kemerdekaan
88 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Malam Tasyakur Kemerdekaan Republik Indonesia
Ritual Ritual
Jawa Barat

   Sehari sebelum tanggal 17 agustus yaitu saat kita semua merayakan hari kemerdekaan Negara Indonesia, sering digelar malam tasyakur atau malam bersyukur menjelang esok merayakan hari kemerdekaan Negara Indonesia. Salam malam tasyakur ini warga akan datang dan kumpul untuk bersama-sama mendengar ceramah kebangsaan serta ceramah keislaman, karena mayoritas warga di RW kami adalah muslim.    Tradisi malam tasyakur ini merupakan perwujudan nilai-nilai kebudayaan Bangsa Indonesia , yakni gotong royong dan kerukunan dari warga karena semua yang dipersiapkan ialah "dari warga, oleh warga, dan untuk warga itu sendiri".    Acara ini dibuka dengan doa dari sesepuh RW kami, lalu sambutan dari para petinggi dan sesepuh RW , dilanjutkan dengan ceramah kebangsaan , ceramah keagamaan , dan acara ditutup dengan makan malam bersama dengan para warga sembari mempererat tali silaturahmi.    Acara seperti inilah yang sebenarnya menjadi keunggulan Ba...

avatar
OSKM18_16018141_Donie Parulian Siregar
Gambar Entri
Asal Usul Surak Ibra
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Surak Ibra merupakan seni pertunjukan rakyat khas Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, jenis seni pertunjukan rakyat seperti ini tidak ada di daerah lain. Surak Ibra dikenal juga dengan nama Boboyongan Eson, dan sudah ada sejak tahun 1910 di Kampung Sindang Sari. Kesenian ini diciptakan oleh putra Raden Wangsa Muhammad, Raden Djajadiwangsa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Raden Papak. Surak Ibra lahir dari bentuk perlawanan masyarakat kepada pemerintah kolonial Belanda atas kesewenang-wenangan saat itu, dan sebagai eskpresi bentuk kegotong-royongan serta keinginan untuk mandiri. Hal itulah yang menyebabkan Surak Ibra ini dimainkan oleh sedikitnya 40 orang sampai 100 orang pemain. Adapun untuk alat musik yang dipakai adalah obor dari bambu, seperangkat dogdog, angklung, seperangkat gendang pencak, keprak dan kentongan bambu. Dalam tuturan riwayat tentang Surak Ibra, tercatat sebagai berikut: Sekitar tahun 1910 seorang tokoh masyarakat bernama Bapak Eson me...

avatar
OSKM18_19918187_TAZKIA
Gambar Entri
Balap Kelereng
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Balap kelereng adalah salah satu permainan tradisional yang dimainkan ketika memperingati kemerdekaan Indonesia. Alat-alat yang dibutuhkan untuk memainkan permainan ini adalah kelereng dan sendok (bisa plastik ataupun aluminium) dengan jumlah yang sama, juga disesuaikan dengan jumlah peserta. Adapun tali rafia dapat digunakan sebagai penanda batas. Cara bermain dari permainan ini ialah: 1. Peserta berbaris dalam satu saf lurus, memegang sendok pada gagangnya dengan mulut mereka. Sisi melengkung sendok nantinya akan digunakan untuk membawa sebuah kelereng. 2. Peserta dibagikan kelereng yang akan ditaruh pada masing-masing sendoknya. Pada waktu ini peserta diperkenankan untuk membenarkan posisi sendok atau kelereng mereka. 3. Ketika tanda mulai dinyatakan, peserta harus mencapai garis akhir dengan syarat kelereng tidak jatuh dari sendok atau sendok tidak jatuh dari mulut mereka. Bila salah satu dari keduanya terjadi, peserta dapat langsung diskualifikasi ataupun dihar...

avatar
OSKM18_19918168_Farras Zharfan_Nur
Gambar Entri
Lomba Memasukkan Pensil ke Dalam Botol
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Lomba memasukkan pensil ke dalam botol diselenggarakan ketika memperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Sesuai dengan namanya, peserta-peserta lomba ini diharuskan memasukkan sebuah pensil kayu ke dalam botol. Alat-alat yang dibutuhkan dalam lomba ini adalah pensil kayu, benang kasur, dan botol tembus pandang (biasanya digunakan botol kaca) dengan jumlah yang sama. Prosedur dari permainan ini adalah sebagai berikut: 1. Botol diletakkan dengan posisi sejajar segaris lurus. Tujuannya adalah agar dapat mengetahui peserta mana yang berhasil memasukkan pensil ke dalam botol lebih dulu. 2. Benang kasur diikatkan pada pinggang peserta dan pada ujung tumpul pensil (bila ada). Diharapkan seluruh peserta dapat mengecek ikatan pada benang kasur mereka agar tidak longgar atau copot selama lomba berlangsung. 3.Peserta berbaris sesuai dengan botolnya masing-masing. Peserta kemudian dapat dipersilahkan untuk bersiap dengan posisi kaki terbuka, tidak menempel satu sama lain. 4...

avatar
OSKM18_19918168_Farras Zharfan_Nur
Gambar Entri
Monumen Rawa Gede
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Monumen ini berada di pinggir jalan sebelah utara,  Dusun Rawagede, Desa Balongsari, Kecamatan Rawamerta , Karawang, Jawa Barat  tepatnya pada koordinat 06° 14′ 283″ Lintang Selatan dan 107° 19′ 599″ Bujur Timur. Setelah peristiwa Rengasdengklok yang mengantarkan proklamasi kemerdekaan RI, Karawang menyimpan peristiwa tragis di Rawagede. Peristiwa ini mengilhami Chairil Anwar menulis puisi Antara Karawang Bekasi. Di lokasi terjadinya peristiwa tragis tersebut sekarang telah dibangun Monumen Rawagede. Bangunan monumen yang dibangun mulai November 1995 dan diresmikan pada 12 Juli 1996 ini terdiri dua lantai. Pada ruang lantai bawah terdapat diorama peristiwa pembantaian warga oleh tentara Belanda. Dinding luar bagian bawah dihias relief yang menggambarkan peristiwa perjuangan rakyat Karawang. Khusus panil bagian belakang relief menggambarkan perjuangan rakyat Karawang di daerah Rawagede saat mempertaruhkan nyawa de...

avatar
Umukurotaa
Gambar Entri
Batik Indramayu Motif Kapal Kandas
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

  Batik Indramayu Motif Kapal Kandas Motif Batik Indramayu disusun dengan membentuk pola ritmis dan dinamis dengan bentuk-bentuk lengkung serta garis meruncing yang biasa disebut  ririan  berlatar putih dan gelap namun tidak memiliki makna simbolis secara khusus. Latar batik diisi penuh oleh  cocohan  yaitu pemberian titik – titik ( cecek ) yang dibuat dengan menggunakan alat jarum. Untuk isen – isen banyak menggunakan garis–garis halus pendek yang biasa disebut  sawut  yang berkesan  kaku. Warna yang digunakan biasanya terdiri dari dua jenis yaitu warna  biru atau merah maroon yang cenderung lebih gelap dengan kombinasi latar berwarna cerah.   Motif Batik Indramayu banyak menggambarkan tema-tema alam berupa flora dan fauna khas daerah pesisir. Faktor yang begitu kuat mempengaruhi munculnya macam-macam motif batik indramayu yang selanjutnya menjadi ciri khas yaitu letak geografis...

avatar
Roro
Gambar Entri
Ngagogo Lauk
Ritual Ritual
Jawa Barat

Adakah yang familiar dengan Majalengka? Kota kecil yang sebentar lagi akan memiliki Bandara Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati ini memiliki tradisi unik untuk merayakan kemenangan lho! namanya Ngagogo Lauk. Ngagogo Lauk sendiri bisa diartikan menangkap lauk dengan tangan kosong. Lauk adalah ikan dalam bahasa Sunda. Artinya kita harus bisa menangkap ikan yang masih hidup didalam kolam atau sungai  dengan tangan kosong tanpa bantuan alat apapun. Ngagogo Lauk erat kaitannya dengan kebiasannya masyarakat Majalengka untuk memelihara ikan. Tanah yang subur dengan air yang melimpah ruah memudahkan masyarakat membudidayakan ikan di kolam. Nggak heran, kolam ikan menjadi salah satu pemandangan umum yang bisa kita jumpai terutama di pedesaan. Tradisi Ngagogo Lauk akan sering kita temui  ketika musim pemilihan kepala daerah baik tingkat desa maupun tingkat kabupaten,  ataupun perayaaan HUT kemerdekaan RI. Ketika perhelatan pilkada tiba, masing-masing...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Dagongan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Dagongan adalah permainan olahraga tradisional Jawa Barat, dagong dalam bahasa sunda artinya dorong, yang mempergunakan bambu dengan ukuran tertentu sebagai alat mengadu kekuatan untuk saling mendorong antara regu yang satu dengan regu yang lain. Permainan Olahraga tradisional dagongan ini merupakan kebalikan dari permainan tarik tambang. Untuk tarik tambang dalam cara bermain dengan saling manarik, sedangkan untuk permainan dagongan, kedua regu saling mendorong sekuat tenaga untuk mencari kemenangan. Dagongan dimainkan secara beregu, baik putera maupun puteri. Jumlah anggota regu sebanyak 7 orang, terdiri dari 5 pemain dan 2 cadangan. Kedua regu diwajibkan memakai kostum seragam dengan nomor dada atau punggung dimulai dari angka 1 s.d 7. Sebagaimana permainan tradisional lainnya, permainan dagongan ini sangat dikenal oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia dan sering dilombakan selain pada acara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan Agustus, permainan ini juga s...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Rengkong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Cianjur adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Barat, beribukota di Cianjur. Kabupaten Cianjur memiliki 32 Kecamatan, 342 Desa dan 6 Kelurahan.Salah satu Desa yang ada Cianjur, menjadi desa tempat berasalnya sebuah kesenian yang berlatang belakang masyarakatnya yang agraris. Di daerah ini, tepatnya di Kampung Kandangsapi, Desa Cisarandi, Kecamatan Warungkondang, ada sebuah kesenian tradisional yang bernama “ Rengkong ”. Asal-usul pertunjukan kesenian Rengkong bermula dari pemindahan padi huma (ladang) ke saung (lumbung padi). Masyarakat Jawa Barat pada umumnya, termasuk masyarakat Warungkondang, di masa lalu sebelum mengenal bercocok tanam padi di sawah (sistem irigarasi), pada umumnya adalah sebagai peladang (menanam padi di ladang) yang berpindah-pindah. Padi ladang yang telah dituai tentunya tidak dibiarkan di ladang, tetapi mesti dibawa pulang. Mengingat bahwa jarak antara areal ladang dan pemukiman  relatif jauh, maka diperlukan suatu alat untuk mem...

avatar
Aze