masyarakat adat
427 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Wayang Betawi
Ornamen Ornamen
DKI Jakarta

Wayang adalah salah satu khazanah budaya tanah air yang banyak ditemui di berbagai daerah, terutama di Jawa. Wayang yang amat dekat dengan masyarakatnya, kerap dimanfaatkan sebagai media penyebar berbagai informasi. Wayang, tumbuh dan berkembang seiring dengan masyarakatnya, ia mampu merubah bentuk dan tetap mendapat tempat, sekecil apapun itu Jakarta, sebagai pusat negara, juga memiliki seni tradisional wayang. Orang banyak menyebutnya dengan wayang kulit Betawi. Jenis kesenian di Betawi ini, konon lahir ketika Sultan Agung dari Kerajaan Mataram menginjakkan kakinya di tataran Sunda Kelapa. Selain membawa pasukan, turut pula rombongan kesenian wayang kulit. Ternyata tampilan wayang dari Mataram ini begitu memukau penduduk setempat, khususnya yang berdiam di kawasan Tambun, Bekasi. Kemudian muncullah satu bentuk baru dari wayang kulit Jawa, yaitu wayang yang berbahasa Melayu Betawi, Wayang Kulit Betawi. Seperti halnya seni wayang lain, wayang kulit Betawi memili...

avatar
Diyonioctavia
Gambar Entri
Upacara Adat ‘Pindah Rumah’ Suku Betawi
Ritual Ritual
DKI Jakarta

Budaya Jakarta hari ini di mana arus urbanisasi ke Jakarta kemudian menghadirkan kemajemukan masyaraka dan budaya, serta proses perjalanan sejarah. Hal ini kemudian secara alami membentuk karakter pada budaya di Jakarta, Salahsatunya pada upacara-upacara adat. Upacara selalu melekat dalam segala siklus kehidupan orang betawi. Termasuk pada upacara pernikahan hingga pindah rumah. Selain upacara pernikahan, filosofi orang Betawi tergambar jelas pada upacara adat pindah rumah. Adat mengatur perabotan-perabotan yang harus dibawa. Misalnya, tempayan atau kendi berisi air, bumbu dapur, dan kaca. Air bagi orang betawi melambangkan kehidupan. Kendi berisi air juga melambangkan sikap peduli dan optimismenya dalam menjalani hidup yang mengalir seperti sifat air membasahi tempat-tempat yang lebih rendah yang dimiliki orang betawi. Konon dahulu orang Betawi sengaja menyimpan tempayan atau kendi berisi air di depan rumah. Hal tersebut dilakukan agar musafir yang bisa sekadar minum a...

avatar
Oase
Gambar Entri
Ondel-Ondel: Boneka Raksasa Dari Betawi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Hingga sekarang, tak ada yang tahu mengapa arak-arakan boneka berukuran besar itu dinamai  Ondel-ondel . Tetapi jika ada yang bertanya mengenai kesenian tradisional DKI Jakarta, jawaban pertama yang akan terlontar adalah kesenian Ondel-ondel. Kiranya, ungkapan tersebut tidak berlebihan melihat betapa melekatnya kesenian Ondel-ondel dengan masyarakat Jakarta, khususnya Betawi. Setiap ada hajatan, arak-arakan Ondel-ondel tak pernah ketinggalan memeriahkan pesta tersebut. Baik pesta besar, atau khitanan anak sekalipun. Dilihat dari spontanitas dan segala kesederhanaan unsur  Tari Ondel-ondel , dapat dipastikan bahwa Ondel-ondel bukan berasal dari keanggunan dan kemegahan istana. Boneka Ondel-ondel dibuat dari anyaman bambu dengan tinggi sekitar 2,5 meter dan diameter kurang lebih 80 cm. Dibuat sedemikian rupa agar orang yang memikul boneka tersebut leluasa. Rambutnya terbuat dari ijuk dan kertas warna-warni. Ondel-ondel selalu diarak sepasang. Ondel-ondel lelaki wajahnya...

avatar
Oase
Gambar Entri
Bahasa Petjo / Bahasa Pecok
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
DKI Jakarta

Van Wely (1906: 47) mengungkapkan bahwa bahasa Belanda-Indo di Hindia- Belanda lahir sekitar abad ke-18 sebagai pengganti kreol Portugis dan digunakan sebagai bahasa pergaulan antara tentara Belanda dengan penduduk asli. Cress (1998: 23) mengartikan bahasa Pecok sebagai sebuah variasi dari bahasa Belanda yang kosa kata, pengucapan dan penerapan aturan tata bahasanya dipengaruhi oleh bahasa Melayu, Jawa atau bahasa setempat lainnya – kadang secara langsung, kadang turunan dari bahasa itu dan kadang dalam bentuk campuran hingga membuat kata-kata dan aturan sendiri.   Seperti yang telah dinyatakan oleh De Gruiter (1990: 17), bahasa Belanda- Indo merupakan bahasa yang lahir akibat persentuhan bahasa Belanda dengan bahasa lain di tempat lahirnya bahasa Indo tersebut. Contohnya adalah bahasa Krojo, bahasa Belanda-Indo yang lahir akibat persentuhan bahasa Belanda dengan bahasa Jawa di Semarang dan Petjo – bahasa Belanda-I...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Gado-gado
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

Gado-gado adalah salah satu makanan khas Indonesia yang populer di Betawi. Gado-gado mulai dikenal sejak abad ke-16. Gado-gado adalah salad tradisional yang sesuai lidah masyarakat Indonesia serta dilengkapi saus kacang. Saus kacang tersebut berasal dari Meksiko. Ada beberapa makanan lain yang menyerupai Gado-gado, yaitu Kredok, Pecel, dan Lotek. (sumber : http://ellysshintasafitri.blogspot.com/2013/05/gado-gado-makanan-tradisional-yang.html).    

avatar
Eniwinarti
Gambar Entri
Kerak Telor
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

Kerak telor sudah ada sejak Jakarta masih bernama Batavia. Menurut sejarah, kerak telor tercipta secara tidak sengaja. Pada zaman dahulu, di sebuah acara hajatan besar, masyarakat memasak telor dan gosong sehingga berwarna kecoklatan dan menjadi kerak. Dan entah bagaimana telor yang mengerak tadi diolah dan dihidangkan menjadi kerak telor. Dengan salah satu pelengkapnya berupa serondeng kelapa. Kalau zaman sekarang kerak telor dimasak dengan bahan ketan, pada awal terciptanya dipercaya bahwa Pitung memakan telor tadi dengan kerak nasi karena tidak ada beras untuk ditanak lagi. (sumber : http://kreasimasakan.blogspot.com/2014/09/resep-kerak-telor-enak-khas-betawi.html).  

avatar
Eniwinarti
Gambar Entri
Jali-Jali
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
DKI Jakarta

Lagu Jali-Jali  seperti telah menjadi lagu kebangsaan masyarakat adat Betawi atau  Kota Jakarta  pada umumnya. Lagu tersebut benar-benar telah menjadi ikon di ibukota Indonesia tersebut. Banyak kelompok-kelompok kesenian tumbuh di  Jakarta . Kelompok-kelompok itupulalah yang turut melestarikan kesenian  Betawi . Beberapa kelompok meyakini bahwa Jali-Jali lahir, dikembangkan, dan dipopulerkan oleh kaum ‘Cina peranakan Jakarta’ melalui musik tradisional mereka, gambang kromong.  Wajar bila masyarakat Betawi mengenal lekat dengan nama Jali-Jali, pasalnya, Jali-Jali merupakan sejenis tanaman perdu yang selalu ada di pekarangan rumah orang Betawi. Buah jail-jali sangat akrab di mata anak-anak Betawi. Buah tersebut kerap dijadikan pelulu senapan mainan yang mereka buat dari bilah bambu. Sedangkan bagi ibu-ibu Betawi, jali-jali sering kali diolah menjadi bubur yang popular disebut bubur jali. Jali-jali juga kerap menjadi hiasan tirai ka...

avatar
Oase
Gambar Entri
Golok Betawi
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
DKI Jakarta

  Salah satu senjata tradisional masyarakat Betawi, yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan sudah menyatu dalam kehidupan mereka. Setiap keluarga Betawi pasti memilikinya, bahkan setiap lelaki pada zaman dahulu selalu membawanya kemanapun mereka pergi. Namun karena perkembangan zaman serta teknologi sehingga golok sudah dianggap tidak praktis lagi dan mulai jarang ditemukan masyarakat Betawi yang memilikinya, kecuali yang masih populer golok gablongan (golok kerja). Walaupun secara fisik golok tidak lagi menyertai ke mana seorang lak-laki pergi, namun berbagai kesenian yang tumbuh di kalangan orang Betawi, terutama lenong selalu menampilkan tokoh-tokoh yang menyelipkan golok sebagai senjata andalan, bahkan ada beberapa pantun yang diciptakan berkaitan dengan golok. Golok gue golok Ciomas, Sepotong perak sepotong emas, Kalau ngomong jangan bikin panas, Entar gue cincang seperti nanas. Golok dalam masyarakat Betawi dibedakan ke dalam dua ka...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Kicir-Kicir
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
DKI Jakarta

Siapa yang tak mengenal lagu “Kicir-Kicir”? Sudah barang tentu lagu ini dikenal banyak orang Karen kerap dinyanyikan di acara perayaan. Setiap tahunnya lagu ini didendangkan dalam acara ulang tahun Kota Jakarta oleh artis-artis ibu kota. Lagu ini sebenarnya muncul dari tradisi pantun nusantara, terutama pengaruh dari pantun melayu dan syair. Hal tersebut terlihat dari lirik lagu ini yang terikat oleh rima, jumlah suku kata, dan larik persis seperti pantun dan syair. Pada larik pertama dan kedua di setiap baitnya berisi sampiran dan di dua larik selanjutnya terdapat isi. Hal inilah yang menandakan bahwa lagu ini merupakan pengembangan dari bentuk pantun dan syair. Budaya Betawi memang erat kaitannya dengan budaya Melayu dan Cina. Oleh sebab itu, khalayak akan melihat jejak-jejak perpaduan budaya Melayu dan Cina pada beberapa atau sebagian besar produk budaya Betawi, salah satunya melalui lagu daerahnya. Keterkaitan antara budaya betawi dan melayu terlihat dari bah...

avatar
Oase