Sekilas ======= Wadai Untuk Pisang begitu kerap masyarakat Banjar menyebutnya. sudah menjadi tradisi orang banjar ketika di pagi hari sebelum melakukan aktivitas mereka mengisi perut ala kadarnya, sebagian orang Banjar dengan melakukan saparan nasi kuning, tetapi tak sedikit pula mereka mengisi sarapan pagi dengan kue kue basah, diantara yang menjadi favorit orang Banjar adalah Wadai (kue) Untuk Pisang. selain Wadai Untuk Pisang, ada banyak varian jenis kue kue lainnya. Dimana Dapat di Temukan ====================== Untuk menikmati Wadai Untuk Pisang kalian dapat mendapatkan di pagi hari, hampir disepanjang jalan banyak orang berjulan kue, termasuk Wadai Untuk Pisang, waktunya dari selepas solat subuh jam 4.30 pagi sampai jam 8 pagi. biasanya diatas jam 8 pagi, kue-kue tersebut sudah habis diberondong para pemburu saparan pagi, jadi jangan sampai kehabisan yaa kalian. hahaha... Bahan-Bahan Membuat Wadai Untuk Pisang =================...
SEKILAS ======== Haruan adalah salah satu ikan yang paling dicintai dan termasuk dalam sajian masakan mewah di Kalimantan Selatan. Iwak (ikan) Haruan banyak sekali cara penyajiannya untuk masakan, selain dicampur dengan bumbu masak habang (masak habang iwak haruan), lauk pendamping ketupat kandangan, dan lauk untuk makan sehari-hari. Iwak Haruan juga bisa disajikan dengan nuansa yang berbada, agar tidak bosan makan ikan yang selalu digoreng, makan Iwan Haruan juga bisa dimasak dengan cara direbus, tentunya dengan rempah-rempah yang sudah dipilih. oh iyaa kawan-kawan, iwak haruan termasuk jenis ikan yang mahal di Kalimantan Selatan, harga perkilonya mencapai lebih dari Rp. 60. 000. dagingnya yang sangat enak dan empuk menjadi khas tersendiri dari ikan ini. ikan ini termasuk ikan sungai dan juga termasuk ikan predator (predator sesamanya). selain menjadi kuliner, dalam dunia kesehatan haruan rebus juga sangat mebantu dalam pemulihan setelah melakukan operasi, hal ini kerap...
SEKILAS ======== Rimpi Pisang adalah salah satu kue khas orang Banjar, rasanya yang manis dan ciri khas buah pisangnya masih bisa dirasakan. salah satu jajanan yang menambah selara lidah yang lagi pait agar lidah kembali manis untuk menelan sesuatu. DIMANA DAPAT DITEMUKAN ========================= saat ini kue Rimpi Pisang sangat jarang ditemui di warung-warung kue biasa, kalian hanya akan menemukannya di toko oleh-oleh yang berada disemua kota di Kalimantan Selatan. CARA MEMBUAT RIMPI PISANG =========================== Sedia Buah pisang secukupnya. Kupas buah pisang tersebut dan di belah dua. Taruh pisang yang sudah dikupas ke alasnya,misal : menggunakan alas nyiru, tirai bambu, atau menggunakan alas yang lainya. Kemudian jemur pisang selama 2 hari,kalau sudah kering, balik pisang tersebut dan jemur lagi selama 2 hari. Kemungkinan besar, jika hari tidak panas Rimpi pisang akan kering selama 3 – 5 hari...
SEKILAS ========= Tapai pulut merupakan menu pencuci mulut yang memang sudah terkenal di Malaysia. Tapi Tapai pulut ini berbeda dengan tapai pulut tradisional masyarakat Banjar. Tapai pulut tradisional masyarakat Banjar mempunyai keunikannya yang tersendiri. Keunikan tapai pulut tradisional masyarakat Banjar ini dapat dilihat daripada perbedaan warna, rasa dan aromanya. Tapai pulut yang sering di jual di pasar malam adalah putih tanpa sebarang warna manakala tapai pulut tradisional masyarakat Banjar pula berwarna hijau. Resep turun temurun tapai pulut tradisional masyarakat Banjar ini telah diturunkan dari generasi ke generasi oleh nenek moyang yang berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan telah berhijrah ke Malaysia ratusan tahun dahulu. Warna hijau tapai pulut tradisional masyarakat Banjar ini terhasil daripada tapisan air pati daun cekur manis atau daun asin-asin. Warna hijau yang dihasilkan daripada daun cekur manis adalah lebih menarik dan me...
SEKILAS ======== Tapai Gumbili adalah tape yang dibuat dari singkong yang difermentasi. Gumbili adalah bahasa Banjar yang artinya Singkog. Makanan ini populer di Kalimantan Selatan dan dikenal di banyak daerah di Indonesia, bahkan di Pulau Jawa juga ada, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Di Jawa Barat, tapai singkong dikenal sebagai peuyeum (bahasa Sunda). Pembuatan tapai melibatkan umbi singkong sebagai substrat dan ragi tapai (Saccharomyces cerevisiae) yang dibalurkan pada umbi yang telah dikupas kulitnya. Ada dua teknik pembuatan yang menghasilkan tapai biasa, yang basah dan lunak, dan tapai kering, yang lebih legit dan dapat digantung tanpa mengalami kerusakan. ALAT YANG DIBUTUHKAN ======================= Baskom Kain Lap Kompor Panci Kukus Penyaring Piring Pisau Sendok & Garpu BAHAN-BAHAN YANG DIBUTUHKAN ============================== Air secukupnya Daun...
Gangan Haliling ini bersifat musiman. Karena jika tidak ada haliling, tidak bisa membiin gangannya. Musimnya ada ketika setelah dua bulan menanam padi di sawah. Disitu banyak haliling, diantara rumpun-rumpun padi. Bahannya terdiri dari: 1. Haliling 25 biji 2. Santan kelapa setengah biji 3. Bawang merah tiga biji 4. Daun pandan tiga lembar 5. garam sedikit Haliling tersebut dibersihkan dari lumut dan ekornyaa dipotong dan dibuang. Rebus santan kelapa dengan campuran irisan bawang merah, belahan daun pandan dan garam sedikit. Apabila sudah mendidih baru masukan haliling dan tunggu sampai medidih masak. Jadilah gangan haliling. Halilingnya menjadi lauk makan nasi. Mengeluarkan haliling dari rumahnya dengan cara mengecup dengan keras, sehingga berbunyi "cup". Makan nasi dengan iwak haliling termasuk makanan unik. Sumber: Seman, Syamsiar.2013. Masakan Khas Banjar . Banjarmasin.Lembaga Pendidikan Banua Lokasi penjual:...
Gangan Cindul ini terkenal di Hulu Sungai pada waktu bulan Rabiul Awal yaitu bulan Maulud dalm rangka memperingati kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW. Kitab Berzanji, Maulud Diba atau Syaraful Anam, maka diadakan makan bersama dengan sajian gangan cindul. Gangan yang hadir sekali setahun ini terdiri dari: 1. Kulit sapi atau bilulang dengan campuran sambal tuha yaitu: - janar - laus - sarai - kancur - tipakan - katumbar - jintan - asam manis - kaminting - garam secukupnya Kulit sapi itu setelah dibersihkan dari bulu-bulunya, lalu diiris-iris sebesar jari, tersu dicampur dengan rarampahan tersebut diatas menjadi satu. Seluruhnya itu bercampur menjadi satu, dimasak dalam wadah besar sampai menjadi gangan cindul. Biasanya orang-orang kampung bergotong royong memasak gangan cindul itu dalam kuali besar. Begitu pula kerja sama orang kampung itu dalam memasak air, nasi, sampai kepada penyajianya bagi undangan antar kampung...
Ikan Haruan atau ikan gabus termasuk ikan yang buas karena ia makan dengan menerkam mangsanya. Bentuk badannya panjang, seluruh badannya berwarna hitam dan bersisik. Dikatakan pnggang kaluk karena iwak haruan ini diabakar diatas bara api. Lebih dahulu dipirik (dihaluskan) rarampahan: 1. kaminting 2. laus 3. janar 4. jintan 5. bawang habang 6. bawang putih 7. garam sedikit Setelah iwak haruan itu dibersihkan, dibuang sisiknya, lalu perutnya dibelah memanjang badan. Ke dalam perutnya dimasukkan rarampahan yang sudah dihaluskan, lalu diikat dengan tali gadang pisang perutnyasupaya rarampahan tadi jangan tercecer. Iwak haruan tersebut terus dipanggang di bara api dengan dibolak balik supaya rata masaknya. Apabila sudah masak terbakar, itu dinamakan haruan panggang kaluk. Haruan panggang kaluk dinikmati dengan sambal lombok. Sumber: Seman, Syamsiar.2013. Masakan Khas Banjar . Banjarmasin:Lembaga Pendidikan Banua
Iwak atau ikan saluang adalah iwak kecil yang panjang badannya sekitar 4 sampai 5 cm dan besarnya 1/2 cm. Namun iwak ini sangat enak sebagai lauk untuk makan nasi. Sesuap nasi biasanya disertai 2 atau 3 ekor saluang masuk ke mulut. Memasak saluang sangat sederhana, hanya dengan rarampahangaram dan asam yang dioleskan oada saluang-saluang itu. Umumnya saluang disanga atau digoreng tapi bisa juga dipais atau dipepes dengan dibungkus dengan dau pisang, kemudian dibakar diatas bara api. Apabila dipais ditambahkan dengan bumbu bawang merah lombok merah, lombok hijau dan belimbing. Sumber: Seman, Syamsiar.2013. Masakan Khas Banjar . Banjarmasin:Lembaga Pendidikan Banua Lokasi penjual: Rumah Makan Kaganangan Alamat: Jl. Kelayan B, Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70231