35.039 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sinonggi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Tenggara

Sinonggi ini merupakan makanan khas suku Tolaki dari Sulawesi Tenggara yang terbuat dari pati sari sagu. Suku Tolaki ini mempunyai tradisi menyantap sinonggi bersama-sama yang disebut mosonggi. Bagi Suku Tolaki, sinonggi adalah makanan pokok yang sekarang telah mengalami pergeseran makna dan bersaing dengan nasi.

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Sate Gogos Pokea
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Tenggara

Sate gogos pokea adalah sate yang terbuat dari bahan dasar kerang yang banyak dijumpai di kali Pohara, Kabupaten Konawe dan Asera, Kabupaten Konawe Utara. Nama pokea sendiri merupakan nama lokal untuk kerang. Sate kerang ini disajikan memakai bumbu apa-apa (hanya kerang rebus lalu ditusuk bambu) atau kadang dibuat seperti bumbu bacem manis. Tapi sate pokea memakai bumbu dan agak pedas.

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Coto Makassar Khas Kota Makassar
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Coto Makassar adalah salah satu makanan khas Kota Makassar, makanan ini merupakan racikan kuah rempah dan kacang tanah yang direbus dengan jeroan sapi, atau dari campuran potongan daging sapi. Coto dihidangkan dengan ketupat khas Sulawesi Selatan dimana kulit ketupat terbuat dari jalinan daun pandan, atau dihidangkan dengan burasa atau buras, bahannya sama dengan ketupat yaitu menggunakan beras namun pembungkusnya terbuat dari gabungan daun pisang dan potongan daun pandan. Dalam penyajiannya coto juga dilengkapi dengan potongan jeruk nipis, irisan daun bawang, lombok tumis dan kecap manis yang dicampurkan dalam semangkuk Coto Makassar ketika ingin disantap. Coto makassar dimasak dengan racikan rempah-rempah di dalam kuali tanah yang disebut dengan korong butta atau uring butta . Coto Makassar sudah ada sejak kerjaan Somba Opu, pusat Kerajaan Gowa, yang berjaya pada tahun 1538. Coto Makassar merupakan hidangan seni  bercita rasa tinggi yang menjadi hidangan khusus bagi...

avatar
Ilmi
Gambar Entri
Ikan Parede khas Sulawesi Selatan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Ikan parede merupakan makanan khas dari Daerah Palopo dan Luwu,  Sulawesi Selatan, masakan ikan parede terbuat dari potongan ikan kakap putih atau ikan lamuru yang direbus dengan kunyit, garam, serai dan buah khas daerah palopo yaitu buah patikala ( Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm). Buah patikala memiliki rasa asam yang bertujuan untuk menambah gurihnya rebusan kuah ikan parede. Ikan parede disajikan dan dinikmati dengan nasi dan sambal mangga. Secara tradisional buah patikala dimanfaatkan sebagai penambah cita rasa masakan dan juga memiliki kandungan senyawa fenolik dan flavanoid. Senyawa fenolik diketahui memiliki berbagai efek biologis sebagai antioksidan, melindungi struktur sel, antiinflamasi, dan sebagai antiseptik (Primadini, 2010). Sedangkan manfaat flavonoid antara lain untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektifitas vitamin C, antiinflamasi, mencegah keropos tulang dan sebagai antibiotik (Haris, 2011). Parede berasal dari kata Parede , Pa menunju...

avatar
Ilmi
Gambar Entri
Dangkot (Daging Kotte)
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Dangkot adalah masakan khas Daerah Palopo yang terbuat dari potongan daging bebek yang digoreng dengan rempah jahe dan serai. Dangkot berwarna  kecoklatan akibat dari meresapnya bumbu jahe dan serai dan tambahan potongan cabe rawit yang telah dihaluskan. Dangkot merupakan singkatan dari kata Daging Kotte . Kotte sebutan untuk itik dari daerah Palopo dan Toraja. Cita rasa : Daging bebek pada dangkot terasa pedas dan manis karena balutan wangi rempah jahe dan serai serta cabe rawit.  Cara Pembuatan : Potong daging bebek dengan ukuran kecil, rebus hingga matang, haluskan serai dan jahe kemudian tumis ke dalam minyak goreng. Masukkan potongan daging bebek yang telah matang, goreng bersama bumbu serai dan jahe, tambahkan garam, beberapa helai daun salam, dan cabe rawit yang telah dihaluskan. Goreng hingga daging bebek berwarna kecoklatan yang menandakan bahwa bumbu telah meresap dengan baik ke dalam daging. Penjual : Dangkot dapat dijumpai dan dicicipi di...

avatar
Ilmi
Gambar Entri
Pisang Goreng Peppe
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Pisang goreng peppe atau Sanggara peppe merupakan makanan ringan khas Suku Bugis dan Makassar, terbuat dari pisang goreng yang dipukul-pukul hingga gepeng, berdasarkan cara pengolahannya dimana pisang harus terlebih dahulu dipeppe (Bahasa Bugis berarti dipukul-pukul). Jenis pisang yang biasa digunakan yaitu pisang kepok muda atau mengkal, orang Bugis biasa menyebutnya utti manurung.   Pisang goreng peppe dalam penyajiannya disajikan bersama dengan cobe-cobe (sambal tomat dan cabe rawit yang dihaluskan). Cara makannya yaitu dengan cara mencocolkan pisang goreng peppe ke cobe-cobe, lalu dinikmati selagi hangat kadang dihidangkan bersama dengan teh manis panas. Dalam tradisi Suku Bugis kudapan pisang goreng  peppe disajikan sebagai kudapan untuk tamu atau kudapan yang disantap saat berkumpul dengan keluarga atau teman. Cita rasa : pisang peppe memiliki rasa cukup manis serta tekstur pisang goreng yang garing dan renyah, ketika dimakan dengan cobe-cobe akan...

avatar
Ilmi
Gambar Entri
Lawara
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Lawara adalah salah satu makanan khas Suku Bugis yang tersebar di daerah Sulawesi Selatan, lawara terbuat dari bahan dasar berupa jantung pisang dan diberi tambahan bumbu berupa garam, perasan jeruk nipis dan parutan kelapa sangrai. Lawara dengan bahan utama jantung pisang dijumpai di Daerah Maros, Sulawesi Selatan. Lawara biasanya disajikan  sebagai lauk pelengkap nasi. Cita rasa : gurih dan sedikit asam Lawara berasal dari Bahasa Makassar, dilawa yang berarti dihancurkan, dimana dalam hal ini bahan utama berupa jantung pisang yang sudah direbus diolah dengan cara dihancurkan (diremas) bersama dengan bumbu tambahan berupa garam, jeruk nipis, dan parutan kelapa sangrai. Sebelum menjadi lauk yang biasa digunakan dalam makanan sehari-hari. Lawara awalnya digunakan sebagai salah satu hidangan dalam acara-acara suku bugis, seperti pada acara pernikahan bisa juga pada acara massuro ma’baca . Tradisi massuro ma’baca berasal dari Bahasa Bugis, yaitu kata...

avatar
Ilmi
Gambar Entri
Kambu Paria
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Kambu Paria adalah makanan khas Sulawesi Selatan, berupa masakan buah Pare atau dalam Bahasa Bugis dan Makassar disebut dengan nama paria. Paria diisi dengan kambu, kambu dalam Bahasa Bugis berarti isi, isi yang dimaksud adalah isian campuran ikan yang  telah dihaluskan dengan parutan kelapa yang telah disangrai yang diracik dengan bumbu halus, dikukus kemudian direbus dengan kuah santan. Kambu paria diduga sudah ada sejak zaman kerajaan Wajo, dimana persebaran kambu paria ini  meliputi daerah suku bugis yang mendiami daerah Sidenreng, Bone, Soppeng, Maros Camba, Pangkep, Pare-pare dan Barru. Sebelum dihidangkan menjadi lauk makanan sehari-hari bersama nasi dan menjadi salah satu menu rumah makan yang ada di Sulawesi Selatan. Kambu paria awalnya dihidangkan di acara tertentu khas suku bugis, seperti acara pernikahan ( botting ) atau acara massuro ma’baca atau suro baca (ritual doa dan tolak bala).   Cita rasa :  Saat mencicipi kambu pari...

avatar
Ilmi
Gambar Entri
Cendol
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Cendol  merupakan minuman tradisional yang terbuat dari campuran cendol, gula merah dan santan. Cendol terbuat yang terbuat dari tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dan daun pandan sehingga berwarna hijau dan wangi. Cendol  dicampur dengan gula aren cair dan santan pekat dan disajikan dengan es batu. Dalam Bahasa Makassar Cendol disebut juga dengan nama Cendolo. Cita rasa : rasa manis yang pas dan gurih.  Cara Pembuatan : Buat bahan cendol terlebih dahulu dengan cara memasak tepung beras dengan perasan daun suji dan daun pandan, cetak menggunakan saringan hingga berbentuk bulir cendol. Campurkan cendol dengan kuah santan dan gula aren, tambahkan es batu untuk menambah rasa dingin pada cendol. Penjual : Cendol dengan rasa tradisional dengan kemasan kekinian dapat dicicipi dan dijumpai di Resto D’Penyet & D’Cendol.  D’Penyet and D’Cendol berdiri pada tahun 2017 di Makassar oleh pemilik ibu Rini Eff...

avatar
Ilmi