Deskripsi Grebeg Besar Demak merupakan sebuah acara budaya tradisional besar yang menjadi salah satu ciri khas Demak. Tradisi Grebeg Besar Demak ini berlangsung setiap tahun pada tanggal 10 Dzulhijah saat Idul Adha. Dimeriahkan dengan karnaval kirap budaya yang dimulai dari Pendopo Kabupaten Demak hingga ke Makam Sunan Kalijaga yang terletak di Desa Kadilangu, jaraknya sekitar 2 kilometer dari tempat mulai acara. Grebeg Besar merupakan upacara tradisional yang mempunyai nilai ritual keagamaan bagi warga masyarakat Kabupaten Demak untuk menyambut datangnya hari raya Lebaran Haji pada setiap tanggal 10 Zulhijah. Grebeg pertama kali diadakan untuk memperinghati hari jadi Mesjid Demak yang dibangun oleh Sunan Kalijogo bersama Sunan Bonang, Sunan Gunung Jati dan Sunan Ampel dengan potongan-potongan kayu atau tata dalam tempo sehari. Pada waktu itu merupakan satu-satunya mesjid di Jawa. Sebelum peringatan dimulai diupayakankan bagaimana caranya untuk memancing kedat...
Nyadran berasal dari bahasa Sansekerta, Sraddha yang artinya keyakinan. Secara sederhana Nyadran adalah kegiatan bersih makam yang dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat Jawa yang umumnya tinggal di pedesaan. Tradisi ini sudah berlangsung sejak jaman Hindu-Budha sebelum masuknya ajaran Islam ke tanah Jawa. Dan sejak abad ke-15 para Sunan atau yang dikenal dengan sebutan Walisongo menggabungkan tradisi tersebut dalam dakwahnya untuk menyebarkan ajaran Islam supaya mudah diterima. Nyadran bisa dipahami sebagai sebuah simbolisasi hubungan antara seseorang dengan leluhur, dengan sesama dan hubungan dengan Tuhan. Menurut Bapak Rakwin selaku sesepuh desa bahwa bentuk kegiatan upacara nyadran adalah berupa acara massal membersihkan makam dan mendoakan para pendahulu supaya mendapatkan ampunan dan keselamatan dari Tuhan.Nyadran yang saya temui merupakan nyadran yang berbeda dari masyrakat yang lain.Nyadran di sini adalah bukan hanya memberihkan...
Syawalan adalah salah satu kegiatan religi yang dilaksanakan seminggu setelah lebaran idul fitri. Di daerah lain ada yang merayakannya dengan cara sedekah laut,ather-ather,dll. Di kaliwungu sendiri biasanya Syawalan dilakukan dengan cara ziarah makam para tokoh pendiri agama setempat. Setelah selesai menggelar doa bersama biasanya mereka akan menyantap makanan yang telah disediakan dengan menu utamanya adalah ketupat,oleh karena itu sebagian masyarakatnya menyebut syawalan sebagai "bakda ketupat" atau lebaran ketupat.
Tradisi sedekah laut merupakan sebuah bentuk rasa syukur yang hampir dimiliki banyak masyarakat pesisir di Nusantara. Tradisi sedekah laut dihelat sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas limpahan kkekayaan laut yang dapat menghidupi para nelayan. Di Karimunjawa tradisi sedekah laut dikenal dengan nama Pesta Lomba dan dilaksanakan pada hari ketujuh setelah Idul Fitri. Istilah Lomban bagi masyarakat Karimunjawa berasal dari kata “lomba-lomba” atau “ l elumban” yang berarti bersenang-senang . Pesat Lomban bisa dikatakan merupakan puncak acara Syawalan di Karimunjawa dimana masyarakat merayakan hari raya dengan bersenang-senang setelah sebulan penuh berpuasa. Pesta Lomban ini juga dikenal dengan “ Bada Kupat ” karena pada perayaan sedekah ini masyarakat Karimunjawa akan memasak ketupat. Ketupat digunakan sebagai simbol yang berarti hati yang kembali suci. Selain ketupat masyarakat juga akan...
Terik Daging adalah salah satu kuliner khas dari Jawa Tengah. Makanan ini sering di hari raya Idul Fitri. Sekilas Terik Daging mirip opor ayam, hanya bedanya Opor Ayam menggunakan daging ayam sedangkan Terik Daging menggunakan daging sapi. Resep Terik Daging Bahan-bahan: 1/2 kg daging sapi bagian paha 3sdm makan minyak goreng 1cm lengkuas, dimemarkan 2 lembar daun jeruk purut 1 batang serai, dimemarkan 500cc santan cair dan 250cc santan kental dari 1 butir kelapa Bumbu yang Dihaluskan: 1sdt ketumbar 10 butir merica 1cm kunyit 4 butir kemiri 6 butir bawang merah 3 siung bawang putih garam sedikit gula jawa Cara Membuat: 1. Potong-potong daging setebal 1cm ukuran 6x6 cm 2. Panaskan minyak, tumis bumbu yang sudah dihaluskan, lengkuas, daun jeruk dan serai. Sesudah baunya harum, masukkan potongan daging dan santan cair. Masak sampai daging lunak, baru tuangkan santan kental, aduk dan masak sampai mendidih dan santan berminyak. Hidangkan!
Terik Daging adalah salah satu kuliner khas dari Jawa Tengah. Makanan ini sering di hari raya Idul Fitri. Sekilas Terik Daging mirip opor ayam, hanya bedanya Opor Ayam menggunakan daging ayam sedangkan Terik Daging menggunakan daging sapi. Resep Terik Daging Bahan-bahan: 1/2 kg daging sapi bagian paha 3sdm makan minyak goreng 1cm lengkuas, dimemarkan 2 lembar daun jeruk purut 1 batang serai, dimemarkan 500cc santan cair dan 250cc santan kental dari 1 butir kelapa Bumbu yang Dihaluskan: 1sdt ketumbar 10 butir merica 1cm kunyit 4 butir kemiri 6 butir bawang merah 3 siung bawang putih garam sedikit gula jawa Cara Membuat: 1. Potong-potong daging setebal 1cm ukuran 6x6 cm 2. Panaskan minyak, tumis bumbu yang sudah dihaluskan, lengkuas, daun jeruk dan serai. Sesudah baunya harum, masukkan potongan daging dan santan cair. Masak sampai daging lunak, baru tuangkan santan kental, aduk dan masak sampai mendidih dan santan berminyak. Hidangkan!
Gulai Kambing adalah salah satu kuliner yang berasal dari Solo, Jawa Tengah. Kuliner ini sering disajikan pada saat Hari Raya Idul Adha. Resep Gulai Kambing Bahan-bahan: 1kg daging kambing/jeroan kambing 5sdm minyak goreng 2 butir kapulaga 3 butir cengkih 4cm kayu manis 2cm lengkuas, dimemarkan 2 batang serai, dimemarkan 3 lembar daun salam 3 lembar daun jeruk purut 1 1/2ltr santan cair dan 1/2ltr santan kental dari 1 butir kelapa Bumbu yang Dihaluskan: 5 cabai merah 10 butir bawang merah 5 siung bawang putih 5 butir kemiri 2cm jahe 2cm kunyit 2sdm ketumbar 1/2sdt jinten 15 butir merica 1/4sdt adas Garam Gula jawa Cara Membuat: 1. Bersihkan daging dan potong-potong. 2. Panaskan minyak goreng dan tumislah bumbu yang sudah dihaluskan, masukkan kapulaga, cengkih, kayu manis, lengkuas, serai, daun salam dan daun jeruk purut. 3. Sesudah baunya harum, masukkan daging, aduk sampai daging kaku dan masukkan santan cair. Masak terus sambil diaduk-aduk sampai daging empuk. Kala...
Opor Enthog merupakan masakan khas dari daerah Magelang. ‘’Enthog’’ adalah nama lain dari Angsa dalam bahasa Jawa. Biasanya opor enthog disajikan pada Hari Raya Idul Fitri. Opor enthog termasuk ikon kuliner kota Magelang yang merujuk pada makanan berkuah yang menggunakan angsa sebagai hidangan utamanya. Makanan ini bisa biasanya paling banyak ditemukan di desa Menowo yang masih termasuk dalam kawasan Magelang. Salah satu tempat makan opor enthog di desa Menowo, Magelang yang terkenal adalah Opor Enthog Johar Sari ala Bu Cipto. Angsa atau enthog yang diolah menjadi opor pertama-tama disembelih lalu dimasak dengan cara dibakar menggunakan tungku hingga semua bulunya rontok. Saat dibakar daging enthog juga mengeluarkan lemak dan minyak sehingga kuah kaldu opornya lebih kental dan berminyak dibuatnya. Opor enthog dan opor ayam berbeda dengan opor ayam. Jika opor ayam kuah dan kaldunya disatukan, opor enthog memisahkan kuah dan enthognya. Penyajian opor en...
Tape ketan adalah jajanan tradisional khas Magelang yang biasa dibuat oleh masyarakat setempat yang sekaligus pemilik toko oleh-oleh. Penduduk Magelang biasa memanggil tape ketan yang dibeli sebagai buah tangan sebagai “muntilan”. Tape ketan terbuat dari beras ketan putih yang diberikan pewarna alami dari daun katu. Ada dua jenis tape ketan yang dikemas sebagai oleh-oleh. Pertama, dibungkus dengan kemasan plastik yang diikat karet dengan isi ½ kg. Kemudian yang kedua dimasukkan dalam kemasan stoples dengan isi 1 kg. Saat ini, penjual Tape Ketan Muntilan semakin membludak di Magelang sehingga para wisatawan bisa lebih mudah memburunya tanpa harus berebut dengan pengunjung lain. Tape Ketan Muntilan sendiri bukan hanya dibuat oleh produsen kecil, melainkan ada juga produsen skala besar yang ikut serta memproduksinya. Tapi biasanya, produk wajik pabrikan menggunakan zat pewarna dengan sedikit kandungan kimia tapi masih dalam tahap aman dikonsumsi. &nbs...