Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kuliner Khas Betawi DKI Jakarta Jakarta
Kue Kelinca
- 23 Agustus 2017

Salah satu kue tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Betawi adalah kue kelinca. Penyajian kue kelinca biasanya dilakukan ketika hari raya lebaran. Hal tersebut merupakan salah satu tradisi turun temurun dikalangan masyarakat Betawi karena kue kelinca menjadi salah satu suguhan utama.

 

Resep Kue Kelinca

Bahan:

  • 250gr Gula jawa
  • 50gr gula plastic
  • 1 gelas air

Bumbu:

  • 2 buku jari jahe
  • ¾ butir kelapa
  • ½ sdt jinten hitam
  • 1 jari kayu manis
  • 5 bunga pe’chak
  • 1 jari kayu manis
  • 5 bunga cengkeh
  • 1 bunga pe’chak
  • ½ butir biji pala
  • 5 lembar daun pandan
  • 2 sdm mentega
  • vanili secukupnya
  • garam secukupnya

Cara membuat:

  • Tepung beras disangrai sampai kuning
  • Kelapa kupas, parut sangria, sampai kuning dan gilling sampai ¾ halus
  • Gula jawa + gula pasir + air + jahe parut masak sampai larut saring dan kembali masak sampai ½ kental
  • Tepung beras + bumbu + kelapa giling + garam + vanili dicampur masukkan mentega dan aduk sampai rata lalu siram dengan gula jawa cair, uleni hingga dapat dicetak dan dibakar hingga kuning
  • Kue Kelinca siap dihidangkan

Selamat mencoba!

 

RM/Toko yang Menyediakan:
 
Almondtree - Cakes & Pastries by Cheese Cake Factory
Cake Shop
Address: Jalan Tebet Barat Dalam Raya No. 27, Tebet, RT.7/RW.3, Tebet Bar., Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810
Phone: (021) 31928989

 

Sumber :

http://jakartapedia.bpadjakarta.net/index.php/Kue-kue

http://citraindonesia.com/kelinca-lezatkan-lebaran-etnis-betawi/

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Perlawanan Rakyat dan Perang Kolonial 4
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Timur

Perlawanan Rakyat dan Perang Kolonial 4 Identitas dan Asal-Usul Kain gringsing Bali adalah kain tenun ikat yang diproduksi di wilayah Sumba Timur, bukan Bali. Sentra produksi utama tersebar di beberapa kampung: Kanatang, Rindi, Kambera, dan Kaliuda, dengan Desa Kaliuda di Kecamatan Pahunga Lodu menjadi salah satu pusat pengrajin kain tenun ikat yang diakui [S1]. Kain ini memiliki panjang lebih dari tiga meter dan tersimpan di Museum Daerah DR H.C. Oemboe Hina Kapita, Kabupaten Sumba Timur, sebagai bukti material warisan budaya lokal [S1]. Variasi gringsing dari berbagai kampung produksi dibedakan terutama melalui teknik pewarnaan, meskipun semua menggunakan metode tenun ikat yang sama [S1]. Perbedaan ini mencerminkan keahlian dan tradisi spesifik setiap komunitas pengrajin, namun sumber yang tersedia belum mengungkap secara detail sejarah awal kemunculan motif gringsing atau kapan tradisi ini dimulai. Sayangnya, belum ada sumber yang mengungkap hubungan langsung antara kain grin...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Pantun has a clear a-b-a-b rhyme scheme
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Riau

Pantun has a clear a-b-a-b rhyme scheme Lead Kisah Di tengah lautan Nusantara yang luas, ada sebuah bentuk seni yang telah bergerak dari mulut ke mulut selama berabad-abad—pantun. Bukan sekadar kumpulan kata-kata, pantun adalah cara masyarakat Melayu mengungkapkan pikiran dan perasaan yang rumit dengan irama yang indah dan makna yang tersembunyi. Ketika seorang pemantun (pencerita pantun) berdiri di hadapan penonton, dia tidak hanya menyampaikan kata-kata, tetapi membawa tradisi lisan yang hidup dari seluruh kawasan maritim Asia Tenggara. [S1] Pantun telah menjadi bagian integral dari identitas budaya Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam, sehingga pada 2025 lalu, ketiga negara bersama-sama mengajukan pantun untuk diakui sebagai warisan budaya takbenda kemanusiaan oleh UNESCO. [S1] Apa yang membuat pantun begitu istimewa adalah struktur yang sangat teratur namun fleksibel dalam ekspresi. Pantun memiliki pola rima yang jelas—a-b-a-b—di mana setiap bait terdiri dari empat bar...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Cerita rakyat adalah cerita yang diturun-temurunkan dalam budaya suatu daerah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita rakyat adalah cerita yang diturun-temurunkan dalam budaya suatu daerah Lead Kisah Di balik rimbunnya tradisi lisan Jawa Tengah, terselip sebuah narasi yang terus hidup melintasi zaman: kisah tentang seorang gadis bernama Timun Mas dan raksasa pemangsa bernama Buto Ijo [S1], [C2]. Cerita ini bukan sekadar dongeng pengantar tidur, melainkan warisan budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi sebagai cermin nilai-nilai kehidupan [C1], [C12]. Dalam setiap tutur katanya, tersimpan ketegangan antara keberanian seorang anak manusia melawan ancaman yang jauh lebih besar [S1], [C3]. Kisah ini menjadi bagian dari khazanah cerita rakyat Indonesia yang sarat akan makna dan etika [S3], [C11]. Melalui perjuangan Timun Mas, pendengar atau pembaca diajak untuk merenungkan pentingnya keberanian dan usaha keras dalam menghadapi rintangan hidup yang tak terduga [S1], [C5]. Nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya berfungsi sebagai kompas bagi generasi muda dalam memahami etika dan...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Terletak di kawasan tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, Kutai dikenal bukan hanya karena kejayaannya, tetap
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Kalimantan Timur

Terletak di kawasan tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, Kutai dikenal bukan hanya karena kejayaannya, tetap Identitas dan Asal-Usul Kerajaan Kutai Martadipura diakui sebagai entitas kerajaan bercorak Hindu tertua di Nusantara yang diperkirakan telah berdiri sejak abad ke-4 Masehi [S1], [S4]. Pusat peradaban kerajaan ini secara geografis terletak di sepanjang aliran Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, yang menjadi lokasi ditemukannya berbagai artefak peninggalan sejarah penting [S1], [S4]. Bukti material paling signifikan dari keberadaan kerajaan ini adalah prasasti Yupa, yaitu tiang batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan [S1], [S4]. Prasasti ini merupakan tonggak awal dimulainya era sejarah tertulis di Indonesia, yang memberikan informasi otentik mengenai silsilah raja dan aktivitas keagamaan pada masa tersebut [S1], [S3]. Peninggalan sejarah dari masa Kerajaan Kutai dikategorikan sebagai bagian dari kekayaan artefak kuno Nusantara yang mencakup berbagai bentuk peninggal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Sampul buku "Ringkasan Centini , karya R
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Aceh

Sampul buku "Ringkasan Centini , karya R Identitas dan Asal-Usul Serat Centhini, yang juga dikenal dengan sebutan Suluk Tambanglaras atau Suluk Tambangraras-Amongraga, merupakan karya sastra monumental dalam khazanah kesusastraan Jawa Baru [S1]. Naskah ini dikategorikan sebagai salah satu karya sastra terbesar dalam sejarah budaya Jawa yang berfungsi sebagai ensiklopedi karena memuat cakupan ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang sangat luas [S1], [S2]. Secara historis, naskah ini berasal dari lingkungan Keraton Surakarta dan ditulis pada abad ke-19 [S2]. Proses penyusunannya melibatkan tiga orang pujangga dan menghasilkan enam versi naskah yang berbeda [S2]. Penulisan karya ini membutuhkan waktu pengerjaan sekitar sembilan tahun hingga akhirnya rampung pada tahun 1823 [S2]. Karya ini disampaikan melalui bentuk tembang atau suluk, yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat Jawa, mulai dari filsafat, agama, adat istiadat, hingga ilmu praktis sehari-hari [S1], [S2]. Is...

avatar
Kianasarayu