Kemerdekaan Indonesia
102 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sambal Belacan Khas Bangka
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Untuk para pecinta pedas, sambal adalah menu yang wajib dihidangkan diantara menu-menu lainnya. Tanpa rasa gigitan pedas di lidah dari kehadiran sambal, makanan yang dihidangkan akan terasa hambar bagi para pecinta pedas. Banyak jenis sambal di Indonesia, mulai dari sambal cabe ijo, sambal kecap, sambal bawang, sambal tomat, sambal terasi, sambal bajak, sambal dadak, sambal manga, dan sambal-sambal lainnya. Saya disini akan membahas tentang sambal yang terbuat dari terasi, atau disebut juga sambal belacan. Sambal belacan ada di berbagai daerah, tapi yang akan dibahas disini adalah sambal belacan yang berasal dari Bangka. Bangka dikenal dengan hasil lautnya yang banyak, maka dari itu banyak makanan dengan bahan utama ikan. Nah untuk membuat sambal belacan, terasi yang digunaka adalah terasi yang terbuat dari udang rebon. Udang rebon ini rasanya tidak terlalu asin, baunya pun tidak terlalu menyengat. Selain terasi udang, tentu saja bahan lainnnya adalah cabai besar merah. Untu...

avatar
Fauziaalis
Gambar Entri
Kulat Kukur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Kulat Kukur adalah masakan khas Provinsi Bangka Belitung, tepatnya Pulau Bangka. Kata kukur sendiri merupakan bahasa daerah setempat yang memiliki arti jamur. Jamur yang digunakan pada masakan ini adalah Jamur Gerigit yang merupakan salah satu jamur yang banyak tumbuh di Indonesia dengan cuacanya yang lembap. Nama ilmiah jamur ini adalah Shizophylum commune. Jamur ini berukuran kecil, sekitar 4-5 cm dengan bentuk menyerupai kipas dan berwarna putih. Setelah dipanen, jamur ini berubah menjadi berwarna kecokelatan dan keabu-abuan apabila dikeringkan. Masyarakat Bangka biasanya mengolah jamur ini dengan cara ditumis. Sebelum ditumis, jamur tentu harus dibersihkan terlebih dahulu dari sisa-sisa kayu yang menempel dengan cara dicuci. Setelah dicuci, barulah kemudian ditumis dengan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit, terasi dan garam. Masakan ini sendiri dominan bercita rasa asin dengan kadar pedas yang dapat diatur sesuai selera. Meski belum sepopu...

avatar
OSKM18_16618130_Annisa Fauziah Kusumawardani
Gambar Entri
Wisma Ranggam
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kepulauan Bangka Belitung

Pesanggrahan Menumbing yang berada di ketinggian Gunung Menumbing, Muntok, Kabupaten Bangka Barat adalah satu dari beberapa tempat pengasingan Presiden Pertama Indonesia, Soekarno. Selain di tempat itu, Bung Karno juga pernah tinggal di Wisama Ranggam, yang juga menjadi ikon perjuangan kemerdakaan RI di Muntok. Wisma Ranggam juga yang menjadi lokasi pengasingan Menteri Luar Negeri Agus Salim, Wakil Perdana Menteri M Roem, Menteri Pengajaran Ali Sastroamidjojo, dan beberapa tokoh lainnya, pada kurun waktu tahun 1948 sampai 1949.   Wisma Ranggam atau sebelumnya dikenal dengan nama Pesanggrahan Muntok berlokasi di tengah permukiman penduduk ibukota Kabupaten Bangka Barat. Bekas-bekas keramaian kota tepi laut, masih terlihat di sekitar Wisma Ranggam, berupa beberapa bangunan kuno berdinding tinggi dengan arsitektur bergaya Eropa.   Wisma Ranggam awalnya dibangun tahun 1827 oleh Banka Tin Winning (perusahaan tambang timah Belanda). Setelah Indonesia meraih kemer...

avatar
OSKM18_16718103_Angga Dwi Cahya
Gambar Entri
Perayaan Chit Ngiat Pan/Chiong Si Ku (Sembahyang Rebut) di Bangka Belitung
Ritual Ritual
Kepulauan Bangka Belitung

Sembahyang Rebut (Hakka: Chiong Si Ku ) merupakan salah satu warisan budaya Tionghoa yang jatuh pada tanggal 15 bulan 7 (Hakka: Chit Ngiat Pan ) penanggalan Imlek. Sembahyang Rebut masih dilakukan setiap tahun hingga saat ini. Sembahyang Rebut dilakukan di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Kepulauan Bangka Belitung.   Dalam kepercayaan warga Tionghoa, pada Chit Ngiat Pan , pintu akhirat terbuka dan arwah-arwah yang berada di dalamnya akan keluar dan bergentayangan. Arwah-arwah tersebut akan turun ke dunia. Ada yang pulang ke rumah keluarganya dan ada yang turun terlantar dan tidak terawat, sehingga para manusia akan menyiapkan ritual khusus untuk arwah yang terlantar tersebut. Selain itu, tersedia rumah-rumahan dari kertas, uang dari kertas, dan baju-baju dari kertas pula. Barang barang tersebut merupakan persembahan khusus untuk para arwah.   Ritual ini diadakan di kelenteng di mana umat Tionghoa memanjatkan doa keselamatan dan keberkahan kepada De...

avatar
OSKM18_16518408_Rizkin Geordany
Gambar Entri
Si Kelingking
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kepulauan Bangka Belitung

Alkisah, di sebuah desa di Pulau Belitung, hiduplah sepasang suami-istri yang miskin. Walaupun hidup miskin, mereka tetap rukun dan bahagia. Namun, kebahagiaan itu terasa belum lengkap, karena mereka belum mempunyai anak. Untuk itu, setiap malam kedua orang suami-istri itu senantiasa berdoa kepada Tuhan agar dikaruniai seorang anak. “Ya, Tuhan! Karuniakanlah kami seorang anak, walaupun sebesar kelingking!” Rupanya doa mereka dikabulkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa. Tidak beberapa lama kemudian sang Istri hamil. Sepasang suami-istri itu sangat senang, karena tidak lama lagi akan mendapatkan seorang anak yang selama ini mereka dambakan. Beberapa bulan kemudian, sang Istri pun melahirkan. Namun, mereka sangat terkejut ketika melihat bayi yang keluar dari rahim sang Istri hanya sebesar kelingking. “Bang! Kenapa anak kita kecil sekali, Bang?” tanya sang Istri sedih. Mendengar pertanyaan istrinya, sang Suami hanya diam. Ia seakan-akan tidak percaya apa yang...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Layang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kepulauan Bangka Belitung

Layang Di daerah Tanjung Pandan, Provinsi Bangka-Belitung, Indonesia, hiduplah dua orang hulubalang kakak beradik. Sang Kakak bernama Ratu Tunggak Rantau Sawangan Ramas, penguasa Negeri Tanjung Pandan. Sementara sang Adik bernama Cerita Layang yang masih berumur sepuluh tahun, mahir bermain silat dan gemar menolong. Pada suatu hari, entah alasan apa, Cerita Layang pergi berkelana tanpa memberitahukan kakaknya, Ratu Tunggak. Setelah bertahun-tahun di perantauan, ia pun tumbuh menjadi pemuda yang tampan dan gagah. Suatu sore, ia sedang duduk bersandar pada pohon nyiur sambil menikmati semilir angin senja Pantai Ujung Tanjung di Pulau Rencong. Di wajahnya terpancar sejuta kerinduan ingin pulang ke kampung halamannya. Di saat sedang tenggelam dalam lamunannya, tiba-tiba pandangannya tertuju pada sebuah kapal yang akan menuju ke arah hulu Ketahun. “Hai, bukankah itu kapal milik Pangeran Cilibumi Aceh?” gumamnya. “Wah, orang serakah itu pasti mau pergi menagi...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Tak Tek
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Kepulauan Bangka Belitung

Tak Tek adalah salah satu jenis permainan tradisional yang cukup populer di Provinsi Bangka Belitung. Permainan yang juga terdapat di Jawa dan tempat-tempat lainnya di Indonesia ini (meskipun dengan penyebutan yang berbeda) dikenal merata hampir di setiap daerah yang ada di Bangka Belitung. Sumber: https://www.jatikom.com/2018/11/34-provinsi-permainan-tradisional.html#ixzz5XxOTOfMm  

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Satai Bungkus Daun Pisang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Satai Bungkus Daun Pisang  (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)  

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Sop Kambing Bangka
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Sop Kambing Bangka (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)

avatar
Admin Budaya