Kode-Kode Nusantara
50 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ayam Ingkung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Masyarakat Jawa memiliki pandangan bahwa semua hal yang dilakukan memiliki filosofi dan simbolisasi tertentu begitu pula dengan kuliner tradisional khas suku Jawa. Filosofi dan simbolisasi tersebut sangat dipengaruhi oleh agama, kepercayaan dan sistem sosial. Salah satu kuliner tradisional khas Jawa yang terkenal dan masih dilestarikan hingga saat ini adalah ayam ingkung. Ayam ingkung merupakan kuliner tradisional khas Jawa yang berbahan dasar ayam yang dimasak secara utuh dengan bumbu-bumbu tertentu. Ayam ingkung umumnya hanya disajikan pada kegiatan-kegiatan tertentu seperti upacara keagamaan, peringatan hari besar, wujud rasa syukur (selametan), dan upacara peringatan kematian. Bahan-bahan dasar pembuatan ayam ingkung juga tidak luput dari filosofi dan simbolisasi sehingga diperlukan kajian lebih mendalam untuk melestarikan kuliner khas Jawa tersebut. Sejarah dan Filosofi Dalam salah satu kajian yang diterbitkan oleh jurnal Nutrition and Food Science disebutkan ba...

avatar
tresna purnama dewi
Gambar Entri
Gendang dan Alat Pemukul
Alat Musik Alat Musik
Daerah Istimewa Yogyakarta

Alat musik ini terbuat dari bambu. Alat musik yang dipakai untuk kesenian tradisional Rinding Gumbeng. Rinding gumbeng merupakan kesenian tradisional dari Desa Duren, Kelurahan Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul yang sudah cukup tua. Alat musik utama yang digunakan adalah rinding dan gumbeng. Suara rinding gumbeng yang harmonis dipadukan dengan alunan lagu daerah. Alat musik ini juga dapat dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional. Rinding adalah sejenis genggong (harpa mulut) yang banyak tersebar di pelosok nusantara. A lat ini dapat menghasilkan bunyi bermacam-macam tergantung keahlian pemain, sedangkan gumbeng adalah sejenis sitar tabung yang terbuat dari seruas bambu yang disayat tengahnya dan diganjal salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai dawai. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul yang menghasilkan bunyi yang berbeda tergantung penempatan ganjal pada dawainya. Pada masa lalu, rinding dimainkan oleh para remaja putri dan ibu-ibu saat sel...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Kecrek Jogja
Alat Musik Alat Musik
Daerah Istimewa Yogyakarta

Alat musik ini terbuat dari bambu. Alat musik yang dipakai untuk kesenian tradisional Rinding Gumbeng. Rinding gumbeng merupakan kesenian tradisional dari Desa Duren, Kelurahan Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul yang sudah cukup tua. Alat musik utama yang digunakan adalah rinding dan gumbeng. Suara rinding gumbeng yang harmonis dipadukan dengan alunan lagu daerah. Alat musik ini juga dapat dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional. Rinding adalah sejenis genggong (harpa mulut) yang banyak tersebar di pelosok nusantara. Alat ini dapat menghasilkan bunyi bermacam-macam tergantung keahlian pemain, sedangkan gumbeng adalah sejenis sitar tabung yang terbuat dari seruas bambu yang disayat tengahnya dan diganjal salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai dawai. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul yang menghasilkan bunyi yang berbeda tergantung penempatan ganjal pada dawainya. Pada masa lalu, rinding dimainkan oleh para remaja putri dan ibu-ibu saat sele...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Rinding
Alat Musik Alat Musik
Daerah Istimewa Yogyakarta

Alat musik ini terbuat dari bambu. Alat musik yang dipakai untuk kesenian tradisional Rinding Gumbeng. Jumlah Rinding 13 buah. Rinding gumbeng merupakan kesenian tradisional dari Desa Duren, Kelurahan Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul yang sudah cukup tua. Alat musik utama yang digunakan adalah rinding dan gumbeng. Suara rinding gumbeng yang harmonis dipadukan dengan alunan lagu daerah. Alat musik ini juga dapat dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional. Rinding adalah sejenis genggong (harpa mulut) yang banyak tersebar di pelosok nusantara. Alat ini dapat menghasilkan bunyi bermacam-macam tergantung keahlian pemain, sedangkan gumbeng adalah sejenis sitar tabung yang terbuat dari seruas bambu yang disayat tengahnya dan diganjal salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai dawai. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul yang menghasilkan bunyi yang berbeda tergantung penempatan ganjal pada dawainya. Pada masa lalu, rinding dimainkan oleh para remaja put...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Gumbeng Cilik Berdawai Tiga
Alat Musik Alat Musik
Daerah Istimewa Yogyakarta

Alat musik ini terbuat dari bambu. Alat musik yang dipakai untuk kesenian tradisional Rinding Gumbeng. Jumlah Gumbeng Cilik Berdawai Tiga ini adalah 4 buah. Rinding gumbeng merupakan kesenian tradisional dari Desa Duren, Kelurahan Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul yang sudah cukup tua. Alat musik utama yang digunakan adalah rinding dan gumbeng. Suara rinding gumbeng yang harmonis dipadukan dengan alunan lagu daerah. Alat musik ini juga dapat dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional. Rinding adalah sejenis genggong (harpa mulut) yang banyak tersebar di pelosok nusantara. Alat ini dapat menghasilkan bunyi bermacam-macam tergantung keahlian pemain, sedangkan gumbeng adalah sejenis sitar tabung yang terbuat dari seruas bambu yang disayat tengahnya dan diganjal salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai dawai. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul yang menghasilkan bunyi yang berbeda tergantung penempatan ganjal pada dawainya. Pada masa lalu, rinding...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Gumbeng Cilik Berdawai
Alat Musik Alat Musik
Daerah Istimewa Yogyakarta

Alat musik ini terbuat dari bambu. Alat musik yang dipakai untuk kesenian tradisional Rinding Gumbeng. Gumbeng Cilik Berdawai ini berjumlah 2 buah. Rinding gumbeng merupakan kesenian tradisional dari Desa Duren, Kelurahan Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul yang sudah cukup tua. Alat musik utama yang digunakan adalah rinding dan gumbeng. Suara rinding gumbeng yang harmonis dipadukan dengan alunan lagu daerah. Alat musik ini juga dapat dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional. Rinding adalah sejenis genggong (harpa mulut) yang banyak tersebar di pelosok nusantara. Alat ini dapat menghasilkan bunyi bermacam-macam tergantung keahlian pemain, sedangkan gumbeng adalah sejenis sitar tabung yang terbuat dari seruas bambu yang disayat tengahnya dan diganjal salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai dawai. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul yang menghasilkan bunyi yang berbeda tergantung penempatan ganjal pada dawainya. Pada masa lalu, rinding dimainkan...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
MaestroSeniTradisi - Ny. Maria Magdalena Rubinem
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

Ny. Maria Magdalena Rubinem Yogyakarta, 11 Maret 1925 Ny. Maria Magdalena Rubinem adalah seorang pesinden yang sudah cukup senior. Beliau mempelajari sinden dari kecil di rumah Pangeran, antara lain Pangeran Suryaputra dan Pangerah Hadinegara selama tiga bulan. Sejak saat itu, beliau langsung terjun sebagai pesinden sejak tahun 1942. Sebagai pesinden, beliau sudah mengabdi selama lebih dari 70 tahun dan sejak tahun 1951 pernah berkali-kali tampil di hadapan Presiden Soekarno di Istana Negara. Di samping sebagai swarawati (seniman karawitan), beliau juga bisa menari. Semenjak zaman Jepang, tepatnya sekitar tahun 1943, beliau sudah mengabdi sebagai Pegawai Tidak Tetap di RRI (Radio Republik Indonesia) Stasiun Yogyakarta semasa Bapak Ali Murtopo menjabat sebagai menteri Penerangan, namun karena tidak segera diangkat dan kesibukan pentas di luar semakin padat akhirnya Ny. Rubinem mengundurkan diri sebelum diangkat sebagai PNS. Baginya, tahun 1960-an adalah masa keemasa...

avatar
Minor Caknole
Gambar Entri
Aksara Jawa
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

Pernah mendengar istilah aksara Jawa? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dijelaskan bahwa aksara Jawa adalah "aksara yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa, berjumlah dua puluh huruf, bermula dengan  ha  dan berakhir dengan  nga ;". Aksara Jawa dikenal juga sebagai Hanacaraka dan Carakan, adalah salah satu aksara tradisional Nusantara yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa dan sejumlah bahasa daerah di Indonesia lainnya seperti bahasa Sunda dan bahasa Sasak. Tulisan ini berkerabat dekat dengan aksara Bali. Aksara Jawa adalah sistem tulisan  Abugida  yang ditulis dari kiri ke kanan. Setiap aksara di dalamnya melambangkan suatu suku kata dengan vokal  / a /  atau  / É" / , yang dapat ditentukan dari posisi aksara di dalam kata tersebut. Penulisan aksara Jawa dilakukan tanpa spasi ( scriptio continua ). Dibandingkan dengan alfabet  Latin , aksara Jawa juga kekurangan tanda baca dasar, seperi titik dua, ta...

avatar
Ridwan Sadli
Gambar Entri
Bakmi Godog Khas Jogja #DaftarSB19
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

            Kalau berbicara tentang makanan pasti kawan Sobat Budaya lagi membayangkan betapa nikmatnnya makanannya  dan segera ingin mencicipi makanan tersebut apalagi makanannya khas nusantara. Ada yang tau kawan Sobat Budaya, kenapa  sih makanan di Indonesia sangat enak sekali dan banyak yang menyukainya dari kalangan pribumi maupun warga asing? tidak usah diragukan lagi, itu karena Indonesia memiliki kaya akan rempah-rempah, kekayaan alam yang banyak dan besar mulai dari pemandangan alam sebagai objek wisata, tanah yang subur, hingga hasil panen yang melimpah. Disini aku mau memperkenalkan makanan khas Indonesia dari Pulau Jawa yang khususnya dari D.I.Y Yogyakarta yaitu Bakmi Godog. Pasti kawan Sobat Budaya udah tau kan atau belum pernah? hahaha kalau belum, monggo aku akan memperkenalkannya (eitss... mau kenalin ke siapa? ini lagi ta'arufan?) yang pasti aku kenalin ke kawan Sobat Budaya, ya siapa tau...

avatar
Iklimah