“Batagak gala” (Mewariskan gelar) Batagak gala merupakan tradisi minangkabau yang masih berjalan sampai saat ini namun jarang ditemui pada daerah perkotaan. Gala (gelar) ini diperuntukan untuk anak laki-laki di Minangkabau. Batagak gala merupakan pertanda bahwa anak laki-laki dimangkabau sudah memasuki tahap dewasa. Gala (gelar)yang diberikan merupakan suatu pusako yang didak berwujud seperti pusako lainya. Biasanya batagak gala diadakan sehari sebelum pernikahannya di waktu malam selpas maghrib dan dihadiri oleh tokoh tokoh masyarakat adat dan keluarga besar kedua mempelai pengantin. Gelar yang didapatkan (diwarisi) oleh calon marapulai (pengantin laki-laki) dari gelar mamak yang tertua dari kaumnya. Gala (gelar) yang diberikan berfungsi sebagai panggil...
"Rendang Lokan" makanan yang jarang dikenal oleh masyarakat di luar sumatera barat.Terkadang masyarakat luar sumatera barat hanya mengetahui rendang saja cuma beberapa masyarakat luar sumatera barat yang mengetahui rendang lokan. makanan ini merupakan campuran antara rendang dengan lokan atau yang biasa kita sebut sebagai kerang tawar.biasanya cara membersihkan makanan ini susah susah gampang,kalau kita tidak bisa membersihkan daging lokan maka dapat menyebabkan sakit perut atau muntah. rendang lokan ini sangat digemari oleh masyarakat pesisir selatan maupun yang di luar pesisir selatan,dikarenakan harga kerang tawar atau biasanya lokan ini cukup mahal maka rendang lokan ini terkadang dibuat saat ada acara ataupun pada saat sanak family kita yang pulang kampung terkadang lokan tidak hanya dibuat sebagai kerang namun juga dibuat menjadi sate lokan yang sudah terkenal di wilayah luar sumatera barat. #OSKMITB2018
Taukah anda minuman yg satu ini? Sebut saja kalikih, asalnya dari kampung halaman saya yakni sumatera bagian barat, lebih tepatnya lagi di payakumbuh. Liburan idul fitri kemarin, saya sengaja menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu pasar yang terkenal di payakumbuh dan mencicipi beraneka macam jajanan yang ada disana, khususnya jajanan yg satu ini, Kalikih santan.. umumnya minuman yang hamper mirip mirip dengan cendol ini dijual saat bulan Ramadhan, Bedany kalikih ini pure dari buah asli serta tanpa bahan pengawet maupun pewarna dan biasanya orang-orang sering sekali menjadikan kalikih ini sebagai santapan disaat berbuka puasa, karena buah pepayanya yang segar sekaligus dibaluti santan dan gula merah ini kalikih pasti selalu ramai pembeli. dalam bahasa minang kalikih berarti pepaya, dan karena dimakan dengan kuah santan manis jadi namanya Kalikih Santan. Biasanya disajikan sat sedang dingin-dinginnya, mau pake es batu atau di masukin ke kulkas sama saja...
Randai adalah salah satu permainan tradisional di Minangkabau yang dimainkan secara berkelompok dengan membentuk lingkaran , kemudian melangkahkan kaki secara perlahan, sambil menyampaikan cerita dalam bentuk nyanyian secara berganti-gantian. Randai menggabungkan seni lagu , musik , tari , drama dan silat menjadi satu. Randai merupakan salah satu kesenian tradisional yang kompleks dan memerlukan keahlian yang tinggi karna si pemain harus bisa memeragakan beberapa keahlian di beberapa cabang seni. Awalnya randai merupakan alat untuk menyampaikan pesan melalui cerita jadi di setiap pentas selalu diselipkan cerita-cerita yang berisi pesan-pesan nasihat. Pertunjukkan randai berkembang berkembang pesat di luhak Lima Puluh Kota dimana wilayah ini tradisi minangkabau berkembang dalam kehidupan bermasyarakat. Semu...
Ka Parak Tingga merupakan lagu rakyat atau folk song yang berasal dari daerah Sumatera Barat. Tema dari lagu rakyat ini adalah perpisahan yang menyakitkan. Asal usul lagu rakyat ini dapat dikaitkan dengan budaya merantau orang Minangkabau, yang seringkali mengakibatkan perpisahan antara teman, sahabat, keluarga, maupun kekasih. Lagu ini menceritakan tentang perasaan hati dua orang yang harus berpisah, namun keduanya teringat akan waktu bersama dan menjadi bersedih karenanya. Pada umumnya lagu ini dimainkan dengan nada dasar C, ketukan 4/4 dan tempo moderato atau sedang. Struktur dari lagu ini pun memiliki struktur seperti pantun, yaitu setiap bait terdapat 2 larik sampiran dan 2 larik isinya. Terdapat dua versi lirik dari lagu Ka Parak Tingga, versi pertama secara keseluruhan memiliki susunan pantun a-b-a-b pada tiap bait dan dengan larik yang berbeda tiap baitnya, sedangkan versi kedua memiliki susunan a-a-a-a dan a-b-a-b, namun memiliki pengul...
Asal batik Tanah Liek ini diduga dari negeri Cina yang masuk ke Minangkabau pada abad ke 16 pada zaman Kerajaan Minangkabau berpusat di Pagaruyung, Batusangkar. Batik tanah liek sempat hilang tanpa jejak pada masa penjajahan Jepang, namun berkat usaha Wirda Hanim, teknik batik ini diperkenalkan kembali pada tahun 1994. Awalnya Wirda Hanim melihat motif batik ini digunakan oleh beberapa orang penduduk nagari Sumanik, Kecamatan X Koto, Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Beliau tertarik dengan batik yang langka tersebut dan berniat untuk membangkitkan kembali seni tradisional batik tanah liat yang hampir punah. Berkali-kali ia melakukan percobaan agar mendapatkan hasil yang menyamai batik tanah liek asli yang pernah ia temui di Sumani. Namun ia kerap gagal. Dari sepuluh batik yang ia coba produksi, hanya dua saja yang menyamai batik liek asli. Akhirnya, dengan tanah payau yang ia ambil dari dekat rumahnya, ia berhasil terus m...
Ketika marak pulai (pengantin laki-laki) diantar ke rumah anak daro (pengantin perempuan), jadilah sebuah pesta perkawinan adat Minangkabau yang dinamakan baralek gadang (pesta besar). Perempuan-perempuan muda yang belum lama menikah biasanya ikut dalam iringan arak-arakan. Mereka dinamakan pasumandan, artinya pengiring dari lingkungan yang baik-baik. Pasumandan pada saat itu memakai pakaian adat yang terbagus dan terbaru, baju yang dipakai mereka biasanya berwarna merah bercorak sulaman. Bagi orang awak , sulaman ini dinamakan suji .Ini kalau memakai satu warna benang. Jika memakai warna-warna benang yang berbeda dinamakan suji cair . Cair artinya memecah atau merambat, maksudnya warna tertentu merambat pada warna yang lain, dengan kata lain bernuansa. Umumnya ragam-ragam hias suji berupa corak-corak flora, seperti rangkaian bunga dan dedaunan. Penempatan warna benang sangat terkontrol dan terpilih antara ujung. Tengah, dan...
Mandoa pusaro secara bahasa terdiri dari dua kata yaitu ‘ Mandoa ’ artinya bedo’a dan ‘ Pusaro ’ artinya makam. Mandoa pusaro adalah sebuah tradisi dimana suatu keluarga atau kaum akan mengundang urang siak ( imam ) untuk memimpin do’a yang bertujuan untuk mendo’akan keluarga mereka yang telah mendahului mereka agar dilapanggkan kuburnya dan terhindar dari siksa kubur. Jika sebuah keluarga yang melakukan tradisi mandoa pusaro, maka tradisi ini akan berlangsung dirumah keluarga tersebut. Namun, jika kaum yang melakukan tradisi ini, maka tradisi ini akan belangsung dekat kuburan atau makam kaum. Tata cara penyelenggaraan tradisi ini yaitu : Kaum atau keluarga menyediakan ataupun membawa makanan yang ditutup a...
        Ketika berada dirumah makan padang, kita pasti sering melihat tempat mencuci tangan diletakkan diatas meja makan kita. Dalam bahasa minang, ini dinamakan aia basuah . Kita menggunakan ini untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Hal ini tentu lumrah ditemukan dimana saja. Namun, yang menjadi ciri khas dari kebiasaan urang minang ini adalah cara menggunakannya. Adat makan di minangkabau, setelah makan biasanya orang minang manonyong (menyiram) tangan di piring makan. Kemudian baru dicampuangan (dicemplung) ke tempat aia basuah, sehingga tangan yang dibilas dua kali lebih bersih. Bagi orang minang menjadi hal biasa menyuci tangan sesudah makan langsung di piring bekas makan kita dan malah hal itu dianjurkan dengan pameo: biar ndak kariang rasaki (susah rezeki). Hal ini bermaksud untuk memudahkan orang untuk mencuci piring yang sudah basah....