Kode-Kode Nusantara
15 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gulai Ikan Tongkol
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Bahan : 1 ekor ikan tongkol, potong jadi 5 bagian 2 btg serai memarkan 2 cm jahe memarkan ½ sdt garam ¼ sdt lada 500 ml santan dari 1 btr kelapa 20 lembar daun kemangi 6 sdm minyak untuk menumis   Haluskan : 8 bh bawang merah 4 siung bawang putih 3 cm kunyit 6 bh cabai merah    Cara Membuat : Lumuri ikan tongkol dengan air jeruk nipis, garam, lada, diamkan selama 15 menit sampai bumbu meresap ke dalam ikan. Bakar ikan di atas bara api sampai matang. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, serai, jahe, hingga matang dan harum. Masukkan ikan tongkol, aduk perlahan supaya ikan tidak hancur. Masukkan santan, garam, lada, masak sampai mendidih dan kental, lalu tambahkan daun kemangi, aduk rata. Sajikan. Selamat mencoba.       Alamat & Kontak Penjual: Rumah Makan Inga Raya   Street pantai pariwisata, Jl. Bencoo...

avatar
Endah Kinarya Palupi
Gambar Entri
Pancah Daging
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Bahan: 600 gr daging has dalam 250 ml santan kental   Haluskan bumbu : 4 sdt ketumbar 1 sdt asam jawa 2 cm kunyit, bakar 8 bh bawang merah 4 siung bawang putih 1 sdt garam 2 sdt gula merah   Cara membuat: Aduk rata bumbu, daging dan santan kental. Diamkan selama 2 jam. Tusuk tiap 4 potong daging dengan tusuk sate. Bakar sambil diolesi dengan bumbu perendam di atas bara api sampai daging matang. Sajikan sate dengan sambal kecap. Selamat mencoba. Untuk 6 orang   Sumber: http://resep-selera-nusantara.blogspot.com/2010/03/pancah-daging-bengkulu.html

avatar
Endah Kinarya Palupi
Gambar Entri
Opor Sayur Ayam Cincang Khas Bengkulu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Resep Opor Sayur Ayam Cincang Khas Bengkulu Bahan: 3 sdm minyak goreng 3 lembar daun salam  4 cm lengkuas 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan 300 gr dada ayam, cincang  1 buah wortel, potong panjang 2 cm 500 ml santan encer dari ½ butir kelapa 200 santan kental dari ½ butir kelapa 50 gr buncis, potong 2 cm  1 sdm bawang goreng Garam, gula secukupnya   Bumbu Halus: 5 butir bawang merah 3 siung bawang putih 1 sdm ketumbar, sangrai ½ sendok teh jinten ¼ sendok teh bubuk pala 4 butir kemiri  2 cm jahe ½ sendok teh merica butir   Cara Membuat : Panaskan minyak, tumis bumbu halus daun salam, lengkuas, serai hingga harum. Masukkan ayam cincang, aduk hingga ayam berubah warna. Tambahkan wortel dan tuangi santan encer. Masak hingga mendidih sambil diberi garam dan gula. Masukkan santan kental dan buncis, m...

avatar
Endah Kinarya Palupi
Gambar Entri
Bagar Udang Galah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Masakan khas Bengkulu ini tidak banyak dijumpai pada kuliner Nusantara. Udang galah termasuk udang yang digemari. Dimasak dengan bumbu khas Bengkulu sehingga mempunyai aroma seperti rempah-rempah.   Dilansir dari situs resepkoki.co , berikut resep lengkapnya:   Bahan:   500 gr udang galah 4 butir cengkih 2 buah kablet 300 ml air 2 sdm kelapa parut muda 1 sdt garam Minyak goreng untuk menumis   Bumbu Halus:   8 bh cabai merah 5 siung bawang merah 3 siung bawang putih 2 cm kunyit 1 cm jahe 1 cm lengkuas 1/2 sdm ketumbar 1/4 sdt pala   Cara Membuat:   1. Campur udang dengan bumbu halus, aduk rata, diamkan selama 10 menit, sisihkan. 2. Panaskan minyak ke dalam wajan, tumis bumbu halus bersama garam dan kelapa parut hingga harum. 3. Masukkan udang, masak hingga udang berubah warna, tuang air, aduk rata. 4. Masukkan kablet...

avatar
Endah Kinarya Palupi
Gambar Entri
Nandai Batebah, Teater tradisional Bengkulu
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Bengkulu

Di provinsi Bengkulu ada sebuah teater tradisional yang disebut Nandai Batebah. Selain sebutan itu, teater ini juga sering disebut sebagai “Andai-andai” atau “Geguritan”. Nandai Batebah merupakan istilah yang terdiri atas dua kata, yaitu “Nandai” dan “Batebah”. Nandai yang berasal dari kata “andai” berarti “misalkan”, “jika” atau “umpama”. Sementara, batebah berarti “ditembangkan” atau “dilagukan”. Sedangkan, andai-andai berarti “perumpamaan”. Dan, geguritan yang berasal dari kata dasar “gurit” berarti “bersenandung”. Berdasarkan arti dari berbagai kata tersebut, maka nandai batebah dapat diartikan sebagai suatu ceritera “berandai-andai” yang disampaikan oleh juru nandai dengan cara dilagukan atau ditembangkan . Ceritera-ceritera yang disenandungkan adalah ceritera-ceritera rakyat Bengkulu yang sa...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Kopi Bengkulu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Bengkulu merupakan daerah yang juga sering di juluki sebagai surganya kopi. Hal tersebut dikarenakan luas lahan yang ada di daerah tersebut dihabiskan hanya untuk menanam atau membudidayakan tanaman kopi. Kopi ini mempunyai beberapa jenis cita rasa yang beragam, mulai dari robusta original , robusta super, robusta tradisional, robusta arabika, dan robusta semang. Kota Bengkulu memiliki dataran tinggi yang mencapai 1952 meter dari permukaan laut. Tempat ini adalah pusat dari aktifitas para petani sejak pasca reformasi. Kawasan yang terletak di area gunung kaba ini adalah lahan pertanian yang sangat subur. Terdapat dua kabupaten yaitu kepahiang serta rejang lebong yang saat ini menjadi pusat pertanian. Dataran yang tinggi inilah yang membuat tanaman kopi dapat tumbuh dengan baik. Dikatakan bahwa semakin tinggi datarannya maka biji yang dihasilkan oleh tanaman kopi juga akan semakin banyak. Tingkat cita rasa kopi Bengkulu atau tingkat keasamannya bergantung terhadap temper...

avatar
Oase
Gambar Entri
Kembang Goyang - Bengkulu - Bengkulu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Kembang goyang merupakan salah satu nama cemilan berbahan dasar tepung beras dan santan kelapa. Cemilan ini menjadi primadona saat upacara pernikahan adat berlangsung. Bentuknya mirip dengan bunga dan cara membuatnya dengan cara digoreng. nah, saat menggoreng cemilan ini, adonan kue harus di goyang, sehingga dimakan kembang goyang. Rasa sajian kuliner kembang goyang ini beragam ada yang tawar dan ada juga yang manis, namun ada juga yang mempunyai rasa gurih saat dicoba. Meskipun kembang goyang ini mirip dengan kue kembang goyang yang ada di Jawa Timur, namun bisa jadi sejarah dari kedua jenis kue ini berbeda. Meskipun begitu, kita harus tetap menghargainya dan menyerap informasi tersebut agar wawasan tentang budaya nusantara kita menjadi lebih lengkap lagi dan tentunya menambah rasa cinta kita terhadap tanah air sendiri.   sumber :  https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-bengkulu/

avatar
Adesaputra
Gambar Entri
Bunda Sejati
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Menceritakan tentang seekor anak kucing pemalas dan ibunya. Alkisah zaman dahulu, di sebuah hutan lebat, hidup seekor induk kucing dengan anaknya. Si induk kucing sangat menyayangi anaknya, karenanya ia selalu memanjakan anaknya. Setiap hari ia selalu mencari makan untuk anaknya, bahkan ketika anaknya sudah mulai besar. Akibatnya, si anak kucing tumbuh menjadi seekor kucing pemalas.   Suatu hari si induk kucing jatuh sakit. Ia kelelahan karena selalu bekerja keras untuk mencari makan keluarganya. Si induk kucing lalu memanggil anaknya. Induk kucing memberi tahu bahwa ia tengah sakit. Ia kemudian menasehati anaknya agar belajar mencari makan sendiri.   “Anakku, Engkau telah beranjak dewasa. Belajarlah mencari makan sendiri agar mampu hidup mandiri. Ibu saat ini sedang sakit keras nak. Ibu tidak sanggup lagi mencarikan makan untukmu.” kata induk kucing.   Anak Kucing Pergi Meninggalkan Ibunya Si anak kucing yang telah terbiasa hid...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Tabot Bengkulu
Ritual Ritual
Bengkulu

Tabut sebagai Upacara Ritual sekaligus Festival asal Bengkulu 1. Sejarah Singkat Berbagai agama yang masuk ke Nusantara turut menjadi faktor akulturasi dan asimilasi budaya-budaya yang berada di Nusantara kala itu. Salah satunya di wilayah pesisir barat Sumatera, tepatnya Bengkulu. Bengkulu yang kala itu sedang dijajah oleh bangsa Inggris dan juga didatangi oleh orang-orang India asal Siphoy. Mereka datang ke Bengkulu dari Madras-Benggali India bagian selatan. Para pendatang dari India tersebut hidup bersama bangsa Inggris semasa pendudukannya di Bengkulu. Salah satu pendatang yang berasal dari India tersebut adalah seorang Ulama Syiah bernama Syeh Burhanuddin yang kemudian lebih dikenal dengan nama Imam Senggolo. Beliau merupakan pemimpin yang memutuskan untuk menetap dan mendirikan permukiman yang diberi nama Berkas, atau yang sekarang disebut Kelurahan Tengah Padang. Imam Senggolo juga membawa tradisi yang berasal dari asalnya¬¬ Madras dan Bengali. Tradisi berkabung yang d...

avatar
Wahyu Nadin