Kasih Sayang
185 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Legenda Bunga Kemuning
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada suatu masa, hiduplah sepuluh orang putri raja yang sangat cantik-cantik. Ibu mereka sudah lama meninggal dan ayah mereka, sang raja, begitu sibuk dengan urusan kerajaannya sehingga mereka hampir tidak punya waktu untuk berkumpul bersama. Akibatnya putri-putri ini menjadi nakal dan manja, kecuali sang putri bungsu, putri Kuning. Ya, mereka memang diberi nama dengan nama warna. Ada putri Jambon, putri Hijau, putri merah merona, putri nila dan lain-lain. Barangkali dulu sang ibu berharap anak-anaknya akan memberi banyak warna di kehidupan ini. Sayang, sang ibu keburu meninggal sehingga tidak sempat mendidik mereka sengan baik. Kesepuluh putri ini selalu memakai pakaian dan perhiasan yang sewarna dengan nama mereka. Putri Merah selalu memakai warna merah, demikian juga putri-putri lainnya. Sementara kakak-kakaknyabermalas-malasan dan membuat keonaran, putri Kuning menghabiskan waktu dengan membantu inang-inangnya, atau membaca buku, dan atua merawat kebun bunga kesayanganny...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Mula Ranu Ronggojalu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Syahdan tersebutlah seorang pemimpin dusun yang bijaksana. Ki Rangga namanya. Wajahnya cerah memancarkan kearifan dan kebersihan hatinya. Tutur sapanya lembut. Di bawah pengayoman ki Rangga, penduduk dusun itu, Dusun Banjarsawah hidup makmur, sejahtera dan damai. Sawah ladang menghijau. Hasil panen selalu melimpah. Ki Rangga memiliki dua orang istri yang masing-masing memberikannya dua anak laki-laki yang usianya tidak terpaut jauh, hanya dalam hitungan bulan. Dari istri pertama, ia beri nama sama dengan namanya, Rangga. Dalam bahasa Kawi Rangga bermakna bunga, sedangkan dalam bahasa Sansekerta berarti pangkat pamong praja. Ki Rangga memang berharap anak bungsunya kelak menjadi pemimpin yang menerbarkan semerbak wangi laksana bunga. Sedangkan dari istri keduanya, ia beri nama Jalu. Ki Rangga berkeinginan adik lain ibu Rangga ini kelak tumbuh menjadi laki-laki yang kuat dan tajam seperti taji ayam jago sehingga mampu memberantas kejahatan. Di suatu malam, setelah mengajar beb...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Joko Sambang Cerita Masyarakat Beji Pasuruan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Joko Sambang adalah putra tunggal dari seorang Lurah (Kepala desa) yang bernama Bintoro dan seorang ibu yang bernama Sutina di desa Beji Gondanglegi – Pasuruan. Lurah ini berjuang melawan government bersama sorang Sekdes (bhs Jawa : Carik) yang bernama Wicaksono. Mereka melawan government karena menolak perintah mengirimkan penduduknya untuk bekerja membuat kali dan jembatan Porong, dengan alasan desanya jauh dari areal kali Porong, dan untuk melindungi penduduknya mereka rela dihukum dan di jebloskan kepenjara, sementara itu istrinya Lurah Bintoro yang bernama Sutina yang kondang karena kecantikan parasnya memang amat sayang untuk ditinggal di rumah sendirian, hal ini diambil kesempatan oleh para Lurah desa-desa sekitarnya untuk mendekatinya, termasuk Lurah Panderejo yang bernama Bargowo dan cariknya yang bernama Abi Lowo, mereka ini melakukan keinginannya dengan segala cara, termasuk menghasut government untuk memaksa Lurah Bintoro memperkerjakan penduduknya ke Kali Porong...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Suwayuwo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Dahulu kala ada seorang putri cantik yang bernama Putri Jawi. Putri jawi diutus ayahnya pergi ke pasuruan untuk menemui seseorang yang akan di jodohkan dengannya,. Punggawa kerajaan yang dipimpin oleh Mahesoyuwo atau yang artinya kebo suwayuwo ini menyiapkan pasukannya untuk mengawal sang Putri Jawi ke pasuruan. Saat diperjalanan kebo suwayuwo ternyata mempunyai benih-benih cinta kepada sang putri, karena kecantikannya dan karena saat perjalanan dia selalu mengawal sang putri. Di saat itu kebo suwayuwo melamun, di dalam lamunannya dia bermesraan dengan sang putri. akhirnya, dia memutuskan untuk menemui sang putri. sesampainya di pasuruan, dia segera menemui sang putri dan menyatakan cintanya kepada sang putri. tetapi... Sang putri menolaknya, karena ia mengemban tihtah dari sang ayah untuk menemui seseorang yang akan menjadi suaminya. Namun, Sang kebo suwayuwo tidak putus asa, dia mengikuti kemanapun perginya sang putri. Di tengah perjalanannya sang putri bertemu dengan ki agen...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sejarah Desa Cendono
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Desa Cendono dan desa-desa lain sekitarnya sama-sama memiliki sejarah dan latar belakang tersendiri yang menjadi karakter dan perincian khas tertentu dari suatu desa.Sejarah desa atau daerah sering kali tertuang dalam cerita dan dongeng-dongeng yang di wariskan secara turun emurun dari mulut ke mulut,sehinggga sulit sekali untuk di buktikan secara fakta. Biasanya cerita atau dongeng tersebut di hubungkan dengan mitos tempat-tempat tertentu yang di anggap keramat.Desa Cendono juga memiliki hal tersebut yang menjadi identitas dan ciri khas dari desa ini yang kami tuangkan dalam kisah-kisah di bawah ini. a. ASAL USUL DESA CENDONO Dari berbagai nara sumber yang kami telusuri asal usul Desa Cendono memiliki banyak fersi dan legenda yang berfariatif. Terkait dengan tempat-tempat yang di keramatkan seperti : Makam Dempok Cendono (Makam Mbah Madu Bronto),Makam garen (Makam Mbah Gagar Aking),Gua Winong yang letaknya Di Winong,Gua Telasih Di Telasih, Gua Senetan,Gua Manuk Di antrokan,Mbah...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sejarah Kerajaan Blambangan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sebagian dari kita tentu tahu kisah berjenis Panji berjudul Damarwulan-Minakjinggo. Kisah yang dianggap legenda ini begitu popular di Jawa Timur karena mengungkapkan perseteruan antardua kerajaan, yang satu sebuah kerajaan besar bernama Majapahit, yang satu lagi kerajaan yang tak pernah tunduk terhadap hegemoni kerajaan besar itu, yakni Kerajaan Blambangan. Perseteruan ini melahirkan Perang Paregreg. Kerajaan Blambangan terletak di timur Kota Banyuwangi di Jawa Timur. Bila kita melihat peta, letak Blambangan berbatasan langsung dengan Selat Bali, dengan begitu kita yakin bahwa kerajaan ini merupakan kerajaan pesisir. Bila melihat namanya, Blambangan berasal dari kata bala yang artinya “rakyat” dan ombo yang artinya “besar” atau “banyak”. Dengan begtu, kita dapat pahami bahwa Blambangan adalah “kerajaan yang rakyatnya cukup banyak”. Tak ada berita yang pasti sejak kapan kerajaan ini berdiri. Dari kisah Damarwulan-Minakjinggo diketah...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Candi Gununggangsir
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Candi Gunung Gangsir terletak di Desa Gunung Gangsir Kecamatan Beji, sekitar 18 km dari kota Pasuruan. Candi ini sebenarnya bernama bernama Candi Keboncandi, namun karena letaknya di Desa Gunung Gangsir, maka masyarakat setempat menyebutnya Candi Gunung Gangsir. Tidak banyak informasi yang bisa didapat mengenai candi yang konon dibangun pada masa pemerintahan Raja Airlangga, yaitu sekitar abat ke-11 M. Walaupun diperkirakan berasal dari masa yang lebih awal sebelum masa pemerintahan Singasari, Candi Gunung Gangsir dibangun menggunakan bahan batu bata, bukan batu andesit.   Mengenai fungsi Candi Gunung Gangsir tidak didapatkan informasi yang jelas. Masyarakat setempat mempunyai versi tersendiri mengenai tujuan pembangunan candi ini. Menurut mereka, Candi Gunung Gangsir dibangun sebagai penghormatan kepada Nyi Sri Gati, yang dijuluki Mbok Randa Derma (janda murah hati), atas jasanya dalam membangun masyarakat pertanian di daerah itu.   Nyi Sri Gati merupa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Mula Sungai Lembu Peteng Tulungagung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Lembu Peteng yaitu nama suatu sungai di daerah Tulungagung. Sungai itu sangatlah di kenal oleh orang-orang Tulungagung serta sekitarnya. Sungai ini ada mulai sejak zaman Kerajaan Majapahit. Hingga saat ini masih tetap terlihat mengalir deras menuju laut selatan. Nama Lembu Peteng di ambil dari nama putra Kerajaan Majapahit yang terbunuh serta jenazahnya dibuang ke sungai. Bagaimanakah cerita terjadinya nama sungai Lembu Peteng itu? Simak catatan Hariyanto, Mataram Timur News berbarengan tokoh paranormal.    Sungai Lembu Peteng ada di arah barat kota Tulungagung. Sungai itu mengalir ke arah selatan menuju Samudera Indonesia. Satu diantara histori perihal babad Tulungagung. Menurut narasi tokoh paranormal populer asal Tulungagung, Gus Ary Syarif Prayitno, " Pada zaman Kerajaan Majapahit jalinan daerah pedesaan serta pusat Kerajaan Majapahit sangatlah susah hingga situasi selatang sungai Brantas tak dapat dikuasai. Mengakibatkan kerap berlangsung pertikaian antar masy...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Nyi Roro Kembang Sore
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pengkhianatan yang dilakukan oleh Kyai Kasan Besari atau Kyai besari terhadap gurunya sendiri, yaitu Kyai Pacet yang disebabkan oleh hasutan Pangeran Kalang mempunyai luka tersendiri bagi Resi Winadi. Resi Winadi yang merupakan seorang pendeta wanita di gunung cilik sebenarnya adalah samaran dari wanita cantik nan rupawan benama Roro Kembang Sore. Kala itu Roro Kembang sore tengah berbahagia sekaligus mengulang duka. Ibundanya, Roro Mursodo mengunjungi putri yang sudah lama tak dijumpainya. Roro Kembang Sore menangis dipangkuan ibundanya. Sementara itu dibelai-belainya rambut Roro Kembang Sore dengan penuh kasih sayang.   “Semuanya sudah berakhir.”ucap Roro dengan rasa pesimis. Roro Mursodo ikut menangis melihat penderitaan puterinya. Ia pun juga harus mengalami hal yang pahit. Pangeran Bedalem, suaminya, kini sudah tiada. Begitu pula dengan Roro Inggit, yang merupakan adik dari Roro Mursodo. Tak dapat dipungkiri betapa dalam luka hati Roro Kembang S...

avatar
Deni Andrian