Hari Pendidikan Nasional
142 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Batik Angsa duo
Motif Kain Motif Kain
Jambi

Berbeda dengan batik Jawa yang menggunakan potongan-potongan kain panjang, batik Jambi biasanya datang dalam bentuk jubah longgar, sarung, atau sebagai selendang/syal. Warna khas yang biasa dijumpai pada batik Jambi adalah merah, biru, hitam, dan kuning. Motifnya pada umumnya diambil dari alam, seperti tumbuhan, hewan, dan aktivitas sehari-hari warga Jambi. Motif batik Jambi yang terkenal antara lain adalah motif kapal sanggat, burung kuau, durian pecah, merak ngeram, dan tampok manggis.   http://atljambi.blogspot.com/2012/09/motif-batik-jambi.html

avatar
Roro
Gambar Entri
Si Kelingking #DaftarSB19
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jambi

Alkisah, di sebuah dusun di Negeri Jambi, ada sepasang suami-istri yang miskin. Mereka sudah puluhan tahun membina rumah tangga, namun belum dikaruniai anak. Segala usaha telah mereka lakukan untuk mewujudkan keinginan mereka, namun belum juga membuahkan hasil. Sepasang suami-istri itu benar-benar dilanda keputusasaan. Suatu ketika, dalam keadaan putus asa mereka berdoa kepada Tuhan Yang Mahakuasa. “Ya Tuhan Yang Maha Tahu segala yang ada di dalam hati manusia. Telah lama kami menikah, tetapi belum juga mendapatkan seorang anak. Karuniankanlah kepada kami seorang anak! Walaupun hanya sebesar kelingking, kami akan rela menerimanya,” pinta sepasang suami-istri itu. Beberapa bulan kemudian, sang Istri mengandung. Mulanya sang Suami tidak percaya akan hal itu, karena tidak ada tanda-tanda kehamilan pada istrinya. Di samping karena umur istrinya sudah tua, perut istrinya pun tidak terlihat ada perubahan. Meski demikian, sebagai seorang wanita, sang Istri benar-benar...

avatar
LIA JANUASTUTI
Gambar Entri
Keris Siginjai #DaftarSB19
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jambi

Keris Si Ginjai merupakan pusaka Kesultanan Jambi yang ada sejak masa Orang Kayo Hitam berkuasa di negeri ini, 400 tahun silam. Konon berdasarkan cerita orang-orang tua, keris sakti ini ditempa Orang Kayo Hitam di tanah Jawa kepada seorang empu dengan menggunakan bahan dan peralatan dari besi yang seluruh katanya berawalan "pa". Misalnya alat bernama "parang", "pacul", "pasak besi", "palu", dan sebagainya. Namun dalam kenyataannya, Keris Si Ginjai dibuat dari bahan besi, emas, kayu dan nikel dengan kualitas baik. Dalam cerita rakyat Jambi, dengan keris ini pula Orang Kayo Hitam dahulunya mengamuk di Mataram, menolak dengan tegas upeti (pajak) bagi Mataram, sebagai tanda penolakan kekuasaan kerajaan Jawa itu atas negeri Jambi. Sultan terakhir yang memegang benda kerajaan ini adalah Sultan Achmad Zainuddin yang hidup pada awal abad ke 20. Pada tahun 1903 Masehi Pangeran Ratu Martaningrat keturunan Sultan Thaha yang terakhir menyerahkan keris Singa Marjaya kepada Residen Palemba...

avatar
P_priskamaya
Gambar Entri
Megalit dan kubur tempayan dataran tinggi Jambi dalam pandangan arkeologi dan etnosejarah
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jambi

Megalit dan kubur tempayan dataran tinggi Jambi dalam pandangan arkeologi dan etnosejarah       Budisantosa, Tri Marhaeni Sosiana  (2015)  Megalit dan kubur tempayan dataran tinggi Jambi dalam pandangan arkeologi dan etnosejarah.  Berkala Arkeologi Vol. 35 No. 1, Mei 2015, 35 (1). pp. 17-32. ISSN 02161419 Text   02 VOL.35 NO.1 MEI 2015 TRI MARHAENI S BUDISANTOSA MEGALIT & KUBUR TEMPAYAN DATARAN TINGGI JAMBI DALAM PANDANGAN ARKEOLOGI, ETNOSEJARAH DAN ETNOGRAFI.pdf   Download (716kB) Official URL:  https://berkalaarkeologi.kemdikbud.go.id Abstract Salah satu aspek penelitian arkeologi di dataran tinggi Jambi adalah ideologi atau kepercayaan yang terdapat dalam alam pikiran manusia. Ideologi masyarakat masa lalu tidak dapat diketahui secara langsung melalui budaya material. Oleh...

avatar
Nicky Ria Azizman
Gambar Entri
Senjata Tradisional Jambi
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jambi

Proyek Penelitian, Pengkajian, dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya menggali nilai-nilai budaya dari setiap suku bangsa/daerah. Penggalian ini mencakup aspek-aspek kebudayaan daerah dengan tujuan memperkuat penghayatan dan pengamalan Pancasila guna tercapainya ketahanan nasional di bidang sosial budaya. Untuk melestarikan nilai-nilai budaya dilakukan penerbitan hasil-hasil penelitian yang kemudian disebarluaskan kepada masyarakat umum. Pencetakan naskah yang betjudul Senjata Tradisional Masyarakat Daerah Jambi, adalah usaha untuk mencapai tujuan yang dimaksud.   Sumber:  Karim, Navarin  and  Purnomo, Hari  and  Budiman, Irwan  (1993).  Senjata tradisional masyarakat daerah Jambi.  Documentation. Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Jakarta. http://repositori.kemdikbud.go.id/8274/

avatar
Monica91
Gambar Entri
Komik Kerinci Adn REV
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jambi

" Kerinci Dari Batu Larung ke Aksara Incung Adnan, Mekka Syed Nury M. (2018) Kerinci Dari Batu Larung ke Aksara Incung. Balai Arkeologi Sumatera Selatan, Palembang. [img] Text Komik Kerinci Adn REV.pdf Download (13MB) | Preview Abstract Kebudayaan terbentuk dari sebuah gagasan, tindakan, dan hasil karya masyarakat. Kebudayaan merupakan bagian penting dalam proses pembangunan karakter dan mental bangsa. Dalam dunia pendidikan, kebudayaan perannya sangat penting dalam membentuk karakter dan mental siswa melalui proses belajar mengajar yang dilaksanakan di sekolah.“Buku Pengayaan Rumah Peradaban” berjudul ARKEOLOGI KERINCI (DARI BATU LARUNG HINGGA AKSARA INCUNG) yang diterbitkan oleh Balai Arkeologi Sumatera Selatan ini, berisi pengetahuan yang simpel dan menarik tentang peninggalan sejarah budaya pada masa lalu (masa prasejarah). Buku ini terbit berkaitan dengan program “Rumah Peradaban” yang merupakan sarana edukasi dan Memasyarakatan hasil-hasil penelitian arkeologi un...

avatar
Nicky Ria Azizman
Gambar Entri
Prosesi Pernikahan Adat Jambi
Ritual Ritual
Jambi

Masa Perkenalan Suatu hubungan pernikahan tentu selalu diawali dengan masa perkenalan dan pendekatan. Nah, masa perkenalan ini terbagi menjadi dua tahapan. Tahap pertama adalah berusik sirih begurau pinang (pertemuan antara laki-laki dengan perempuan yang biasanya terjadi di tempat keramaian atau kegiatan masyarakat). Setelah itu, sang laki-laki akan bertandang ke rumah perempuan untuk menyampaikan rasa cinta kasih dengan bahasa yang lebih halus dan indah. Orang Jambi senang menggunakan seloko (pantun) dalam prosesi adat pernikahannya. Tahap berikutnya adalah pemilihan jodoh yang merupakan langkah awal dalam menentukan kebahagiaan hidup berumahtangga. Pada tahapan ini, orang tua cukup berpengaruh dalam memberikan pertimbangan kepada anaknya, misalnya memilih pasangan yang masih ada pertalian darah untuk mempertahankan harta warisan datuk dan nenek. Setelah terjadi kesepakatan antara orang tua kedua belah pihak, selanjutnya perwakilan pihak laki-laki datang ke rumah pihak perempuan...

avatar
Widra
Gambar Entri
Tapa Malenggang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jambi

Dari cerita rakyat yang berkembang, terdapat ikan yang memiliki peran dalam kisah Kabupaten Batanghari yaitu Tapa Malenggang. Ikan ini berukuran besar dan panjangnya mencapai hampir 1 meter. Saat didalam air, ikan ini bergerak meliuk-liuk sehingga disebut Tapa Malenggang. Dikisahkan terdapat tiga ikan sakti bernama Tapa Malenggang (mambang di awan), Tapa Kudung (mambang di bulan), dan Tapa Tima (mambang sakti). Ketiga ikan tersebut memiliki ayah yang bernama Sati Menggung dan ibu yang bernama Sicindai Laut. Sati Menggung memiliki saudara bernama Datuk Si Panjang Jangut, dan istrinya bernama Dewo Sakti. Datuk Si Panjang Jangut mempunyai tiga orang anak yaitu Siti Muno, Rajo Mudo dan yang bungsu bernama Mabang Di Rete. Ketiganya mendapat tugas dan gelar sesuai tugas yang diberikan. Siti Muno bertugas di Muaro Sungai Temsu bergelar Ular Bide. Rajo Mudo bertugas memasang menteban besi di Gemulan Tujuh Uluan Sungai Batang Hari. Mabang Di Rete bertugas di Sungai Bekal bergelar Labi-Labi Put...

avatar
Noptaliana
Gambar Entri
Tempoyak Makanan Unik Khas Jambi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jambi

Tempoyak Makanan Khas Jambi Sejarah Tempoyak adalah salah satu dari sekian banyak makanan khas Jambi. Dapat di definisikan penamaan tempoyak berasal dari kata poyak yang merupakan cara pengolahan durian yaitu dengan cara mengoyak. Makanan ini sangat popular di Sumatera, terutama di daerah Jambi. Terciptanya tempoyak berawal dari kebudayaan merantau yang sudah sangat melekat di masyarakat Jambi. Bahkan di Sumatra, merantau merupakaan hal umum yang sering dilakukan. Untuk perbekalan selama di daerah perantauan, maka dibuatlah makanan dengan pengolahan sedemikian rupa sehingga dapat awet meskipun disimpan dalam waktu yang lama. Salah satunya adalah tempoyak. Fermentasi Tempoyak Pengolahan makanan dengan metode fermentasi bertujuan untuk memberikan cita rasa unik sekaligus mengawetkan makanan yang di fermentasi. Fermentasi merupakan salah satu cara pengolahan makanan yang sudah ada sejak zaman dahulu. Hampir sebagian besar makanan nusantara juga menggunakan metode ini dalam...

avatar
Dimas Prasetyo