Bagi para lelaki, kecantikan Dasima bak madu yang dapat disesap setiap saat. Dasima adalah wanita yang berasal dari Kahuripan. Lantaran, enggan hidup melarat, ia rela dijadikan wanita simpanan Tuan Edward. Dengan menjadi wanita simpanan Tuan Edward, Dasima mendapat gelar Nyai--yang kemudian disandangnya di depan namanya. Hasil hubungan mereka, lahirlah Nancy. Atas kelahiran Nancy, Tuan Edward memberikan sebuah rumah di Pejambon untuk Nyai Dasima lengkap dengan para pembantu yang siap melayani kebutuhan Dasima. Kepindahan Nyai Dasima ke Pejambon tidak disertai oleh Tuan Edward, sehingga laki-laki yang lewat depan rumah Nyai Dasima pasti berdecak kagum pada si pemilik rumah. Sayangnya, mereka tidak berani masuk atau tidak punya kesempatan masuk karena memang tidak punya kepentingan. Dikisahkan dalam cerita rakyat ini, ada seorang laki-laki bernama Samiun. Bisa dikatakan bahwa Samiun ini begitu beruntung, lantaran ia punya paman seorang tentara dengan jabatan Komandan Onder Distrik...
Sejarah Kelenteng Ancol memang panjang. Konon, Kelenteng yang dalam bahasa Tionghoa disebut Da Bo Gong Miao atau Kelenteng Da Bo Gong ini dibangun sejak 1650. Keterangan soal tahun pembangunan ini senada dengan prasasti yang terdapat dalam kelenteng pada restorasi tahun 1923. Pembangunan kelenteng Ancol sendiri didasarkan pada cerita cinta Sampo Soei Soe dengan Siti Wati. Kisah ini diturunkan dari mulut ke mulut, dan telah menjadi cerita rakyat Betawi yang terkenal. Dikisahkan Sampo Toalang dan anak buahnya berlayar dari China menuju Pelabuhan Sunda Kelapa. Di tengah perjalanan, kapal yang mereka tumpangi oleng akibat diterjang ombak yang begitu besar. Hal yang sungguh mengherankan, mengingat cuaca sedang cerah. Namun, keheranan Sampo Toalang beserta anak buahnya terjawab, tatkala muncul seekor naga menghadang laju kapal. Rupanya, gelombang ombak yang terjadi disebabkan oleh naga laut itu. Sampo Toalang tak tinggal diam. Dia maju menghunuskan pedangnya. Pertarungan dua makhluk b...
NADIKU merupakan singkatan dari Nada Indonesia Ku Seputar pelestarian Lagu/Musik melalui Nada-Nada Bernuansa Budaya/Tradisi Tanah Air Indonesia Sebuah Nama Yang ter cetus dgn program terencana di akhir 2007 - hingga sekarang Berawal dengan karya /meng gubah lagu dalam 1 Album dengan judul album "Gak Pake Lama" yang di populerkan oleh salah satu Group Band dengan nama DeNot 7, asal Sumatera Utara , dan hingga saat ini tetap eksis dalam karya lagu melalui musik panggung dan Industri Musik Indonesia Secara PersonaL sang Vocalist yang berdarah Asli Deli-Sumatera Utara , mengkaryakan sebuah Ide program Nada-Nada Musik Yang Berbudaya Tanah Air Indonesia Berpengalaman dengan Pelaksanaan berkumpul dan saling Berkarya sesama Musisi-Musisi terpilih di Indonesia dengan Pengembangan bersama para Seniman Musik Berbudaya dengan nama NADIKU Meng ekspresikan karya-karya lagu NADIKU secara bersama berjuang di setiap panggung di jaka...
Tema : "SILATURAHMI MUSISI NEGERI" Berkumpul, saling berbagi dalam wawasan musik sekaligus bersilaturahmi jabat erat brsama para musisi menyambut bulan ramadhan . Lokasi : Cafe Waroeng Coffe Cibubur - Jakarta Timur 08 Agustus 2010 ...thx to : waroeng coffe, PUMA organizer & artis management, GALERI artis management, KAS production, VIO Banders,GANNAS(gerakan anti narkoba nasional), BNN(badan narkotik nasional), MUSIC LIVE, KAPANLAGI.COM , ANTV,, WARTA JAKARTA, STARMUSICINDO, MUSIC BOX INDONESIA...thx juga bt band2 yg setia brsama proM.I (LETTER-EF, MAWAR, DEFFA, CLARA, TIME OUT, D'FOS, MJ-FIVE, B-YOU, PUJA).....sukses...ya.... _______________ Team Creative: proMIcommunity - Minor- Wahyu- Alex- Budi Flamboyan- MC : Dilla - dkk ...
H. Rodjali Jakarta, 10 Desember 1936 atau yang lebih dikenal sebagai Babe Jali adalah seorang seniman senior yang dilahirkan di Jakarta pada 10 Desember 1936. Dalam usianya menjelang 77 tahun ini, beliau tetap memotivasi anak dan cucunya untuk terus berlatih mengembangkan bakat bernyanyi, bermain musik, dan bermain lawak Betawi tanpa henti. Babe selalu mengingatkan anak dan cucunya untuk tetap berlatih meskipun tidak ada tanggapan, karena menurut Babe Jali kesenian ini tidak ada matinya, selama orang Betawi dan tanah Betawi ini masih ada pasti kesenian ini akan berguna dan dicari orang. Kebermaknaan dan fungsi kesenian inilah yang meyakinkan Babe Rojali bahwa dengan kesenian orang bisa hidup, yang terpenting menurutnya kita musti berusaha dan berkreatifitas dalam memajukan kesenian Betawi agar tidak ketinggalan zaman. Bagi Babe Jali masuknya film dan alat musik modern sebagai ajang kompetisi bagi orang Betawi, karena menurut beliau justru masuknya hal modern itu dapat...
Seni tari tradisional Betawi sebagaimana seni tari dari suku-suku lainnya di Indonesia, merupakan bagian dari sistem representasi sekaligus kristalisasi dari keseharian masyarakatnya. Jika kembali menilik fungsi tari, maka salah satunya adalah sebagai ekspresi atau ungkapan perasaan yang divisualisasikan dalam bentuk gerak. Salah satu jenis tari tradisional Betawi yang memiliki fungsi sebagai ungkapan perasaan adalah Tari Renggong Manis. Tarian tradisi etnik Betawi ini merupakan hasil kawin silang budaya, yaitu Tari Renggong Manis. Tarian yang merupakan ungkapan kebahagiaan dan rasa kebersamaan para remaja putri ini merupakan perpaduan antara budaya Betawi, Arab, India, dan terutama budaya Cina Klasik. Tidak heran jika melihat banyaknya pengaruh budaya luar yang banyak masuk ke dalam budaya Betawi, mengingat letak Jakarta dan adanya pelabuhan Sunda Kelapa sendiri yang merupakan pintu menuju Indonesia di masa lampau. Tari Renggong Manis biasa dimainkan dalam acara...
Belasan tahun silam permainan silem-sileman sangat terkenal di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak sepanjang aliran Ci Liwung. Dimana pada saat itu aliran Ci Liwung masih lebih bersih dibandingkan sekarang. Cara bermainnya yakni berusaha menenggelamkan tubuh pemain lain dan berenang sambil menyelam. Permainan ini biasanya diminati oleh anak-anak dengan usia belasan tahun atau anak-anak yang sudah berani dan bisa berenang. Permainan ini juga dimainkan di bagian wilayah Indonesia lainnya yang dekat dengan aliran sungai atau pantai. Silem-sileman tidak memerlukan peralatan khusus. Akan tetapi arena bermainnya membutuhkan wahana air seperti aliran sungai. Sebelum permainan dimulai dilakukan pengundian untuk menentukan siapa yang menjadi penjaga dan siapa yang akan dikejar. Setelah undian selesai, penjaga akan berusaha mendekati pemain lainnya. Pemain yang akan dikejar harus berusaha menjauh secepat mungkin setelah mengetahui siapa penjaganya. Salah satu cara menjauhnya...
Bambu runcing adalah sebuah senjata yang terbuat dari bahan baku bambu yang diruncingkan. Senjata ini dahulu konon digunakan oleh bangsa Indonesia sebagai alat perlawanan melawan penjajahan kolonialis Belanda. Pada saat ini lambang bambu runcing banyak digunakan oleh berbagai daerah di Indonesia untuk melambangkan keberanian dan pengorbanan dalam meraih kemerdekaan. Salah satu tokohnya yaitu K.H. Subchi dari Parakan, Temanggung yang dikenal dengan gelar Jenderal Bambu Runcing. Ia sebagai penasehat BMT (Barisan Muslimin Temanggung) yang kemudian dikenal menjadi Barisan Bambu Runcing. Sejarah Pencetus gerakan perjuangan dengan senjata bambu runcing, dalam pengertian sebagai senjata perjuangan yang bersifat massal dan nasional, sampai saat ini memang belumlah sangat jelas. Senjata Bambu Runcing pernah di pakai latihan ketentaraan Seinendan pada zaman Jepang. Tetapi khusus penggunaan senjata Bambu Runcing dengan doa, pengisian tenaga dalam, memang hal ini secara te...
Bir pletok adalah minuman penyegar yang dibuat dari campuran beberapa rempah , yaitu jahe , daun pandan wangi , dan serai . Minuman tradisional ini dikenal di kalangan etnis Betawi . Agar warnanya lebih menarik, orang Betawi biasanya menggunakan tambahan kayu secang , yang akan memberikan warna merah bila diseduh dengan air panas. Walaupun mengandung kata bir , bir pletok tidak mengandung alkohol . Minuman ini berkhasiat untuk memperlancar edaran darah. Masyarakat Betawi banyak mengonsumsinya pada malam hari sebagai penghangat. Tempat yang Menyediakan: Jawara Beer pletok Manufacturer in East Jakarta, Indonesia Address: Jl. Arabika III Blok Z 3 No.12,RT 011/RW 05, RT.11/RW.5, Pd. Kopi, Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13460 Phone: 0856-9818-686