Lumajang adalah salah satu daerah kabupaten di Jawa Timur. Kabupaten yang terkenal dengan keberadaan Gunung Semerunya ini memiliki berbagai kebudayaan daerah. Seperti tari-tarian, makanan, tempat wisata, dan lain-lain. Salah satu kebudayaan yang cukup terkenal dari Lumajang ini adalah motif kain batiknya. Motif yang menonjol di daerah ini yaitu motif pisang. Mengapa motif pisang sangat digandrungi? Pisang merupakan salah satu hasil SDA terbesar di Lumajang. Oleh karena itu, pisang dijadikan ikon khas kota Lumajang. Cara pembuatan batik ini sama seperti kain batik lain. Ada yang dibuat dengan batik tulis dan batik cap. Salah satu pembuat batik khas Lumajang ini ada di Pasirian, Lumajang. Batik khas Lumajang lebih menonjolkan motif pisang, pasir, dan air laut. Untuk pelestariannya, pemerintah Kabupaten Lumajang mewajibkan setiap instansi baik pemerintah dan sekolah memiliki baju batik pisang tersebut. Hal ini ditujukan agar ikon pisang bisa tetap lestari di daerah ini.
Suasana bulan Ramadhan di Palembang selalu terasa berkesan. Ramadhan di Palembang tak akan lengkap jika belum berbuka puasa dengan makanan tradisional khas Palembang sendiri, yaitu ragit. Ragit merupakan sebutan di daerah Palembang untuk makanan dari India yaitu roti jala. Cara makan ragit mirip dengan martabak HAR. Jika di luar bulan Ramadhan, makanan ini hanya bisa ditemui di daerah komunitas Arab. Ragit terbuat dari tepung, telur, dan garam. Adonan ragit pada dasarnya seperti adonan-adonan roti pada biasanya. Ragit biasa di makan dengan kari, sop daging, kentang, atau variasi lainnya. Tekstur ragit tidak kaku dan mengembang seperti roti pada umumnya, namun lembek dan padat. cara membuat ragit sangat mudah,hampir sama dengan pancake. pertama, campur semua adonan dengan menggunakan air dingin dan sedikit minyak agar tidak lengket. Jika sudah teraduk rata, adonan dimasukkan ke dalam plastik kiloan yang dilubangi salah satu ujungnya. Lalu, remas plastik di atas wajan yang sudah t...
Minangkabau merupakan sebutan untuk setiap daerah yang ada di provinsi sumatera barat. Disini terdapat suatu tradisi makan yang disebut dengan makan bajamba. Makan bajamba adalah salah satu dari sekian banyaknya tradisi yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat minangkabau. Makan bajamba disebut juga makan barapak atau makan balanjuang,merupakan suatu tradisi makan yang dilakukan oleh masyarakat minangkabau dengan cara duduk bersama dalam satu ruangan atau tempat yang telah di tentukan berdasarkan keputusan bersama.Hal ini sesuai dengan cara hidup masyarakat minangkabau yang selalu mengutamakan musyawarah untuk kepentingan bersama,seperti yang tertera dalam ungkapan "musyawarah untuk mufakat". Makan bajamba umumnya dilaksanakan pada hari-hari besar sebagai bentuk perayaan, khusunya pada hari-hari besar islam dan dalam upacara adat seperti hari raya idul fitri dan hari raya idul adha.Adapun tradisi ini bertujuan untuk menciptakan rasa kebersamaa...
Berasal dari kata dasar wedang yang dalam bahasa jawa artinya air minum, "Wedangan" adalah sebuah aktifitas berjualan pada malam hari pada suatu tempat atau lokasi. Biasanya makanan yang dijual adalah makanan sederhana seperti wedang jahe, teh, ronde, serta makanan-makanan ringan. Yang umum ditemui di tempat-tempat wedangan adalah nasi kucing yang merupakan semacam nasi bungkus yang disediakan dalam porsi kecil. Wedangan adalah sebuah ikon khas di Solo. Wedangan juga merupakan sebuah suasana baru bagi mereka yang ingin sekedar berkumpul santai bersama teman-teman atau keluarga sambil menikmati suasana malam hari. #OSKM18 Referensi : https://tentangsolo.wordpress.com/kuliner/wedangan/
Taukah anda minuman yg satu ini? Sebut saja kalikih, asalnya dari kampung halaman saya yakni sumatera bagian barat, lebih tepatnya lagi di payakumbuh. Liburan idul fitri kemarin, saya sengaja menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu pasar yang terkenal di payakumbuh dan mencicipi beraneka macam jajanan yang ada disana, khususnya jajanan yg satu ini, Kalikih santan.. umumnya minuman yang hamper mirip mirip dengan cendol ini dijual saat bulan Ramadhan, Bedany kalikih ini pure dari buah asli serta tanpa bahan pengawet maupun pewarna dan biasanya orang-orang sering sekali menjadikan kalikih ini sebagai santapan disaat berbuka puasa, karena buah pepayanya yang segar sekaligus dibaluti santan dan gula merah ini kalikih pasti selalu ramai pembeli. dalam bahasa minang kalikih berarti pepaya, dan karena dimakan dengan kuah santan manis jadi namanya Kalikih Santan. Biasanya disajikan sat sedang dingin-dinginnya, mau pake es batu atau di masukin ke kulkas sama saja...
Pada suatu hari di pulau Batam, terdapat sebuah desa yang didiami oleh seorang gadis yatim piatu bernama Mah Bongsu. Ia menjadi pembantu rumah tangga dari seorang majikan yang bernama Mak Piah. Mak Piah mempunyai seorang putri bernama Siti Mayang. Pada suatu hari, Mah Bongsu pergi mencuci pakaian majikannya di sungai. “Ular…!” teriak Mah Bongsu ketakutan ketika melihat seekor ular besar mendekat. Ternyata ular tersebut tidaklah berbahaya, ia berenang ke sana ke mari sambil menunjukkan luka di punggungnya. Mah Bongsu memberanikan diri mengambil ular yang kesakitan itu dan membawanya pulang ke rumah. Mah Bongsu merawat ular tersebut hingga sembuh. Tubuh ular tersebut menjadi sehat dan bertambah besar. Kulit luarnya mengelupas sedikit demi sedikit. Mah Bongsu memunguti kulit ular yang terkelupas itu, kemudian dibakarnya. Ajaib… setiap kali Mah Bongsu membakar kulit ular tersebut, timbul asap yang sangat besar. Jika asap tersebut mengarah ke&nb...
Opak? Mungkin banyak sekali orang yang tiba-tiba mengerutkan alisnya pada saat mendengar kata asing tersebut. Tetapi, apabila anda berasa dari suku sunda, tentunya tak ada satu pun pertanyaan yang muncul ketika mendengar kata "opak". Ya, opak adalah salah satu dari sekian banyak makanan kering renyah khas sunda. Kudapan yang berbahan dasar beras ketan ini memiliki rasa yang asin (gurih), namun ada sebagian orang membuatnya dengan varian rasa manis. Uniknya. opak ini dibuat tidak dengan cara digoreng, tetapi dengan cara dipanggang menggunakan bara api di atas arang kayu. Bukan tidak bisa dipanggang menggunakan alat modern seperti oven, namun hasilnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Masih banyak sekali pembuat opak di kampung halaman saya yang usianya sudah lanjut usia dan kurang diminati oleh generasi penerusnya. Meskipun demikian, hal ini merupakan tugas kita sebagai genersi penerus untuk tetap melestarikan sebagai suatu warisan kebudayaan khas sunda. Adapun r...
Pada saat ini, Cibulan telah menjadi objek wisata yang cukup terkenal dikalangan masyarakat khususnya masyarakat Jawa Barat. Cibulan merupakan sebuah objek wisata berupa tempat pemandian umum, namun yang menariknya adalah kita tidak hanya sekedar berenang biasa seperti pada kolam renang umumnya. Disini kita akan berenang dengan dikelilingi oleh ikan-ikan. Ya, ikan hidup bukan patung ataupun sekedar ornamen berbentuk ikan. Uniknya lagi ikan tersebut bukanlah ikan yang biasa kita konsumsi seperti ikan nila, ikan bandeng, ataupun ikan gurame. Namun ia adalah ikan dewa. Ya, masyarakat biasanya menyebutnya ikan dewa atau dalam Bahasa Sunda disebut kancra bodas. Hmm, mengapa disebut ikan dewa ya? Ternyata konon katanya ikan dewa tersebut merupakan ikan yang dikeramatkan oleh masyarakat Desa Manis Kidul karena ikan-ikan tersebut dulunya merupakan para prajurit pembangkang yang dikutuk oleh Prabu Siliwangi loh. Rumornya lagi jumlah ikan-ikan disana tidak pernah bertambah maupun be...
Lebaran Cakung Kranggan “Budaya merupakan suatu keseluruhan yang bersifat kompleks. Keseluruhan tersebut meliputi kepercayaan, kesusilaan, adat istiadat, hukum, seni, kesanggupan dan juga semua kebiasaan yang dipelajari oleh manusia yang merupakan bagian dari suatu masyarakat.” – E.B. Taylor Seperti apa yang dikemukakan oleh E.B. Taylor , budaya bersifat kompleks yang mencakup beberapa aspek dalam kehidupan suatu masyarakat. Beda kelompok masyarakat, beda juga kebudayaannya. Setiap kelompok masyarakat mempunyai ciri khas budayanya masing-masing. Begitu pula halnya dengan negara kita tercinta, Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI merupakan negara kepulauan yang penuh dengan kekayaan dan keragaman budaya. Memiliki 34 provinsi menjadikan Indonesia mempunyai ribuan kebudayaan di setiap daerahnya. Salah satu provinsi dengan kekayaan budaya yang melimpah adalah Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat yang memiliki 18 kabupaten dan 9 kota tentu mempuny...