1.249 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Bekel
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Bekel adalah permainan yang berasal dari Jawa Tengah, kalau di Yogyakarta dikenal sebagai Gatheng.  Bekel  merupakan permainan melontarkan bola ke atas dan menangkapnya kembali. Tetapi pada saat bersamaan harus mengambil atau mengubah posisi biji-biji yang ada sesuai peraturan tingkat kesulitan yang dijalankan. Bekel dimulai dengan melemparkan bola keatas lalu menebar biji-biji ke lantai. Pertama, mereka harus membalikan biji kearah yang sama terlebih dahulu. Kedua, mereka harus mengambil satu per satu biji sampai terkumpul semua. Jika sudah, maka mereka akan mengulang dari langkah pertama lalu mengambil dua biji sekaligus. Seterusnya bertambah setiap putannya. Jika ada yang berhasil menyelesaikan sampai jumlah terbanyak maka dia lah pemenangnya. Urutan posisinya adalah pit (bentuk seperti kursi), ro (kebalikan posisi pit), cin (singkatan licin yaitu posisi miring tanpa ada bintik di permukaan biji) dan peng (singkatan bopeng yaitu posisi miring dengan ada bintik...

avatar
OSKM18_16518093_Melia Fatimah
Gambar Entri
Permainan Bebentengan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Bebentengan sering dikenal sebagai  rerebonan di daerah Jawa Barat, sedangkan di daerah lain dikenal juga dengan nama  pris-prisan, oal-palan, omer,  dan  jek-jekan . Bebentengan berasal dari kata "benteng" yang berarti pertahanan. Bebentengan adalan Dwipurwa (pengulangan suku kata pertama) dan berakhiran -an yang berarti menyerupai. Permainan ini memiliki relevansi dengan bangsa Indonesia pada zaman penjajahan Belanda dulu, yakni pertahanan bangsa Indonesia saat melawan penjajahan Belanda dengan menggunakan benteng. Menurut Yayat Sudaryat, Guru Besar Sastra Universitas Pasundan Bandung, permainan bebentengan sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dulu. Permainan bebentengan merupakan permainan yang memerlukan kecepatan, ketangkasan, kerja sama dan strategi yang baik antar anggota kelompok. Kedua tim, biasanya 4-8 orang, memiliki "benteng" masing-masing yang bisa berupa tiang, pohon, atau batu bata. Setiap anggota kelompok bertugas untuk menjaga benteng ji...

avatar
OSKM18_16018041_Shannen Widijanto
Gambar Entri
Mengenal Silat Paseban
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Pada kesempatan kali ini, saya akan memperkenalkan salah satu kebudayaan khas kota asal saya, kota Depok, yakni Silat Sinar Paseban atau biasa disebut Silat Paseban. Dalam hal ini, saya berkesempatan untuk mewawancarai Bapak Norman Hastra selaku Ketua LUMBUK (Lembaga Usaha Melestarikan Budaya dan Seni Kota Depok). Nama Silat Paseban diambil dari nama daerah di mana Guru Besar Bapak M. Saleh bin Salman/Mad Saleh bertempat tinggal, yaitu gang Paseban, Jakarta Pusat, yang didirikan pada tahun 1965. Pada saat ini Perguruan silat tersebut sudah nonaktif. Selanjutnya, perguruan silat itu diwariskan pada Ustadz Mahyullah/Ust. Lolo yang merupakan keponakan langsung dari Bapak M. Sholeh. Ustadz Lolo kemudian mengikrarkan perguruan silat tersebut sebagai sentra pelestarian Silat Paseban pada tahun 2015. Silat Paseban sendiri erat hubungannya dengan adat dan kebudayaan betawi. Hal itu dapat dilihat dari : acara buka palang pintu, acara rebut dandang, iring-iringan pengantin, rebana kitim...

avatar
OSKM18_16118017_Shofa Syahidah
Gambar Entri
Permainan Perepet Jengkol
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Ngomong-ngomong tentang jengkol, kebanyakan orang langsung berfikir pada suatu makanan yang berbentuk gepeng berbelit, bau dan agak pahit. Yap, tapi sayangnya saya tidak akan membahas tentang jengkol tersebut, disini saya akan mencoba mengulas sedikit tentang permainan perepet jengkol khas Jawa Barat . Ngomong-ngomong soal nama, meskipun nama permainannya perepet jengkol namun permainan ini tidak sama sekali melibatkan jengkol. Perepet jengkol atau bisa disebut juga jejengkolan merupakan permainan tradisional Jawa Barat. Dimana permainan ini sangatlah sederhana, tidak memerlukan alat atau bahan apapun, dan hanya memerlukan 3 - 4 orang pemain. Cara bermainnya para pemain berdiri saling membelakangi satu sama lain kemudian para pemain tersebut berpegangan tangan untuk saling mengikat, kemudian salah satu kaki dari tiap-tiap pemain diangkat kebelakang dan saling berkaitan satu sama lain, jika sudah pada posisi yang benar dan pertahanan kaki sudah kuat lalu tangan dilepas dari gen...

avatar
Oskm_16318078_nidaazkiya
Gambar Entri
Permainan Tradisional Melayu - Lu Lu CIna Buta
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Riau

Menurut keterangan orang-orang tua bahwa permainan ini sudah ditemui, tumbuh serta berkembang dalam masyarakat lama sekali. Kapan lahirnya permainan itu, tak seorangpun dapat menjelaskan. Ada yang menjelaskan bahwa sejak peristiwa Kratakau meletus, permainan tersebut sudah ada. Ada dua penafsiran orang-orang Melayu tentang perkataan ”Cina Buta” tersebut yaitu : Cina Buta dalam arti sebenarnya adalah seorang orang Cina yang buta matanya, dan adapula Cina Buta dalam arti kiasan bagi seorang yang menjadi penebus “kawin” sementara bagi orang yang telah bercerai “talak tiga” yang ingin rujuk kembali; konon, tersebutlah kisah seorang Cina yang buta matanya masuk Melayu (Islam) yang lazim disebut “Muallaf”. Kemudian ia dijadikan “Nuja” (pesuruh) mesjid. Saat itu pula ada sepasang suami istri yang bercerai dengan talak tiga. Tetapi kemudiannya ingin rujuk kembali. Menurut hukum Islam, orang yang...

avatar
Oskm2018_16018064_leonardo
Gambar Entri
Engklek Gunung
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Engklek gunung adalah sebuah permainan yang dulu saya mainkan bersama teman - teman sebaya. Engklek dalam Bahasa Sunda berarti berjalan dengan menggunakan satu kaki. Permainan ini di daerah lain mungkin memiliki nama yang berbeda. Cara memainkannya cukup mudah. Pertama, gambar dulu pola berupa kotak - kotak yang diahiri dengan bentuk setengah lingkaran -seperti pada gamba r . Ukuran kotak dapat kita buat sesuka hati -kan yang penting fun. Dulu kami sering menggunakan batu kapur dalam membuat pola karena saat itu sangat mudah menemukan batu kapur - batu kapur biasa digunakan untuk mencorat coret lantai, dinding, dan sebagainya. Setelah membuat pola, selanjutnya tinggal bermain. permainan ini dapat dimainkan oleh dua orang atau lebih. Masing - masing pemain harus mempunyai batu gacoan terlebih dulu sebelum mulai bermain. Batu dilempar kekotak pertama, kemudian pemain dapat mulai melompat dari satu kotak ke kotak lain secara berurutan dengan cara 'engklek' sampai p...

avatar
Oskm18_16618096_reza
Gambar Entri
budaya bermain enggrang
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Enggrang adalah salah satu jenis kesenian dan akhirnya menjadi permainan tradisional Indonesia yang dipengaruhi dan banyak terpengaruh budaya China. Enggrang berkembang tahun 1960-an di Kabupaten Karawang Jawa Barat ini dikenal sebagai suatu pertunjukan yang diiringi berbagai alat musik tradisional Jawa Barat yang biasa dimainkan dalam pertunkan. Namun, lama-lama berkembang menjadi permainan tradisional yang sering dimainkan oleh semua kalangan masyarakat bahkan diluar jawa barat Enggrang adalah permainan tradisional Indonesia yang belum diketahui secara pasti dari mana asalnya, tetapi dapat dijumpai di berbagai daerah dengan nama berbeda-beda seperti : sebagian wilayah Sumatera Barat dengan nama Tengkak-tengkak dari kata Tengkak (pincang), Ingkau yang dalam bahasa Bengkulu berarti sepatu bambu dan di Jawa Tengah dengan nama Jangkungan yang berasal dari nama burung berkaki panjang. Egrang sendiri berasal dari bahasa Lampung yang berarti terompah pancung yang terbuat dari bambu...

avatar
OSKM_16318010 REZA
Gambar Entri
"Pelak Cau"
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Setiap provinsi di Indonesia mempunyai bermacam-macam kebudayaan yang berbeda-beda. Selain alat musik, cerita rakyat, makanan, dan kain atau motif, permainan tradisional pun termasuk ke dalamnya. Jawa Barat adalah salah satu provinsi yang memiliki bermacam-macam permainan tradisional, salah satunya adalah “ pelak cau ” . Apa sih, pelak cau tuh? Pelak cau yang artinya ‘menanam pisang’ merupakan permainan tradisional Suku Sunda yang mengandalkan kekuatan dan ketangkasan. Cara bermainnya cukup sederhana, lho. Hal utama yang dibutuhkan untuk memulai permainan ini adalah sebuah pohon ditambah dengan jumlah pemain yang lebih dari tiga orang karena semakin banyak dan semakin kuat orang-orang yang bermain, maka akan semakin seru pula permainannya. Biasanya, pemain yang paling kuat akan memeluk pohon paling pertama lalu diikuti dengan pemain lainnya sampai dipaling terakhir yaitu pemain yang lebih lemah dibandingkan pemain yang lain. Pemain terakhir...

avatar
OSKM18_19918101_Azarine ITB_2018
Gambar Entri
Iye Iye
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Utara

Iye Iye atau yang biasa disebut Ye Ye adalah permainan tradisional yang berasal dari Sumatra Utara. Permainan ini dimainkan dengan menggunakan gelang karet yang disambung-sambung menjadi panjang. Permainan ini dimulai dengan 2 orang penjaga yang memegang ujung-ujung karet dan diputarkan secara bersamaan. Lalu, seorang pemain harus melompati gelang karet yang diputar oleh 2 orang penjaga itu. Permainan ini bergantian jika seorang pemain gagal melompati karet yang diputar oleh 2 orang penjaga. Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak perempuan, tapi tidak jarang ada anak laki-laki yang ikut bermain menantang kehebatan para perempuan dalam permainan tradisional ini referensi : http://www.eventzero.org/pernahkah-anda-mencoba-permainan-ini/   #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16618016_Simon Patrick Muliana