Wanita
2.366 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Iki Palek
Ritual Ritual
Papua

Tradisi iki palek merupakan tradisi pemotongan jari tangan yang di lakukan oleh masyarakat Suku Dani, Papua. Hal ini dilakukan ketika kerabat dekat mereka meninggal dunia dan sebagai tanda kesetian mereka terhadap kerabat dekatnya. Mereka beranggapan bahwa memotong jari adalah symbol dari sakit dan pedihnya seseorang yang kehilangan anggota keluarganya. Pemotongan jari juga dapat diartikan sebagai upaya untuk mencegah ‘terulang kembali’ malapetaka yangg telah merenggut nyawa seseorang di dalam keluarga yg berduka. Seseorang yang sudah mati masih memiliki hubungan dengan mereka yang masih hidup. Agar hubungan tersebut menjadi seimbang maka manusia yang masih hidup harus menyerahkan sebagian dari rohnya kepada orang yang meninggal tersebut dan jari merekalah yang menjadi sasaran pengorbanan tersebut. Tradisi iki palek biasanya dilakukan oleh kaum wanita karena kaum wanita mempunyai perasaan yang sangat mendalam terhadap seseorang yang mereka sayangi seperti...

avatar
Apriyani Ekowati
Gambar Entri
Legenda Tuk Bima Lukar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Aura mistis dan misterius masih melekat kental ketika kita berada di Tuk Bima Lukar, Dieng. Hulu Sungi Serayu ini disebut-sebut mempunyai kaitan legenda dengan tokoh pewayangan, "Bima". Ini adalah legenda tuk bima lukar yang telah dikisahkan secara turun-menurun.  Menurut cerita legenda zaman dahulu kala, suatu ketika Pandawa dan Kurawa berlomba membuat sungai. Pihak Pandawa diwakili Sang Bima, saudara kedua dari Pandawa yang memiliki postur tubuh tinggi, besar dan gagah.      Sebelum hari lomba dimulai, Sang Bima melakukan semadi. Dalam semadinya itu Sang Bima mendapat wangsit dari Dewa. Dewa berkata, “hai Bima, kalau kamu ingin menang dalam lomba nanti, kamu harus lukar!”. Pada saat lomba dilaksanakan, Sang Bima pun mematuhi wangsitnya. Ia datang tanpa mengenakan pakaian alias telanjang/lukar. Setalah gong tanda dimulainya perlombaan berbunyi, ternyata ia tidak dapat menemukan peralatan untuk menggali tanah. Sang Bima menjadi bingu...

avatar
Riri
Gambar Entri
Tradisi Bakar Batu
Ritual Ritual
Papua

Tradisi bakar batu atau barapen merupakan tradisi penting di Papua yang menandakan rasa syukur, menyambut kebahagiaan atas kelahiran, kematian, penyambutan tamu atau untuk mengumpulkan prajurit. Bahkan juga sebagai saran untuk mencari  jodoh, mendamaikan suku yang berperang hingga meresmikan bangunan. Tahapan-tahapan dalam tradisi bakar batu ini diawali ketika lelaki dewasa yang sudah ditunjuk oleh kepala suku mendatangi setiap honai. Sambil berteriak para warga mulai keluar dari honainya masing-masing. Para lelaki akan langsung mempersiapkan alat berburunya, seang para wanita akan mengumpulkan bahan makanan yang akan dibakar. Kemudian masing-masing kelompok menyerahkan babi hasil buruan yang masih hidup sebagai persembahan. Sebagian ada yang menari, lalu ada yang meyiapkan batu dan kayu untuk dibakar. Batu di tumpuk sedemikian rupa,  kemudian dibakar sampai kayunya habis terbakar dan batu menjadi panas. Lalu setelah itu, babi-babi yang telah dipersiapkan sia...

avatar
Apriyani Ekowati
Gambar Entri
Pakaian Adat Suku Makassar
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sulawesi Selatan

Pakaian Adat Suku Makassar ini disebut dengan “Baju Bodo”. Baju bodo merupakan busana adat khas suku bugis makassar yang hanya dapat dipakai oleh kaum wanita saja. Baju bodo ini kerap dipakai pada acara adat. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman bukan hanya wanita bugis yang mengenakannya. Wanita dari daerah lain pun juga dapat mengenakan baju bodo itu. Seperti saat acara carnaval atau parade yang menggunakan pakaian adat khas indonesia. Ciri Baju Bodo ini yaitu memiliki bentuk segi empat, sisi samping pakaian atas yang dijahit, tidak berlengan, terbentuknya gelembung dibagian tubuh, tak ada sambungan jahitan dibagian bahu, terdapatnya hiasan berbentuk bulatan kepingan logam di seluruh bagian tepi, dan permukaan blus. pakaian yang tebuat dari tenunan kapas atau sutra, tenunan sederhana tanpa potongan kemudian dilipat dua, diberi lubang leher dan tangan. Pada umumnya tenunan untuk Baju Bodo ini dibuat menerawang. Baju bodo diproduksi untuk kalangan sendiri d...

avatar
Nashrullah
Gambar Entri
Pakaian Ada Bundo Kanduang
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Barat

Pakaian Adat Bundo Kanduang - Padang Bundo Kanduang  (diterjemahkan secara kasar ke dalam  bahasa Indonesia  sebagai  Bunda Kandung ) adalah personifikasi suku bangsa Minangkabau sekaligus julukan yang diberikan kepada perempuan yang memimpin suatu keluarga dalam Minangkabau baik sebagai  ratu  maupun selaku ibu dari raja (ibu suri). Secara harfiah Bundo Kanduang berarti ibu sejati atau ibu kanduang tetapi secara makna Bundo Kanduang adalah pemimpin wanita di Minangkabau, yang menggambarkan sosok seorang perempuan bijaksana yang membuat adat Minangkabau lestari semenjak zaman sejarah  Minanga Tamwan  hingga zaman adat  Minangkabau . Gelar ini diwariskan secara turun-menurun di Minangkabau dan dipilih pada lembaga  Bundo Kanduang Sumatera Barat . Istri seorang  Datuk  kadang-kadang juga disebut sebagai  Bundo Kanduang  untuk level klan / suku. Sebagian pendapat menyatakan bahwa gelar...

avatar
Mas Ardy Wijaya
Gambar Entri
Kebaya Labuh dan Teluk Belanga
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Kepulauan Riau

Kebaya Labuh dan Teluk Belangga - Kep. Riau Baju kurung  adalah salah satu pakaian adat  masyarakat Melayu  di  Brunei Darussalam ,  Indonesia ,  Malaysia ,  Singapura , dan Thailand  bagian selatan. Baju kurung sering diasosiasi dengan kaum  perempuan . Ciri khas baju kurung adalah rancangan yang longgar pada lubang lengan, perut, dan dada. Pada saat dikenakan, bagian paling bawah baju kurung sejajar dengan pangkal paha, tetapi untuk kasus yang jarang ada pula yang memanjang hingga sejajar dengan lutut. Baju kurung tidak dipasangi  kancing , melainkan hampir serupa dengan  t-shirt . Baju kurung tidak pula berkerah, tiap ujungnya di renda . Beberapa bagiannya sering dihiasi sulaman berwarna keemasan. Mulanya, baju kurung biasa dipakai untuk upacara kebesaran melayu oleh kaum perempuan di dalam kerajaan, dipakai bersama-sama kain  songket  untuk dijadikan  sarungnya , aneka perhiasan emas, dan  tas &n...

avatar
Mas Ardy Wijaya
Gambar Entri
Pakaian Adat Melayu Jambi
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jambi

Pakaian Adat Melayu Jambi Pakaian adat Jambi  atau dikenal dengan pakaian adat Melayu. Pakaian adat Jambi lebih mewah lebih mewah dari pada pakaian yang digunakan sehari-hari karena disulam dengan benang emas dan dihiasi dengan berbagai hiasan untuk kelengkapannya. Dalam berbusana untuk sehari-hari pada awalanya kaum wanita lebih dikenal dengan kain dan baju tanpa lengan. Begitupun dengan pakaian pria yang hanya cukup mengenakan celana setengah ruas dan sedikit melebar pada bagian betisnya dan pada umumnya berwarna hitam, karena itulah kaum pria lebih leluasa dalam bergerak atau dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Selain itu juga pakaian yang dikenakan pria umumnya dilekngkapi dengan kopiah sebagai penutup kepala. Untuk lebih jelasnya hal yang membedakan dalam pakaian adat tradisonal Jambi antara pria dan wanita dalam perkembangan berikutnya. Pakaian Adat Pria Ada beberapa bagian yang menjadi ciri dari pakaian yang dikenakan pada pria diantaranya. L...

avatar
Mas Ardy Wijaya
Gambar Entri
Aesan Gede dan Aesan Pasangko
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Selatan

Aesan Gede dan Aesan Pasangko - Palembang Aesan Gede atau pakaian gede adalah pakaian yang melambangkan kebesaran. Pakaian satu ini merupakan perlambang akan keagungan kerajaan Sriwijaya di masa lampau. Berbalut dengan warna merah jambu yang dipadukan dengan sulaman berwarna keemasan, aesan gede ini mempunyai nilai filosofis bahwa Sumatera memang layak untuk dijuluki sebutan swarnadwipa atau pulau emas. Gemerlap dan juga mewahnya pakaian adat Palembang di dalam gaya aesan gede akan semakin bertambah dengan dipakaikannya beberapa aksesoris. Aksesoris seperti mahkota, kelapo standan, kembang goyang, bungo cempako, baju dodot dan songket bermotif napan perak adalah beberapa pernik yang ada pada dalam aesan gede.  Berbeda halnya dengan aesan gede, aesan pasangko ini dianggap sebagai pakaian adat Palembang Suamtera Selatan yang mencirikan keanggunan. Gaya busana untuk laki-laki dalam aesan asangko ini biasanya berupa penggunaan songket lepus sulam emas, jubah dengan...

avatar
Mas Ardy Wijaya
Gambar Entri
Kain Tapis
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Lampung

Kain Tapis - Lampung Kain Tapis  merupakan salah satu jenis kerajinan tradisional masyarakat  Lampung  dalam menyelaraskan kehidupannya baik terhadap lingkungannya maupun Sang Pencipta Alam Semesta. Oleh sebab itu, munculnya kain tapis ini ditempuh melalui tahap-tahap waktu yang mengarah kepada kesempurnaan teknik tenun, maupun cara-cara memberikan ragam hias yang sesuai dengan perkembangan kebudayaan masyarakat. Masyarakat Lampung  asli memiliki struktur adat yang tersendiri. Bentuk masyarakat hukum adat tersebut berbeda antara kelompok masyarakat satu dengan yang lainnya. Secara umum dapat dibedakan dalam dua kelompok besar yaitu masyarakat adat  Saibatin  dan masyarakat adat  Pepadun Suku bangsa Lampung yang beradat Saibatin (Pesisir) terdiri dari : Kepaksian Sekala Brak Keratuan Melinting Keratuan Balau Keratuan Darah Putih Keratuan Semaka Keratuan Komering Cikoneng Pak Pek...

avatar
Mas Ardy Wijaya