monedas para FC 26 Visité Buyfc26coins.com. La mejor experiencia de compra de monedas ever..m71u
278 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Lawa khas Dompu - Dompu - NTB
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Barat

Lawa adalah salah satu makanan Khas Dompu yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat Soro Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu. Berdasarkan cerita yang kami peroleh dari masyarakat Soro Kecamatan Kempo bahwa Lawa Soro adalah makanan khas masyarakat Soro yang terbuat dari ikan mentah dengan bumbunya tanpa dimasak. Menurut sejarah yang menciptakan resep Lawa adalah si Anwar seorang nelayan yang berasal dari Desa Soro sehingga diberi nama Lawa Soro, La = si, wa = Anwar (nama panggilan), Soro (Nama Kampung) asal mula Lawa Soro ini. Desa Soro adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan kempo yang sebagian besar pendukungnya bermata pencaharian melaut (nelayan), si Anwar adalah seorang pemilik Bagang, pada jaman itu bagang dibangun dalam laut yang dibuat dari bambu. Pada suatu hari Anwar melaut, setia melaut Anwar kadang pergi selama 3 sampai 5 hari tergantung dari hasil tangkapan bersama anggotanya dengan membawa bekal secukupnya. Setelah beberapa hari mereka melaut tiba-tiba kehabisa...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Nasi Rasul - Lombok - Nusa Tenggara Barat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Barat

Pada masyarakat Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) maulid Nabi atau perayaan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, tidak saja dirayakan dalam bentuk kegiatan acara pengajian di masjid tetapi juga dirayakan dengan menghidangkan masakan dan aneka jajanan lokal atau dalam bahasa Lombok disebut pesajiq. Kuliner khas tersebut disuguhkan dan dibawa pulang para tamu undangan sebagai oleh-oleh usai acara pengajian dilaksanakan. Salah satu masakan yang dibuat masyarakat adalah “nasi rasul” sebagai menu yang wajib ada diselipkan dalam setiap keresek plastik pesajiq yang diberikan kepada tamu undangan. Nasi rasul wajib ada sebagai bentuk kesyukuran dan rasa gembira dan suka cita umat Islam atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Menurut cerita orang tua tempo dulu, nasi rasul sendiri sudah ada sejak nenek moyang tempo dulu dan tetap dibuat hingga sekarang di setiap perayaan maulid. Nasi rasul sendiri termasuk jenis kuliner maulidan yang b...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Upacara Adat Hanta Ua Pua
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Upacara U’a Pua  merupakan sebuah tradisi masyarakat Lombok yang dipengaruhi oleh ajaran Islam. Upacara U’a Pua dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang juga dirangkai dengan penampilan atraksi Seni Budaya masyarakat Suku Mbojo (Bima) yang berlangsung selama 7 hari.Prosesi U’a Pua diawali dengan Pawai dari Istana Bima yang diikuti oleh semua Laskar Kesultanan, Keluarga Istana, Group Kesenian Tradisional Bima dengan dua Penari Lenggo yang dilengkapi dengan Upacara Ua Pua. Selama proses pawai berlangsung Group Kesenian terus memainkan Genda Mbojo, Silu dan Genda Lenggo. Ketika memasuki Istana, Penunggang Kuda menari dengan suka ria (Jara Sara’u), Sere, Soka dan lain-lain sampai Ketua Rombongan bertemu dengan Sultan yang diiringi dengan Penari Lenggo. Pada sa’at itu diserahkan ”Sere Pua” dan Al-Qur’an kepada Sultan. Tujuan dari perayaan U’a Pua adalah Antara Lain : 1.  &n...

avatar
Fauziadnd
Gambar Entri
Tari Nguri
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Tari Nguri adalah salah satu tarian tradisional dari Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Tarian ini dibawakan oleh para penari wanita secara berkelompok. Tarian ini menggambarkan keterbukaan dan keramah-tamahan dari masyarakat Sumbawa yang dicurahkan dalam bentuk gerakan tari. Tari Nguri ini berawal dari tradisi nguri yang dilakukan oleh masyarakat Sumbawa pada zaman dahulu, dimana masyarakat memberikan semangat kepada sang raja yang sedang mengalami berbagai macam masalah atau bencana yang melalui berbagai persembahan yang diberikannya. Tradisi tersebut merupakan sebuah dukungan, penghormatan dan pengabdian masyarakat terhadap raja yang memimpin dan juga menciptakan kemakmuran untuk masyarakatnya sendiri. Terinspirasi dari tradisi masyarakat tersebut, salah satu seniman yang berasal dari Sumbawa bernama H. Mahmud Dea Batekal menciptakan sebuah tarian yang bernama Tari Nguri ini. Tarian ini dikemas dengan gerakan yang penuh makna serta gaya khas dari Sumbawa. Tari Nguri...

avatar
Rahmah
Gambar Entri
Tari Rudat
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Tari Rudat adalah tari tradisional yang berasal dari Suku Sasak yang bertempat tinggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tari Rudat dari Lombok Nusa Tenggara Barat ini ditampilkan untuk menyambut tamu dan acara-acara resmi pemerintahan. Dalam hal gerakan, tari rudat ini merupakan tari pencak silat. Hal ini dikarenakan dalam tarian rudat ini ada berbagai macam gerakan pencak silat seperti memasang kuda-kuda, memukul, menendang dan menangkis. Tari Rudat berasal dari Turki dan menyebar ke Indonesia bersamaan dengan penyebaran agama Islam. Tari Rudat masuk ke Indonesia abad ke 15 bersamaan dengan penyebaran agama islam di Indonesia. Pada tahun 1987 sering dijumpai tari Rudat yang ditampilkan dipinggir jalan raya mengiringi pengantin pria yang bejalan bersama rombongan menuju rumah mempelai wanita. Tari Rudat Nusa Tenggara Barat (NTB) dibawakan oleh 13 orang penari lelaki dengan mengenakan pakaian ala prajurit. Para penari mengenakan baju berlengan panjang warna kuning, dan celana...

avatar
Rahmah
Gambar Entri
Tari Sere
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Tari Sere pada jaman dahulu merupakan tari klasik Istana Bima. Tari Sere dari Bima Nusa Tenggara Barat ini diciptakan oleh Sultan Abdul Khair Sirajuddin. Tari Sere dari NTB dimainkan oleh dua orang perwira kesultanan, bersenjatakan tombak dan perisai. Dengan wajah perkasa serta keberanian yang membara, dua perwira melompat dan berlari ke segala penjuru, berenjatakan tombak menyerang dan menangkis serangan musuh. Sebagai pancaran menghadapi musuh - musuh Dou Labo Dana (Rakyat dan Negeri). Para penari selalu melakukan gerakan melompat sambil berlari, oleh sebab itu tari ini diberinama mpa'a sere , yang berarti melompat sambil berlari (sere). Tari Sere diiringi musik tambu (tambur). Hingga kini, Tari Sere masih tetap eksis, dan selalu digelar/dipertunjukkan pada saat penyambutan tamu-tamu penting pada acara-acara Pemerintah maupun perayaan Hanta UA PUA di Nusa Tenggara Barat. Sumber: http://www.tradisikita.my.id/2016/04/6-tari-tradisional-nusa-tenggara-barat.html?m=1

avatar
Rahmah
Gambar Entri
Tari Aristanewang
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Sebuah tari garapan baru yang berpijak pada gerak dasar tradisi Sumbawa, Aristanewang berarti Arus Bergelora. Tari ini ditata oleh Bpk. Hasanuddin pada tahun 1986, berdasarkan gambaran kehidupan masyarakat pesisir oleh karena itu, Aris Tanewang melukiskan kerja keras para nelayan dalam mencari nafkah. Sumber: http://maulidafrdh.blogspot.com/2014/02/macam-macam-tari-khas-provinsi-ntb.html?m=1

avatar
Rahmah
Gambar Entri
Asal Muasal Kerajaan Tangko
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Datu Panda`i adalah putra mahkota kerajaan di Sumbawa. Suatu hari, ia bermimpi menikahi seorang gadis yang sangat cantik. Dalam mimpinya, ia memanggil gadis itu "Sari Bulan". Begitu terjaga, Datu Panda'i bertekad untuk mencari Sari Bulan dan menikahinya. Jadi, ia memohon pada ayahnya agar diizinkan berlayar mencari gadis dalam mimpinya itu. Selama perjalanan, Datu Panda'i bersama pengawal-pengawalnya sering menemui kesulitan. Tapi pada hari ke-672, mereka mendapat petunjuk. Saat itu, mereka tengah kehabisan air. Mereka berlabuh di sebuah pulau kecil untuk mencari mata air. Saat itulah mereka melihat di pinggir sebuah sungai sekelompok wanita cantik sedang bersenda gurau. Salah satu di antara mereka berseru, "Sari Bulan, kemarilah!" Datu Panda'i terkesiap. Wanita yang dipanggil Sari Bulan itu benar-benar cantik, persis seperti dalam mimpinya. Datu Panda'i memberanikan diri untuk berkenalan denggn Sari Bulan. Ternyata, ayah Sari Bulan berada tak jauh dari sungai itu. Ia sedang...

avatar
Rahmah
Gambar Entri
Makam Embung Puntiq
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Alkisah pada suatu desa yang bernama Bayan, tinggallah sebuah keluarga. Sang Ayah bernama Panji Bayan Ullah Petung Bayan, sedangkan anaknya bernama Panji Bayan Sangge. Suatu hari tatkala Panji Bayan Sangge masih kanak-kanak, entah karena apa, ia pergi meninggalkan desa kelahirannya untuk mengembara. Setelah melewati berbagai lembah dan bukit, akhirnya Panji Bayan Sangge tiba di suatu daerah yang bernama Batu Dendeng. Hutang memang harus di bayar, takdir juga harus di jalani. Singkat cerita, di Batu Dendeng, Panji Bayan Sangge dijadikan anak angkat oleh sepasang suami-istri yang tidak mempunyai anak, bernama Inaq Bangkol dan Amaq Bangkol. Ia dianggap dan diperlakukan seperti anak kandungnya sendiri. Ia tidak merasakan kejanggalan apapun juga. Inaq dan Amaq Bangkol dianggap sebagai orang tuanya sendiri. Mereka saling mengasihi, mencintai dan pada segi-segi tertentu saling menghormati. Hari berganti minggu, bulan demi bulan datang siling berganti, tahun demi tahun menyusul, akhirnya...

avatar
Rahmah