302 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kek Lesap
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

https://id.wikipedia.org/wiki/Kek_Lesap   Kek Lesap Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas     Jump to navigation Jump to search Ke' Lesap  adalah putera Madura keturunan dari  Pangeran Sosro Diningrat / Pangeran Tjokro Diningrat III / Pangeran  Cakraningrat III  (1707-1718)  dengan isteri  selir . Tokoh ini sering muncul dari  cerita rakyat  Madura. Daftar isi 1 Kehidupan awal 2 Pemberontakan 3 Bengkah La An 4 Pranala luar 5 Bacaan lanjut Kehidupan awal [ sunting  |  sunting sumber ] Pada suatu waktu Ke' Lesap diberitahu oleh ibunya tentang siapa sebenarnya ayahnya. Sebagai seorang pemuda ia merasa kesal dan berusaha untuk tampil ke depan dengan berbagai macam keahliannya....

avatar
azizman
Gambar Entri
Sri Tanjung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Sri Tanjung Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas     Jump to navigation Jump to search Ini adalah artikel tentang cerita rakyat dari  Kabupaten Banyuwangi . Untuk kereta api milik  PT Kereta Api Indonesia , lihat  kereta api Sri Tanjung . Ini adalah artikel tentang taman yang terkenal. Untuk taman kota milik  Kabupaten Banyuwangi , lihat  Taman Sritanjung . Sri Tanjung  atau juga dikenal dengan kisah  Banyuwangi  ( Bahasa Jawa  untuk "air yang harum") adalah sebuah kisah  dongeng  dalam khazanah kebudayaan  Jawa  mengenai kesetiaan seorang istri kepada suaminya. Kisah ini populer sejak zaman  Majapahit . Kisah ini dikenal dalam karya sastra berbahasa Jawa Pertengahan dalam bentuk  kidung  yaitu tembang yang dinyanyikan. Selain itu cerita ini juga terkenal karena biasa dibawakan dalam up...

avatar
azizman
Gambar Entri
Terik buncis tahu tempe
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Bahan-bahan   1 papan tempe (potong dadu,goreng setengah matang) 1 buah tahu (potong dadu,goreng setengah matang) 7-10 buah buncis (potong serong) 4 siung bawang merah (di rajang) 2 siung bawang putih (di rajang) 2 buah cabe merah (di rajang) 2 buah cabe hijau (di rajang) Daun salam secukupnya Laos Kecap Garam Gula Langkah   Tumis rajangan bawang merah,bawang putih agak coklat masukkan rajan...

avatar
Aze
Gambar Entri
Nyi Ageng Serang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Nyi Ageng Serang bernama asli Raden Ajeng Kustiyah Wulaningsih Retno Edi lahir di Serang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada tahun 1762. Beliau adalah putri bungsu dari Bupati Serang, Panembahan Natapraja yang menguasai wilayah terpencil dari kerajaan Mataram tepatnya di Serang yang sekarang wilayah perbatasan Purwodadi-Sragen. Setelah ayahnya wafat, Nyi Ageng Serang yang juga salah satu keturunan Sunan Kalijaga menggantikan ayahnya. Meski merupakan putri bangsawan, namun sejak kecil Nyi Ageng Serang dikenal dekat dengan rakyat. Setelah dewasa dia juga tampil sebagai salah satu panglima perang melawan penjajah. Semangatnya untuk bangkit selain untuk membela rakyat, juga dipicu kematian kakaknya saat membela Pangeran Mangkubumi melawan Paku Buwana I yang dibantu Belanda. Yang sangat menonjol dari sejarah perilaku dan perjuangan Pahlawan Wanita ini antara lain ialah kemahirannya dalam krida perang, kepemimpinan yang arif bijaksana sehingga menjadi suri tauladan bagi penganut-p...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Legenda Sendang Sani
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Suatu ketika, Sunan Kalijaga berencana mengunjungi Sunan Muria di Pati, Jawa Tengah. Dia mengajak temannya, Ki Rangga, untuk pergi bersamanya. Beberapa pelayan juga ikut dengan mereka membawa barang-barang. Dan mereka mulai berjalan ke rumah Sunan Muria. Beberapa jam kemudian, Ki Rangga merasa capai. Dia merasa malu berjalan bersama dengan Sunan Kalijaga karena Sunan Kalijaga tidak tampak capai sedangkan Ki Rangga sangat capai dan haus. Akhirnya Sunan Kalijaga menyuruh Ki Rangga untuk beristirahat di bawah sebuah pohon besar. Itu adalah waktu untuk sholat Zuhur. Tapi tidak ada air untuk membersihkan atau ‘Wudhu’. Ki Rangga sangat kebingungan. Dia memberitahu Sunan Kalijaga tentang itu. Sunan Kalijaga hanya tersenyum dan berkata, “kita harus berdoa kepada Allah untuk air. Sekarang kamu harus menjaga pohon ini, Ki Rangga, ini mungkin akan membawakan air untuk kita. Tapi ingat! Semua terjadi karena Allah SWT. Jangan bertindak sendiri. Kamu memberitahuk...

avatar
Roro
Gambar Entri
Rara Mendhut
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Dahulu, di pesisir pantai utara Pulau Jawa, tepatnya di daerah Pati, Jawa Tengah, tersebutlah sebuah desa nelayan bernama Teluk Cikal. Desa itu termasuk ke dalam wilayah Kadipaten Pati yang diperintah oleh Adipati Pragolo II. Kadipaten Pati sendiri merupakan salah satu wilayah taklukan dari Kesultanan Mataram yang dipimpin oleh Sultan Agung. Di Teluk Cikal, hidup seorang gadis anak nelayan bernama Rara Mendut. Ia seorang gadis yang cantik dan rupawan. Rara Mendut juga dikenal sebagai seorang gadis yang teguh pendirian. Ia tidak sungkan-sungkan menolak para lelaki yang datang melamarnya sebab ia sudah memiliki calon suami, yakni seorang pemuda desa yang tampan bernama Pranacitra, putra Nyai Singabarong, seorang saudagar kaya-raya. Suatu hari, berita tentang kecantikan dan kemolekan Rara Mendut terdengar oleh Adipati Pragolo II. Penguasa Kadipaten Pati itu pun bermaksud menjadikannya sebagai selir. Sudah berkali-kali ia membujuknya, namun Rara Mendut tetap menolak. Merasa dike...

avatar
Roro
Gambar Entri
LEGENDA TELAGA BALAI KAMBANG-DIENG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

TELAGA BALAI KAMBANG DI NEGERI ATAS AWAN-DIENG Telaga Balai Kambang adalah salah satu telaga yang berada di kawasan dataran tinggi dieng, berada di ketinggian 2000mdpl, telaga ini terletak tak jauh dari kompleks percandian Arjuna, telaga ini juga biasanya digunakan untuk melarung rambut gimbal hasil ruatan pada ritual ruat atau pemotongan rambut gembel anak bajang dieng. Nama telaga ini diberikan karena ada kisah tentang Balai balai yang mengambang di telaga atau Bale Kambang. balai ini merupakan balai tak kasat mata yang dimana dipercayai oleh masyarakat sekitar bila mana kita datang ke telaga lalu melihat dipan-dipan atau balai yang mengambang di telaga. maka kita akan mendapatkan keberuntungan. Dieng memang menyimpan unsur magisnya sendiri, selain karena peradaban hindu tertua yang ada di jawa, dieng juga dipercayai sebagai tempat bersemayamnya arwah leluhur dan para dewa.

avatar
Dhimas_ferdhiyanto
Gambar Entri
PANTANGAN MAKAN DAGING BANYAK (ANGSA) DI MASYARAKAT BANYUMASAN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Pantangan ini bermula dari kisah kematian Adipati Wirasaba atau Warga Utama 1, Warga utama 1 atau Adipati Wirasaba saat itu diperintahkan oleh kerajaan pajang untuk menyerahkan satu putrinya  untuk menjadi pendamping raja pajang. Adipati wirasaba akhirnya menyerahkan putrinya bernama Rara Sukartiyah/Sukesi, mantan istri dari anak ki demang toyareka. Anak ki demang toyareka yang tak terima, lalu berusaha membuat fitnah dengan mengatakan bahwa Rara Sukesih adalah istrinya dan tidak boleh menjadi istri orang lain, setelah mendengar kabar tersebut, Sultan Pajang yang marah tak kuasa membendung amarahnya dan langsung menyuruh 3 prajurit untuk membunuh Adipati wirasaba yang sedang dalam perjalanan pulang, tanpa bertanya dahulu kepada rara sukesih sultan pajang sudah menyuruh ketiga prajuritnya untuk membunuh Adipati wirasaba. Saat itu adipati wirasaba beristirahat dulu di kediaman ki Ageng Bener, di Desa Bener, Ambal, Kebumen. disana Adipati Wirasaba di jamu Pindang Banya...

avatar
Dhimas_ferdhiyanto
Gambar Entri
MAKNA GILAR-GILAR PADA SEMBOYAN KABUPATEN BANJARNEGARA
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Makna Menurut Peraturan Daerah Menurut Peraturan Daerah Tingkat II Banjarnegara Nomor 21 Tahun 1990 tentang Semboyan Kehidupan Masyarakat, gilar-gilar merupakan slogan yang mewakili sembilan aspek kehidupan mencerminkan cita-cita kota Banjarnegara. Aspek tersebut yakni: "Bersih, Tertib, Teratur, Indah, Aman, Nyaman, Tenteram, Sopan, Sehat"

avatar
Dhimas_ferdhiyanto