1 euro fc points Besuche die Website Buyfc26coins.com. Schnell und sicher, top!.QeGC
1.075 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kenduri Maulod
Ritual Ritual
Aceh

Kenduri Maulod  adalah makan bersama yang diadakan di  meunasah  (mesjid kecil di desa), di balai pengajian kampung, bahkan juga di kantor-kantor dinas, sehingga ketika musim maulid tiba, suasana perkantoran juga ikut religius. Peringatan maulid juga diadakan warga secara pribadi, salah satunya dengan mengadakan  kenduri  atau hajatan di rumah masing-masing dengan menyajikan menu spesial seperti daging sapi, ayam, telur, dan sejenisnya. Undangan yang wajib pada acara  Kenduri Maulod  adalah anak yatim, sebagai bentuk rasa sosial dan mengamalkan sunnah Rasulullah SAW untuk menyantuni anak yatim. Tetangga dan handai taulan juga ikut diundang untuk menunaikan sunnah Nabi Muhammad tentang menyambung silaturrahim sesama muslim dan sunnah berbagi bila memasak makanan yang enak dan tercium baunya. Sumber :  https://vennashintya.wordpress.com/2016/03/18/peninggalan-dan-acara-tradisi-islam-di-aceh/

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Tradisi Beureuat
Ritual Ritual
Aceh

Salah satu kenduri di Masyarakat Lamno, Aceh Jaya adalah  Kaurie Beureuat .  Kenduri  ini dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan dan berlangsung pada malam hari di pertengahan bulan Sya’ban. Malam berlangsungnya  kenduri  ini dikenal dengan istilah Malam  Beureuat.Kenduri  ini dilaksanakan oleh seluruh anggota masyarakat sebuah desa dan bertempat di meunasah yang dipimpin oleh teungku. Pada  kenduri  ini seluruh masyarakat datang ke meunasah dengan membawa sebuah  idang (paket makanan yang terdiri dari nasi beserta lauk pauk dan ditempatkan dalam sebuah talam yang besar). Makanan tersebut disantap bersama anggota masyarakat lainnya yang hadir pada saat pelaksanaan kaurie beurat. Sumber :  https://vennashintya.wordpress.com/2016/03/18/peninggalan-dan-acara-tradisi-islam-di-aceh/

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Bakatuang
Ritual Ritual
Aceh

Salah satu wilayah di Kabupaten Aceh Selatan, bernama Kluet, memiliki sebuah sistem sosial yang unik. Wilayahnya terdiri dari empat kecamatan, meliputi Kluet Selatan, Kluet Utara, Kluet Timur, dan Kluet Tengah. Keempat wilayah tersebut didiami oleh tiga suku besar, yaitu suku Aneuk Jamee di Kluet Selatan, suku Aceh di Kluet Utara, dan Suku Kluet di Kluet Timur dan Kluet Tengah. Walaupun mereka memiliki adat istiadat yang berbeda, tetapi dapat berinteraksi dengan baik di satu wilayah yang sama.   Bakatuang adalah sebuah kegiatan adat yang bertujuan untuk mencari telur penyu. Katuang, oleh masyarakat Aceh disebut pinyie , atau dalam bahasa Indonesia berarti penyu. Bakatuang merupakan sebuah kebudayaan kuno yang dimiliki oleh masyarakat Aneuk Jamee di Kluet Selatan secara turun temurun.   Tidak ada data sejarah yang jelas mengenai kapan dan oleh siapa kebudayaan tersebut ditemukan. Tapi yang jelas, tradisi tersebut masih dipelihara dengan b...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Masjid Tuo Pulo Kambing
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Aceh

Sepintas, masjid ini tak seperti bangunan berusia 666 tahun. Pondasinya begitu kokoh, dinding kayu, dan besinya pun masih sama seperti pertama kali masjid ini dibangun pada tanggal 8 Agustus tahun 1351 Masehi. masjid yang terletak di Kampung Pulo Kambing, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan ini  dikenal dengan nama Masjid Tuo Pulo Kambing. Sampai kini, warga setempat masih memanfaatkan masjid ini untuk salat dan mengaji. Pemrakarsa pembangunan masjid ini adalah seorang ulama bernama Syeh Muhammad Husen Al Fanjuri bin Muhammad Al Fajri Kautsar, murid seorang ulama sufi asal Persia. Keunikan masjid ini terlihat dari 4 tiang dengan ukiran kaligrafi yang mengisahkan riwayat kebesaran kerajaan-kerajaan Islam di Aceh. 1 dari 4 tiang, ada 1 tiang yang kerap mengeluarkan air sehingga warga membuatkan sejenis tempat penampungan. Sebagian besar warga meyakini bahwa air itu mengandung keberkahan. Menurut cerita pembangunan mesjid. Setelah tiang pertama dipancangk...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Legenda Tewasnya Gadjah Mada di Kerajaan Aceh Tamiang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Tamiang pada awalnya merupakan satu kerajaan yang pernah mencapai puncak kejayaan dibawah pimpinan seorang Raja Muda Setia yang memerintah selama tahun 1330 - 1366 M. Pada masa kerajaan tersebut wilayah Tamiang dibatasi oleh daerah-daerah : ·         Sungai Raya / Selat Malaka di bagian Utara ·         Besitang di bagian Selatan ·         Selat Malaka di bagianTimur ·         Gunung Segama ( gunung Bendahara / Wilhelmina Gebergte ) di bagian Barat. “Tamiang” adalah sebuah nama yang berdasarkan legenda dan data sejarah berasal dari “Te - Miyang” yang berarti tidak kena gatal atau kebal gatal dari miang bambu. Hal tersebut berhubungan dengan cerita sejarah tentang Raja Tamiang yang bernama Pucook Sulooh, ketika masih bayi ditemui dalam r...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Peupok Gaseng
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Aceh

Permainan gasing sudah merupakan suatu kebudayaan yang dimiliki pada masyarakat Aceh pada umumnya. Di Simelue permainan gasing sudah ada sejak kurang lebih 150 tahun yang lalu. Siapa yang pertama kali membawa permainan ke Simelue tidak ada referensi yang jelas. Namun pada saat Belanda masuk ke Simelue permainan gasing sudah menjadi seni permainan pada saat itu, bahkan sudah diperlombakan khususnya gasing putar. Bahan-bahan yang digunakan gasing yang di Simelue terbuat dari tiga jenis kayu yang sering digunakan, sesuai artikel baru jenis permainan gasing itu sendiri, yaitu: 1. Tension kayu inisial digunakan khusus untuk gasing putar dimana yang jadi penilaiannya adalah lama putaran dan suara desing yang ditimbulkannya. Kebiasaan ‘masyarakat Simelue menggunakan kayu pohon adenium waru karena apabila sudah menjadi kering sangat ringan dan putarannya juga sangat lama, serta suara yang ditimbulkannya sangat berdesing. Suara desingan suami memiliki arti yaitu semakin kuat desi...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Rumah Adat Cubo
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Aceh

Rumah tradisonal Cubo atau dinamakan Rumoh Adat Cubo. Rumah adat ini bertipe rumah panggung dengan 3 bagian utama dan 1 bagian tambahan. Tiga bagian utama dari rumah Aceh yaitu seuramoe keue (serambi depan), seuramoe teungoh (serambi tengah) dan seuramoe likot (serambi belakang). Sedangkan 1 bagian tambahannya yaitu rumoh dapu (rumah dapur). walaupun tidak terlalu jauh dengan model Rumah Adat Aceh Umumnya, Rumah Adat Cubo ini memiliki Karakteristik Ukiran yang Unik nan Sederhana.  

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Cab Sikureung, Stempel Kerajaan Aceh
Ornamen Ornamen
Aceh

Cab Sikureung, yaitu cap atau segel Sultan-sultan Aceh. Setiap Sultan atau Sultanah (Ratu) yang memerintah di Aceh selalu menggunakan sebuah Cap resmi kesultanannya, yang didalam bahasa Aceh disebut Cab Sikureung (Cap Sembilan). Pemberian nama ini didasarkan kepada bentuk stempel itu sendiri yang mencantumkan nama sembilan orang Sultan dan nama Sultan yang sedang memerintah itu sendiri terdapat di tengah-tengah. Cab Sikureung (Kulit luar) bermakna 9 Sultan : 1. Paling Atas Sultan Ahmad Syah, yakni Raja pertama Dinasti Aceh-Bugis yang terakhir, 1723-1735, adalah Sultan yang ke-XX, sebelum tahun 1723 disebut  dengan gelar Maharadja Lela (Melayu) 2. Kanan Atas Sultan Djauhan Syah, yakni Putera Raja sebelumnya, 1735-1760, adalah Sultan ke-XXI, bergelar Raja Muda 3. Paling Kanan Sultan Mahmud Syah, yakni Muhammad atau Mahmoud Syah I, Cucu Sultan Ahmad Syah, 1760-1763, adalah Sultan ke-XXII 4. Kanan Bawah Sultan Djauhar ‘Alam, yakni Cicit laki-l...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Acuan Keukarah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Keukarah atau Keunarah sejenis kue tradisional aceh yang terbuat dari tepung dan gula digoreng kedalam minyak dengan bentuk pola-pola rumit menggunakan adonan terbuat dari batok kelapa, sekilas menyerupai bentuk sarang burung. Acuan dari batok yang dipasang gagang akan diisi dengan adonan yang terbuat dari tepung terigu, santan dan gula. Adonan tadi dialirkan ke dalam minyak goreng yang telah dipanaskan secara pelan-pelan, membentuk lempengan mirip serabut. Setelah matang, lempengan dilipat membentuk segidua atau segitiga tergantung selera pembuat. Membuat keukarah ini harus dengan kesabaran. Sebab, kue tersebut hanya bisa digoreng satu-persatu dalam satu penggorengan, sehingga butuh waktu relatif lama. Keunarah dalam masyarakat tradisional aceh menjadi hidangan pada perayaan hari-hari besar seperti Lebaran dan Kenduri adat. Saat ini kue keunarah bisa didapatkan di toko-toko souvenir yang biasa diminati sebagai oleh-oleh dengan bentuk dan rasa yang khas. Keunarah memiliki te...

avatar
Arum Tunjung