Hai sobat kuliner, sekarang kita masih ada di Pontianak Kalimantan Barat. Pontianak selalu menyediakan berbagai macam makanan khas Tionghoa. Salah satu yang menggiurkan adalah Lek Tau Suan. Kuliner ini adalah salah satu kuliner khas orang tiociu. Lek Tau Suan terbuat dari kacang hijau yang kulitnya sudah dikupas, dan dimasak dengan kuah kental bening. Kuah kental bening tersebut terbuat dari tepung tapioka. Lalu, dicampurkan dengan gula dan pandan agar aromanya sempurna. Lek Tau Suan biasanya akan dihidangkan bersama dengan Ca Kwee yang garing. Jika anda menyantapnya, anda akan mencium aroma yang khas, yakni harum pandan dan juga aroma kacang hijau. Biasanya santapan ini akan disajikan ketika masih hangat, dan cocok dinimati di malam hari atau ketika cuaca hujan. sekarang saatnya kita mencicipi kuliner yang ada di Pontianak namanya Lek Tau Suan adalah makanan yang terbuat dari kacang hijau kupas. Sesuai namanya, Lek Tau San sendiri berasal dari bahasa Tionghoa yang...
Ciu dikenal sebagai minuman keras tradisional dari Banyumas selama ini juga dianggap sebagai suguhan khas untuk merayakan pertemuan di Desa Wlahar. Bagi warga setempat, minuman itu merupakan jamu untuk penyehat badan. Tak jarang ditemui, para penderes kelapa yang sehari-hari harus memanjat pohon kelapa, harus meminum barang segelas sebelum melakukan aktivitasnya. Namun peredaran Ciu di masyarakat sekarang ini mulai jarang ditemui, dikarenakan Ciu termasuk ke dalam minuman keras. Tak heran mengapa proses produksi Ciu sulit ditemui. Para pembuat Ciu melakukan proses produksinya di tempat yang jarang diketahui, seperti di pinggiran desa. Karena jika proses pembuatan Ciu sampai diketahui polisi, Usaha pembuatan Ciu akan ditutup secara paksa. Kadar alkohol yang terkandung pada Ciu pun tergolong tinggi. Kadar terendahnya yaitu 20 persen, dan tertinggi 70 persen. Namun bagi masyarakat Desa Wlahar dan sekitarnya, Ciu tetap menjadi salah satu minuman tradisional terfavorit mereka....
Tonjong merupakan salah satu kecamatan yang ada di kabupaten Brebes. Namun masih banyak orang yang tidak mengetahui kecamatan tersebut. Letaknya yang dekat dengan Bumiayu, sehingga membuat banyak orang berpikir bahwa Tonjong masih merupakan bagian dari Bumiayu. Kecamatan Tonjong saat musim lebaran pasti selalu ramai, karena para pemudik yang melalui jalur selatan pasti akan melewati kecamatan tersebut. Banyak makanan khas Tonjong yang ada disana. Salah satu jenis makanan ringan dari olahan singkong adalah opak. Siapa yang tidak kenal opak, bentuknya bulat tipis, warnanya coklat bila sudah di goreng dan rasanya renyah. Salah satu desa penghasil opak adalah Tonjong Sokawera, opak disini rasanya beda dengan opak yang biasa kita makan. Ternyata rasa enak itu didapat dari bahan baku singkongnya yaitu singkong Pecangakan. Proses pembuatan opak pertama yaitu opak dikupas, dicuci bersih, dikukus sampai matang. Lalu tumbuk dikasih bumbu seperti garam, bawang merah, bawang putih dan k...
Sate Pusut merupakan salah satu makanan khas dari daerah Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sate ini dibuat dengan melilitkan daging sapi pada tusukan sate. Bumbu khas yang meresap ke dalam daging sebelum dibakar membuat rasa yang begitu nikmat. Berikut ini sajian lengkapnya... Bahan-bahan: 500 gr daging has dalam, iris tipis melintang 100 ml santan kental dari ¼ butir kelapa parut 5 lembar daun jeruk, iris halus 1 sdt air jeruk nipis Secukupnya daun pisang, untuk membungkus Secukupnya tusukan satai Bumbu yang dihaluskan: 7 buah cabai merah 5 siung bawang putih 4 buah cabai rawit 1 sdt garam 1 sdt gula pasir ½ sdt terasi, bakar Cara Membuat: Cuci bersih daging, siapkan bumbu. Memarkan daging sapi dengan cara dipukul-pukul hingga melebar. Campur daging dengan bumbu halus, air jeruk nipis, daun jeruk, dan santan. Diamkan hingga bumbu meresap...
Bahan-bahan: 3 buah terong ungu / terung ungu bulat 10 batang kacang panjang, potong 2 cm 1 buah tomat 1 buah jeruk limau 1 sdm minyak goreng Bumbu yang dihaluskan: 4 buah bawang merah 3 cabe merah keriting 2 buah cabe rawit 1 siung bawang putih 1 cm kencur 1 sdt terasi bakar 1 sdt gula pasir 1/2 sdt garam Cara membuat: Cuci terung hingga bersih, potong 1cmx1cm. Cuci tomat hingga bersih, potong menjadi 8 bagian. Sipkan piring saji, letakklan potongan terung, tomat, dan potongan kacang panjang di atasnya. Campurkan bumbu halus dengan minyak goreng. Siram di atas sayuran, tambakan perasan jeruk limau di atasnya. Sajikan.
Bahan-bahan yang diperlukan: 2 ekor ikan bandeng 1/2 butir kelapa, diparut, disangrai, dan dihaluskan 1 butir telur, dikocok sebentar Minyak goreng Bumbu yang dihaluskan 5 butir bawang merah 2 siung bawang putih 1 sendok teh merica halus 1 cm lengkuas 1/2 sendok teh asam jawa Garam secukupnya Cara memasak: Panggang ikan bandeng di atas bara api sampai matang. Tekuk ekor ikan kearah atas hingga tulang ikan patahTarik keluar tulang ikan dari lubang lehernya. Pisahkan duri ikan dari dagingnya. Campur daging ikan bandeng, kelapa halus, telur, dan bumbu yang sudah dihaluskan. Aduk sampai rata. Masukkan dalam plastik segitiga. Semprotkan adonan ke dalam perut ikan bandeng. Celup ikan dalam kocokan telur. Kemudian goreng dalam minyak panas sampai berubah warna menjadi kuning kecoklat-coklatan. Sasate siap dihidangkan.
Resep: Bahan Pepaya muda 1 buah Bumbu Bawang merah 5 buah Bawang putih 3 siung Cabai merah 2 buah Daun salam 2 lembar Gula kelapa dan garam secukupnya Cara Membuat Kupas pepaya muda lalu cacah memanjang kemudian iris, remas dengan garam, cuci hingga bersih dan tiriskan. Iris bawang putih, bawang merah, dan cabai lalu tumis bersama bumbu lain hingga setengah kering. Masukkan pepaya dan bumbu lalu aduk rata. RM/Toko yang Menyediakan : Oseng-Oseng Mercon Bu Narti Diner Address: Jalan KH. Ahmad Dahlan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55262 Phone: 0819-1555-4472 Sumber: Murdijati Gardjiton Dkk. 2017. Kuliner Yogyakarta: Pantas Dikenang Sepanjang Masa . Jakarta: PT. Gramedia Pustak...
Resep: Bahan Pare 500 g Udang 125 g Bumbu Cabai merah besar 10 butir diiris-iris Bawang merah 4 buah diiris halus Bawang putih 3 siung Garam dan minyak goreng secukupnya Cara Membuat Cuci pare dan buang isinya lalu iris kemudian diremas dengan garam dan dicuci kembali. Iris tipis cabai merah, bawang putih, dan bawang merah. Bersihkan udang. Haluskan bawang merah dan bawang putih lalu tumis bersama cabai. Setelah setengah masak, masukkan pare lalu aduk rata. Sumber: Murdijati Gardjiton Dkk. 2017. Kuliner Yogyakarta: Pantas Dikenang Sepanjang Masa . Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Resep: Bahan Gambas 250 g Bumbu Cabai rawit dipotong tipis serong Bawang putih dan bawang merah masing-masing 3 siung dipotong tipis Kecap manis 1 sdm Garam secukupnya Minyak goreng Cara Membuat Panaskan minyak goreng Masukkan bawang putih, bawang merah, dan cabai rawit lalu tumis hingga setengah matang. Gambas yang sudah dicuci dimasukkan lalu masak hingga berubah warna. Tambahkan kecap dan garam lalu aduk sebentar hingga matang. Sumber: Murdijati Gardjiton Dkk. 2017. Kuliner Yogyakarta: Pantas Dikenang Sepanjang Masa . Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.