Kemerdekaan Indonesia
1.127 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Usul Nama Boyolali
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Menurut legenda nama Boyolali berhubungan dengan ceritera Ki Ageng Pandan Arang  Alkisah, Ki Ageng Pandan Arang diramalkan oleh Sunan Kalijogo sebagai Wali penutup menggantikan Syeh Siti Jenar. Oleh Sunan Kalijogo, Ki Ageng Pandan Arang diutus untuk menuju ke Gunung Jabalakat di Tembayat (Klaten) untuk syiar agama Islam. Dalam perjalananannya dari Semarang menuju Tembayat Ki Ageng banyak menemui rintangan dan batu sandungan sebagai ujian. Ki Ageng berjalan cukup jauh meninggalkan anak dan istri ketika berada di sebuah hutan belantara beliau dirampok oleh tiga orang yang mengira beliau membawa harta benda ternyata dugaan itu keliru maka tempat inilah sekarang dikenal dengan nama Salatiga. Perjalanan diteruskan hingga sampailah disuatu tempat yang banyak pohon bambu kuning atau bambu Ampel dan tempat inilah sekarang dikenal dengan nama Ampel yang merupakan salah satu kecamatan di Boyolali. Dalam menempuh perjalanan yang jauh ini, Ki Ageng Pandan Arang semakin meninggalkan...

avatar
OSKM_16518275_Rafiq Satria Yudha
Gambar Entri
Sedulur Papat Limo Pancer
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

            Istilah Sedulur Papat Limo Pancer sampai sekarang diketahui bersumber dari suluk Kidung Kawedar atau disebut pula Kidung Sarira Ayu, bait ke 41-42. Suluk ini diyakini masyarakat sebagai karya Sunan Kalijaga.             Sedulur Papat Limo Pancer dipercaya menyimbolkan empat macam nafsu yang berada di dalam diri manusia; nafsu keindahan, nafsu amarah, nafsu serakah, dan nafsu keutamaan, serta dari keempatnya, terdapat diri sendiri atau hati nurani manusia di tengah-tengah semua itu.             Kepercayaan Sedulur Papat Limo Pancer berwujud kepercayaan bahwa saat dikandung, setiap manusia dibungkus kulit ari dan bisa tersambung dan mendapat nutrisi dari ibu melalui tali pusar. Sedulur Papat Limo Pancer menyatakan bahwa kulit ari dan tali pusar itu bukan sekadar organ melainkan memiliki kekuatan intrinsik, menjadi roh penjaga y...

avatar
OSKM18_16918237_Fito Ezekiel Halor Jatmiko
Gambar Entri
Cengkaruk
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

          Indonesia dikenal sebagai negara yang mempunyai ribuan budaya baik itu upacara  adat, rumah, bahasa, bahkan hingga makanan dan minuman. Salah satu makanan yang sekarang sudah sangat sulit ditemukan dan dibeli. Makanan ini bernama Cengkaruk. Cengkaruk adalah sebuah makanan yg terbuat dari nasi yang cocok dimakan sebagai cemilan. Cengkaruk ini adalah sebuah makanan khas dari daerah Solo dan sekitarnya. Makanan ini mempunyai rasa yang enak, gurih, dan renyah. Mungkin alasan orang dulu menamakan dengan cengkaruk karena makanan ini diambil dengan cara ' mencaruk ' (mengambil dalam jumlah banyak dan digenggam) dengan tekstur yang renyah.             Cara pembuatan cengkaruk ini tergolong mudah dan membutuhkan biaya yang kecil. Bahan utama yang digunakan adalah nasi sisa yang belum dihidangkan dan belum basi. Pertama, jemur nasi sisa pada nampan, usahakan nasi tidak dalam keadaan menggumpal terlalu banyak...

avatar
OSKM_16518074_Syarifuddin Fakhri
Gambar Entri
Puspa Bangsa Sebagai Penyegar Mata
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Tengah

Termasuk ke dalam salah satu dari tiga bunga nasional Indonesia, Melati Putih dinobatkan sebagai Puspa Bangsa menurut Kepres No. 4 Tahun 1993. Bunga Melati yang juga tersebar di penjuru dunia ini seringkali dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai dekorasi dalam pernikahan hingga tabur bunga di pemakaman. Bunga yang memiliki ciri fisik berwarna putih kecil dan baunya yang harum ini ternyata memiliki banyak manfaat lain, salah satunya masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa memanfaatkannya sebagai penyegar mata tradisional. Cara pembuatan penyegar mata pun mudah. Pertama-tama, sediakan beberapa bunga melati dan satu gelas air bersih. Lalu, rendam bunga melati dalam segelas air bersih yang telah disediakan selama satu malam penuh. Setelah itu, kedip-kedipkan mata pada air tersebut. Air penyegar mata ini dapat menghilangkan rasa gatal atau kelelahan pada mata. Jika setiap hari rutin melakukan ini, maka mata akan terasa jernih dan segar.  Pada zaman serba instan i...

avatar
OSKM18_16318258_Jasmine Nur Mahdani
Gambar Entri
Monumen Perjuangan Dk. Posongan Kec. Comal
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Monumen perjuangan ini berada di Dukuh Posongan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Propinsi Jawa Tengah. Monumen ini adalah saksi bisu dari sejarah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah, tepatnya ketika Belanda melaksanakan Agresi Militer Belanda Ke-2 pada tahun 1947. Saat itu terjadi pertempuran antara pejuang Indonesia melawan pasukan Belanda (KNIL). Dalam pertempuran tersebut sebanyak 215 pejuang gugur, dua diantaranya adalah prajurit dari Pangkalan C.A.IV Tegal yaitu Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar. Kasmuri(53 th) menuturkan bahwa gugurnya kedua prajurit tersebut bermula pada saat keduanya sedang menaiki kereta api menuju Tegal setelah melaksanakan dinas di Surabaya. Kereta yang dinaiki oleh Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar dihadang oleh pasukan KNIL di sekitar Dukuh Posongan, penghentian tersebut terjadi karena disana sedang terjadi peperangan antara pejuangan dengan pasukan KNIL. Ketika itu mereka langsung turun dan ikut bergabung dengan pejuang un...

avatar
OSKM_16318137_Hananda FITB 2018
Gambar Entri
Monumen Perjuangan Dk. Posongan Kec. Comal
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Monumen perjuangan ini berada di Dukuh Posongan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Propinsi Jawa Tengah. Monumen ini adalah saksi bisu dari sejarah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah, tepatnya ketika Belanda melaksanakan Agresi Militer Belanda Ke-2 pada tahun 1947. Saat itu terjadi pertempuran antara pejuang Indonesia melawan pasukan Belanda (KNIL). Dalam pertempuran tersebut sebanyak 215 pejuang gugur, dua diantaranya adalah prajurit dari Pangkalan C.A.IV Tegal yaitu Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar. Kasmuri(53 th) menuturkan bahwa gugurnya kedua prajurit tersebut bermula pada saat keduanya sedang menaiki kereta api menuju Tegal setelah melaksanakan dinas di Surabaya. Kereta yang dinaiki oleh Kapten KKO Mendung dan Serma KKO Iskandar dihadang oleh pasukan KNIL di sekitar Dukuh Posongan, penghentian tersebut terjadi karena disana sedang terjadi peperangan antara pejuangan dengan pasukan KNIL. Ketika itu mereka langsung turun dan ikut bergabung dengan pejuang untu...

avatar
OSKM_16318137_Hananda FITB 2018
Gambar Entri
Tradisi Pingitan Manten Sengkeran
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Prosesi Memingit Manten ‘Sengkeran’ Tradisi pingitan umum dilakukan masyarakat berlatar belakang Jawa, tepatnya di daerah Jawa Tengah dan Jogjakarta. Tradisi ini seringkali juga disebut ‘ sengkeran’ di samping sebutan ‘pingitan’ yang lebih terkenal. Calon mempelai perempuanlah yang terlibat banyak dalam prosesi ini. Nah, bagaimana prosesi pingitan ini? Pingitan ini memiliki tujuan yang baik. Yaitu menjaga kedua mempelai dari marabahaya dengan cara ‘dipingit’. Dipingit berarti larangan bagi kedua calon mempelai untuk saling bertemu hingga hari pernikahan tiba, yang waktunya bisa sampai satu bulan lamanya. Dan bagi calon pengantin perempuan, dilarang untuk beraktivitas keluar rumah. Larangan berpergian ke luar rumah untuk calon pengantin wanita, lazimnya juga diawali dengan sederet ritual tertentu. Pada tradisi sengkeran misalnya, calon pengantin wanita lebih dahulu melakoni ritual  dibalub-balubi &n...

avatar
OSKM_19918043_Hayfa
Gambar Entri
Kue Gadungan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Gadungan adalah makanan tradisional dari Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo. Gadungan merupakan makanan yang terbuat dari singkong yang di parut. Makanan ini sudah ada sejak zaman Belanda masih menjajah di Indonesia. Sayangnya, makanan ini terlupakan karena hanya dapat mengenyangkan perut tanpa ada kandungan gizi didalamnya. Cara membuat makanan ini adalah dengan memarut singkong, kemudian peras hingga air dalam singkong hilang. Setelah itu, ampas dari parutan singkong didiamkan selama 3 hari kemudian di kukus. Selesai dikukus, ampas singkong di cetak sebesar bola ping pong dan di alasi dengan daun pisang. Makanan ini akan menjadi terasa lebih nikmat dengan menambahkan sambal ketek (sambal yang terbuat dari fermentasi ampas pembuatan minyak kelapa).   #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16518365_tina Tina Wahyuningsih
Gambar Entri
Masjid Agung Jawa Tengah
Alat Musik Alat Musik
Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah adalah masjid yang terletak di Semarang , provinsi Jawa Tengah , Indonesia . Masjid ini mulai dibangun sejak tahun 2001 hingga selesai secara keseluruhan pada tahun 2006. Masjid Agung diresmikan oleh Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 14 November 2006 . Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan masjid provinsi bagi provinsi Jawa Tengah. Daya tarik lain dari masjid ini adalah Menara Al Husna atau Al Husna Tower yang tingginya 99 meter. Di l antai 19 untuk menara pandang, dilengkapi 5 teropong yang bisa melihat kota Semarang. Pada awal Ramadhan 1427 H lalu, teropong di masjid ini untuk pertama kalinya digunakan untuk melihat Rukyatul Hilal oleh Tim Rukyah Jawa Tengah dengan menggunakan teropong canggih dari Boscha . Area serambi Masjid Agung Jawa Tengah dilengkapi 6 payung raksasa otomatis seperti yang ada di Masjid Nabawi . Payung...

avatar
OSKM18_16618012_Faiz