Indonesia adalah Negara yang kaya akan budayanya. Salah satu kebudayaan yang ada di Indonesia adalah makanan khas dari berbagai daerah. Salah satu contohnya adalah Getuk Kethek dari Salatiga. Getuk Kethek adalah makanan khas Salatiga yang dibuat dari campuran parutan ketela pohon pilihan, parutan kelapa, dan gula jawa. Getuk ini terasa istimewa karena rasanya gurih dan tidak terlalu manis, teksturnya pun lembut sehingga mudah untuk dimakan. Konon katanya pemilik Getuk Kethek memiliki kethek (monyet) di halaman rumahnya, maka dengan itu getuk ini dinamakan Getuk Kethek. Getuk kethek dapat dibeli di jalan Argo Tunggal dekat perempatan ABC Salatiga. Getuk ini dibuat tanpa pengawet sehingga getuk ini hanya bertahan 5 jam apabila tidak dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Jadi, getuk ini selain enak juga sehat. #OSKMITB2018
Disetiap daerah di Indonesia terdapat tradisi sejarah. Kebanyakan sejarah lisan, namun ada pula dalam bentuk tulisan. Tradisi itulah yang bisa digunakan sebagai sumber sejarah lokal. Kali ini saya akan memaparkan salah satu tradisi yang berada di daerah saya yaitu upacara adat ruwahan yang berdasarkan sumber wawancara saya kepada orang tua saya melalui media sosial. Berikut paparan saya mengenai upacara adat ruwahan. Ruwahan adalah tradisi yang dilakukan masyarakat jawa khususnya jawa tengah. Tradisi ini dilaksanakan setahun sekali pada bulan ruwah dalam kalender Jawa atau bulan Syaban pada kalender Hijriah. Tradisi tradisi yang dilaksanakan pada bulan itu ialah nyadran. Nyadran dilakukan dengan membawa kenduri ke makam para leluhur. Kenduri yang berupa makanan tadi dibawa ke makam lalu mereka berdoa bersama sama. Makanan tadi berisi nasi tumpeng, ingkung ayam, dan lauk lainnya, setelah berdoa mereka membagi bagikan makanan yang mereka bawa lalu dimakan bersama di tempat itu. La...
Dieng Culture Festival adalah suatu ritual tahuhan yang diselenggarakan di Dieng, Banjarnegara. Dieng Culture Festival (DCF) yang terakahir diselenggarakan pada tanggal 3-5 Agustus 2018, DCF ini merupakan DCF yang ke -9. Acara ini dihadiri oleh bupati dan wakil bupati Banjarnegara yaitu bapak Budhi Sarwono dan Syamsudin. Acara DCF ini biasanya diselelenggarakan pada saat musim kemarau dengan alasan agar para wisatawan/pengunjung dapat merasakan dinginya suhu udara di Dieng serta bisa merasakan kenyamanan suasananya. Acara DCF juga diikuti oleh bapak Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah. Hal ini diikuti dengan antusias pengunjung yang jumlahnya melebihi jumlah peserta pada tahun sebelumnya. Sabtu, 4 Juli 2018 Kakang Mbekayu Duta Wisata Banjarnegara berkesempatan ambil bagian dalam Kirab Budaya anak rambut gembel yang dimulai dari rumah pemangku adat Dieng yaitu Mbah Sumanto, hingga ke lapangan Pandawa, kompleks Candi Arjuna lokasi panggung Dieng Culture Festival 2018. Dihari ke...
Batik Indonesia diperkenalkan ke Viet Nam di organisasi organisasi exchange ASEAN. Mulai dari ibu kota Hanoi sampe ke kota di daerah selatan dan tenggah Ho Chi Minh dan Da Nang. Orang-orang Vietnam sudah banyak yang tau tentang batik Indonesia, sekalian budaya kita.
Lompia semarang adalah makanan khas Semarang yang sudah terkenal di Indonesia. Lompia tersebut memiliki dua jenis sajian yaitu lompia kering/goreng dan lompia basah. Lompia goreng memiliki tekstur krispi dengan perpaduan rasa gurih dan manis pada bumbu dan isinya. Isi lompia biasanya terdiri dari rebung, wortel, telur, daging cincang, dan tauge. Berikut bahan pembuatan lompia semarang : 1. Kulit lompia 2. Daging ayam cincang 200 gram 3. Telur rebus 1 butir 4. Wortel, tauge 5. Garam, gula pasir, merica 6. Bawang bombay, bawang putih cincang 7. Tepung terigu 8. Air secukupnya. Berikut cara pembuatan lompia semarang 1. Panaskan minyak lalu tumis bawang bombai lalu tumis hingga layu. Kemudian tambahkan bahan dan tumis hingga matang dan harum. 2. Masukan ayam cincang. Aduk hingga rata dan berubah warna 3. Masukan rebung, gula. Lalu campur hingga rata. 4. Tumis hingga matang dan tiriskan. 5. Ambil selembar kulit lompia lalu...
Manggleng merupakan makanan yang terbuat dari singkong atau dalam bahasa banyumas disebut "budin". Singkong akan di iris tidak terlalu tipis kemudian dijemur lalu dimasak dan diberi bumbu pedas manis sehingga manggleng bertekstur tebal, agak keras dan basah. Berikut adalah cara pembuatan manggleng singkong. Bahan : 1. Singkong 2. Air 3. Gula merah 4. Cabai Cara membuat : 1. Singkong dikupas dan dicuci. Gunakan singkong yang empuk/mempur supaya hasilnya renyah dan gurih. 2. Potong singkong sepanjang 3-4cm kemudian rebus hingga matang. 3. Setelah matang,dinginkan lalu iris singkong tetapi jangan terlalu tipis. 4. Jemur hingga kering. 5. Goreng singkong yang sudah dikeringkan. 6. Cairkan gula merah dengan air panas lalu tambahkan cabai yang sudah dihaluskan sesuai selera. 7. Masukkan singkong yang sudah digoreng ke dalam wajan yang berisi gula merah yang dipanaskan dan cabai halus. Aduk sampai merata. 8. Angkat lalu dinginkan. Man...
Rijstaffel merupakan bentuk percampuran budaya Eropa dengan budaya nusantara berupa kuliner nusantara yang disajikan dengan tata cara jamuan makan Eropa. Didahului dengan makanan pembuka, dilanjutkan dengan menu utama, lalu ditutup dengan pencuci mulut. Rijstaffel sangat populer diantara kalangan Belanda pada era kolonial abad 19 dan abad 20 awal di pulau Jawa. Penyajiannya biasa digelar dengan mewah pada acara-acara resmi atau restoran elite di perkotaan. Versi resmi rijstaffel adalah iring-iringan pelayan pribumi berpakaian kebaya, atau setelan sarung dan belangkon, masuk ke ruang makan membawa berbagai macam hidangan nusantara secara marathon. Porsi yang dihidangkan cenderung sedikit supaya para tamu jamuan dapat menikmati segala macam kuliner eksotis nusantara dalam sekali pertemuan. Iring-iringan pelayan tersebut akan terus berlanjut membawa hidangan hingga makanan penutup. Pada era kemerdekaan, rijstaffel menghilang dari Indonesia sebab dianggap mengeksploitasi bangsa...
Musik kenthongan di Banyumas telah lahir dan berkembang menjadi musik yang begitu atraktif dan bergairah. Setiap grup dapat menampilkan kreativitasnya masing-masing secara bebas, tanpa aturan-aturan baku yang mengekang kreativitas. Kebebasan kreativitas inilah yang menjadi salah satu daya tarik dari musik ini. Setiap grup bisa menyederhanakan atau merumitkan teknik permainan musik sesuai dengan kemampuan dan keinginan mereka. Musik kenthongan di Banyumas sebenarnya sudah dapat dijumpai pada awal dekade tahun 1970-an. Di wilayah Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas (kurang lebih 10 km di sebelah barat Kota Purwokerto) dijumpai ada sekelompok masyarakat yang mengembangkan kenthongan menjadi semacam perangkat musik. Caranya adalah membuat alat kenthongan dalam jumlah banyak kemudian ditabuh bersama-sama. Pada waktu itu ada yang mencoba memasukkan alat musik mirip dengan angklung yang cara membunyikannya adalah dengan memukul bilah-bilah nada di dalamnya. Selanjutnya jadilah ara...
Kegiatan tahlilan setelah seorang anggota keluarga meninggal dunia bukanlah kegiatan yang asing di dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Banyak keluarga Islam yang merupakan keturunan Jawa melakukan prosesi tersebut. Namun ternyata hal ini tidak sepenuhnya merupakan ajaran Islam. Banyak ulama-ulama yang menentang digelarnya prosesi ini dan menganggap acara ini bi’dah atau sesat. Sebuah pertanyaan muncul, mengapa orang-orang Islam Jawa mewarisi adat ini? Akarnya ternyata ada di ratusan tahun yang lampau, ketika Indonesia masih terdiri dari kerajaan-kerajaan dan masyarakat yang memeluk Islam mungkin masih bisa dihitung jari. Salah satu Wali Sanga, Sunan Kalijaga, yang berniat untuk mengislamkan Jawa—yang pada saat itu hampir seluruh penduduknya masih memeluk agama Hindu, Buddha, atau bahkan animisme dan dinamisme—menggagas prosesi berikut demi diterimanya agama Islam dengan besar hati oleh penduduk. Sunan Kalijaga memikirkan sebuah cara agar Islam bis...