Kota budaya, kota pelajar, kota seni, kota gudeg, kota bakpia, itulah beberapa julukan bagi kota Yogyakarta. Julukan ini pun diberikan karena ciri khas yang melekat di kota yang memiliki slogan “Berhati Nyaman”. Yogyakarta atau sering disingkat Jogja, memiliki kekhasan akan keunikan budaya dan tradisi yang telah diwariskan secara turun temurun yang masih terjaga hingga saat ini. Kota ini juga dikenal sebagai tempat lahir dan berkembangnya budaya-budaya baru. Salah satu budaya yang sangat berkembang di Jogja adalah “Seni Mural” atau ekspresi seni menggambar di atas media dinding. Seni Mural di Jogja mulai marak sejak diselenggarakannya Proyek Mural Kota pada tahun 2002 yang digagas oleh komunitas Apotik Komik (sekelompok seniman yang memfokuskan kegiatannya pada seni publik dan membangun dialog dengan masyarakat). Proyek mural kota ini berjudul “Sama-Sama” yang kemudian menginspirasi masyakarat untuk juga membuat mural sehingga melahi...
Soto yang berjualan di depan Taman Makam Pahlawan Tangerang ini sangatlah legendaris dan sudah terkenal dari generasi ke generasi. Soto ini telah diturunkan lebih dari 2 generasi oleh penjualnya. Makanan ini pun sering dijadikan salah satu makanan yang wajib dicoba oleh para pendatang. Soto yang berbahan dasar kikil ini masih terjaga dengan baik resep rahasianya. Soto Marjuk mulai ada berawal dari seorang kepala keluarga yang harus menghidupi keluarganya, tetapi tidak dapat menjauhkan diri dari kecintaannya memasak. Dirinya yang berasal dari betawi, menyukai soto betawi hingga pada akhirnya ia menciptakan resep soto yang berbahan kikil sapi ini. Namun pada saat berjualan, dirinya tidak bisa menjelaskan masakan apa yang ia ciptakan. Kuahnya tidak menggunakan santan sehingga tidak dapat disebut soto, tetapi kuahnya juga tidak bening seperti sop. Soto ini berisi kikil, kacang tanah, bihun, dan ketupat. Mungkin untuk lidah pertama kali, soto marjuk akan terasa sedikit ane...
Upacara Bekti Pertiwi dan Pisungsung Jaladri Bagi masyarakat Parangtritis dan sekitarnya di Kabupaten Bantul, Yogyakarta pasti sudah akrab dengan yang namanya Upacara Jaladri. Yakni upacara yang setiap tahun selalu dilaksanakan oleh masyarakat khususnya yang tinggal di daerah Mancingan, Parangtritis. Adat upacara ini sudah rutin dilakukan oleh masyarakat warga Dusun Mancingan sejak tahun 1989. Acara atau upacara ini selalu rutin diadakan sekali dalam setahun, namun untuk bulannya bisa berubah setiap tahunnya. Tujuan dari upacara ini tidak lain adalah untuk mengungkapkan rasa syukur masyarakat Parangtritis kepada Allah SWT. Upacara ritual ini juga biasa disebut dengan sedekah laut. Arti dari upacara ini tidak lain yaitu, bekti yang berarti berbakti, pertiwi yang dapat diartikan sebagai bumi, pisungsung yang memiliki arti persembahan dan jaladri yang artinya laut atau samudra. Jadi jika digabungkan arti dari upacara ini yaitu wujud dari kebaktian masyarakat terhadap bumi dengan pe...
Sate Ambal adalah makanan khas dari daging ayam yang berasal dari daerah Ambal, sebuah kecamatan di pesisir selatan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah BAHAN : 500 gr daging ayam 1 bungkus tusukan sate 5 sendok teh minyak goreng 2 sendok makan kecap manis BUMBU : 4 butir bawang merah dan digoreng 2 siung bawang putih 1/2 sendok makan ketumbar butiran, disangrai 1/8 sendok teh jintan, disangrai 2 butir kemiri, disangrai 1/2 cm jahe 1 sendok teh garam 1 sendok makan gula merah sisir SAUS TEMPE: 250 gr tempe kukus, haluskan 6 butir bawang merah 3 siung bawang putih 5 buah cabai merah 1 sdt gula merah ½ sdt garam 250 ml air Cara membuat: Saus Tempa: Haluskan tempe, bawang merah, bawang putih, cabai merah, gula, dan garam. Tuang ke dalam wajan, lalu tambahkan air. Rebus di atas api sedang, sambil diaduk sam...
Sumatera Barat adalah salah satu provinsi yang memiliki budaya yang sangat beragam dan menarik. Banyak sekali jenisnya, mulai dari kesenian, makanan, alat perang, ritual, dll. Salah satu dari kebudayaan tersebut bernama Makan Bajamba . Namun, bukan itu yang akan saya bahas kali ini, saya akan membahas tentang ritual sebelum Makan Bajamba tersebut yang disebut Maarak Jamba . Apasih itu Maarak Jamba ? Maarak Jamba dalam Bahasa Minang berarti mengarak jamba. Dalam Bahasa Minang, nampan disebut talam. Di dalam talam tersebut terdapat banyak piring-piring berisi makanan yang kemudian ditutup dengan kain khas Minangkabau. Makanan yang terbungkus rapih itulah yang disebut dengan Jamba . Maarak Jamba merupakan ritual yang dilakukan sebelum masyarakat Minangkabau melaksanakan Makan Bajamba (semacam makan besar masyarakat setempat). Maarak Jamba yang di lakukan di daerah Batusangkar biasanya bertujuan m...
Tradisi Mageng Pasa Setiap daerah mempunyai caranya masing-masing untuk mengirimkan doa dan penghormatan bagi orang yang sudah meninggal. Seperti yang dilakukan oleh sebagian masyarakat suku Jawa, Tradisi Mageng Pasa dilakukan setiap tanggal 29 sampai 30 bulan rawah (bulan arwah) dengan cara memberikan makanan kepada orang yang paling tua di daerah tempat tinggalnya dan berdoa. Orang-orang yang melakukan tradisi ini hanya orang-orang yang menganut paham kejawen, mereka percaya bahwa dengan memberi makan pada orang yang lebih tua sama saja dengan menghormati dan menghargainya. #OSKMITB2018
Indonesia adalah Negara yang kaya akan budayanya. Salah satu kebudayaan yang ada di Indonesia adalah makanan khas dari berbagai daerah. Salah satu contohnya adalah Getuk Kethek dari Salatiga. Getuk Kethek adalah makanan khas Salatiga yang dibuat dari campuran parutan ketela pohon pilihan, parutan kelapa, dan gula jawa. Getuk ini terasa istimewa karena rasanya gurih dan tidak terlalu manis, teksturnya pun lembut sehingga mudah untuk dimakan. Konon katanya pemilik Getuk Kethek memiliki kethek (monyet) di halaman rumahnya, maka dengan itu getuk ini dinamakan Getuk Kethek. Getuk kethek dapat dibeli di jalan Argo Tunggal dekat perempatan ABC Salatiga. Getuk ini dibuat tanpa pengawet sehingga getuk ini hanya bertahan 5 jam apabila tidak dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Jadi, getuk ini selain enak juga sehat. #OSKMITB2018
Indonesia merupakan negara yang sangat luas dan kaya dengan budaya dari Sabang sampai Merauke. Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Banyak budaya yang datang dari Nusa Tenggara Timur mulai dari arsitektur, pakaian, seni, adat, hingga makanan. Salah satu makanan khas dari provinsi yang merupakan ujung selatan Indonesia adalah Jagung Bose. Jagung Bose merupakan makanan khas Nusa Tenggara Timur yang cukup terkenal. Jagung Bose terbuat dari jagung putih yang dicampur santan sehingga berbentuk seperti bubur. Daerah Kupang, Nusa Tenggara Timur, memang terkenal dengan salah satu daerah yang banyak memproduksi jagung di Indonesia. Oleh sebab itu, masyarakat sekitar menggunakan jagung sebagai bahan makanan pokok untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh. Tak hanya kaya karbohidrat, jagung juga sumber serat, dan sejumlah zat gizi lainnya seperti vitamin B, dan C, karoten, kalium, zat besi,...
Saat ini makanan tradisional mulai diminati lagi di tengah persaingan dengan makanan yang diadaptasi dari luar negeri. Selain harganya yang lebih murah, makanan tradisional juga memiliki sejarah tersendiri yang sangat menarik. Salah satu makanan tradisional khas daerah Banyumas dan sekitarnya, termasuk Purbalingga dan Purwokerto, adalah cimplung . Nama cimplung diambil dari bunyi “- plung!” saat bahan-bahan utama berupa singkong ( budin/boled ), ubi jalar ( munthul ), ganyong, atau kelapa muda ( klapa nom ) di- cemplung -kan / dimasukkan ke dalam kuahnya. Kuah cimplung secara tradisional dibuat dari air sari bunga kelapa (nira atau badheg ) yang dipanaskan. Namun seiring berkembangnya industri kuliner, banyak yang mengganti kuahnya dengan air gula aren maupun air gula jawa yang dipanaskan juga. Makanan ini memiliki rasa yang gurih dan sedikit manis yang diperoleh dari air sari bunga kelapa atau nira ( badheg ). Biasanya cimplung dikonsumsi bersama t...