Adat Nusantara
127 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Upacara Rebo Pungkasan
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Untuk menolak penyakit / marabahaya dan untuk mensyukuri rejeki yang telah diterimanya, masyarakat Wonokromo, Plered, Bantul melaksanakan Upacara Adat Tradisi Rebo Pungkasan pada hari Selasa malam Rabu terakhir bulan Sapar. Masyarakat mengarak lemper raksasa dan jodhang dari masjid Al Huda menuju balai desa Wonokromo. Sesampai di balai desa, dilanjutkan dengan doa bersama. Acara dilanjutkan dengan pemotongan lemper raksasa dan perebutan lemper dan jodang hasil bumi.

avatar
Widra
Gambar Entri
Labuhan Hondodento
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Setiap tanggal 15 Sura dilaksanakan Upacara Adat Tradisi Labuhan Hondodento dengan prosesi dari Joglo Parangkusumo menuju Pantai Parangkusumo. Dalam ritual ini masyarakat mengagungkan nama Hyang Ilahi dan memohon rahmat karunia serta perlindunganNya, agar mereka mendapat kesejahteraan lahir dan batin.

avatar
Widra
Gambar Entri
Merti Dusun Krebet
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Masyarakat Krebet mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan YME atas rejeki yang telah diterima, memohon untuk dijauhkan dari mara bahaya, dan rejeki untuk waktu yang akan datang, melalui Upacara Adat Tradisi Merti Dusun Krebet. Agenda ini biasanya dilaksanakan pada Bulan Jumadil akhir Kalerder Islam pada hari Sabtu legi.

avatar
Widra
Gambar Entri
Upacara Labuhan Nelayan Mina Bahari 45
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Upacara Adat Tradisi Labuhan Nelayan Mina Bahari 45 ini biasanya diadakan pada Kamis atau Senin Wage bulan Sura di Pendapa Pantai Depok. Diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan kenduri, dan diakhiri dengan melabuh sesaji, masyarakat (nelayan) mengungkapkan rasa syukur atas anugerah tangkapan ikan, dan juga memohon rejeki untuk masa yang akan datang.

avatar
Widra
Gambar Entri
Kulit Tatah Sungging
Ornamen Ornamen
Daerah Istimewa Yogyakarta

Seni Kriya Kulit Tatah Sungging adalah kelompok seni kriya kulit yang menggunakan bahan utama ( bahan baku ) kulit mentah (perkamen) dari kulit binatang dengan teknik ditatah (ukir) dan disungging dalam mewujudkan suatu karya. Jadi walaupun dengan mnenggunakan bahan baku kulit mentah, tetapi dalam mewujudkan karya tidak menggunakan teknik ditatah dan disungging bukanlah kriya kulit Tatah Sungging. Tatah diartikan sebagai aktivitas memahat dan Sungging diartikan sebagai aktivitas mewarnai. Jadi Tatah Sungging adalah proses untuk memahat dan mewarnai objek wayang tertentu. Makna yang terkandung pada Tatah Sungging adalah agung dan berwibawa. Maksudnya adalah sebuah gagasan tentang penciptaan karya seni yang memberi kiasan agung dan berwibawa dari penokohan atau karakter-karakter wayang yang akan ditatah sungging. Tatah Sungging mempunyai suatu yang istimewa bila dibandingkan dengan teknik lainnya, sedangkan teknik yang khusus ini akan menghasilkan suatu karya kriya yang khusus pula (...

avatar
Widra
Gambar Entri
Kain Lurik Corak Kluwung
Motif Kain Motif Kain
Daerah Istimewa Yogyakarta

Kata lurik sendiri berasal dari bahasa Jawa Kuno ‘lorek’ yang berarti lajur, belang atau pun garis. Kain lurik yang memiliki motif sederhana ini memiliki segudang filosofi yang mengandung harapan, nasihat, bahkan kekuatan spiritual yang masih dipercaya dan menjadi adat dan tradisi. Corak kluwung memiliki arti pelangi. Secara simbolis kain lurik ini dilukiskan dengan garis-garis lebar beraneka warna seperti pelangi yang menjadi tanda keajaiban alam dan tanda kebesaran Sang Pencipta. Dalam budaya Jawa kain lurik corak kluwung dianggap sakral dan mempunyai fungsi tolak bala, sehingga lebih sering dipakai pada upacara sakral seperti pernikahan, mitoni dan labuhan. Saat upacara pengantin, kain lurik biasanya diletakkan di bawah bantal pengantin. Harapannya agar kedua mempelai bisa mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan dalam berumah tangga. Untuk acara mitoni pada bulan ke-7 kehamilan, kain lurik biasa dipakai sebagai lambang pengharapan agar anak yang dikandung kelak bisa sel...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Refleksi Realitas dan Hiperrealitas Jean Baudrillard Pada Keraton Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Manusia dan kebudayaan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Adanya manusia menjadi penyebab munculnya kebudayaan. Kebudayaan sangat penting dalam kehidupan manusia sebab kebudayaan tidak hanya merupakan hasil olah budi dari intelektualitas manusia, tetapi juga memberi pelajaran melalui simbol-simbol (Permadi 2022). Manusia juga menjadikan kebudayaan sebagai pedoman dalam berperilaku dan beraktivitas individu maupun sosial sehingga dapat menciptakan identitas diri pada kelompok masyarakat (Kirom 2021). Indonesia, memiliki banyak sekali kebudayan, salah satu contoh kebudayaan yang masih eksis dan dilestarikan saat ini adalah Keraton Yogyakarta. Keraton Yogyakarta merupakan kompleks utama kerajaan Yogyakarta Hadiningrat yang dibangun oleh Hamengku Buwana I sebagai bentuk implementasi simbolisasi orang Jawa yang diserap dari agama Islam dalam bentuk spiritualitas Kejawaan. Sampai pada era sekarang (Sri Sultan Hamengku Buwana X), bangunan Keraton Yogyakarta masih dilestarikan karena memi...

avatar
Journalaksa
Gambar Entri
Ekspresi Muda Kota : Proses Berkesenian Sebagai Ekspresi Kaum Petani Agraris Marginal Dalam Praktik Pertanian Nusantara
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Perkembangan teknologi yang semakin pesat tidak hanya ditemui pada bidang informasi, komunikasi, transportasi, konstruksi, pendidikan, atau kesehatan saja, tetapi juga pada bidang pertanian. Pada bidang pertanian, contoh pekembangan teknologi di Indonesia yang ada saat ini seperti adanya Transplanter (pemberi jarak pada tanaman padi), Indo Combine Harvester (alat yang membantu dalam proses pemotongan, transportasi, perontokan, pembersihan, persotiran serta pengantongan pada tanaman padi), mesin pemilah bibit unggul, alat pengering, dan intalasi pengolah limbah pada tanaman pertanian. Perkembangan teknologi memang memudahkan dan mempercepat pekerjaan manusia, namun menurut penulis adanya perkembangan teknologi juga meninggalkan dampak negatif pada kemerosotan sumber daya manusia. Kemerosotan sumber daya manusia seakaan memunculkan dilema baru dalam memperlebar eksistensi kaum petani agraris marginal. Masyarakat marginal dapat diartikan sebagai kelompok masyarakat yang tersisihkan dari...

avatar
Journalaksa
Gambar Entri
Pesanggrahan Hargopeni
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Pesanggrahan Hargopeni adalah rumah tinggal milik Keluarga Kadipaten Pakualaman yang didirikan sekitar tahun 1930-an pada masa Paku Alam VII. Bangunan ini dirancang oleh Ir. Wreksodiningrat, insinyur pribumi pertama lulusan Belanda dan kerabat Kadipaten Pakualaman. Pesanggrahan ini pernah digunakan untuk menginap delegasi dari Australia selama Perundingan Komisi Tiga Negara pada 13 Januari 1948. Selama Agresi Militer II, bangunan ini menjadi camp tawanan perang Belanda. Saat ini, Pesanggrahan Hargopeni masih dimiliki oleh Kadipaten Pakualaman. Pesanggrahan Hargopeni adalah bangunan milik Kadipaten Pakualaman yang terletak di Jalan Siaga, Pedukuhan Kaliurang, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Difungsikan sebagai tempat penginapan bagi Keluarga Pakualaman, bangunan ini mengusung gaya arsitektur New Indies Style, sebuah perpaduan antara arsitektur modern Belanda dan tradisional Nusantara yang disesuaikan dengan iklim tropis Indonesia. Pesanggrahan Hargopeni menampilk...

avatar
Bernadetta Alice Caroline