Idul Adha
30 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Randai
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Randai adalah salah satu permainan tradisional di Minangkabau yang dimainkan secara berkelompok dengan membentuk lingkaran , kemudian melangkahkan kaki secara perlahan, sambil menyampaikan cerita dalam bentuk nyanyian secara berganti-gantian. Randai menggabungkan seni lagu , musik , tari , drama dan silat menjadi satu Cerita randai biasanya diambil dari kenyataan hidup yang ada di tengah masyarakat. Fungsi Randai sendiri adalah sebagai seni pertunjukan hiburan yang didalamnya juga disampaikan pesan dan nasihat. Semua gerakan randai dituntun oleh aba-aba salah seorang di antaranya, yang disebut dengan janang. Randai dalam sejarah Minangkabau memiliki sejarah yang lumayan panjang. Konon kabarnya ia sempat dimainkan oleh masyarakat Pariangan, Tanah Datar ketika mesyarakat tersebut berhasil menangkap rusa yang keluar dari laut. Randai dalam masyarakat Minangkabau adalah suatu kesenian yang dimainkan oleh beberapa orang dalam artian berkelompok atau beregu, di...

avatar
Febriyani
Gambar Entri
Salawat Dulang
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Salawat dulang, juga disebut salawek talam atau salawat talam dalam dialek-dialek bahasa Minangkabau, merupakan sastra lisan Minangkabau yang bertema Islam. Sastra lisan ini berupa pertunjukkan dua orang membacakan hafalan teks diiringi tabuhan dulang, nampan kuningan berdiameter 65 cm. Salawat dulang tersebar luas di ranah Minangkabau dan kadang hanya disebut salawek atau salawat dalam percakapan sehari-hari.   Dalam pertunjukkan tersebut, dua pendendang duduk bersisian dan menabuh dulang bersamaan. Keduanya dapat berdendang bersamaan atau saling menyambung larik dalam syair. Pendendang umumnya laki-laki. Namun, kini terdapat pula pendendang-pendendang perempuan meskipun belum begitu berterima di masyarakat Minangkabau sendiri.   Penampilan salawat dulang berupa tanya jawab, saling serang, dan saling mempertahankan diri sehingga pendendang kadang dijuluki menurut nama-nama senjata, seperti "peluru kendali" dan "gas beracun" dan hanya bisa dilaksanakan bila...

avatar
Vande Leonardo
Gambar Entri
Nasi Kapau
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Nasi Kapau ialah nasi ramas khas nagari Kapau. Nasi kapau terdiri atas nasi, sambal, dan lauk pauk khas Kapau. Adapun berbagai olahan makanan yang dapat menjadi pilihan pembeli antara lain gulai sayur nangka (cubadak); gulai tunjang (urat kaki kerbau atau sapi); gulai cangcang (tulang dan daging kerbau); gulai ikan; kikil; dendeng daging; sayur-mayur seperti campuran kol, rebung muda, kacang panjang dan kadang ada sayur pakis; gulai usus (gulai tambunsu), yaitu campuran telur ayam dan tahu yang dimasukkan ke usus sapi; ayam panggang; teri balado; tongkol balado; dendeng balado; goreng belut; ayam goreng; gulai ayam; rendang ayam ; dan rendang daging . Salah satu tempat makan yang menyajikan makanan ini adalah Nagari Kapau letaknya sekitar lima kilometer dari Bukittinggi. Di Bukittinggi, pedagang nasi kapau berada di Pasar Bawah. Uni-uni (ibu-ibu) berdagang nasi kapau dengan dikelilingi banyak wadah berisi olahan makanan, yang jumlahnya dapat mencapai 20 jenis pilihan. Saat...

avatar
Oase
Gambar Entri
Arai Pinang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Arai Pinang adalah salah satu penganan khas dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Camilan ini terbuat dari tepung beras, garam serta kapur sirih. Sama seperti kacang tojin, camilan ini juga sering dijadikan penganan wajib saat Idul Fitri. Bahan-bahan: 1 bungkus tepung beras, disangrai 1/2 sdm kapur sirih 700 ml air , di didihkan Minyak secukupnya untuk menggoreng Garam secukupnya Cara Membuat: 1. Tepung, garam dan kapur sirih diaduk rata. 2. Masukkan air yang sudah didihkan sedikit demi sedikit sampai adonan bisa dipulung dan di cetak. 3. Ambil adonan sedikit demi sedikit, pulung dan cetak dengan cetakan arai pinang. Goreng sampai kekuningan. Setelah matang, angkat, tiriskan lalu sajikan. ( https://cookpad.com/id/resep/296769-arai-pinang)

avatar
Dhika
Gambar Entri
Kacang Tojin
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Kacang Tojin atau kacang bawang adalah salah satu camilan khas dari Sumatera Barat. Camilan ini memiliki rasa yang renyah dan gurih karena terbuat dari kacang yang digoreng dengan campuran bawang goreng serta irisan seledri yang telah digoreng sebelumnya. Kacang Tojin merupakan camilan wajib di hari raya Idul Fitri. Bahan-bahan: 1 kg kacang tanah 1 sendok makan garam 10 siung bawang putih, haluskan 10 siung bawang putih iris iris tipis air mendidih 4 sdm bawang goreng 8 sdm daun seledri cincang Cara Membuat: 1. Kita seduh kacang tanah dalam air mendidih sampai terendam semuanya hingga kurang lebih 15 menit. 2. Kemudian kita kupas kulitnya, setelah itu sisihkan terlebih dahulu. 3. Aduk aduk kacang tanah beserta bawang putih halus dan garam. Aduk rata dan diamkan selama 15 menit. 4. Kita panaskan minyak dalam wajan, kemudian goreng kacang tojin hingga setengah matang, aduk aduk terus agar tidak gosong. 5. Setelah setengah matang tambahkan bawang putih yang diiris iris tipis. Aduk...

avatar
Dhika
Gambar Entri
Kue Sapik
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Kue sapik adalah kue tradisional yang memiliki rasa renyah yang dibuat dari bahan-bahan seperti telur, margarin, gula pasir, tepung beras, garam, dan kayu manis. Bentuknya hampir mirip dengan kue semprong namun bentuknya segitiga. Kue khas Sumatera Barat ini kerap disajikan saat hari besar Idul Fitri maupun acara lain seperti acara pernikahan maupun acara sunatan atau khitanan. Selain memiliki rasa yang renyah, kue ini memiliki rasa gurih namun dalam pembuatannya harus memerlukan kesabaran dan ketelatenan. Cara membuatnya dengan mencampurkan gula pasir, tepung beras, garam, dan kocokan telur dalam satu wadah, kemudian diberi santan sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk, lalu adonan siap dimasukkakn ke cetakan yang telah dilumuri margarin. Kemudian cetakan tadi langsung dipanggang sambil dibolak-balik sampai benar-benar matang.       Sumber: http://makananoleholeh.com/oleh-oleh-khas-padang/

avatar
Oase
Gambar Entri
Pinyaram
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Pinyaram merupakan penganan yang berasal dari Sumatera Barat yang dibuat oleh suku Minangkabau dengan bahan-bahan seperti gula pasir atau gula aren, santan, dan tepung beras atau beras hitam. Semua bahan-bahan tersebut dibuat menjadi satu adonan kemudian dimasak di kuali yang juga menjadi cetakannya. Makanan ini bisa disajikan saat perayaan idul fitri atau pada acara pernikahan maupun acara-acara lain karena makanan ini adalah makanan yang spesial. Selain itu, ada juga beberapa varian dari makanan ini, yang pertama adalah pinyaram putih yang bahan bakunya adalah beras putih, sedangkan pinyaram hitam dibuat menggunakan beras hitam. Sedangkan untuk rasa penganan dengan bentuk bulat ini, tidak hanya rasa original, melainkan telah ada rasa pisang dan durian, bahkan ada rasa lain.       Sumber: http://makananoleholeh.com/oleh-oleh-khas-padang/

avatar
Oase
Gambar Entri
kue sapik
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Kue sapik  adalah kue tradisional yang memiliki rasa renyah yang dibuat dari bahan-bahan seperi telur, margarin, gula pasir, tepung beras, garam, dan kayu manis. Bentuknya sendiri hampir mirip dengan kue semprong namun jika kue semprong digulung, maka sapik berbentuk segitiga. Kue khas Sumatera Barat yang disukai oleh semua kalangan ini kerap disajikan saat hari besar Idul fitri maupun acara lain seperti acara pernikahan maupun acara sunatan atau khitanan. Berikut cara pembuatan Kue Sapik khas Padang ini. Bahan-bahan Siapkan telur sebanyak tiga butir Siapkan gula pasir sebanyak 150 gram Siapkan santan sebanyak 450 ml Siapkan margarin buat lumuran Siapkan tepung beras sebanyak 250 gram Siapkan garam secukupnya Siapkan kayu manis secukupnya Cara membuat  Kocok telur sampai tercampur merata. Setelah itu campurkan gula pasir bersama tepung beras dan garam. Tambahkan telur yang sudah dikocok tadi, diaduk-aduk...

avatar
Ajidarmawan
Gambar Entri
Gulai Bukek
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Warga Nagari Ampek Koto, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, mempunyai tradisi unik saat menyambut Hari Raya Kurban, mereka tumpah ruah ke rumah-rumah ibadah mengikuti ritual dan tradisi makan “gulai bukek” daging korban secara bersama-sama. Tradisi makan gulai bukek bersama itu telah berlangsung sejak lama, menurut cerita orang tua-tua setempat, asal tradisi itu dari Kampuang Tanjuang yang merupakan sebuah kampung dalam jorong di Palembayan Tangah. Munculnya tradisi itu karena waktu dulu hewan korban yang dipotong tidak sebanyak sekarang, sehingga banyak warga yang tidak kebagian dagingnya, agar semua warga dapat mengecap daging korban maka para ninik mamak dan ulama membuat kesepakatan bahwa daging hewan korban sebaiknya dijadikan gulai bukek dan dimakan bersama-sama di rumah ibadah tempat pemotongan hewan dilakukan. Tradisi itu kemudian berkembang ke seluruh kampung di Nagari Ampek Koto karena dirasakan banyak manfaatnya. Manfaatnya, dengan...

avatar
Oase