Untuk urusan keberanian saudara kita yang dari Ujung timur memang jagonya, walau berani senyum dan keramahan Papua pun juga terkenal di Nusantara. Di Lembah Baliem terdapat suku dari ribuan suku di Indonesia yang bernama suku Dani, orang Dani ini mengungkapkan kesedihan karena salah satu keluarga meninggal dengan cara memotong jari mereka sendiri. Wooow.... saya pribadi tidak bisa membayangkan bagaimana sakitnya, tapi itulah uniknya suku-suku di Indonesia, kalau tidak Unik bukan Indonesia namanya. Pemotongan jari ini melambangkan kepedihan dan sakit karena di tinggal keluarga tercinta. Benda untuk memotongnya pun tidak mengenal obat bius dan operasi, mereka biasa menggunakan parang,pisau , dan kapak, bahkan ada yang menggigit jari mereka sendiri sampai putus, bagaimana ada yang mau mencoba..
Dalam kepercayaan magis masyarakat Papua Barat , Suanggi adalah roh jahat (kapes) karena belum ditebus dan belum mendapat kenyamanan di alam bakanya. Roh-roh ini biasanya merasuk pada tubuh wanita. Wanita yang meninggal saat melahirkan ditakutkan akan menjelma menjadi kapes fane. Sementara dalam kelompok masyarakat Aifat yang lebih ke utara, sering menyebutnya sebagai kapes mapo. Roh-roh ini sering merasuki perempuan yang masih hidup, yang kemudian secara magis mampu mencelakakan orang lain. Perempuan yang dirasuki roh ini selain disebut sebagai kapes mapo kadang disebut juga sebagai perempuan suanggi. Konon, roh-roh jahat ini dapat diperalat untuk mencelakakan orang lain yang tidak disenangi. Kadang mereka juga iri melihat orang yang makan sendiri di hutan. Kalau mereka melihat orang makan di sekitar tempat tinggal mereka dan membuang sisa-sisa makanan sembarangan, sisa-sisa makanan itu akan menjadi sarana bagi mereka untuk merasukinya, menyebabkan orang sakit, kurus dan...
Kitong Papua, restoran seafood nusantara yang beralamat di Jl. A. Yani Klademak II no.12 menyediakan aneka menu lezat yang menggugah selera. Menu andalannya yaitu bakar madu, antara lain ada ikan bakar madu. Sumber: http://www.radarsorong.com/read/2016/01/28/42958/Bakar-Madu-Andalan-Kitong-Papua-Resto
Kitong Papua, restoran seafood nusantara yang beralamat di Jl. A. Yani Klademak II no.12 menyediakan aneka menu lezat yang menggugah selera. Menu andalannya yaitu bakar madu, antara lain ada sate cumi bakar madu. Sumber: http://www.radarsorong.com/read/2016/01/28/42958/Bakar-Madu-Andalan-Kitong-Papua-Resto
SORONG - Kitong Papua, restoran seafood nusantara yang beralamat di Jl. A. Yani Klademak II no.12 menyediakan aneka menu lezat yang menggugah selera. Menu andalannya yaitu bakar madu, antara lain ada udang bakar madu. Sumber: http://www.radarsorong.com/read/2016/01/28/42958/Bakar-Madu-Andalan-Kitong-Papua-Resto
Kuliner khas dari berbagai daerah yang ada di nusantara ini memang sudah menjadi karakteristik dan keunikan bagi masing-masing daerahnya. Seperti halnya Papua yang memiliki salah satu sajian kuliner unik yaitu sate ulat sagu. Sate ulat sagu adalah ulat sagu yang ditusuk-tusuk pada lidi, bambu kecil atau tusukan sate lalu dibakar dan dimakan bersama pelengkap atau dimakan langsung. Kuliner khas Papua ini mungkin tergolong ekstrim dan perlu nyali untuk bisa memakannya. Mengingat bahan dasarnya berupa ulat yang ada di dalam pohon sagu yang telah membusuk. Melihatnya saja sudah geli dan jijik apalagi memakannya. Namun demikian, masyarakat papuan khususnya yang tinggal di wilayah dengan banyak pohon sagu sudah terbiasa dengan makanan ini. Bahkan sudah menjadi rutinitas saat mencari ulat saguuntuk dijadikan makanan bergizi meraka. Dalam mendapatkan ulat sagu, pohon sagu yang dicari adalah pohon yang sudah tumbang dan membusuk. Kemudian dibelah untuk dicari ulat sagunya. Warga sekita...
Dahulu, di Wekaburi atau yang kini dikenal dengan nama Desa Werabur, terdapat sebuah sungai kecil yang airnya sangat jernih. Air sungai itu menjadi sumber kehidupan bagi Suku Wekaburi yang mendiami daerah tersebut. Hal yang unik di tempat ini adalah rumah-rumah panggung milik penduduk setempat dibangun di atas aliran sungai itu. Suatu ketika, warga Suku Wekaburi akan mengadakan pesta adat di kampung. Mereka segera mengadakan berbagai persiapan seperti membangun rumah untuk para tamu undangan, menyiapkan makanan, dan sebagainya. Pada hari yang telah ditentukan, para tamu undangan dari berbagai suku seperti Suku Kandami, Wettebosy, Sakarnawari, dan Torembi tiba di Kampung Wekaburi. Di antara para tamu yang hadir, tampak seorang nenek bersama cucu perempuan bernama Isosi. Nenek itu juga ditemani oleh seekor anjing. Ketika hari sudah mulai gelap, acara adat pun dimulai. Acara itu awalnya berjalan lancar dan sangat meriah. Berbagai tarian dipertunjukkan di hadapan para tamu. Bany...
Raja Ampat berarti “Empat Raja”, julukan yang berasal dari abad ke 15 yaitu ketika salah satu Sultan Islam dari Tidore menunjuk 4 raja lokal di Waigeo, Batanta, Salawan, dan Misool. Kemudian 4 pulau itu menjadi wilayah administrative Provinsi Papua Barat dan Waigeo menjadi ibukota Kabupaten Raja Ampat.Peradaban kuno di Raja Ampat dapat ditemukan di beberapa peninggalan sejarah seperti misalnya lukisan dinding batu di beberapa gua di Pulau Misool.Lukisan dinding batu kuno inidiperkirakan dilukis pada 2000 tahun yang lalu. Di kawasan gugusan Misool ditemukan peninggalan prasejarah berupa cap tangan yang diterakan pada dinding batu karang. Uniknya, cap-cap tangan ini berada sangat dekat dengan permukaan laut dan tidak berada di dalam gua. Menurut perkiraan, usia cap-cap tangan ini sekitar 50.000 tahun dan menjadi bagian dari rangkaian petunjuk jalur penyebaran manusia dari kawasan barat Nusantara menuju Papua dan Melanesia. Kabupaten yang memperingati Hari Ulang...