3.359 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Upacara Sedekah Rame
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

Pembicaraan tentang budaya tidak terbatas tentang tari-tarian, lagu, senjata tradisional, ataupun pakaian dan rumah adat, namun juga tentang kepercayaan dan tata cara atau perilaku masyarakat di suatu bangsa. Salah satu provinsi yang menarik perhatian saya ialah Provinsi Sumatera Selatan. Provinsi ini terletak jauh dari ibukota, dengan koordinat 1 o - 4 o  Lintang Selatan dan 102 o -106 o  Bujur Timur. Provinsi Sumatera selatan berbatasan dengan Provinsi Jambi di sebelah utara, Provinsi Lampung di Sebelah Selatan, Provinsi Bangka Belitung di sebelah timur, dan Provinsi Bengkulu di sebelah barat. Karakteristik wilayah Provinsi Sumatera Selatan cukup unik. Tanahnya terdiri dari rawa-rawa payau yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Di sana banyak ditumbuhi tumbuhan palmase dan kayu rawa. Bagian baratnya merupakan dataran rendah, sedangkan bagian pedalaman Sumatera Selatan tediri atas gunung-gunung Bukit Barisan, seperti Gunung Seminung, Gunung Dempo, Gunung Patah,...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Tradisi Ma'Nene di Toraja
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Indonesia adalah negara dengan begitu banyak keragaman dalam segala aspek kehidupan. Terlebih dalam segi budaya, dengan wilayah indonesia yang merupakan kepulaun menjadikan indonesia mempunyai banyak keberagaman yang unik dan menarik. Salah satunya adalah ritual atau tradisi menghormati leluhur.  Di tanah Toraja yang terkenal dengan hal-hal yang berbau aneh dan mistis mempunyai ritual tersendiri untuk menghormati para leluhur mereka. Ritual Ma'Nene itu lah nama yang diberikan untuk ritual menghormati leluhur mereka dengan menggantikan pakaian jasad para leluhur mereka. Ritual ini biasanya dilaksanakan setelah musim panen pada bulan agustus. Budaya ini diawali dengan berkunjung ke lokasi pengkuburan leluhur mereka yang dinamakan Patane. Di Patane, para jasad leluhur mereka telah berumur ratusan tahun tapi jasad-jasad tersebut masih tersimpan dengan keadaan utuh karena sebelumnya jasad-jasad para leluhur tersebut diawetkan. Prosesi ritual dilakukan oleh pihak keluarga unt...

avatar
OSKM_16318213_Gabriela Citrasari Rahardja
Gambar Entri
Patarik-Tarik Bakakak
Ritual Ritual
Jawa Barat

Pernikahan adat Sunda memiliki tahap-tahap penting yang wajib dilaksanakan secara berurutan. Salah satunya adalah tahap yang disebut patarik-tarik bakakak. Proses ini dilakukan setelah akad nikah berlangsung, tepatnya setelah prosesi huap lingkung. Yang diperlukan dalam prosesi ini yaitu ayam panggang, khusus bagian paha. Kedua pasangan akan menarik ayam panggang tersebut kearah yang berlawanan. Dipercayai kalau salah satu pasangan mendapat bagian ayam yang lebih banyak, ia akan membawa kesejahteraan bagi keluarga mereka.

avatar
OSKM18_16818199_chelsa putri
Gambar Entri
PERANG TOMAT - TRADISI UNIK DI KABUPATEN BANDUNG BARAT
Ritual Ritual
Jawa Barat

PERANG TOMAT  TRADISI UNIK DI KABUPATEN BANDUNG BARAT    “Hajat Buruan Rempug Tarung Adu Tomat” atau nama lain dari Perang Tomat merupakan kesenian atau sebuah tradisi di Kampung Cikareumbi RW 3, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tradisi ini merupakan acara tahunan saat awal bulan Muharam, yang sudah berlangsung sejak 2012. Perang tomat dilakukan sejak lima tahun lalu ketika harga tomat pernah anjlok sampai Rp 200/kg. Karena sayang jika dibuang, akhirnya warga menggagas mengadakan perang tomat. Tomat yang digunakan pun adalah tomat busuk. Hal itu sebagai simbol untuk melempar sifat kejelekan yang ada di tubuh manusia. "Ibaratnya seperti lempar jumroh yang dilakukan oleh jemaah haji di Tanah Suci yang sama-sama bertujuan mensucikan diri dari segala sifat buruk. Perang  tomat ini merupakan pengembangan dari tradisi Hajat Buruan. Ialah suatu hiburan wujud syukur atau keberhasilan tanaman sayuran yang diungkapk...

avatar
Oskm18_sbm_carmelita
Gambar Entri
Injak Bara Sejit Kong Co
Ritual Ritual
Jawa Barat

Sejit Kongco merupakan perayaan yang dirayakan oleh umat Tionghoa. Sejit berarti ulang tahun yang berasal dari bahasa Hokkien, sejit kongco merupakan hari ulang tahun dewa bumi yang dirayakan setahun sekali. Dewa bumi merupakan dewa pemberi rejeki serta kemakmuran. Dalam perayaan ini ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan, yaitu sembahyang,  barongsai, liong, serta  injak bara. Perayaan ini dilaksanakann di wihara / kelenteng.  Seperti namanya injak bara, berarti kegiatan ini adalah kegiatan dimana orang orang berjalan diatas bara api yang masih panas. Injak bara menarik perhatian banyak orang, Tujuan dari acara ini dipercayai oleh masyarakat untuk membawa keselamatan dan kemakmuran. Orang orang yang ingin menginjak bara harus percaya dan memiliki keyakinan, jika mereka percaya dan memiliki keyakinan maka sewaktu mereka menginjak bara, kaki mereka tidak akan melepuh atau terasa panas. Namun sebaliknya, bila mereka tidak percaya atau saat menginjak bara tiba tiba...

avatar
Oskm18_16818215_ancilla
Gambar Entri
Upacara Bekti Pertiwi dan Pisungsung Jaladri
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Upacara Bekti Pertiwi dan Pisungsung Jaladri Bagi masyarakat Parangtritis dan sekitarnya di Kabupaten Bantul, Yogyakarta pasti sudah akrab dengan yang namanya Upacara Jaladri. Yakni upacara yang setiap tahun selalu dilaksanakan oleh masyarakat khususnya yang tinggal di daerah Mancingan, Parangtritis. Adat upacara ini sudah rutin dilakukan oleh masyarakat warga Dusun Mancingan sejak tahun 1989. Acara atau upacara ini selalu rutin diadakan sekali dalam setahun, namun untuk bulannya bisa berubah setiap tahunnya. Tujuan dari upacara ini tidak lain adalah untuk mengungkapkan rasa syukur masyarakat Parangtritis kepada Allah SWT. Upacara ritual ini juga biasa disebut dengan sedekah laut. Arti dari upacara ini tidak lain yaitu, bekti yang berarti berbakti, pertiwi yang dapat diartikan sebagai bumi, pisungsung yang memiliki arti persembahan dan jaladri yang artinya laut atau samudra. Jadi jika digabungkan arti dari upacara ini yaitu wujud dari kebaktian masyarakat terhadap bumi dengan pe...

avatar
OSKM18_16318247_FITB Aqila Ayu Prasetyaningrum
Gambar Entri
Ngunjung
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ngunjung merupakan acara adat yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Barat tepatnya di Indramayu, Cirebon, dan sekitarnya. Ngunjung atau dengan nama lain Munjung, berasal dari kata kunjung yang berarti mengunjungi makam leluhur atau orang tua sebagai  perwujudan rasa syukur masyarakat. Secara etimologi, Ngunjung bermakna “menyambut dengan hormat tunas baru”.  Tradisi ini biasa dilaksanakan pada bulan September yaitu saat musim tanam atau juga bisa disebut sebagai bulan Syuro dan Mulud. Acara ini dilaksanakan sesudah panen padi dan dimeriahkan dengan berbagai kesenian khas daerah tersebut seperti wayang kulit dan juga sandiwara.  Tujuan dari upacara ini adalah untuk melestarikan budaya dan memohon keselamatan. Sesuai tradisi, mayarakat datang membawa nasi tumpeng dan juga masakan daerah tradisional lainnya. Lokasi acara ini diselenggarakan di makam leluhur dan tokoh agama. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16718486_saida
Gambar Entri
Maarak Jamba
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Sumatera Barat adalah salah satu provinsi yang memiliki budaya yang sangat beragam dan menarik. Banyak sekali jenisnya, mulai dari kesenian, makanan, alat perang, ritual, dll. Salah satu dari kebudayaan tersebut bernama  Makan Bajamba . Namun, bukan itu yang akan saya bahas kali ini, saya akan membahas tentang ritual sebelum  Makan Bajamba  tersebut yang disebut  Maarak Jamba . Apasih itu  Maarak Jamba ? Maarak Jamba  dalam Bahasa Minang berarti mengarak jamba. Dalam Bahasa Minang, nampan disebut  talam.  Di dalam talam tersebut terdapat banyak piring-piring berisi makanan yang kemudian ditutup dengan kain khas Minangkabau. Makanan yang terbungkus rapih itulah yang disebut dengan  Jamba .  Maarak Jamba  merupakan ritual yang dilakukan sebelum masyarakat Minangkabau melaksanakan  Makan Bajamba (semacam makan besar masyarakat setempat).  Maarak Jamba  yang di lakukan di daerah Batusangkar biasanya bertujuan m...

avatar
OSKM_16718102_MuhammadAufa Ashiddiq
Gambar Entri
Tradisi Mageng Pasa
Ritual Ritual
Jawa Tengah

  Tradisi Mageng Pasa             Setiap daerah mempunyai caranya masing-masing untuk mengirimkan doa dan penghormatan bagi orang yang sudah meninggal. Seperti yang dilakukan oleh sebagian masyarakat suku Jawa, Tradisi Mageng Pasa dilakukan setiap tanggal 29 sampai 30 bulan rawah (bulan arwah) dengan cara memberikan makanan kepada orang yang paling tua di daerah tempat tinggalnya dan berdoa. Orang-orang yang melakukan tradisi ini hanya orang-orang yang menganut paham kejawen, mereka percaya bahwa dengan memberi makan pada orang yang lebih tua sama saja dengan menghormati dan menghargainya.   #OSKMITB2018  

avatar
OSKM18_16218016_Yuthika Raihan N