Nanggroe Aceh Darussalam adalah salah satu provinsi Indonesia yang terletak di ujung paling Barat Indonesia. Tidak hanya dari segi adat dan budanya saja yang unik, banyak juga makanan yang khas dari Aceh. Beberap kulinernya antara lain ada ayam tangkap, timpan, kopi aceh, mie aceh, dan masih banyak lagi. Mie Aceh merupakan masakan mie pedas khas Aceh. Ada 3 jenis Mie Aceh, mie Aceh rebus, yaitu dengan menggunakan kuah yang banyak di dalammnya. Mie Aceh Tumis, hanya menggunakan sedikit kuah di dalamnya begitu juga dalam pembuatannya. Mie Aceh Goreng, tidak menggunakan kuah sama sekali atau kering. Dalam proses pemasakannya, tidak bisa disekalikan, walaupun mungkin rebus dan tumis hanya beda volume kuah saja, jadi dimasaknya harus sendiri-sendiri karena akan menentukan rasanya juga. Mie Aceh ini menggunakan mie kuning tebal dengan kuah kari yang pedas (Tumis, Rebus). Untuk yang aslinya 1 porsi isinya hanya mie dengan telur saja tidak ada tambahan lainnya. Sedangkan banyak variasin...
Asam sunti merupakan bumbu dapur khas aceh yang sejatinya adalah belimbing wuluh yang dikeringkan. Asam sunti ditambah dalam masakan karena rasa asamnya yang khas, dan memberikan wana kecoklatan serta sebagai pengental. Tidak heran apabila asam sunti sering digunakan dalam bebagai masakan khas aceh, seperti Keumamah, asam keueng, dll. Membuat asam sunti sebenarnya tidaklah susah, berikut langkah langkah pembuatan asam sunti: 1. Sediakan buah belimbing wuluh yang masih hijau dalam jumlah banyak, karena akan menghasilkan asam sunti yg jauh lebih sedikit 2. Cuci belimbing wuluh hingga bersih lalu biarkan terendam semalam 3. Tiriskan, dan tata belimbing diatas loyang 4. Tambahkan garam secukupnya. Garam ini bertujuan untuk mempermudah proses penguapan air yang terkandung dalam belimbing wuluh. 5. Tutupi dengan plastik agar debu tidak dapat masuk dan jemurlah dibawah sinar matahari yang panas. 6. Lama-lama air dari belimbing akan keluar. Namun a...
Metode pengobatan untuk sebuah penyakit pasti berbeda di daerah-daerah yang berbeda pula, begitu juga dengan Aceh Utara. Apabila seseorang sedang demam, siapkan bahan-bahan berikut ini; 2-3 butir kembang semangkuk, 1 sendok makan biji selasih, 1 sendok teh getah anggur, 1 sendok teh gula batu, dan kadang pula juga sehelai daun pisang. Semua bahan obat (kecuali daun pisang) direndam selama beberapa menit. Hasil rendaman tersebut diminum oleh penderita demam untuk menurunkan suhu tubuh. Setelah meminum ramuan tersebut, penderita dapat tidur di atas daun pisang untuk memberikan efek sejuk di tubuh. #OSKMITB2018
Rakyat Aceh sejak dahulu telah mengetahui dan menyadari akan betapa kayanya budaya-budaya yang ada di Tanah Rencong ini. Pada daerah ini terdapat berbagai macam bahasa dan ciri khas masing-masing yang merupakan titipan dari leluhur sejak berabad-abad. Melihat hal ini sebagai sebuah identitas dan kekayaan tak ternilai, masyarakat Aceh merasa perlu diadakan tindakan-tindakan untuk melestarikan dan memperkenalkan hal ini kepada kaum banyak. Oleh sebab itu, diselenggarakanlah suatu acara bernama Pekan Kebudayaan Aceh. Yaitu sebuah acara dimana kontingen dari berbagai daerah di Aceh datang ke ibu kota Banda Aceh dan mendirikan stan-stan untuk dinikmati bersama oleh masyarakat. Pada acara ini juga diadakan pameran dan eksibisi serta berbagai festival seni dari 23 kabupaten dan kota di Aceh. Acara ini telah dilaksanakan sejak tahun 1958 dan terus menjadi kegiatan rutin wajib yang ditunggu-tunggu oleh rakyat. Acara ini dilangsungkan tidak setiap tahun, melainkan 5 tahun sekali. Turis...
Pelintau di ambil dari bahasa tamiang asli yaitu; PELIN berarti semua, sedangkan TAU berarti tau atau mengerti, jadi PELINTAU memiliki makna atau arti SEMUA TAU, baik fisik maupun sepiritual. Silat Pelintau menjadi tradisi untuk penyambutan pengantin di Aceh. Tradisi sambutan ini dinilai cukup berbahaya karena yang ditampilkan adalah gerakan-gerakan silat yang lihai oleh pemuda ahli pelintau Aceh. Pendekar silat Pelintau ini akan menghadang rombongan pengantin lelaki ketika tiba di perkarangan rumah. Para pendekar ini terdiri dari lelaki dan perempuan. Ketika rombongan tiba, mereka pun siap beraksi. Selama aksi berlangsung, rombongan harus menjaga jarak. Karena aksi ini sebenarnya cukup berbahaya. Sebab dalam aksi seni silat Aceh, para pendekar ini juga menggunakan bermacam senjata tajam seperti pisau, pedang maupun toya. Meskipun memiliki senjata, para pendekar ini tidak menghujamkan senjatanya ke tubuh seperti seni Debus. Mereka memang m...
Pada abad ke-17 Kesultanan Aceh Darussalam di bawah pimpinan Sultan Iskandar Muda mengalami masa keemasan dan termasuk salah satu kekuatan adi daya di dunia khususnya di kawasan Selat Malaka. Di balik kesuksesan seorang laki-laki selalu ada orang perempuan di balik layar. Bagi Sultan Iskandar Muda, perempuan di balik layar itu adalah permaisurinya yang bernama Puteri Pahang yang dalam bahasa Aceh lebih dikenal dengan sebutan Putroe Phang. Perkenalan Sultan Iskandar dengan Puteri Pahang ini berawal ketika Aceh Darussalam berhasil menaklukkan Pahang. Bersamaan dengan itu, keluarga istana Pahang bersama sekitar 10.000 penduduknya berimigrasi ke Aceh untuk memperkuat pasukan Sultan Iskandar Muda. Sultan Iskandar Muda rupanya tertarik dengan seorang puteri dan Pahang yang bernama Puteri Kamaliah. Puteri Kamaliah kemudian dinikahi Sultan Iskandar Muda dan diangkat menjadi permaisurinya. Karena Puteri Kamaliah berasal dan Pahang, rakyat Aceh memanggilnya dengan...
Si kedele ne manuk si peralai jema oyale kukur. Ike kukur galak keta nguk isabung, ijalu. Keta iaran taroh. Mera we raie taroh a ne ku sepuluh ribu, due puluh ribu, mera we koro atawa kude pe bun jema kin taroh. Dum kul nate, beta mulo ke dah. Menang kalahe keta terserah ku nasib, ara kukur galak gere lepas mah taroh, keta talu. Nguk perin kukur ijalu kin peme rah ni nepekah. Gere tubah lagu jema betaroh tekala pacu kude so, kude si musangka ke mujontor de lahe seneta, si betaroh keta mumangan sedep, mangan ku bajak rum kul ni kutep. Si menang a keta nge tetnine ike si kalah a keta pukekucip, pupeperus gumis, nome kelam gere ne mis, pe ng wan beb nge meh titis. Sara macam mi keta gere kin kukur sabung orop nge iperalai kin lelon kin dediangan, igegeneng, ipepanang, ipeperus, ipenirin dum galak nate. Iyo soboh iengon-engon, ikerteken pumu kukur pe mungku, tuke mulape lagu si nge korong, osop gerahan basah gerngong. Ku si beluh oya kin temengen, beluh ku empus atawa ku reb...
Nasi Guri adalah nasi yang dimasak dengan santan dengan tambahan bumbu dari rempah-rempah sehingga gurih dan beraroma yang berasal dari Aceh , Indonesia . Yang paling khas Aceh adalah Nasi Gurih Khas Aceh alias nasi gurih. Tentu saja, seperti dapat di duga, Nasi Gurih Khas Aceh ini mirip dengan nasi gurih di Jawa, Nasi Uduk Jakarta , atau juga Nasi Lemak Malaysia . Bedanya, Nasi Gurih Khas Aceh sungguh lebih gurih. Nasi Gurih Khas Aceh yang di masak dengan santan ini di taburi bawang goreng, serundeng kerupuk atau emping, irisan mentimun, kering tempe, dan kacang goreng. Lauknya kalio daging sapi juga ada paru dan limpa, kalio ayam, Ikan rambeu goreng, dendeng dan lain-lain.. Nasi Gurih Khas Aceh dapat di jumpai di banyak keude bu (kedai nasi) sederhana, khususnya di pagi hari di sekitar Masjid Baiturrahman. Kebanyakan Nasi Gurih Khas Aceh juga menjual Nasi...
Kuwah eungkôt yèe atau gulai ikan hiu adalah masakan khas Aceh , [1] yang dimasak dengan bumbu dan rempah-rempah yang khas, seperti daun teumurui dan daun jeruk purut, yang membuat aroma gulainya menjadi khas. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kuwah_eungk%C3%B4t_y%C3%A8e