Teronan adalah salah satu acara adat dari daerah jawa timur. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati hari lahir seseorang, namun dalam hari ‘weton’-nya. Jika biasanya kita mengenal nama-nama hari yaitu senin, selasa dan seterusnya, masyarakat jawa juga mengenal sistem penamaan hari weton, yang terdiri dari hari Pon, wage, kliwon, legi, pahing. Jadi misalnya seseorang lahir pada hari jumat kliwon, maka setiap hari jumat kliwon akan diadakan acara Teronan. Biasanya acara ini berselang sekitar setiap sebulan. Jadi setiap hari wetonnya, pihak keluarga akan membuatkan bubur dari beras merah dan putih, lalu dibagikan ke tetangga sekitar dan saudara dekat. Acara ini dipercaya oleh warga sekitar dapat mempermudah rejeki dan agar dijaga kesehatannya. #OSKM18
Goa Margo Trisno merupakan salah satu wisata unik yang berada di kabupaten nganjuk, jawa timur. Wisata yang menyajikan keindahan alam nan asri dan sejuk ini, memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun asing. Pada awalnya goa ini hanya diberi nama Goa Lawa, masyarakat setempat memberi nama tersebut dikarenakan isi goa banyak terdapat sarang dan kotoran kelelawar saja. Goa Margo Trisno terletak di Dusun Cabean, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk. Goa Margo Trisno menampilkan pemandangan yang eksotis, dikelilingi oleh hutan, ladang, dan sawah. Udara nya pun sejuk dan semilir udara yang akan menina bobok kan pengunjung. Wisata margo Trisno juga mempunyai kolam pemandian yang diberi nama kolam renang Margo Mulyo. Masyarakat sekitar sering menyebut wisata ini dengan sebutan Ubalan. Sumber air bersih masyarakat juga didapatkan dari ubalan i...
Assalamualaikum guys... Pada kesempatan kali ini aku akan membagikan sedikit info menarik tentang kegiatan sujen tembakau dan kegiatan sesudahnya. Oke gausah terlalu lama check this out Tapi sebelum itu udah pada tau belum apa itu tembakau? Nah buat yang belum aku kasih tau deh jadi tembakau itu salah satu komoditas pertanian yang ada di Indonesia, tembakau banyak ditemui di daerah jawa timur terutama di jawa timur bagian timur dan paling banyak di daerah jember oleh karena jember dijuluki sebagai kota tembakau, karena banyak dan bagusnya tembakau di jember ini. Nah kemudian tembakau ini termasuk komoditas yang lumayan sulit untuk ditanam karena perawatannya harus setiap hari tidak boleh sampai terlewat. Karena jika sampai salah perawatan kerugian yang ditimbulkan juga besar. Oke sekarang ke bagian inti, jadi sujen tembakau itu adalah kegiatan yang di...
Buceng Kuat Buceng kuat dalam tradisi orang kediri biasanya untuk acara syukuran. Waktu pelaksanaannya sendiri masih menggunakan hitungan kalender jawa. Biasanya dilaksanakan pada hari jumat pon, jumat kliwon, atau minggu kliwon. Buceng kuat mempunyai filosofi untuk mendekatkan diri kepada Allah dan tetap konsisten dalam beribadah. Buceng kuat memiliki 7 komponen yaitu, 1. Tumpeng buceng Nasi putih yang dibentuk gunung lancip dengan bagian atasnya dari ketan yang melambangkan tetap lekat dengan Allah. Ini karena sifay ketan yang lebih erat ketimbang nasi. Biasanya tumpeng ini tertutup setengah oleh daun pisang yang sudah dibentuk kerucut. Nasi golong Nasi golong merupakan nasi puith yang dibentuk genggaman. Jumlahnya 9 buah atau dan dihitung sesuai dengan jumlah hitungan hari buceng dilaksanakan. Mempunyai arti filosofi 'nggolongne karep' atau tujuan harus bulat dan dikehendaki sesuai aturan. Ayam ingkung Ayam ini dari ayam jago atau pejantan. Lebih bagus lagi, jika a...
Let-Pelet Betteng Pernikahan adalah salah satu bentuk anugerah dari Allah Yang Maha Esa. Dilakukannya pernikahan tentu juga memiliki tujuan. Salah satu tujuan dari pernikahan yaitu ingin mempunyai keturunan. Proses mempunyai keturunan pastinya melalui beberapa tahap. Salah satu tahapnya adalah masa mengandungi keturunan tadi. Masa kandungan adalah masa-masa yang krusial. Mengapa demikian? Karena masa tersebut adalah masa yang rentan terhadap suatu ancaman yang dapat membuat keinginan kita memiliki keturunan atau anak buyar begitu saja. Bahkan, bisa saja bayi yang dikandungi selamat akan tetapi istri kita yang meninggal, atau bisa saja kedua-duanya direnggut nyawanya. Untuk itu, menjaga kondisi ibu hamil sangatlah penting agar kondisi bayi yang dikandunginya sehat dan tentunya ibunya juga sehat. Dalam menjaga kondisi Ibu dan bayi yang dikandunginya, mengkonsumsi makan-makanan sehat dan menjaga pola hidup tentu saja masih belum cukup. Do'a kepada Tuhan juga diper...
OSKM18 16018175 M. Nizar Zulmi Berkunjung ke Kabupaten Banyuwangi pada bulan Rabiul Awal penanggalan Islam, ada sebuah tradisi unik dan menarik yang bisa dinikmati. Tradisi tersebut untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal. Masyarakat Banyuwangi menyebutnya Tradisi Muludan Endog-endogan. Endog dalam bahasa Indonesia berarti telur. Telur tersebut direbus dan diletakkan pada tusukan bambu kecil yang dihias dengan kembang kertas yang disebut dengan kembang endog. Nantinya kembang endog akan ditancapkan pada jodang, yaitu pohon pisang yang juga dihias dengan kertas warna-warni. Biasanya dalam satu jodang berisi 27, 33 ataupun 99 kembang endog. Kemudian jodang-jodang yang sudah ditancap kembang endog akan diarak keliling kampung, bisa dipanggul ataupun menggunakan becak serta diiringi dengan alat musik tradisional seperti alat musik patrol, terbang, ataupun rebana. Setelah diarak keliling kampung, jodang akan diletakkan di serambi m...
Tegal Deso merupakan tradisi menrayakan ulang tahun desa tempat tinggal sekaligus untuk bersyukur atas rezeki dan keeadaan desa yang aman sejahtera yang biasa diadakan oleh masyarakat Gresik. Tegal memiliki arti sebagai tempat bercocok tanam yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan. Kemudian deso berarti sebuah perkampungan. Salah satu tradisinya berada di Desa Sidomoro, setiap tanggal 16 Dzulkaidah warga beramai-ramai berkumpul di balai desa untuk Tegal Deso. Tidak hanya berkumpul mereka juga membawa talam yang berisi nasi uduk,telur,ikan bandeng,ayam goreng, dan urap-urap, ada juga yang membawa buah-buahan, makanan itu nantinya akan ditukar kepada warga lain setelah pembacaan Istighotsah bersama. Tradisi ini telah lama ada dan terus dilestarikan warga Sidomoro.
Kemiren adalah basis masyarakat Suku Osing (masyarakat asli Banyuwangi) yang menggelar festival 10 ribu cangkir kopi. Pada malam itu di sepanjang jalan di depan rumah warga, tersedia bangku, tikar, dan tempat duduk lainnya. Pengunjung bebas memilih singgah di rumah warga untuk menikmati seduhan kopi yang disuguhkan secara gratis. Selain kopi, warga juga menyediakan jajanan tradisional untuk para pengunjung, seperti pisang goreng, apem, kucur, klemben, dan lainnya. Filosofi masyarakat Desa Kemiren adalah sak corot dadi seduluran , yang artinya sekali seduh kita menjadi bersaudara. sudah sejak lama masyarakat Desa Kemiren memiliki tradisi menyuguhkan kopi kepada para tamunya. Suguhannya pun khas, yaitu tak menggunakan gelas, tapi menggunakan cangkir khusus yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Tak heran, cangkir yang digunakan di setiap rumah dalam festival ini pun seragam karena me...
Peduli pada kelestarian budaya, ratusan warga di Ponorogo, menggelar tradisi kirab sapujagad. Sambil membawa obor, ribuan warga berkeliling desa. Kegiatan ini di Lapangan Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo. Dengan dipimpin sesepuh desa setempat, prosesi berjalan dengan hikmat. Tak hanya membuat kagum para penonton, ritual bersih desa yang di kemas secara tradisional dan turun temurun ini, dimulai dari beberapa prosesi. Yakni penyerahan sapu jagad, dilanjutkan penyerahan air dari 7 sumber untuk penyiraman tanah desa oleh kepala desa. Setelah berbagai prosesi dilakukan, ribuan warga langsung memulai berjalan keliling kampung sambil beriringan. Diawali pengawal, kemudian 7 orang pembawa sapu. Diteruskan dibelakanganya, pembawa panji dan kembang. Di belakanga demang atau kepala desa, Diteruskan ratusan warga, ibu ibu, pemuda hingga anak anak untuk Berjalan kaki keliling desa. Menurut Sunarso sesepuh desa, prosesi tradisi kirab sapujagad...