Makanan khas Banten yang paling terkenal memang kebanyakan berasal dari kota Serang. Dari sekian banyak kuliner yang dimiliki oleh kota Serang, ada satu yang sangat digemari masyarakat Banten, yakni sambel burog. Sambel burog menjadi kuliner khas Serang yang terbuat dari bahan dasar kulit melinjo atau dalam bahasa lokal disebut dengan kulit tangkil. Sambel burog mempunyai cita rasa yang pedas. Untuk memperkaya rasa, warga Banten mencapurkan irisan kulit melinjo dengan cabai, bawang putih, bawang merah, daun salam, dan kemiri. Setelah sambel burog siap santap, warga Banten biasa menyajikannya bersama nasi. Di Serang yang terkenal dengan sebutan Kota Madani, sambel burog biasa diberikan sebagai oleh-oleh untuk para jemaah sepulang menghadiri pengajian. http://makananoleholeh.com/makanan-khas-banten/
Jika tadi ada sate bandeng yang menjadi salah satu ikon kuliner kota Serang, maka kali ini ada juga sate bebek yang berasal dari wilayan Cibeber, sebuah daerah yang berada di kabupaten Cilegon, provinsi Banten. Sate bebek khas cibeber secara tampilan tak berbeda jauh dengan sajian sate di tempat-tempat lain. Bedanya, bahan utama yang digunakan adalah daging bebek yang dikombinasi dengan kuah tepung atau kacang yang diracik dari berbagai bumbu pilihan. Bumbu untuk membuat kuah sate bebek antara lain gula merah, ketumbar, kemiri, kunyit, lada hitam, serai, dan beberapa bahan lain. Bumbu rempah yang meresap ke dalam daging bebek membuat sate bebek cibeber tak membutuhkan bumbu kecap atau kacang tambahan. Makanan khas Banten yang enak ini biasanya dijual dengan harga Rp30.000 atau lebih untuk satu porsinya (berisi 10 tusuk per porsi). RM/Toko yang Menyediakan : Sate Bebek Khas Cibeber Rumah Makan Alamat: Jl. Imam Bonjol, Cibeber, Kec. Cibeber,...
Sayur besan adalah makanan khas Banten yang bukan hanya menawarkan rasa yang khas, tetapi juga sarat dengan tradisi. Makanan ini dinamakan sayur besan karena awal mulanya disajikan saat melangsungkan prosesi pernikahan. Sayur besan sendiri terbuat dari empat komposisi utama, yakni terubuk atau trubuk, peteai, kentang, dan bihun. Adapun bahan lain untuk memperkaya tampilan dan cita rasanya adalah buncis, wortel, labu siam, ebi, dan udang kering. Kuah dari sayur besan berwarna kuning yang berasal dari penggunaan kunyit. Untuk saat ini sayur besan mulai ditinggalkan karena berbagai alasan. Jika kamu penasaran ingin menjajal sayur dengan bahan utama bunga tebu ini, kamu bisa mencoba untuk mendatangi kota Tangerang Selatan, tepatnya di kawasan Ciputat Timur, di Jalan Ir. H. Juanda di mana terdapat satu warung makan bernama Warung Mpo Iyoh yang masih menyajikan sayur ini untuk para pembelinya. RM/Toko yang Menyediakan : Warung Pecel Khas Banten &emsp...
Lepet adalah makanan yang banyak ditemukan di sejumlah daerah yang tersebar di nusantara. Daerah penghasil lepet yang paling terkenal adalah dataran Sunda dan provinsi Banten. Kalau kamu berkunjung ke kota Serang, cukup banyak penjual lepet. Lepet sendiri adalah jajanan pasar yang mirip seperti nasi. Bedanya, lepet menggunakan beras ketan dan kelapa yang dibalut dengan daun kelapa muda untuk kemudian dikukus. Lepet atau lepat mempunyai cita rasa yang gurih akibat penggunaan kelapa. Tekstur yang dimiliki oleh lepet empuk sehingga bisa dimakan oleh semua usia produktif. Meskipun makanan khas Banten satu ini mempunyai tampilan yang sederhana, tapi perihal pembuatannya ternyata tidak semudah yang kebanyakan orang kira, terutama untuk membuat bungkusan agar melilit rapi itu diperlukan keahlian khusus dari pembuatnya. http://makananoleholeh.com/makanan-khas-banten/
Tiap daerah di Indonesia sepertinya mempunyai versi rujak yang berbeda-beda, beda daerah beda rujaknya. Salah satunya rujak natsepa yang merupakan rujak khas dari Ambon. Nama rujak natsepa ini berasal dari nama tempatnya, yaitu pantai Natsepa. Rujak Natsepa berada di kawasan pantai Natsepa yang ada di Desa Suli, Maluku Tengah ini memiliki kelebihan yakni ada pada pemakaian kacangnya. Dimana, untuk kacangnya diolah dengan memakai kulitnya. Bahkan dalam proses pengulekannya, rujak ini cukup dilakukan sebanyak enam kali ulekan saja. "Bumbu rujaknya jangan dihancurkan terlalu halus, karena sensasi kacangnya jadi nilai utama dalam menyantap rujak Natsepa," ucap Ibu Francina salah penjual Rujak seperti dikutip dari dikutip dari riskydhe.mywapblog.com. Menurut para penjual jika menikmati pemandangan laut dengan menyantap hidangan laut pula akan menjadi hal yang biasa, mengingat Ambon juga memiliki kuliner laut yang tak kalah lezat bahkan telah mendunia. Maka hadirlah Rujak Natsepa ini...
Salah satu kue tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Betawi adalah kue kelinca. Penyajian kue kelinca biasanya dilakukan ketika hari raya lebaran. Hal tersebut merupakan salah satu tradisi turun temurun dikalangan masyarakat Betawi karena kue kelinca menjadi salah satu suguhan utama. Resep Kue Kelinca Bahan: 250gr Gula jawa 50gr gula plastic 1 gelas air Bumbu: 2 buku jari jahe ¾ butir kelapa ½ sdt jinten hitam 1 jari kayu manis 5 bunga pe’chak 1 jari kayu manis 5 bunga cengkeh 1 bunga pe’chak ½ butir biji pala 5 lembar daun pandan 2 sdm mentega vanili secukupnya garam secukupnya Cara membuat: Tepung beras disangrai sampai kuning Kelapa kupas, parut sangria, sampai kuning dan gilling sampai ¾ halus Gula jawa + gula pasir + air + jahe parut masak sampai larut saring dan kembali masak sampai &f...
Kue Sirpe merupakan kue khas dari betawi. Berbahan dasar gula pasir yang dicampur dengan kelapa. Proses pembuatan kue sirpe sangat mudah dan tidak membutuhkan biaya yang mahal. Proses pembuatan yang murah dan mudah membuat kue ini bisa dinikmati oleh beragam kaangan. Menikmati kue sirpe tidak lengkap apabila tanpa kopi pahit. Selain kopi pahit, kue sirpe juga dapat dinikmati dengan teh panas. Resep Kue Sirpe Bahan: 1 butir kelapa yang ½ tua 50 gr gula pasir Air secukupnya Cara pembuatan: Gula pasir dimasak hingga air menjadi mendidih Masukkan kelapa dan tunggu hingga 15 menit Angkat dan bentuk dengan menggunakan sendok makan Kue Sirpe dapat dinikmati Tips : Pilihlah kelapa setengah tua dan apabila diperet jangan sampai mengenai kulit batok kelapa tersebut. Hal ini untuk mencegah agar hasil akhir tidak berwarna biru. Selamat mencoba! RM/Toko yang Menyediakan: Almondtree - Ca...
Kue abug merupakan jajanan khas betawi. Biasanya kue abug disajikan pada perayaan pernikahan, khitanan maupun upacara adat lainnya. Kue ini banyak terdapat di kawasan Betawi pinggiran. Kue abug memiliki citarasa yang manis dan dapat dijadikan alternatif untuk bekal ketika berlibur. Kue abug cocok dikonsumsi selagi masih hangat. Berhubung kue abug tidak memakai bahan pengawet, maka kue ini hanya bisa bertahan hingga 3 hari apabila disimpan dalam kondisi baik. Resep Kue Abug Bahan: Tepung beras Kelapa muda parut Gula merah Daun Pisang Garam Cara pembuatan: Masukkan tepung beras, garam bersama kelapa muda parut lalu aduk sampai merata Siapkan daun pisang untuk membungkus Masukkan campuran tepung beras dan parutan kelapa Isi dengan gula merah yang sudah dihancurkan Jepit daun pisang dengan potongan lidi Kukus hingga matang Angkat dan sajikan RM/Toko yang Menyediakan:...
Tuak adalah sejenis minuman tradisional beralkohol Nusantara yang merupakan hasil fermentasi dari nira, beras, atau bahan minuman/buah yang mengandung gula. Tuak adalah produk minuman yang mengandung alkohol. Bahan baku yang biasa dipakai adalah: beras atau cairan yang diambil dari tanaman seperti air dari pohon nira atau nipah, atau legen dari pohon siwalan atau tal, atau sumber lain. Kadar alkohol tuak di pasaran berbeda-beda bergantung daerah pembuatnya. Tradisi minum tuak telah dikenal masyarakat Indonesia sejak sebelum jaman penjajahan Belanda. Meminum tuak dipercaya masyarakat Indonesia memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan. Selain untuk menghangatkan badan, tuak dari pohon enau di Toraja telah di percaya dari jaman nenek moyang sebagai minuman yang wajib disajikan saat ritual-ritual adat. Sehingga setiap pelaksanaan ritual adat di Toraja sudah pasti tersedia tuak. Beberapa tempat di pulau Madura dahulu dikenal sebagai sebagai...