdeka permainan ceko berganti namanya menjadi lomba panjat pinang. Penyelenggaraannya pun dilakukan bertepatan pada hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus setiap tahunnya. Sedangkan tujuannya, selain untuk memeriahkan hari kemerdekaan, juga sebagai sarana hiburan pelepas rutinitas keseharian.   Pemain Permainan panjat batang pinang dapat dikategorikan sebagai permainan remaja dan dewasa yang umumnya...

avatar
Yeni27naibaho