Wajik khas di Pulau Lombok ada dua jenis yaitu wajik merah dan wajik hitam. Wajik merah saya temukan di masyarakat Lombok Timur. Wajik merah terbuat dari Ketan yang di kukus setengah matang, dan dicampur dengan gula merah. Setelah tercampur rata, ketan tersebut dikukus kembali hingga matang dan dibentuk di atas nampan. Wajik hitam biasa dibuat untuk penganan pada saat upacara adat oleh masyarakat Pujut, Lombok Tengah. Wajik hitam terbuat dari ketan hitam yang sangrai kemudian dicampur dengan air gula merah. Dimasak hingga ketannya agak lunak. Sumber: https://sasambotour.com/8-jajanan-khas-lombok/
Siapa yang tak kenal dengan soto. Kuliner satu ini memang sudah melekat dengan lidah orang Indonesia. Rasa yang gurih dan tekstur yang kental menjadi kekhasan yang melekat pada salah satu kuliner khas nusantara ini. Sumbawa, salah satu wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Barat, memiliki soto yang menjadi salah satu kuliner andalan di sini, yakni soto Sumbawa. Dengan berbumbu dasar rempah-rempah, soto Sumbawa menjadi panganan yang harus dicicipi saat Anda berkunjung ke daerah yang terkenal dengan kudanya ini. Rasa gurih dengan kuah santan yang sedikit mengental berwarna kekuningan menjadi tekstur yang ditawarkan Soto Sumbawa. Berbeda dengan soto kebanyakan, soto Sumbawa tidak menggunakan olahan sapi atau ayam sebagai bahan utamanya. Soto Sumbawa menggunakan daging kerbau. Daging kerbau yang biasanya terkenal keras dan alot tidak terasa saat merasakan soto Sumbawa. Lembut saat digigit dan kenyal menjadi rasa yang ditawarkan. Soto ini juga tidak mengunakan nasi sebagai saj...
Upacara U’a Pua merupakan sebuah tradisi masyarakat Lombok yang dipengaruhi oleh ajaran Islam. Upacara U’a Pua dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang juga dirangkai dengan penampilan atraksi Seni Budaya masyarakat Suku Mbojo (Bima) yang berlangsung selama 7 hari.Prosesi U’a Pua diawali dengan Pawai dari Istana Bima yang diikuti oleh semua Laskar Kesultanan, Keluarga Istana, Group Kesenian Tradisional Bima dengan dua Penari Lenggo yang dilengkapi dengan Upacara Ua Pua. Selama proses pawai berlangsung Group Kesenian terus memainkan Genda Mbojo, Silu dan Genda Lenggo. Ketika memasuki Istana, Penunggang Kuda menari dengan suka ria (Jara Sara’u), Sere, Soka dan lain-lain sampai Ketua Rombongan bertemu dengan Sultan yang diiringi dengan Penari Lenggo. Pada sa’at itu diserahkan ”Sere Pua” dan Al-Qur’an kepada Sultan. Tujuan dari perayaan U’a Pua adalah Antara Lain : 1. &n...
Tari rabinter merupakan tari kreasi baru. Mencerminkan suatu rangkaian kegiatan penyelenggaraan upacara adat seperti gunting bulu, khitan, tama lamong, perkawinan dan lain-lain. Upacara rainter adalah manipestasi rasa pengakuan, rasa pesona terhadap Alhaq.Perpaduan antara unsur budaya local dan magis akhirnya berkembang menjadi tradisi yang hingga kini tetap mengakar dalam hidup dan kehidupan tau samawa. Tari rabinter memperagakan gerak-gerak hidup penuh misteri katakanlah ini suatu praktek pengobatan tradisional yang sangat sugesti.Hal ini merupakan upaya pemantapan semangat dalam rangka membentuk manusia Indonesia (tau samawa) seutuhnya. Sumber: http://samawaculture.blogspot.co.id/p/kesenian-tari-sumbawa.html?m=1
Anak janda papa ina bangkal ; bernama Lepang Ijo. Anak satu - satunya itu merupakan tumpuan kasih saying bundanya. Suatu hari Lepang Ijo sempat menyaksikan tujuh dadara molek ( darara pitu ), putrid raja sedang mandi ditelaga bening airnya. Si Lepang Ijo jatuh hati pada dadara bungsu ( Ade Upu ). Atas desakan Lepang ijo akhirnya sang ibu memberanikan diri meminang putri raja itu. Setelah mengalami proses pinangan yang cukup menegangkan akhirnya pinangan itu diterima Raja. Raja dan permaisurinya mengikuti keinginan putrinya. Rupanya nasib telah ditakdirkan Tuhan baginya bersuamikan seekor katak hijau. Tentu saja saudara - saudaranya membenci atas perlakuan adiknya yang menyimpang dari adat kebiasaan keraton itu. Dalam perjalanan hidupnya duri -duri derita menusuk telapak jiwanya. Tuhanpun mengangkatnya harkat dan derajat manusia sabar, tabah menghadapi cobaan dan tantangan hidup. Untuk mencari warna hidup yang baru akhirnya Lepang Ijo hijrah ketanah seberang atas seruan suara gaib yang...
Tama kengkam adalah sebuah tari Sumbawa garapan baru yang mengetengahkan sisi lain dari bagaian adat perkawinan zaman lampau. Berangkat dari kebiasaan yang mewarnai kehidupan suku Samawa pada zaman silam itu, dimana orang tua sangat berperan untuk menentukan calon suami bagi putrinya. Alasan dari pihak orang tua, mereka takut anak gadisnya salah pilih dan kawin selarian, dimana kawin selarian ini dianggap melanggar adat dan tercela ( merari nan ila ). Tama kengkam berarti masuk pengitan. Dalam fase tama kengkam ini ada upaya mendewasakan kehidupan, dimana cintapun dating kemudian melalui proses yang cukup lama. Sumber: http://samawaculture.blogspot.co.id/p/kesenian-tari-sumbawa.html?m=1
MULANG PAKELEM DI GUNUNG RINJANI Orang Bali yang secara historis telah lama menjadi bagian penduduk Lombok tetap mempertahankan nilai budayanya secara teguh. Berbagai upacara keagamaan adat istiadat dan tradisi seni budaya mereka tetap eksis. Salah satunya adalah upacara Pekelem di Danau Segara Anak Rinjani. Pekelem artinya membenamkan persembahan tanda kesukuran kepada Sang Maha pemberi. Inti benda korban yang dipersembahkan berupa Emas Kencana yang dibentuk dalam personifikasi kehidupan. Upacara Pekelem yang dilaksanakan di Danau Segara Anak diikuti oleh ribuan masyarakat Hindu di Lombok. Bahkan ada pula kerabat keluarga yang datang dari Pualu Bali meskipun harus bersusah payah mendaki Gunung Rinjani tetapi karena keyakinan dan dambaan akan karunia Sang Pencipta mengatasi segalanya. Pesona Rinjani yang hayati itu memberi kesepadanan atas jerih payah para peziarah. ...
Janda berenang adalah salah satu kue atau jajan khas yang berasal dari daerah Sumbawa. Makanan khas Sumbawa yang satu ini sangat diminati oleh banyak orang terutama masyarakat Sumbawa. Biasanya kue ini di hidangkan pada acara-acara besar masyarakat adat Sumbawa. Penamaan kue ini ada ceritanya. Pada zaman dahulu, ada seorang janda yang sedang membuat kue ini. Ketika membikin kue, si janda itu pergi (berenang berarti pergi) dari rumah dan tak kembali. Tapi, ada juga yang bilang kalau berenang itu artinya berhenti. Jadi kue ini dibuat sebelum si janda berhenti menjanda / siap menikah lagi. Bagi teman-teman yang penasaran dengan rasa makanan khas Sumbawa yang satu ini, berikut cara pembuatannya: Alat dan Bahan : Alat-alat yang harus disediakan: Wadah seperti baskom panic untuk merebus Bahan-bahan yang harus disediakan: Kacang hijau Dua bungkus maizena 1 kg gula putih Daun pisa...
SEJARAH SINGKAT RIMPU BIMA Awal pertama kali munculnya Rimpu dibima seiring masuknya penyebaran islam pada hari kamis tanggal 5 juli 1640 M, atau bertepatan pada tanggal 15 Rabiúl Awal 1050 H. Rimpu Mbojo merupakan busana adat tradisional yang mengenangkan perkembangan adat harian yang telah mendasari munculnya perkembangan keagamaan setelah berkembangnya masa kesultanan sebagai indentitas wanita muslim Mbojo pada zaman dulu. Di mana masayarakat Mbojo pada waktu penyebaran ajaran islam, rimpu menjadikan suatu polararitas keagamaan mereka dalam rangka mengembangkan suku budaya. Masuknya Rimpu dibima sangatlah kental setelah muncul peradaban dan penyebaran islam di disuatu wilayah Bima, Kabupaten Bermatoka Maja Labo Dahu. Di mana wanita Dana Mbojo mamakai Rimpu setelah datangnya pedagang islam ke Bima dengan mengedentikan pakain Arab. Arab yang dikenal sebagai Agama Islam yang patuh dianut. Konon, Rimpu menjadikan salah satu pra sejarah bima setelah muncu...