monedas para el FC mobile Visité Buyfc26coins.com. ¡Excelente! Recomendado al 100%..NHkd
278 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Didong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Aceh

Didong adalah sebuah kesenian rakyat Gayo yang memadukan unsur tari, vokal, dan sastra. Didong dimulai sejak zaman Reje Linge XIII. Salah seorang seniman yang peduli pada kesenian ini adalah Abdul Kadir To`et. Kesenian didong lebih digemari oleh masyarakat Takengon dan Bener Meriah. Satu kelompok kesenian didong biasanya terdiri dari para “ceh” dan anggota lainnya yang disebut dengan “penunung”. Jumlahnya dapat mencapai 30 orang, yang terdiri atas 4--5 orang ceh dan sisanya adalah penunung. Ceh adalah orang yang dituntut memiliki bakat yang komplit dan mempunyai kreativitas yang tinggi. Ia harus mampu menciptakan puisi-puisi dan mampu menyanyi. Penguasaan terhadap lagu-lagu juga diperlukan karena satu lagu belum tentu cocok dengan karya sastra yang berbeda. Anggota kelompok didong ini umumnya adalah laki-laki dewasa. Namun, dewasa ini ada juga yang anggotanya perempuan-perempuan dewasa. Selain itu, ada juga kelompok remaja. Malahan, ada juga kelompok did...

avatar
Novikamil
Gambar Entri
Rencong
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Aceh

Senjata khas suku Aceh ini lebih menyerupai sebuah pisau karena ukurannya agak pendek. rencong ini lumayan populer di kalangan bangsa Indonesia, karena bentuknya yang unik. rencong ini merupakan senjata para bangsawan Aceh pada masa lalu, dan merupakan suatu kebanggaan dan tanda kejantanan bagi pemilik rencong ini. pada masa peperangan melawan penjajah, rencong ini menjadi salah satu senjata penting bagi masyarakat aceh untuk melakukan perlawanan terhadap penjajah. bagi sebagian kecil masyarakat aceh, rencong ini sering dianggap sebagai benda pusaka dan keramat, terutama yang telah berusia tua.

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Tari Saman
Tarian Tarian
Aceh

Mengapa tarian ini dinamakan tari Saman? Tarian ini di namakan Saman karena diciptakan oleh seorang Ulama Gayo bernama Syekh Saman pada sekitar abad XIV Masehi, dari dataran tinggi Gayo. Awalnya, tarian ini hanyalah berupa permainan rakyat yang dinamakan Pok Ane. Namun, kemudian ditambahkan iringan syair-syair yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT, serta diiringi pula oleh kombinasi tepukan-tepukan para penari. Saat itu, tari saman menjadi salah satu media dakwah.   Pada mulanya, tari saman hanya ditampilkan untuk even-even tertentu, khususnya pada saat merayakan Hari Ulang Tahun Nabi Besar Muhammad SAW atau disebut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Biasanya, tari saman ditampilkan di bawah kolong Meunasah (sejenis surau panggung). Namun seiring perkembangan zaman, tari Saman pun ikut berkembang hingga penggunaannya menjadi semakin sering dilakukan. Kini, tari saman dapat digolongkan sebagai tari hiburan/pertunjukan, karena penampilan tari tidak terikat dengan w...

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Seni Didong, Gayo - Aceh
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Aceh

Pada ujung utara rangkaian Bukit Barisan di Pulau Sumatera, terletak dataran tinggi Gayo yang merupakan tempat orang Gayo bermukim. Selain sebagai nama sebuah etnis, Gayo juga merupakan nama ibukota Kabupetan Aceh Tengah. Di tempat ini orang Gayo terbagi dalam beberapa kelompok yaitu: Gayo Lut, Gayo Deret, dan Gayo Lues. Di kalangan mereka ada sebuah kesenian rakyat yang dikenal dengan nama Didong, yaitu suatu kesenian yang memadukan unsur tari, vokal, dan sastra. Kapan kesenian ini bermula, hingga kini belum diketahui secara pasti. Demikian pula arti kata didong yang sesungguhnya 1 . Pada awalnya didong digunakan sebagai sarana bagi penyebaran agama Islam melalui media syair. Para ceh didong (seniman didong) tidak semata-mata menyampaikan tutur kepada penonton yang dibalut dengan nilai-nilai estetika, melainkan di dalamnya bertujuan agar masyarakat pendengarnya dapat memaknai hidup sesuai dengan realitas akan kehidupan para Nabi dan tokoh yang sesuai dengan Islam. Dalam...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Asal Usul Tari Guel (Aceh)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Konon, tari Guel berasal daru dua orang putera Sultan Johor, Malaysia, bernama Muria dan adiknya yang bernama Segenda. Alkisah, pada suatu hari kedua kakak-beradik itu disuruh oleh orang tuanya menggembala itik di tepi laut. Sambil menggembala, untuk mengisi kebosanan, mereka bermain layang-layang. Suatu saat, datanglah angin kencang yang membuat layang-layang mereka putus. Secara spontan mereka berusaha sekuat tenaga mengejar layang-layangnya yang putus itu, sehingga lupa pada itik-itik yang harus mereka jaga. Karena kelengahan ini, itik-itik yang harus mereka jaga berenang dan akhirnya hilang di tengah laut. Sebagai catatan, versi lain dari cerita ini yang menyatakan bahwa, akibat hembusan angin yang sangat kencang itu mereka bersama layang-layangnya diterbangkan oleh angin hingga jatuh di Negeri Serule, Aceh Tengah yang dikuasai oleh Raja Cik Serule yang bergelar Muyang Kaya Lanang Bejeye.   Setelah lelah mengejar layang-layang yang putus, kembali lagi ke tepi laut u...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Manok Boh Jantung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Satu lagi masakan dari Aceh yang patut dicoba oleh para pecinta kuliner. Manok Boh Jantung (Ayam Masak Jantung Pisang) namanya. Makanan ini terbuat dari daging ayam dan jantung pisang. Berikut resep cara mengolahnya. Bahan-Bahan : ½ ekor ayam, dipotong sesuai selera 3 cm jahe yang diiris tipis-tipis 550 ml air 2 batang serai yang dimemarkan 7 siung bawang merah yang diiris tipis-tipis 4 siung bawang putih yang diiris tipis-tipis 1 tangkai daun temurui/daun kari/ salam koja 1 buah jantung pisang batu yang dipotong-potong Bumbu yang Dihaluskan : 2 cm kunyit 3 buah cabe merah besar 2 sendok teh garam 1 sendok makan poyak ½ sendok teh ketumbar sangrai Cara Membuat: 1. Pertama bersihkan terlebih dahulu potongan ayam, kemudian campur dengan bawang putih, bawang merah, serai, jahe, serta bumbu halus. 2. Kemudian masukkan air, masukkan ayam hingga matang. Tambahkan daun temurui/daun kari/salam koja, dan jantung pisang. Masak hingga keduanya matang. Lalu an...

avatar
Dhika
Gambar Entri
Keumamah, Kuliner Favorit Para Pejuang Aceh
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Keumamah adalah masakan khas Aceh yang dibuat dari bahan baku ikan. Keumamah sendiri artinya ikan kayu, jadi bisa terbuat dari ikan tongkol atau ikan tuna. Keumamah merupakan salah satu proses pengawetan ikan. Ikan dikeringkan dengan dijemur kemudian direbus dan disalai. Keumamah bisa dikatakan sebagai makanan andalan para pejuang Aceh dulu saat melawan penjajah. Hal ini disebabkan Ikan Kayu (Eungkot Keumamah) ini diolah sedemikian rupa hingga bisa bertahan lama. Karena bahan-bahannya yang awet, tahan lama, tidak mudah basi, tapi bisa menambah nafsu makan, mampu menjadikan menu Keumamah ini termasuk makanan favorit para pejuang Aceh.   Bahan-bahan: 150 ml air 5 buah cabe hijau, diiris 3 siung bawang merah, diiris 2 tangkai daun salam koja 2 potong ikan kayu, tongkol atau ikan tuna Bumbu yang Dihaluskan: 2 genggam asam sunti, cincang kasar 2 siung bawang merah 2 buah cabe merah 1 genggam cabe rawit 1 cm...

avatar
Dhika
Gambar Entri
Asam Keueng Ikan Lhoong
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Loveaceh.com – Anda pencinta kuliner khas Nusantara dan suka keliling Indonesia untuk mencoba makanan Khas daerah tersebut? Dan terlebih lagi bila Anda suka masakan pedas dan asam, Anda patut berkunjung ke Aceh. Selain konflik dan Tsunami, Aceh terkenal dengan makanan khasnya yang terasa kuat akan bumbu dan rempahnya. Dan bila iya Anda menyukai masakan pedas dan asam, Aceh memiliki masakan khas yang memiliki rasa pedas dan asam yang berbeda dengan masakan daerah lain, namanya “Asam Keueng” (asam pedas). Sesuai dengan namanya, masakan ini memiliki rasa yang pedas dan asam yang sangat kuat dan kental. Jadi sangat berasa di lidah Anda. Masakan  Asam Keueng atau Masam Keueng sangat terkenal di Aceh. Hampir semua rumah makan dan restoran menyajikan masakan khas Aceh ini. Selain itu, di setiap rumah warga, bila ditanya apakah pernah memasak Asam Keueng? Pasti semua ibu-ibu akan mengangguk kepala dan menjawab sering memasa...

avatar
Maharani
Gambar Entri
Ruti Seu’oep
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Loveaceh.com – Bulan Ramadhan adalah bulan ke sembilan dalam sistem penanggalan agama Islam atau Hijriah. Di bulan yang suci dan penuh berkah ini, para umat Muslim seluruh dunia melakukan serangkaian aktivitas agama di dalamnya, seperti berpuasa, sholat tarawih, dan lainnya. Selain aktivitas keagamaan, di bulan Ramadhan sangat identik dengan kuliner dan sajian khas. Ya, bulan Ramadhan akan sangat identik dengan pengalaman kuliner, pengalaman yang sangat membekas karena memberikan dampak yang sangat personal. Semua orang akan mempunyai pengalaman tersendiri dalam menyantap kuliner khas Ramadhan. Makanan yang sederhana akan tampak istimewa di bulan Ramadhan, karena ada nuansa berbeda yang menyertainya. Makanan khas di bulan Ramadhan sebenarnya sangat beragam, tapi ada satu kuliner yang sangat disukai semua orang, khususnya warga Aceh Besar, yaitu Ruti Seuoep. Ruti Seuoep adalah kue khas Aceh Besar yang bisa di jumpai di rumah-rumah warga di bula...

avatar
Maharani