tahun baru
957 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Legenda Dusun Keboireng
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Kabupaten Pasuruan yang selama ini membuat kita bangga karena kesantriannya, ternyata mempunyai banyak hal lagi yang menjadikan kita lebih percaya diri jika dibandingkan dengan Kabupaten lain. Di antaranya adalah masyarakatnya yang mempunyai segudang cerita rakyat dan legenda. Karena banyaknya cerita rakyat dan legenda yang kita punya, sehingga hanya beberapa saja yang kita ketahui, contohnya Untung Suropati dan sebagainya. Kita belum kenal dengan legenda-legenda atau cerita-cerita rakyat yang lain. Legenda masyarakat Pandaan contohnya, kita mungkin belum pernah dengar dengan legenda Dusun Kemiri Sewu, Duren Sewu, Ngampir, Ledok dan lain-lain. Juga legenda masyarakat Gempol, contohnya Dusun Randupitu, Ngerong, Keboireng, Ngingas, Pucang dan sebagainya. Oleh karena itu mari kita simak legenda berikut. Meskipun dalam satu legenda, tetapi legenda ini mewakili dari enam Dusun yang ada di Kecamatan Gempol dan Beji. Keboireng, Ngingas, Pucang, dan Kedanten Kulon adalah tiga dusun kel...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Asal Mula Ranu Grati
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada zaman dahulu desa Kademangan Klindungan terkenal sebagai desa yang tenteram, pemandangannya sangat elok dan dikelilingi oleh hutan belantara. Suatu hari datanglah seorang wanita yang sangat cantik ke Kademangan Klindungan. Pakaian yang dipakai laksana puteri keraton, wanita itu adalah Endang Sukarni. Endang Sukarni merupakan salah seorang puteri kerajaan Mataram. Karena terjadi kekacauan di Mataram, akhirnya dia meninggalkan kerajaan. Dia menempuh perjalan yang sangat panjang dan melelahkan sampai kearah timur Pasuruan. Setelah sekian lama perjalanan, dia memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil melepas letih. Pada saat itu melintas seorang warga dihadapan Endang Sukarni. “ Di daerah manakah sekarang saya berada ? “ Tanya Endang Sukarni, sambil terheran – heran. Warga tersebut menjawab, “ Puteri sekarang berada di Kedemangan Klindungan.”  “ Maaf, kalau boleh saya tahu, siapa orang yang dituakan dan dihormati di daerah ini...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Festival Gerabah Rendeng
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 21 Februari 2018 digelar Festival Gerabah di Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro. Festival yang dibuka oleh Bupati Bojonegoro Suyoto tersebut menyuguhkan berbagai macam kerajinan tangan berbahan baku tanah liat mulai dari celengan, guci, vas bunga dan juga gogor (patung anak macan) dan berbagai sovenir/pernak pernik hasil karya masyarakat Desa Rendeng, Malo. Tampak hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Industri dan Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Forkompimka dan tamu undangan lainnya. Festival ini diawal dengan kirab maskot Kabupaten Bojonegoro yaitu si Gogor dan guci gerabah yang diarak menuju ke Balai Desa yang kemudian si Gogor di letakkan di perempatan Desa Rendeng Kecamatan Malo. Gerabah macan gogor sendiri merupakan maskot Kabupaten Bojonegoro serta menjadi produk unggulan di Festival Gerabah Rendeng 2018. Celengan berbetuk macan itu memiliki nilai budaya lokal Desa Rendeng....

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
KETHEK OGLENG
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Selain jaranan, Kediri juga punya kesenian khas yang lain. Bahkan, tari yang dicuplik dari kisah asmara Panji Asmarabangun dan Dewi Kilisuci tersebut juga sudah mendunia. Tapi sekarang tari ini terancam punah. Bagi komunitas seniman Kediri, nama Guntur sudah tidak asing lagi. Dedikasinya terhadap dunia seni bahkan sudah membawanya hingga ke berbagai negara di dunia. Memperkenalkan tari nasional ke seluruh dunia. Salah satunya adalah mempertontonkan tari Kethek Ogleng. Menurut Guntur, tari Kethek Ogleng sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Tari ini mengalami masa puncak pada era 70-an. Seiring berjalannya waktu, tari Kthek Ogleng perlahan-lahan mulai jarang ditampilkan. Pada era 90-an kegemaran masyarakat dan seniman mulai bergeser. Mereka lebih suka memainkan jaranan yang gerakan dan musiknya lebih sederhana. Tak heran bila saat ini warga Kediri lebih mengenal jaranan sebagai seni khas Kediri dibandingkan Kethek Ogleng. Apa yang membuat Kethek Ogleng menjadi kesenian khas Kediri? G...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Kasada
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Gunung Bromo tidak dapat dipisahkan dari sistem kepercayaan mastarkat suku Tengger. Legenda kasada adalah merupakan cikal bakal rakyat Tengger dan menggambarkan hubungan manusia dan makhluk halus gunung Bromo. Dalam legenda kasada makhluk halus gunung Bromo tidak memilki namA sendiri tetapi di panggil oleh nama Sang Yang Widhi. Cikal bakal Tengger dalam ceritanya digambarkan sebagai asal – usulnya dari kerajaan majapahit dari sebelum keturunan kerajaan Hindu-Budha di jawa. Tujuan legenda kasada adalah bahwa suatu nenek monyang Tengger bernama “Dewa Kusuma” anak dari “Joko Seger” dan “Rara Anteng” mengorbankan jiwanya untuk keluarganya dan orang Tengger. Akibatnya adalah perjanjian di antara roh leluhur “Dewa Kusuma”dan orang Tengger untuk memberi sesajian setiap tanggal 14 bulan kasada dalam ketanggalan Tengger. Upacara sesajian itu bernama “Upacara Kasada” dan diikuti oleh orang Tengger satu tahun sekali sampai sekar...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Gulat Okol
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Timur

 Dalam menggelar sedekah bumi, tradisi ucapan syukur, masyarakat menanti-nanti kegiatan pertandingan olahraga tradisional gulat okol.   https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20181013173045-243-338256/foto-menengok-tradisi-gulat-okol-di-surabaya/1    Sekilas, olahraga tradisional ini mungkin mirip dengan Sumo, olahraga tradisonal Jepang yang sudah mendunia. Namun, olahraga itu yang bernama  gulat  okol itu memiliki keunikan tersendiri. Gulat ini dimainkan di atas sebuah ring yang sudah dipenuhi dengan tumpukan jerami.  Pantauan   Suarasurabaya.net ,  para peserta pun harus memakai ikat kepala dan ikat pinggang serta bertelanjang dada. Ikat pinggang ini digunakan sebagai pegangan untuk menjatuhkan lawan dalam pertandingan. Jadi, para peserta tidak bersentuhan langsung dengan tubuh lawan. Gulat okol hingga saat ini tetap dilestarikan. Desa Dukuh Bungkal, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, merupakan salah...

avatar
azizman
Gambar Entri
Batara Kala dan Anak Sukerto
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Siapa yang merasa memiliki “anak Sukerto?” Anak Sukerto dapat dikatakan anak yang memiliki keistimewaan. Tetapi keistimewaan itu dapat mendatangkan mara bahaya bagi anak yang bersangkutan. Namun semua itu sekedar merupakan kepercayaan masyarakat masa lalu secara turun-temurun. Sampai sekarang masih terdapat kepercayaan adanya “anak Sukerto”. Termasuk mereka yang tinggal di kota dan berkehidupan disuasana modern. “Anak Sukerto” yaitu anak (orang) yang karena kelahirannya atau kedudukannya dalam lingkungan keluarga maupun kejadian dalam hidupnya menjadikan termasuk salah satu yang diperbolehkan menjadi mangsa Batara Kala. “Sukerto” dari kata “suker” artinyo kotor. “Anak Sukerto” berarti anak yang mempunyai halangan dalam hidupnya. Mengapa Batara Kala senang memangsa atau makan manusia? Kono singkat kisahnya, di Kahyangan kedatangan Prabu Damarjati melamar Dewi Uma isteri Batara Guru. Lamaran ditolak da...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Ke' Lesap
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Menurut cerita, suatu ketika Baginda Raja pergi kedesa pocong. Ia keluar masuk desa untuk mengetahui keadaan desa. Ketika sampai di suatu tempat, beliau bertemu dengan seorang gadis desa yang menjadi bunga desa di desa tersebut. Masyarakat pocong menyebutnya dengan sebutan Nye Pocong. Tidak lama kemudian,karena Raja itu berkuasa, kemudian Nye Pocong dijadikannya istri. Setelah beberapa lama Baginda Raja Bangkalan  mempunyai anak laki-laki dengan Nye Pocong. Anak laki-laki yang baru lahir itu oleh Baginda Raja Bangkalan diberi nama Ke’ Lesap. Namun, dengan kehadiran buah hatinya tersebut Baginda Raja Bangkalan pergi dari desa pocong dan kembali ke kerajaan meninggalkan istri dan anaknya. Sunguh kasihan Ke’ Lesap itu karena sudah ditinggalkan ayahnya sejak ia mulai belajar bicara. Ayahnya,Baginda Raja Bangkalan tidak pernah mengunjungi desa pocong lagi, karena itu Ke’ Lesap tidak tahu siapa ayahnya. Ketika Ke’ Lesap bermain dengan teman-temannya di des...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Begawan Selapawening
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Menurut cerita rakyat yang hidup di kalangan masyarakat Desa Pamancingan, nama desa ini diambil dari tempat di mana Begawan Selapawening dan Syekh Maulana Maghribi melakukan pertandingan memancing. Begawan Selapawening adalah salah seorang dari sekian banyak putera-puteri raja Majapahit, Prabu Brawijaya terakhir. Nama Begawan Selapawening itu mungkin bukan nama sebenarnya, melainkan hanya nama samaran untuk menutup kenyataan bahwa ia sebenarnya adalah putera raja Majapahit. Adapun sebab-musabab kepergian Begawan Selapawening dari Kerajaan Majapahit (wilayah Jawa Timur) sampai ke pesisir selatan (wilayah Yogyakarta), menurut cerita ada hubungannya dengan mulai meluasnya pengaruh ajaran agama Islam di wilayah Jawa. Karena pengaruh meluasnya ajaran agama Islam, bahkan sampai ke pusat kerajaan Majapahit, maka yang tidak rela melepaskan agama yang telah mereka anut menjadi terdesak, lalu menyingkir atau melarikan diri ke daerah yang dianggap lebih aman dan bebas. Begawan Selapawe...

avatar
Admin Budaya