Makanan spesial unik dari simeulue terbuat dari sagu dinamakan Tabbaha longon ada juga namanya tabbaha loyang yang biasanya dijadikan santapan ringan saat menikmati secangkir minuman kopi atau teh manis disiang hari,tabbaha sendiri di olah dengan menggunakan bahan dari sagu yang telah di keringkan kemudiaan di campur dengan kelapa ada juga yang di aduk dengan pisang yang dimasak dengan cara di gonseng enaknya makan yang unik tabbaha akan terasa di ujung lidah rasa pisangnya lebih dari itu walaupun sedikit kita makan tabbahanya akan membuat anda terasa berat dan kenyang pada tahun 1945 di masa penjajahan belanda masyarakat simeulue bertahan hidup dengan memanfaatkan makanan pokok dari sagu sebab di masa penjajahan belanda dulu warga simeulue tidak sempat untuk bertani menanam padi di pulau terpencil yang termasuk aceh penduduk memanfaatkan ubi kayu rebus dan makanan tabbaha dari sagu untuk kelangsungan hidup hingga sampai sekarang masih di jadikan makanan pokok sebagai solusi a...
Rasanya seperti kerupuk ikan. Renyah. Namun terbuat dari teripang dan tepung sagu. Kerupuk ini diberi nama Kerupuk Teripang Raja Gobang. Dan kini oleh oleh khas dari Kabupaten Simelue telah ada dan dijual di toko-toko souvenir di Kota Banda Aceh. Kerupuk Teripang Raja Gobang merupakan oleh oleh khas Kabupaten Simeuleu, Provinsi Aceh. Si renyah yang masih mentah ini dikemas dengan kemasan kotak dan dijual Rp15 ribu/kotak dengan berat 200 gram. Pemasarannya tidak saja di seputar Aceh, tetapi sudah sampai kebeberapa kota di Indonesia dan luar negeri. Antaranya Kota Medan, Kalimantan, Jakarta, Surabaya, Papua, dan Thailand. Kabupaten Simeulue yang kaya dengan hasil laut salah satunya teripang, akhirnya memutuskan putra daerah yang akrab disapa Zul ini, mengolah teripang yang dicampur tepung sagu menjadi cemilan menarik yang enak disantap saat santai atau dijadikan kawan nasi. Teripang adalah hewan invertebrata Holothuroidea yang dapat dimakan manusia....
Ie Bu Peudah (baca: i-bu-pedah), makanan takjil Ramadhan jenis bubur rempah nasi pedas dari beras khas Aceh yang dimasak dalam sebuah kuali besar yang dibuat permanen di atas tungku yang dicor semen. Usai mencuci beras dan mencampurinya dengan bumbu, lalu dituangkan dalam kuali. Lalu mengaduknya terus-menerus, sambil menjaga nyala api. Menu yang hanya di masak di bulan Ramadhan itu unik, karena diolah dari 44 macam jenis tanaman dan dedaunan hutan. Misalnya, lada,kunyit, lengkuas, bawang putih, kelapa parut, daun cengkeh dan biji cengkeh, daun sitahe, daun seumalu bate, daun sukun, daun pandan dan aneka lainnya. Tongkat pengaduknya adalah batang rebung kala,yang punya dapat meninggalkan aroma tersendiri di dalam makanan. Penggunaan aneka rempah membuat rasa takjil itu pedas, oleh karenanya disebut Ie Buu Peudah. Rasa dan tradisi itu diyakini masyarakat Daerah Istimewa Aceh dapat membuat badan segar sepanjang hari di bulan suci Ramadhan. Selain itu, Ie Bu Peudah juga dinilai baik unt...
Untuk melengkapi menu istimewa ini, rebus pucuk labu siam secukupnya. Kemudian siapkan sambal dari terong belanda ditambah dua buah cabe rawit. Giling sambal ini sampai halus. Sambal terong belanda itu rasanya asam-asam pedas (nano-nano) yang nantinya dicolek dengan sayur pucuk labu siam rebus. Inilah menu kuliner khas masyarakat Gayo yang bergizi, praktis, cepat, sederhana, dan murah meriah. Hal yang paling istimewa, menu kuliner ini tidak menggunakan minyak goreng dan santan sehingga dapat diyakini cukup sehat dan bebas kolesterol. Jangan terkejut, kalau kompasianer dijamu makan di Tanoh Gayo Aceh Tengah, biasanya menu yang disajikan adalah mujahir masam jing yang enak. Menu kuliner mujahir masam jing ini sangat cocok untuk mereka yang sibuk, terutama para eksekutif muda yang baru berumah tangga. http://dayat0406.blogspot.co.id/
DEPIK belacan, makanan atau lauk khas Gayo yang dikenal sebagai warisan nenek moyang Urang Gayo berdiam di tepi danau Lut Tawar, Takengon Kabupaten Aceh Tengah. Satu dari sekian banyak kreatifitas yang diwariskan pendahulu dengan mengolah ikan endemik penghuni danau Lut Tawar, Depik ( Rasbora Tawarensis ) sehingga lebih tahan lama sebagai lauk makanan pokok, nasi. Depik ditangkap dengan berbagai cara seperti dengan doran atau jaring insang ( gillnet ), cangkul jaring angkat ( lift net ) atau yang ditangkap di Didisen yang dibangun dengan sejumlah peralatan seperti Segapa (sejenis bubu) yang dipasang aliran air yang masuk ke danau. Dulu, populasi ikan Depik di danau kebanggaan masyarakat Gayo kabupaten Aceh Tengah sangat melimpah, terlebih saat musim Depik yang biasanya ditandai dengan cuaca yang sangat buruk, angin kencang, gelombang danau lebih tinggi dari biasanya dan juga terjadi hujan, tentu suhu udara sangat dingin. Ikan Depik yang bar...
Ikan depik adalah khas dari Kota Takengon yang dibudidayakan di Danau Lut Tawar, yaitu danau besar pinggir Kota Takengon. Ikan kecil sebesar kelingking ini memiliki cita rasa gurih dan renyah. Alamat dan Kontak Penjual: Rumah Makan Spesifik Aceh Jl. T Hasan Dek no. 14-16, Banda Aceh 0651 637771 Sumber: Jajanan Indonesia - Citilink Inflight Magazine - Juni 2017
Anyang-anyang merupakan nama suatu olahan sayur khas dari daerah Aceh, sayur ini menggunakan bahan dasar bunga pepaya yang dicampur dengan bumbu rempah khas Aceh, cara membuatnya juga tidak terlalu sulit, bunga pepaya yang sudah di petiki dan di bersihkan di rebus bersama 2 lembar daun jambu biji sampai setengah matang, lalu rebus kembali sampai benar-benar matang dan getah dari bunga pepaya hilang. Berikut ini bahan dan bumbu anyang-anyang sayur khas Aceh serta cara pembuatannya. Bahan-bahan: 350 gram bunga pepaya, dipetiki 3 lembar daun kelapa sedang, diparut 1/2 butir kelap sedang, diparut, disangrai lalu dihaluskan 500 ml santan kelapa 3 buah asam sunti 1 sdt garam 1/2 sdt gula pasir 2 sdm minyak untuk menggoreng Bumbu Halus: 5 butir bawang merah 2 siung bawang putih 5 buah cabe merah keriting 2 buah cabe rawit meerah 2 cm kencur 1 sdt terasi bakar &n...
Mie aceh merupakan mie dengan ciri khas bentuk yang tebal dan berwarna kuning. Biasanya di selingi dengan penambahan aneka daging bias berupa daging kambing maupun sapi. Uniknya lagi ada yang menambahkannya dengan hewan air seperti cumi, udang maupun kepiting. Pelengkapnya bisa berupa mentimun emping dan taburan bawang garing. Ciri khas rasanya pedas namun silahkan untuk hal tersebut saya serahkan ke selera masing-masing. Kali ini bunda nelty ovisa akan menjelaskan resep dasar silahkan tambahannya seperti daging atau hewan laut pilih salah satu. Bahan: 500 gr mie basah Udang/daging/cumi/telur 4 siung bawang putih, iris tipis 2 butir bawang merah, iris tipis 1 buah tomat, potong-potong 1 ons tauge 1 ons kol/sawi hijau 2 sdm kecap (sesuai selera) 1 sdm garam (sesuai selera) 1/2 sdt cuka 1 batang daun bawang, potong-potong Penyedap Air Minyak goreng Bumbu Halus: 4 buti...
Merupakan nasi yang dibungkus dengan daun pisang. Ini nasi biasa. Daun pisang pun mudah didapat di sekitar. Membungkus nasi dalam daun pisang bisa berbentuk piramida maupun berbentuk persegi empat, di Aceh disebut bungkus mie goreng. Ukuran bungkus daun pisang ini disesuaikan dengan kebutuhan. Tetapi, satu bungkus nasi dalam daun pisang ini cukup untuk mengenyangkan perut orang dewasa. Nasi yang dibungkus dengan daun pisang muda itu aromanya berbeda dengan nasi yang langsung ditaruh di piring. Daun pisang muda yang telah dijemur sebentar melekatkan aroma wangi kepada nasi. Keunggulan ini pula yang membuat nasi dalam daun pisang menjadi hidangan yang lezat. http://www.bairuindra.com/2015/06/cita-rasa-kuliner-aceh.html