lebaran
27 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Meuleumak
Ritual Ritual
Aceh

Setiap momentum lebaran, ada hal tampil beda di Gampong Lamkawe, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie. Di mana, pemuda di sana setiap lebaran memasak makanan khas atau dikenal dengan  meuleumak untuk santapan bersama semua kalangan masyarakat. "Tanpa terasa kini telah berada di hari kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh atau dikenal bulan silaturahmi. Di mana kita saling merajut kembali nilai ukhuwah di antara sesama. Setidaknya itulah makna dari kegiatan para pemuda Gampong Lamkawe dalam acara "meuleumak ," ucap Ketua Pemuda Lamkawe, Tgk Edi Kurniawan Abdullah, Selasa (27/6/2017). Menurutnya, pemuda Lamkawe sudah menjadikan acara meuleumak yang diprakarsai para pemuda gampong dan perantau sebagai agenda tetap tahunan. "Minimal setahun sekali, setidaknya rasa ukhuwah dan kebersamaan terajut lewat momentum ini," harap Tgk Edi Kurniawan Abdullah.   Tgk Edi menambahkan, dengan acara ini bukan hanya pemud...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Perang Malam Suci
Ritual Ritual
Aceh

Di pinggiran sawah yang gelap, Ayi (15) terus memecahkan bongkahan karbit dengan batu. Serpihan yang jatuh di tanah dipungut rekannya Rajif Fandi (14), kemudian dimasukkan dalam sebuah drum yang bagian ujungnya sudah di lubangi. Dalam drum seukuran satu meter itu juga sudah diisi sedikit air, kemudian dibiarkan sejenak karbit mendidih. "Sudah bisa ini," ujar Fandi, memberi aba-aba. Sejurus kemudian Ayi menyulutkan api dari ujung kayu yang dipegangnya ke lubang kecil di belakang drum. Duaarr... ledakan keras menggelegar hingga ke bukit yang terbentang di ujung hamparan sawah, memecah kesunyian malam. Beberapa saat kemudian dari kejauhan juga terdengar suara dentuman serupa. Itu ledakan karbit yang dibakar anak-anak kampung lain. Ayi dan kawan-kawan menyiapkan lagi serangan balasan berupa suara yang lebih keras lagi agar tak bisa disaingi oleh "pasukan" desa lain. Begitulah suasana perang karbit yang dilakoni sekelompok remaja pada malam lebaran Idul Fitri di Gampo...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Perang Meriam Bambu
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Aceh

Di era milenia ini, tradisi bermain meriam bambu saat menyambut Idul Fitri hampir lenyap. Tapi di Gampong Cut dan Masjid Reubeue, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Aceh, tradisi itu masih terpelihara hingga kini. Pada malam Idul Fitri 1439-H, masyarakat di dua desa itu, mulai dari anak-anak hingga pria dewasa, merayakan hari kemenangan dengan peperangan meriam bambu dan drum karbet (karbida). Peperangan dengan meriam bambu dan drum karbet biasanya dilakukan antara dua kubu dari dua desa yang hanya dibatasi oleh sungai. Kedua kubu ini nantinya akan saling serang. Hasballah, warga desa yang ikut meramaikan acara itu, kepada KBA.ONE, Jumat, 15 Juni 2018, mengatakan peperangan meriam bambu merupakan tradisi masyarakat Aceh dalam menyambut lebaran. Tradisi ini masih dipertahankan di kalangan masyarakat Pidie secara turun-temurun. Meriam bambu, ungkap dia, menggunakan minyak tanah dan bensin (premium) sebagai bahan peledak. Sebelum melakukan aksi peperangan, bambu diasa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Merujak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Pisau tajam di tangan Zulkifli (43), pemuda Gampong Lampoh Daya, Jaya Baru Kota Banda Aceh, terus mengiris buah pepaya mengkal sampai halus. Zulkifli menatap beberapa pemuda lainnya yang sedang mengupas aneka buah-buahan. "Meurujak uroe raya` selalu digelar pada setiap hari kedua Lebaran Idul Fitri di kampung Lampoh Daya yang hingga kini masih mempertahankan tradisi turun temurun para nenek moyang itu. Konon khabarnya, meurujak Uroe raya itu digelar sejak masa kerajaan Sultan Iskandar Muda. Ketika itu meunasah memang telah menjadi tempat berkumpulnya rakyat di setiap gampong dengan beragam agenda kegiatan, termasuk pada hari raya. Karena ramainya orang berkumpul pada hari raya, maka lahirlah inisiatif membuat rujak sebagai sajian kepada masyarakat dalam kegiatan silaturahmi pada saat itu. Gampong Lampoh Daya, di pinggiran Kota Banda Aceh adalah salah satu desa yang saat tsunami kehilangan hampir 60 persen dari total penduduknya sekitar 800 jiwa. Meurujak uroe raya yang berarti m...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Rujak U Groh
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

ACEH BESAR, KOMPAS.com – Jika Anda pencinta cemilan rujak, sungguh tak lengkap rasanya jika belum mencicipi rujak yang satu ini. Lazimnya rujak terdiri dari aneka buah, tapi rujak yang satu ini terbuat dari batok kelapa. Rujak unik ini bisa ditemukan di lintas jalur Banda Aceh - Medan, tepatnya di kilometer 23,5 Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Rujak Batok Kelapa atau yang dalam bahasa Aceh disebut dengan Lincah U Groh, selalu menjadi penyegar setelah lelah melakukan perjalanan jauh termasuk dalam suasana arus balik Lebaran saat ini.             Di musim arus balik seperti ini, gerai rujak U Groh alias rujak batok kelapa menjadi destinasi istirahat yang dipilih para pemudik. Di sini pengunjung bisa menikmati rujak U Groh yang menyegarkan, plus juga pemandangan persawahan yang menyejukkan. Batok kelapa muda dikerik dan dicuci, lalu dicampurkan dengan bumbu rujak dan diberi perasan air jeruk nipis. Rasa...

avatar
Roro
Gambar Entri
Makanan khas simeulue "Mamemek"
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Sinabang (KANALACEH.COM)  – Setiap daerah memiliki makanan khas sendiri, begitu juga dengan Kabupaten Simeulue, Aceh, yang kaya akan budaya dan wisata kuliner. Salah satu makanan khasnya (maaf) bernama memek. Ketika mendengar kata memek, mungkin yang terbayang dibenak ialah konotasi negatif. Namun memek yang dimaksud ialah makanan khas di pulau paling barat Indonesia ini. Makanan tradisional Simeulue ini terbuat dari beras ketan putih yang digongseng, pisang, santan dan gula. Lalu di campur dan di tumbuk menggunakan batang pisang atau bahan yang keras agar bahan bakunya halus. Ketika  kanalaceh.com  mencicipi makanan ini, rasanya manis. Aroma pisangnya terasa. Makanan Memek ini persis seperti bubur, yang membedakannya ialah perpaduannya dengan beras ketan yang digongseng, membuat makanan ini seperti ada kriuk-kriuknya. Makanan ini biasanya disajikan ketika acara buka puasa bersama, acara lebaran, dan acara pesta. Makanan memek m...

avatar
Roro
Gambar Entri
Kue Tradisional Aceh: Kue Timphan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Kue Timphan  ini adalah sejenis makanan kecil atau penganan camilan yang biasanya dibuat dengan bahan-bahan seperti tepung, santan serta pisang. Pisang Wak adalah pisang yang paling lazim digunakan dalam pembuatan  kue tradisional  ini meskipun bisa saja diganti dengan pisang yang lain sesuai selera. Namun untuk menikmati penganan kecil ini tidak perlu menunggu hari lebaran apalagi mesti jauh-jauh pergi ke Aceh, kecuali yang memang mudik ke sana. Dalam postingan kali ini, anda bisa membuatnya dirumah. Berikut admin berikan resep untuk membuat Kue Timphan Khas Aceh. Cara Membuat Kue Timphan Khas Aceh Bahan-bahan : 5 butir telur (ayam), dikocok lepas 250 gram gula pasir 50 gram tepung terigu 300 ml santan kental 1 lembar daun pandan, disobek-sobek 1/2 sendok teh garam 100 gram nangka matang, dipotong-potong 5 buah pisang raja yang sudah matang 400 gram tepung ketan...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Sie Reuboh Aceh Rayeuk
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Sie reuboh merupakan khas Aceh Besar. Biasanya disiapkan ketika lebaran Idul Adha karena banyak stok daging. Sajian ini cocok untuk daging dengan teyelan banyak dan disimpan berbulan-bulan tanpa repot. Bahan-bahan 2 kg daging sapi (lengkap dengan tetelan) 1 ons cabe merah 1 siung bawang putih 1/2 ons lengkuas 1 ons kunyit 10 buah cabr rawit 1 buah jahe ukuran besar 1 buah jeruk nipis (bisa diganti dengan 1 sdm cuka) Langkah Bersihkan daging. Ambil yang banyak lemak (tetelan) Tumbuk cabe merah, kunyit, jahe, lengkuas, bawang putih, dan cabe rawit dengan lesung. Balur semua bumbu ke dalam daging. Tambahkan jeruk nipis. Biarkan sekitar 3 jam atau sampai bumbu meresap baik Masukkan wajan tanah. Masak dengan api kecil sampai kering. Jika gapah terlalu banyak, cukup masak hingga daging empuk saja. Panaskan dengan api kecil setiap akan dimakan. Sampai minyak mencair. Sumber : https://cookpad.com/id/resep/5699584-sie-reuboh-aceh-rayeuk-daging-r...

avatar
Dicky Septiana
Gambar Entri
Tarian Meugroeb Pidie
Tarian Tarian
Aceh

arian Meugroeb, tarian adat Aceh yang mengandalkan hendakan kaki, tarian ini berbeda sedikit dengan Seudati, yang manyoritas mengandalkan hendakan tangan ke tubuh. Tarian ini sudah ada sejak kerajaan Pedir, ada juga yang mengatakan tarian ini baru dikembangkan era islam masuk menguasai Kabupaten Pidie. Meugroeb juga memakai dua Syeikh (penyair) untuk mengiringi tarian, tarian ini dibagi dua kelompok yang masing–masing kelompok awalnya menceritakan sebuah perlawanan akhirnya menjadi keakraban. Dalam sejarahnya, diceritakan dulu saat masa kerajaan, tarian ini sering didendangkan sebelum berperang melawan penjajah atau masa invansi Belanda ke Aceh, 1873. Meugroeb juga sering ditampilkan pada acara-acara kerajaan yang dipertontonkan kepada masyarakat, belakangan seiring perkembangan jaman tarian ini semakin memudar dan hilang. Hingga tahun 2016, hanya satu Gampong (Desa) yang masih mempraktekkan Meugroeb kepada khalayak ramai, yaitu Gampong Pulo Lueng Tegha, Kecamatan Glumpang Baro, Kabu...

avatar
Widra