Ngeuyeuk seureuh merupakan upacara yang dilakukan sehari sebelum hari pernikahan yang isinya mengajarkan pasangan yang akan menikah untuk saling belajar dalam menyelesaikan suatu pekerjaan dalam rumah tangga agar hasilnya baik secara bersama. Orang sunda sendiri memiliki motto hidup silih asah, silih asih, silih asuh, yang dimana motto ini pas dengan kegiatan ngeuyeuk seureuh ini yang mengajarkan untuk saling menyayangi dan mengajari didalam hubungan rumah tangga. Upacara ini hanya boleh dihadiri oleh orang tua, orang yang sudah balig, dan orang terdekat yang dianggap penting untuk datang. Ngeuyeuk seureuh hanya orang yang sudah dewasa yang diperbolehkan datang karena di dalam upacara ini juga banyak terdapat nasihat-nasihat mengenai kehidupan pernikahan dan banyak mengandung hal mengenai sex education. Banyak peralatan yang dibutuhkan untuk prosesi ini seperti hasil panen, pakaian, hasil kerajinan, bumbu dapur, alat masak. Pada jaman dulu kita memang harus mencariny...
Dalam adat Batak Toba, ada satu mata acara yang sering luput dari perhatian kita, yakni M andok Hata . Walaupun, dalam praktek hidup sehari-hari kita sering melihat bahkan mempraktekkan mandok hata . Yang menjadi persoalan ialah bahwa mandok hata dilihat sebagai peristiwa biasa yang disamakan dengan acara pemberian kata sambutan. Sebaliknya ada sebagian orang beranggapan bahwa mandok hata itu sulit. Secara harafiah, mandok hata dapat diartikan mengucapkan kata atau sabda. Acara ini merupakan bagian dari upacara adat. Misalnya saja, dalam acara perkawinan, upacara orang meninggal, pesta tugu dan upacara-upacara lain selalu dibarengi dengan mandok hata. Perlu disadari bahwa mandok hata bukanlah sekedar mengatakan atau berk...
Dalam adat Batak Toba, ada satu mata acara yang sering luput dari perhatian kita, yakni M andok Hata . Walaupun, dalam praktek hidup sehari-hari kita sering melihat bahkan mempraktekkan mandok hata . Yang menjadi persoalan ialah bahwa mandok hata dilihat sebagai peristiwa biasa yang disamakan dengan acara pemberian kata sambutan. Sebaliknya ada sebagian orang beranggapan bahwa mandok hata itu sulit. Secara harafiah, mandok hata dapat diartikan mengucapkan kata atau sabda. Acara ini merupakan bagian dari upacara adat. Misalnya saja, dalam acara perkawinan, upacara orang meninggal, pesta tugu dan upacara-upacara lain selalu dibarengi dengan mandok hata. Perlu disadari bahwa mandok hata bukanlah sekedar mengatakan atau berk...
UPACARA TABUT/TABOT Upacara Tabut atau yang sering disebut Tabot merupakan upacara tradisional dari Bengkulu. Upacara ini diadakan untuk memperingati kematian dan mengenang jasa cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali bin Abi Thalib yang meninggal dalam peperangan dengan pasukan Ubaidillah bin Zaid di padang Karbala, Irak, 10 Muharam 61 HIjriah. Upacara ini biasa diadakan mulai tanggal 1 sampai 10 Muharam. Pada awalnya, upacara ini diadakan sebagai ritual agama Islam ajaran syiah untuk memperingati kematian cucu nabi Muhammad SAW. Namun setelah orang orang SIpai atau Bengkulu asli lepas dari ajaran syiah, upacara tabot ini berubah menjadi Festival kebudayaan masyarakat Bengkulu. Tabot yang digunakan dalam upacara Tabot di Bengkulu berupa suatu bangunan bertingkat-tingkat seperti menara masjid, dengan ukuran yang beragam dan berhiaskan lapisan kertas warna warni. Tahap - tahap dari upacara ini yaitu mengambil tanah, mencuci jari jari, mengumpulkan dana, mendatangi...
Setiap daerah memiliki budayanya masing-masing, hal itu juga bersangkutan pada etnis Tionghua yang menetap di daerah tersebut. Suku Tionghua Aceh memiliki cara yang berbeda dalam merayakan tahun baru masehi. Asal mula merayakan tahun baru ini berasal dari nenek moyang yang bersuku Tionghua Hakka dan budaya tersebut masih berjalan terus hingga sekarang. Pada tanggal 1 Januari , pihak keluarga pertama saling mengunjungi pihak keluarga kedua dengan mengenakan baju baru , bersalaman kepada yang tua hingga pemberian angpao kepada sanak keluarga yang belum menikah layaknya Hari Raya Imlek. Cemilan-cemilan kue kering pun disediakan untuk menemani perbincangan keluraga besar. Puncak perayaan terjadi pada tanggal 31 Januari malam hari dimana bermacam-macam hidangan lezat di hidangkan kepada keluraga besar dari kedua pihak, istilah i...
Kota dan Kabupaten Kendal terletak persis di sebelah barat Kota dan Kabupaten Semarang, serta berbatasan dengan Laut Jawa di bagian utaranya. Mempunyai banyak pondok pesantren, Kendal dikenal sebagai kota santri, dengan budaya Islam terintegrasi dengan budaya daerah hampir sepenuhnya. Hal ini tercerminkan terutama pada perayaan-perayaan Islam, tidak terkecuali ketika bulan Ramadhan tiba. Setiap Ramadhan, seperti banyak daerah di Indonesia, Kendal mempunyai beberapa ciri khas dalam pelaksanaan kegiatan ibadah. Salah satunya adalah penggunaan sejenis petasan dan sirine untuk menandakan waktu berbuka puasa yang diikuti dengan adzan maghrib. Hal ini tentu berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Pada umumnya, waktu berbuka puasa yang bertepatan dengan adzan maghrib ditandai dengan pukulan bedug. &nb...
Masyarakat Aceh sangat peka dengan anak yatim. Anak yatim dianggap sebagai jembatan untuk mendapatkan rezeki Allah. Oleh karena itu, masyarakat Aceh sering kali mengadakan kenduri anak yatim atau dalam bahasa Aceh disebut dengan khanduri aneuk yatim. Anak yatim adalah anak-anak yang telah kehilangan ayahnya sebelum mencapai baligh. Kenduri anak yatim biasanya diadakan karena beberapa alasan, seperti masyarakat Aceh membeli kendaraan baru, merayakan ulang tahun, sembuh dari suatu penyakit, mensyukuri kelulusan anakya dalam ujian, dan mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang lainnya. Kenduri anak yatim juga biasanya diikuti dengan acara-acara besar, misalnya kenduri anak yatim yang dilaksanakan sebelum acara pernikahan atau acara sunatan. Anak yatim pada kenduri anak yatim didapatkan dari panti asuhan atau dari penduduk desa. Anak-anak yatim ini biasanya dicari oleh orang-orang yang memiliki kedudukan tertentu di desa, seperti pengurus mesjid. Namun, saat ini agak sulit mencar...
Di dalam Tradisi Tionghoa, perayaan tahun baru Imlek diadakan selama 15 hari. Cap Go Meh merupakan penutupan rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, berarti perayaan ini jatuh pada hari ke-15 bulan pertama tahun Imlek. Masyarakat yang merayakan tahun baru imlek hanya boleh menyampaikan selamat tahun baru imlek selama rangkaian perayaan Imlek, oleh sebab itu, Cap Go Meh juga menjadi hari terakhir untuk menyampaikan selamat tahun baru imlek. Perayaan Cap Go Meh diawali dengan pawai dengan pertunjukkan budaya Tionghoa seperti barongsai dan diakhiri dengan makan bersama keluarga Pawai Pawai dalam acara Cap Go Meh merupakan hal yang cukup baru. Sebelum era reformasi, perayaan Cap Go Meh lebih sederhana. Keluarga saling berkumpul dan makan bersama, tidak ada pawai dan tidak ada perayaan meriah di tempat umum. Setelah era reformasi, perayaan Cap Go Meh menjadi lebih meriah dengan diadakannya pawai. Acara Cap Go Meh dimulai pada sore hari, sesuai dengan arti dari Cap Go Meh...
Sawér pangantén merupakan salah satu rangkaian acara dari upacara adat pernikahan dalam budaya Sunda atau yang disebut dengan mapag pangantén . Sawér secara entimologi berasal dari bahasa Sunda asli. Secara harfiah berasal dari kata awér yang berarti berhamburan, karena sawér sendiri merupakan kegiatan melempar barang-barang seperti beras, kunyit, bunga roma, permen dan uang. Sawér pangantén dilaksanakan di tempat yang disebut panyawéran yang berarti tempat turunnya air hujan. Makna dari sawér yaitu harus sailing berbagi dengan sesama ketika memiliki rezeki yang lebih. Kegiatan sawér dimulai dengan memayungi pengantin dengan payung agung yang memiliki makna bahwa hidup ini berada di bawah naungan yang Maha Agung, yaitu Allah SWT. Lalu setelah itu, juru sawér (pemimpin sawér) melagukan syair yang disebut dengan rumpaka sawér . Rumpaka sawér ini sendiri be...