Konon, lebaran dirayakan untuk anak yang sudah meninggal juga bagi bayi-bayi yang meninggal sebelum sempat dilahirkan(keguguran).Dirayakan lima hari setelah Idulfitri. Tradisi ini masih dilakukan sampai sekarang, di daerah Surakarta dan sekitarnya. Bagi para orang tua yang anaknya meninggal pada malam bakdo gecil atau disebut juga lebaran ketupat, mereka membuat sesaji yg di gantung menggunakan lidi dari janur sisa membuat ketupat. Adapun makanan yang dijadikan sesaji biasanya ketupat, buah, kue surabi, lepet, tapak belo( lopis), juga makanan yang biasa disukai anak-anak. Mereka membuat tusukan makanan sesuai jumlah anak(keluarga) yg meninggal saat masih kecil. Selain sesaji yg berupa makanan yg di tusuk di lidi janur, para orang tua juga membuat pancen(sesaji) di tampah kecil atau nampan berupa nasi beserta sayur dan lauk pauk, makanan( jajanan) juga buah-buahan, tidak lupa doa dipanjadkan untuk arwah anak mereka yg sudah meninggal du...
Sekaten Solo Sekaten merupakan salah satu tradisi yang dilakukan untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad saw pada tanggal 12 rabiul awal tahun hijriah. Tradisi ini diadakan di 2 tempat di Indonesia ini, yakni di Solo dan Yogyakarta. Prosesi tradisinya pun juga hampir sama, hanya terdapat sedikit properti dan urutan prosesi yang berbeda. Namun, pada dasarnya tujuannya sama, yaitu menyambut Maulid Nabi Muhammad saw. Untuk sekaten di Solo biasanya acara tersebut diselenggarakan di alun-alun Solo. Bagi orang awam, khususnya warga Solo, ketika mendengar kata "sekaten" maka pasti terbesit di pikiran mereka dibukanya pasar malam selama kurang lebih 1 bulan. Tidak hanya banyak pedagang-pedagang makanan di sana, melainkan juga terdapat wahana-wahana bermain seperti layaknya pasar malam pada umumnya. Beberapa wahana pun tetap berfungsi walaupun saat siang hari, walaupun tidak semuanya. Menjelang hari-H Maulid Nabi Muhammad saw, mulai dibunyikannya gamelan yang sebelumnya telah dipindahk...
Opak Singkong adalah makanan jenis keripik khas Jawa Tengah yang berasal dari Wonosobo. Opak Singkong rasanya gurih, asin dan beberapa ada yang pedas. Makanan ini dibuat dari bahan dasar singkong ditambah sedikit daun kucai (bisa diganti daun bawang) lalu garam, dan bisa juga ditambah dengan cabe rawit. sumber foto : http://www.ikiwonosobomas.com/2014/08/siapa-mau-beli-opak-singkong-khas.html Bahan-Bahan yang diperlukan untuk membuat Opak Singkong : 1 buah singkong yang telah diparut daun bawang 2 buah cabe rawit garam 3 siung bawang putih Langkah-Langkah untuk membuat Opak Singkong : Kupas kulit singkong kemudian cuci singkong hingga benar-benar bersih. Kupas singkong yang sudah bersih tersebut sampai matang, jika sudah matang kemudian angkat. Haluskan singkong yang tekah dikukus dan campur dengan garam, irisan bawah putih, dan irisan cabe rawit. Campur semuanya menjadi satu adonan...
Jawa Barat memiliki bermacam-macam kebudayaan, mulai dari kesenian,tarian,rumah adat,senjata tradisional, pakaian, dan masih banyak lagi. Tidak lupa juga Jawa Barat memiliki beraneka ragam makanan tradisional. Nah pada kesempatan ini saya akan khusus membahas makanan tradisional salah satu kota yang terdapat di Jawa Barat yaitu Bandung. Bandung dikenal sebagai kota yang penuh dengan wisata. Wajar jika banyak wisatawan, baik lokal maupun asing yang datang berkunjung ke Bandung. Tak lengkap rasanya jika kita berkunjung ke Bandung tidak mencicipi makanan ataupun minuman khasnya. Salah satunya adalah es cendol. Cendol merupakan minuman khas Bandung yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda(Jawa Barat), minuman ini dikenal dengan nama cendol, sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama dawet. Berkembang kepercayaan populer dalam masyarakat Indonesia bahwa istilah cendol mungkin sekali...
Kirab Gunungan Sekaten Solo Sekaten merupakan salah satu tradisi yang dilakukan untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad saw pada tanggal 12 rabiul awal tahun hijriah. Tradisi ini diadakan di 2 tempat di Indonesia ini, yakni di Solo dan Yogyakarta. Prosesi tradisinya pun juga hampir sama, hanya terdapat sedikit properti dan urutan prosesi yang berbeda. Namun, pada dasarnya tujuannya sama, yaitu menyambut Maulid Nabi Muhammad saw. Untuk sekaten di Solo biasanya acara tersebut diselenggarakan di alun-alun Solo. Uniknya acara tersebut diakhiri dengan suatu prosesi kirab yang dinamakan kirab gunungan. Bagi orang awam, khususnya warga Solo, ketika mendengar kata "sekaten" maka pasti terbesit di pikiran mereka dibukanya pasar malam selama kurang lebih 1 bulan. Tidak hanya banyak pedagang-pedagang makanan di sana, melainkan juga terdapat wahana-wahana bermain seperti layaknya pasar malam pada umumnya. Beberapa wahana pun tetap berfungsi walaupun saat siang hari, walaupun tidak semuanya....
Adat Minangkabau menganut prinsip matrilinekal dimana pewaris adalah dari pihak ibu. Misal Ibu berasal dari suku Chaniago sedangkan Ayah berasal dari suku Tanjung maka anak yang dilahirkan akan bersuku Chaniago. Agar tetap dihargai dalam keluarga pihak Laki-laki maka sang anak diwajibkan untuk dijemput oleh saudara perempuan (pewaris suku) dari pihak Ayah. Dalam menjemput anak tersebut, saudara perempuan dari pihak Ayah harus membawa berbagai makanan dan pakaian dan di arak beramai-ramai dengan pihak kampung menuju rumah anak yang akan di jemput. Setelah sampai di rumah anak yang dijemput selanjutnya di bawa ke Rumah Gadang (rumah adat Sumatera Barat) saudara perempuan dari pihak ayah dan disambut oleh tetua suku (Datuk, Ninik Mamak, pPenghulu, Mande) dari pihak saudara perempuan pihak Ayah. Penyambutan didahului dengan adu pantun antara Datuk pihak perempuan saudara Ayah dengan Datuk dari Ibu kandung sang anak yang akan...
Indonesia adalah negara yang memiliki beraneka macam budaya pada daerah daerahnya. Di Jawa khususnya Jawa Tengah ada suatu adat yang disebut suronan. Suronan adalah acara yang dilakukan masyarakat untuk memperingati bulan Sura dalam kalender Jawa. Masyarakat sekitar biasanya memperingatinya pada tanggal 2 Sura menurut kalender Jawa Modern (saat ini). Jika menurut kalender Jawa Lama, seharusnya diperingati setiap tanggal 1 Sura, namun karena tanggalan sudah berganti ke Jawa Modern maka diperingati setiap tanggal 2 Suro ( Kalender Jawa Modern dan Jawa Kuno selisih satu hari) Adat Suronan ini dilakukan dengan memakai pakaian adat jawa yaitu beskap, blangkon, jarik, selop, stagen, sabuk, dan keris. Dalam peringatan ini, masyarakat biasanya melakukan acara nyekar (ziarah) ke makam leluhur dan mendoakan para leluhur leluhurnya agar diterima di sisi-Nya. Setelah melakukan...
Assalaamu'alaykum Generasi Pelestari Budaya! Siapa yang suka ngemil, apalagi yang kriuk-kriuk dan gurih? Kamu? Yuk coba simak apa yang menarik dari kampungku, Pemalang. Pemalang adalah sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang mungkin agak asing ya untuk sebagian orang dan suka ketuker sama Malang lho, padahal mereka terpisah oleh arah mata angin, tengah dan timur. Pemalang yang sudah 443 tahun berdiri ini memiliki beragam keunikan dan kekhasan yang jarang orang tahu, bahkan saya sendiri. Mau tahu salah satu ragamnya? Keyel, bukan kata kerja yang artinya batu atau susah dibilangin lho ya. Apaansih Keyel? Yaps, kerupuk bawang yang biasanya dikemas dalam plastik bening berisi tiga sampai empat kerupuk bawang, dan terdiri dari dua warna kerupuk, merah muda dan putih. Rasanya sangat khas dan membuat para pecinta makanan, khususnya makanan gurih ketagihan melulu. Deskripsi rasa yang membuat liur menetes, gurih bawang dan pedas ditambah menjadi pendamping nasi hangat,...
Kawok adalah makanan khas Manado yang dapat di kategorikan sebagai salah satu makanan terekstrim di Indonesia. Ciri khas dari makanan ini adalah tekstur daging dari tikus hutan yang berserat halus dengan tulang kecil dan rasa pahitnya yang terasa meskipun banyak bumbu yang telah digunakan untuk melezatkan hidangan ini. Daging tikus dibumbui dengan sere, lemon, cabai, bawang, kemangi, kuntit, garoka, serta santan kental. Daging dari tikus hutan tersebut di bakar dan disajikan pedas. Tikus hutan berwarna lebih cerah di banding tikus biasa dan binatang inipun lebih aman dikonsumsi karena hanya memakan tumbuh-tumbuhan. Keaslian tikus hutan dapat dilihat dari warna putih pada ekor tikus tersebut dan biasanya di temukan di sekitar pepohonan seguer di hutan.