Lebaran Idul Fitri tahun 2009 lalu, ada wartawan salah satu stasiun televisi yang datang ke kampung saya, Kelurahan Balai Kaliki, Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat. Saat mereka datang, bertepatan dengan kegiatan tahunan yang sudah ada sejak tahun 1961. Kegiatan tersebut sangat mengasyikkan, karena dapat mempererat silaturrahmi antar warga, dan menjadi momentum untuk bermaaf-maafan saat lebaran. Lalu, apakah nama kegiatan tersebut? “Jadi, nama kegiatan ini apa ya, pak?” Tanya sang reporter kepada salah satu warga. “Nama kegiatan ini adalah Pesta Maco, diak,” Si bapak menjawab dengan antusias. “Jadi para lelaki disini bakal adu kekuatan gitu ya, pak? Adu kemacoan?” Tiba-tiba warga yang berada disekeliling bapak tersebut tergelak. Pesta Maco, itulah nama kegiatan tersebut. Kegiatan itu adalah agenda wajib bagi seluruh warga Kelurahan Balai Kaliki. ...
Balopeh merupakan upacara adat yang dilakukan oleh orang Silungkang, Sumatera Barat. Balopeh adalah acara pemberian gelar kepada calon mempelai pria di Silungkang. Pria dewasa yang telah menikah di Silungkang harus memiliki gelar, contohnya D atuk Maringgi, Rajo Sampono, dsb. Pria yang telah menikah dan memiliki gelar di Silungkang sudah tidak dipanggil sesuai nama panggilannya, melainkan dipanggil dengan gelarnya. Pemberian gelar ini dilakukan oleh tetua adat di desa tersebut. Nama yang digunakan di gelar adalah nama turun temurun dari keluarga calon mempelai pria tersebut. Pemberian gelar ditunjukkan agar jika suatu saat terjadi sengketa lahan atau permasalahan yang lain, lebih mudah diselesaikan karena orang-orang yang bermasalah bisa dilihat gelarnya, dan diselesaikan dengan para tetua pemilik gelar yang sama. Acara balopeh dilakukan di Rumah calon mempelai pria. Pada pagi hari induk bako atau tante dari calon mempelai wanita mendatangi rumah calon mempe...
Tradisi nyirih sudah tidak asing lagi di indonesia. Biasanya tradisi mengunyah sirih dilakukan oleh perempuan yang sudah tua guna memerahkan bibir secara alami. Tradisi ini tidak hanya dilakukan oleh perempuan, tapi oleh lelaki juga guna mendapatkan khasiatnya. Namun, tahukah anda? masyarakat minang menghormati tamunya dengan sirih. Ketika seorang tamu datang ke suatu hotel di minang , pegawai hotel tersebut akan memberikan sirih untuk dikunyah oleh tamu tersebut sebagai tanda penghormatan hotel tersebut pada tamunya. Sirih merupakan simbol di alam yang mewakili kerendahan hati, saling kasih dan menghormati satu sama lain. Filosofi ini didapat dari cara pohon sirih tumbuh yang menjalar ke atas tanpa merusak tempat mereka hidup atau inangnya. Selain itu, terdapat kandungan nutrisi dan khasiat yang bisa kita dapatkan dari sirih. Sirih mengandung energi, air, karbohidrat, protein, mineral,serat pangan,lemak , potasium, kalsium, fosfor, zat besi , sodium ,Vitamin...
Datuk Sebagai Kepala Suku Minangkabau Minangkabau atau yang sekarang disebut sebagai daerah sumatera barat merupakan wilayah yang masih sangat kental budayanya. Mereka masih berkumpul menjadi beberpa suku suku yang dipimpin oleh seorang datuk. Datuk merupakan pemimpin dari suatu suku yang sangat dihormati baik oleh sukunya sendiri maupun oleh orang di luar suku itu. Mereka biasa di elu elukan dan di puji puji oleh semua orang, sehingga banyak orang yang ingin menyandang gelar datuk. Namun untuk mendapatkan gelar tersebut tidak lah mudah. Laki laki yang ingin menjadi seorang datuk harus menunggu datuk sebelumnya dari suku itu untuk meninggal terlebih dahulu. Tidak seperti daerah daerah lain, minang menganut system matrinal, yang artinya anggota lelaki suku dapat menjadi datuk apabila dia keturunan minang melalui garis ibu. jadi ibu dari lelaki tersebut lah yang harus merupakan keturunan minang. Gelar datuk yang diturunkan dari suatu suku akan tetap sama dengan gelar seb...
Indonesia memiliki beragam suku dan kebudayaan yang menarik untuk disimak. Terlebih jika kita bicara mengenai pesta pernikahan adat. Prosesi pernikahan mulai dari busana adat, dekorasi pernikahan, hingga tata cara tradisi yang penuh makna merupakan pengalaman berkesan yang tidak boleh dilewatkan. Salah satu yang seringkali kita jumpai adalah tradisi adat pernikahan Minang. Seperti halnya dengan tradisi adat pernikahan lainnya di Indonesia, tradisi Minang memiliki prosesi pernikahan yang menarik. Berikut ini tata cara adat pernikahan Minang. 1. Marasek Lamaran atau maresek merupakan tahap perkenalan antar calon mempelai. Sesuai dengan sistem kekerabatan matrilineal, pihak keluarga wanita mendatangi pihak keluarga pria. Dalam prosesi ini biasanya pihak mempelai wanita terlebih dahulu yang datang ke pihak mempelai pria dengan membawa buah tangan seperti kue atau buah-buahan. 2. Maminang / Batimbang Tando Keluarga mempelai wanita kembali datang ke pihak mempe...
Upacara Tabuik adalah upacara tahunanyang berasal dari Sumatera Barat dan dilakukan oleh masyarakat Minangkabau khususnya di daerah Pariaman. Upacara ini diselenggarakan dalam rangka mempengeringati meninggalnya cucu dari Nabi Muhammad SAW, yaitu Imam Husain, dan Pertempuran Karbala. Upacara Tabuik berlangsung selama 10 hari, dimulai dari tanggal 1 Muharram, Â dan diakhiri pada tanggal 10 Muharram. Rangkaian Upacara Tabuik terdiri dari tujuh tahapan, yaitu mengambil tanah, menebang batang pisang, mataam, mengarak jari-jari, mengarak sorban, tabuik naik pangkek, hoyak tabuik, dan acara diakhiri, dan memuncak, dengan membuang tabuik ke laut. Tabuiknya sendiri dibuat di dua daerah berbeda yang dibatasi oleh sebuah sungai, yakni di Pasa (berlokasi di sisi selatan sungai), dan Subarang (berlokasi di sisi utara sungai). Pembuatan Tabuik biasanya diiringi oleh gendang untuk meningkatkan semangat para pengusung (pengangkut). Kedua Tabuik akan dipajang berhadap-hadapan sebagai...
Dalam adat minangkabau seorang suami atau sumando sangat dihargai dan dihormati di keluarga istri atau pasumandan.Hal ini dikarenakan saat seorang laki laki menikah dalam adat minangkabau maka dia akan tinggal di rumah istrinya.Tidak seperti kebanyakan suku di indonesia yang patrelinial,minang menganut paham Matrilineal atau garis keturunan berdasarkan ibu.Oleh karena itu seorang laki laki yang telah menikah maka ia akan tinggal di rumah istrinya. Selama tinggal di rumah istri ia akan di jamu seperti raja,karna seorang laki laki biasanya akan dilayani sepenuhnya dalam adat minang Maka tidak heran,saat penyambutannya pun akan sangat meriah,salah satu ritual atau tradisinya adalah manyirak bareh kunyik.Manyirak bareh kunyik adalah suatu ritual dimana seorang pengantin pria atau marapulai yang akan masuk ke rumah istri akan dilemparkan/di taburi bareh kunyik sebagai tanda penyambutan dan penghormatan pada marapulai tersebut.Acara tersebut berlangsung cukup lama karena sebelumnya di...
Dalam adat minangkabau seorang suami atau sumando sangat dihargai dan dihormati di keluarga istri atau pasumandan.Hal ini dikarenakan saat seorang laki laki menikah dalam adat minangkabau maka dia akan tinggal di rumah istrinya.Tidak seperti kebanyakan suku di indonesia yang patrelinial,minang menganut paham Matrilineal atau garis keturunan berdasarkan ibu.Oleh karena itu seorang laki laki yang telah menikah maka ia akan tinggal di rumah istrinya. Selama tinggal di rumah istri ia akan di jamu seperti raja,karna seorang laki laki biasanya akan dilayani sepenuhnya dalam adat minang Maka tidak heran,saat penyambutannya pun akan sangat meriah,salah satu ritual atau tradisinya adalah manyirak bareh kunyik.Manyirak bareh kunyik adalah suatu ritual dimana seorang pengantin pria atau marapulai yang akan masuk ke rumah istri akan dilemparkan/di taburi bareh kunyik sebagai tanda penyambutan dan penghormatan pada marapulai tersebut.Acara tersebut berlangsung cukup lama karena sebelumnya di...
SIANG itu cuaca tampak mendung di Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Tampak belasan anak muda dan orang tua yang sudah lansia dilengkapi dengan pakaian adat ritual masyarakat Mentawai, berdiri di sebuah batang durian yang sudah dirobohkan oleh alat berat di dekat jalan yang baru dibuka. Dirobohkannya salah satu batang durian yang memiliki kesakralan bagi orang Mentawai, lantaran pemerintah setempat sedang gencar-gencarnya membuka jalan Trans Mentawai, menghubungkan antar desa dan kecamatan di Pulau Siberut. Daniel Sabulukkungan (71) atau lebih akrab disapa Toggilat (Nama khas Mentawai), merupakan salah satu kerumunan tersebut menatap pohon durian dengan diameter sekira 60 sentimeter dengan wajah lesuh. Tatapannya begitu dalam. Perlahan Daniel menghampiri pohon tersebut. Tangan lelaki 71 tahun yang biasa disapa teteu (kakek) ini terlihat memegang secarik kain kecil berwarna kuning. Dia terus berucap sambil menghada...