Museum d'Topeng Kingdom Kota Wisata Batu, Kota Wisata Batu Website: dtopengkingdommuseum.com Openingstijden: Senin - Minggu 12:00-20:00 E-mail: guest.dtopengkingdom@gmail.com Plaats: Kota Wisata Batu Provincie: Jawa Timur Land:...
Batik ini terbilang unik. Ada nama tersendiri yang digunakan untuk menyebut batik asal Bojonegoro yakni, Jonegoroan. Batik ini memiliki 9 corak yang populer di kalangan masyarakat. Masing-masing corak memiliki nama tersendiri yaitu, Mliwis Mukti, Parang Jembul Sekar Rinandar, Sekar Jati, Jagung Miji Emas, Rancak Thengul, Parang Dahano Munggal, Gastro Rinonce, dan Pari Sumilak. Setiap motif Jonegoroan selalu terinspirasi oleh kekayaan alam Bojonegoro. Hal ini didukung oleh kondisi alam dan ragam budaya di wilayah Jawa Timur ini. Tak heran bila motif batik khas Bojonegoro tampak kaya dengan warna. Sumber : https://fnrbatik.com/motif-batik/
Batik Malang cukup dipengaruhi oleh budaya Hindu. Hal ini tampak dari banyaknya variasi corak berupa candi serta bunga teratai pada batik Malang. Motifnya yang terkenal adalah kembang juwet, kembang tanjung, sawat kembang pring, kembang tanjug, dele kecer, hingga teratai singo. Sumber : https://fnrbatik.com/motif-batik/
Jajanan ini sudah saya kenal sejak masa kanak-kanak, kadang dibeli Ibu saya untuk menemani minum teh atau sekedar pengganjal perut di pagi hari. Dijual di sebuah warung yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari rumah kami. Letaknya di jalan utama di seberang masjid desa. Layaknya restoran khas desa tempo dulu, letak warung menyatu dengan rumah sang pemilik. Menjual menu khas desa seperti Nasi Pecel, Nasi Tumpang dan berbagai macam jajanan pasar yang dibuat sendiri oleh Bu Koro. Dan tak ketinggalan sediaan kopi hangat mengepul yang dihidangkan sehabis sarapan. Tak heran warung ini sangat populer ibarat cafe untuk kumpul para Bapak2 di pagi hari sambil bertukar cerita sebelum bekerja. Warung sekaligus rumah Bapak dan Ibu Koro juga menyimpan sejarah bagi kami anak-anak yang tinggal di sekitarnya termasuk saya. Waktu itu di usia saya yang masih SD, di pertengahan tahun 70an keluarga yang memiliki televisi bisa dihitung dengan jari tetapi keluarga Pak Koro adalah perkecualian. Belia...
Prasasti Sanggurah merupakan prasasti berangka tahun 982 Masehi yang ditemukan di daerah Malang dan menyebut nama penguasa daerah itu, Sri Maharaja Rakai Pangkaja Dyah Wawa Sri Wijayalokanamottungga (Dyah Wawa). Prasasti berbentuk tablet ini disebut juga Prasasti Minto karena dihadiahkan oleh Raffles kepada Lord Minto, keduanya pernah memimpin Hindia Belanda ketika Britania Raya menguasai Belanda pada dasawarsa kedua abad ke-19. Raffles sendiri memperolehnya sebagai hadiah dari Kolonel Colin Mackenzie, yang mengambilnya setelah melihat batu bertulis ini. Prasasti bertinggi 2 meter dengan bobot 3,8 ton ini dianggap penting karena menyebut raja Medang, yang berpusat di Jawa Tengah, sebagai penguasa daerah Malang, di Jawa Timur, meskipun angka tahunnya tidak bersepakat dengan prasasti lainnya. Isinya dianggap dapat membantu memecahkan misteri pindahnya pusat kekuasaan dari Jawa Tengah ke wilayah timur Pulau Jawa. Setelah berpuluh-puluh tahun berada di tangan pewaris keluarga...
Destinasi wisata sejarah di Surabaya yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Tempat wisata yang satu ini bisa dikatakan merupakan perlambang dan kebanggaan masyarakat Surabaya. Keberadaan tugu ini sendiri semakin menjadi bukti bahwa Surabaya memang sebuah Kota Pahlawan. Tugu pahlawan ini sendiri dibangun sebagai peringatan untuk mengenang jasa para pejuang yang gugur pada Pertempuran 10 November 1945. Pertempuran tersebut merupakan pertempuran pertama Bangsa Indonesia melawan tentara asing setelah proklamasi kemerdekaan. Selain itu bisa dikatakan bahwa pertempuran di Surabaya ini merupakan salah satu pertempuran terberat dalam sejarah Indonesia. Banyak faktor yang membuat pertempuran ini menjadi sebuah pertempuran yang sangat melegenda di Indonesia. Maka bukan hal yang aneh jika kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Indonesia yang cukup penting. umber :https://tempatwisataunik.com/wisata-indonesia/wisata-sejarah-di-indonesia
sumber : (http://panduanwisata.id/files/2013/02/gedung-internatio4.jpg) Gedung Internatio atau Internationale Crediten Handelvereeniging, adalah salah satu bangunan peninggalan sejarah pada masa penjajahan Belanda yang ada di Surabaya. Awalnya Gedung Internatio atau Internationale Crediten Handelvereeniging adalah sebuah perusahaan yang artinya kira-kira Asosiasi Komersial dan kredit Internasional “Rotterdam”. Ya, di gedung inilah dulu menjadi salah satu, tempat pengelolaan perdagangan di masa penjajahan Belanda. Sekedar tahu, perusahaan Internatio merupakan perusahaan yang berdiri sejak 1863 sampai 1970. Perusahaan tersebut dibentuk oleh produsen kapas di Twente dan bergerak di bidang pembiayaan perdagangan. Gedung Internatio terletak di sudut jalan Heerenstraat dan Willemsplein, yang sekarang disebut jalan Jayengrono, Surabaya. Tepatnya berada di dekat Jembatan Merah Plaza dan Stasiun Jembatan Merah. Daerah ini dianggap sebagai daerah yang sib...
sumber foto: memoaremaMendengar “Wisma Tumapel” mungkin Anda akan sedikit merinding, terutama bagi yang pernah berkunjung ke sana. Pasalnya, nama wisma yang sebenarnya ini karena lokasinya yang berada di Jalan Tumapel Nomor 1 Malang ini merupakan bangunan yang tua dan saat ini karena tidak ada yang menghuninya lagi bangunannya pun semakin tak terawat, namun di situ lah daya tarik lokasi ini yang biasanya digunakan untuk pemotretan. Mungkin, di antara Anda pernah mendengar bahwa ada ‘noni-noni Belanda’ yang menghuni sebuah lorong yang ada di Wisma Tumapel ini. Atau bahkan Anda banyak mendengar siapa saja yang menghuni wisma tersebut. Namun, di balik keangkeran tersebut sebenarnya Wisma Tumapel ini pada tahun 2009, semenjak seluruh isinya dikosongkan ada niatan dari pemilik untuk membangun sebuah hotel. Ya, wisma tumapel ini sebenarnya milik Universitas Negeri Malang (UM). Berawal dari tahun 1928, Wisma Tumapel ini mulai dibangun sebagai Hotel Splend...
Arem Kuetiau (sumber: E-b ook Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)