Makanan Minuman
Makanan Minuman
Jajanan Maluku Natsepa, Ambon
Rujak Natsepa
- 23 Agustus 2017

Tiap daerah di Indonesia sepertinya mempunyai versi rujak yang berbeda-beda, beda daerah beda rujaknya. Salah satunya rujak natsepa yang merupakan rujak khas dari Ambon.

Nama rujak natsepa ini berasal dari nama tempatnya, yaitu pantai Natsepa. Rujak Natsepa berada di kawasan pantai Natsepa yang ada di Desa Suli, Maluku Tengah ini memiliki kelebihan yakni ada pada pemakaian kacangnya. Dimana, untuk kacangnya diolah dengan memakai kulitnya. Bahkan dalam proses pengulekannya, rujak ini cukup dilakukan sebanyak enam kali ulekan saja. "Bumbu rujaknya jangan dihancurkan terlalu halus, karena sensasi kacangnya jadi nilai utama dalam menyantap rujak Natsepa," ucap Ibu Francina salah penjual Rujak seperti dikutip dari dikutip dari riskydhe.mywapblog.com.

Menurut para penjual jika menikmati pemandangan laut dengan menyantap hidangan laut pula akan menjadi hal yang biasa, mengingat Ambon juga memiliki kuliner laut yang tak kalah lezat bahkan telah mendunia. Maka hadirlah Rujak Natsepa ini di jual di pantai Natsepa. "Kalau musim liburan, maka rujak Natsepa ini laris diburu bahkan bisa tidak kebagian rujaknya," kata Ibu Francina lagi.Untuk membuat rujak Natsepa, bahan yang dibutuhkannya pun tak terlalu banyak. Siapkan kacang tanah, cabai, garam serta buah tomi-tomi (asam). Diakuinya, bila memakai jeruk untuk asamnya maka rasanya akan terasa kecut, otomatis dimakan pun tak enak.

"Buah tomi-tomi itu menghasilkan asam yang lembut, sehingga saat dimakan akan terasa enak apalagi pas di lidah. Paduan dengan buah-buahannya pun jadi lebih enak," tambahnya.

Pengolahan kacang yang kasar akan memunculkan kenikmatan yang berbeda, tak ketinggalan buah-buahan yang dipakai untuk rujak Natsepa adalah kedondong, pepaya matang, jambu, nanas, timun, mangga, ubi jalar, belimbing, serta bengkoang.

Bumbunya terbuat dari campuran gula aren, kacang tanah goring, asam jawa dan garam yang diulek menjadi satu.

Untuk menikmati sepiring rujak Natsepa yang Lezat ini, kita cukup menebusnya dengan uang 10.000 rupiah saja. Dan di tempat penjualan rujak Natsepa ini banyak juga turis-turis asing yang sedang asik menikmati rujak ini. Rujak Natsepa memang telah terkenal hingga Eropa mungkin bahkan dunia. Ada seorang turis asal Belanda yang biasanya hanya membeli bumbunya saja, untuk dibawa pulang ke negara asalnya.

Jika kalian termasuk golongan orang yang berselera pedas tinggi, maka tinggal minta tolong sama ibu penjualnya untuk menambahkan jumlah cabenya. Rujak natsepa juga berasa sangat nikmat karena dinikmati di pantai Natsepa yang indah.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Cara menghubungi call center ayopinjam
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.

avatar
Pinjamflexi1999
Gambar Entri
Cara membatalkan pinjaman ayopinjam
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
DKI Jakarta

Cara membatalkan pinjaman ayopinjam Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.

avatar
Pinjamflexi1999
Gambar Entri
Cara membatalkan pinjaman ayopinjam
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Cara membatalkan pinjaman ayopinjam: Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.

avatar
Pinjamflexi1999
Gambar Entri
PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK Hikmah Karuhun Pikeun Kahirupan Ditulis ku: Henry Purwanto Kategori: Etika, Moral & Pepatah PENDAHULUAN Kidung Lakbok lain ukur carita baheula. Lian ti éta, ieu naskah kuno nyimpen pituduh anu jero pisan pikeun kahirupan urang di jaman kiwari. Karuhun urang teu ngan ninggalkeun carita, tapi ogé pangalaman, peringatan, jeung hikmah. Ieu pesan induk jadi pondasi pikeun urang hirup: ngajaga jati diri bari tetep maju ka hareup. Hayu urang bahas hiji-hiji. ULAH POHO KA ASAL-USUL (Jangan Lupa Pada Asalnya) Makna: Saha urang, ti mana asalna, naon sajarah karuhun urang – kabehna kudu dipikanyaho. Ulah isin ku sajarah sorangan, sabab dinya tempat urang tumuwuh. Kaitan jeung Lakbok: Karajaan Bandjarpatroman téh akar ti wewengkon ieu. Lamun urang poho sajarah, sarua jeung neangan leungit jati diri. Urang bakal gampang kaileng ku budaya deungeun anu teu saluyu jeung ajén-inajén lembur. Pesen: Sugema jeung bagja téh mimitina mah nya tina n...

avatar
Gulamerah
Gambar Entri
KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Naskah Nusantara • Sunda Kuno Kidung Lakbok Kisah Kerajaan Banjarpatroman, Ramalan Abadi, dan Kelahiran Wayang Kila Kidung Lakbok adalah sebuah karya sastra lama berbentuk prosa naratif atau puisi naratif dalam bahasa Sunda yang menceritakan tentang sejarah dan legenda Kerajaan Banjarpatroman. Kerajaan tersebut dipercaya pernah berdiri di wilayah yang kini dikenal sebagai Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Naskah ini sempat nyaris hilang, kemudian ditulis ulang dan dilestarikan kembali pada tahun 2013 melalui publikasi daring.   📜 Sejarah dan asal-usul Menurut naskah Kidung Lakbok, Kerajaan Banjarpatroman mengalami masa kejayaan sebelum akhirnya runtuh akibat perang saudara atau perebutan kekuasaan. Peristiwa tersebut dianggap sebagai dosa besar yang menimbulkan kutukan. Akibat perbuatan tersebut, turunlah azab berupa bencana alam besar, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan banjir bandang. Kerajaan yang dahsyat itu akhirnya tenggelam dan berubah menja...

avatar
Gulamerah