Kebudayaan nasional pada dasarnya merupakan puncak kebudayaan daerah di seluruh Indonesia. Salah satu unsur ke budayaan daerah adalah senjata tradisional yang masih banyak kita jumpai di Papua, namun karena pengaruh dahulu kala digunakan untuk perang melawan penjajah/musuh dan juga untuk berburu binatang/burung, namun sekarang ini banyak yang merobah fungsi dan kegunaannya sebagai hiasan dinding dalani rumah tangga. Hal inilah yang dirasakan oleh Proyek Penelitian Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Daerah, sehingga perlu merekam sampai berapa jauh eksistensi Senjata Tradisional daerah di Provinsi Papua. Sumber: Suloso, Suloso (1992) Senjata tradisional ti daerah Propinsi Irian Jaya. Documentation. Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Jakarta. http://repositori.kemdikbud.go.id/8272/
Indonesia kaya akan suku yang didalamnya memiliki beragam adat dan budaya yang membuat siapa saja yang melihatnya pasti takjub. Salah satu budaya bangsa yang populer hingga dilirik oleh wisatawan mancanegara adalah pertunjukan suku Papua yang menggunakan alat musik khasnya bernama tifa. Instrumen musik ini terbilang unik dan adanya di Papua saja. Untuk lebih jelasnya, kami bagikan infonya di sini. Simak sampai tuntas ya. Pengertian Tifa Tifa merupakan salah satu dari ragam alat musik Papua yang paling populer yang mana menjadi identitas khas bagi masyarakat Papua. Tifa dimainkan dengan cara dipukul layaknya gendang dan dimainkan oleh pria dewasa. Biasanya alat musik tradisional Papua ini dimainkan pada acara-acara adat ritual. Bahan pembuatan tifa berasal dari kayu khusus bernama lenggua yang dipercaya memiliki tingkat kekuatan lebih baik daripada jenis kayu lainnya. Lenggua disebut-sebut menjadi jenis kayu kualitas terbaik karena ketebalan dan kekokohannya. Proses pemb...
Nuru Ai Pani merupakan lagu tradisional masyarakat Kamoro, yaitu suku terbesar di Timika, Papua Indonesia. Lagu ini menceritakan tentang kerinduan seorang anak kepada orang tuanya yang sering bekerja setiap hari untuk mencari ikan dan sagu. Anak itu merindukan orang tuanya tetapi juga mengerti mengapa mereka harus pergi. Nuru ai pani.. e naya nikiyaya Nuru ai pani.. e naya nikiyaya Amata eraka apawa meramiti....~ Ooo... enai nikiya, Ni mao mane... Oooo..enai nikiya, Ni mao mane 1 ..
Tari entol ini ini ada sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, yang mengambarkan bagaimana kemenangan setelah melakukan perang antarsuku. Tari ini diperagakan oleh sekelompok penari pria saja.Mereka mengenakan pakaian yang bernama Mul, yang terbuat dari daun sagu, yang panjangnya dari pusar sampai lutut. Sedangkan untuk perhiasan, mereka memakai Himbu, yaitu berupa topi yang terbuat dari anyaman bulu burung kasuari. Untuk rias wajah, para penari menggunakan warna putih dari tanah, warna merah atau mbon untuk bagian dada dan kaki. Pementasan tari ini dilakukan pada waktu malam hari sampai pagi hari. Tari ini tidak diiringi oleh alat musik apapun.
Berbagai daerah Indonesia memiliki beragam olahan dari sayur pakis. Mulai dari direbus untuk dibuat lalapan, ditumis, digulai, dan masih banyak lagi olahan yang lainnya. Didaerah kota Jayapura, daun pakis dimasak dengan cara ditumis. Daun pakis ditumis begitu saja, atau bisa juga dicampur dengan bahan makanan lain. Berikut ini, resep dari tumis sayur pakis. Bahan-bahan: Daun pakis Jamur kancing (sebagai pelengkap) Bawang merah Bawang putih Cabai rawit Cabai padang Tomat Garam Minyak goreng (untuk menumis) Cara membuat: Potong-potong sayur pakis sesuai dengan selera, cuci bersih kemudian tiriskan. Iris bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai padang, dan tomat. Bisa juga bumbu yang tadi disebutkan dihaluskan. Tergantung dengan selera. Setelah itu panaskan sedikit minyak goreng, kemudian masukkan bumbu yang tadi sudah diiris atau dihaluskan. Tambahkan sedikit garam. Tumis hingga bumbu berbau harum. Jika bumbu yang ditumis sudah berbau harum, masukkan sayur pakis. Adu...
Wilayah adat La Pago terdiri dari kabupaten-kabupaten yang ada di wilayah pegunungan tengah sisi timur, yaitu Kabupaten Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Lanny Jaya, Tolikara, Nduga, Puncak Jaya, Yalimo, Yahukimo, Membramo Tengah dan Kabupaten Puncak. Secara umum kabupaten yang ada di wilayah La Pago adalah kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten induk yaitu Kabupaten Jayawijaya. Wilayah La Pago membawahi kurang lebih 19 Suku seperti Dani, Dem, Ndugwa, Ngalik, Ngalum, Nimbora, Pesekhem, Pyu, Una, Uria, Himanggona, Karfasia, Korapan, Kupel, Timorini,Wanam, Biksi, Momuna, Murop, Sela Sarmi. Sebagai kabupaten yang berasal dari induk yang sama, maka secara umum kabupaten yang ada di wilayah La Pago ini mempunyai topologi yang sama. Pegunungan Tengah (Central Ranges) Papua merupakan jalur pegunungan lipatan dan sesar paling tinggi di Indonesia dengan gunung-gunungnya menjadi puncak-puncak tertinggi di Indonesia, yaitu: Puncak Jaya 5030 mdpl, Puncak Trikora 4730 mdpl, Puncak Yamin 4595 mdpl,...
Tahukah Anda bahwa ada hal atau tempat yang dapat membuktikan sejarah? Benda atau tempat tersebut biasanya disebut sebagai monumen sejarah. Karena sejarahnya yang panjang, Indonesia memiliki banyak monumen bersejarah yang memiliki arti tertentu. Apa saja jenis peninggalan sejarah yang ada di Indonesia? Selengkapnya bisa kamu pelajari di sini, ya! Arca Patung adalah patung yang terbuat dari batu atau perunggu. Contoh patung yang ada di Indonesia, seperti patung Ganesha, patung Prajnaparamita, patung Buddha Amarawati, dan masih banyak lagi. Benteng Benteng adalah bentuk konstruksi yang sengaja dibuat untuk keamanan dan pertahanan selama perang. Contoh monumen bersejarah berupa benteng antara lain: Benteng Portugis di Jepara Jawa Tengah. Benteng Pendem di Cilacap Jawa Tengah. Benteng Otanah di Sulawesi untuk melindungi raja. Benteng Fort de Kock di Sumatera Barat dibangun oleh Belanda. Candi Candi merupakan bangunan kuno yang terbuat dari batu sebagai tempat pemujaan...
Mengenal Makna hingga Pola Tari Yospan Khas Papua Salah satu seni tari yang cukup populer dari Indonesia timur adalah Tari Yospan . Pada materi kesenian kali ini, kita akan mengenal tentang Tari Yospan khas Papua yang unik dan menarik. Tari Yospan adalah salah satu tari tradisional Papua yang merupakan perpaduan dari Tari Yosim dan Tari Pancar yang sama-sama tari tradisional dari Papua. Tari Yosim merupakan tari gembira yang berasal dari daerah Sarmi dan Biak. Sedangkan Tari Pancar adalah tarian yang berasal dari daerah Biak, yang mengungkapkan rasa gembira. Penggabungan dua tarian ini membuat Tari Yospan jadi tarian yang sangat populer. Seperti Apa Tari Yospan? Tari Yospan merupakan tarian tradisional yang terkenal khususnya di kalangan pemuda Papua. Tarian ini merupakan tarian pergaulan yang sering dilakukan para muda-mudi Papua. Seperti yang sudah disebutkan, tarian Yospan merupakan perpaduan dua tari tradisional. Karena merupakan gabungan dari dua tarian, gerakan dari Tari...
Mengenal Makna hingga Pola Tari Yospan Khas Papua Salah satu seni tari yang cukup populer dari Indonesia timur adalah Tari Yospan . Pada materi kesenian kali ini, kita akan mengenal tentang Tari Yospan khas Papua yang unik dan menarik. Tari Yospan adalah salah satu tari tradisional Papua yang merupakan perpaduan dari Tari Yosim dan Tari Pancar yang sama-sama tari tradisional dari Papua. Tari Yosim merupakan tari gembira yang berasal dari daerah Sarmi dan Biak. Sedangkan Tari Pancar adalah tarian yang berasal dari daerah Biak, yang mengungkapkan rasa gembira. Penggabungan dua tarian ini membuat Tari Yospan jadi tarian yang sangat populer. Seperti Apa Tari Yospan? Tari Yospan merupakan tarian tradisional yang terkenal khususnya di kalangan pemuda Papua. Tarian ini merupakan tarian pergaulan yang sering dilakukan para muda-mudi Papua. Seperti yang sudah disebutkan, tarian Yospan merupakan perpaduan dua tari tradisional. Karena merupakan gabungan dari dua tarian, gerakan dari Tari...