HARI PAHLAWAN
819 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Museum Kamar Pengabdian Pangeran Diponegoro
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Mengenal Pangeran Diponegoro, Di Museum Kamar Pengabdian Pangeran Diponegoro adalah salah satu pahlawan Nasional Republik Indonesia yang lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta. Beliau merupakan aktor utama dibalik perlawanan rakyat Indonesia terhadap penjajah Belanda pada tanggal 27 Juli 1825, yang disebut dengan perang Diponegoro. Untuk mengenang perjuangan Pangeran Diponegoro, terdapat sebuah museum bernanama Museum Kamar Pengabdian Pangeran Diponegro  yang berada di Jl. Pangeran Diponegoro No. 1 Magelang, Jawa Tengah. Ruangan yang dijadikan  museum ini, adalah ruangan diamana Pangeran Diponegoro dijebak oleh Belanda setelah perundingan dengan Jendral De Kock .Setelah ditangkap, beliau dibawa ke Semarang kemudian diasingkan ke Manado hingga meninggal di tempat pembuangan di Makassar. Sebelum masuk ruangan, sebelumnya kita akan menemukan seperti papan kecil di kiri pintu masuk,  yang bertuliskan “Diponegoro, lahir di Yogya...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Rekor Dunia Indonesia
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI (dahulu Museum Rekor Indonesia) adalah sebuah museum yang terletak di Semarang , Indonesia . Museum ini merupakan tempat dicatatnya data prestasi superlatif yang terjadi di Indonesia. Didirikan tanggal 27 Januari 1990 yang bertepatan dengan Tahun Baru Imlek 2541 (saat itu belum merupakan hari libur nasional) oleh Jaya Suprana bersama dengan PT Jamu Jago , museum ini sudah mencatat lebih dari 1.200 rekor hingga Juli 2005. Bersamaan dengan peresmian galeri Muri di kawasan wisata candi Borobudur ( 14 Agustus 2005), dilakukan perubahan kepanjangan MURI yang semula Museum Rekor Indonesia menjadi Museum Rekor Dunia Indonesia. Selain sebagai museum , Museum Rekor Indonesia (MURI) juga merupakan lembaga swadaya masyarakat yang bertugas menghimpun data dan menganugerahkan penghargaan terhadap prestasi superlatif karsa dan karya bangsa Indonesia.   Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Rekor_Dunia_Indonesia...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Maha Karmawibhangga
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Museum Karmawibhangga terletak di dalam kompleks Taman Wisata Candi Borobudur. Di dalam museum terdapat dua ruang display utama yaitu Ruang Pemugaran dan Ruang Karmawibhangga. Ruang Pemugaran berisi foto-foto pemugaran Candi Borobudur, teknik-teknik pemasangan batu, beberapa artefak hasil penggalian dalam rangka pemugaran candi Borobudur, dan beberapa aretefak bernuansa agama Hindu yang ditemukan di sekitar candi Borobudur. Ruang Karmawibhangga berisi 160 foto Relief Karmawibhangga yang dipahatkan pada kaki candi yang karena suatu sebab tidak bisa dinikmati oleh adanya penambahan kaki candi selebar 3 m mengelilingi kaki candi yang berelief Karmawibhangga. Di bagian selasar museum juga dapat diamati batu-batu candi yang belum ditemukan pasangannya sehingga belum bisa dipasang kembali ke posisi aslinya di candi Borobudur. Juga bisa dicermati cara-cara pemasangan batu relung. Terdapat juga koleksi kepala Budha terbesar di Indonesia ditutup dengan vitrin kaca. Kepala Budha ini meru...

avatar
Roro
Gambar Entri
Sepak Tekong
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Sepak Tekong Permainan Sepak Tekong berasal dari jawa Tengah. Permainan ini sangat digemari oleh anak lak-laki, biasanya waktu mereka bermain adalah di sore hari. Untuk bermain Sepak Tekong ini cukup mudah, yang diperlukan adalah kegesitan dalam berlari dan juga kelincahan. Jumlah pemain sepak tekong ini minimal 2 orang, tapi kalau hanya dua orang maka permainan ini tidak seru, semakin banyak pemain maka akan semakin menambah keseruan dari permainan Sepak Tekong. Berikut cara bermainnya: Pertama kita buat lingkaran, di dalam lingkaran itu kita letakkan bola plastik. Lalu tentukan dahulu siapa yang akan berjaga, jika sudah ditentukan maka yang lainnya bersembunyi. Tugas si penjaga tadi adalah menjaga bolanya agar tidak di tendang oleh pemain yang bersembunyi, selain itu juga penjaga bola tadi mencari pemain yang bersembunyi, jika ada pemain yang bersembunyi terlihat oleh kita. https://www.silontong.com/2018/10/25/olahraga-permainan-tradisional-jawa-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Blambangan Cakil
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Blambangan Cakil Yang pertama adalah Tari Blambangan Cakil yaitu tarian yang diadopsi dari cerita pewayangan. Pesan dari budaya Hindu sangat kental pada tarian ini. Hal in terbukti dengan adegan yang disadur sebagai tarian adalah “Perang Kembang” dimana para ksatria dan raksasa saling berperang yang meggambarkan peperangan antara kebaikan melawan kejahatan. Tokoh ksatria, pada umumnya mengambil tokoh Arjuna sebagai pahlawan kebaikan dan Tokoh Raksasa, Cakil menggambarkan kejahatan dengan gestur tari kasar dan beringas. Pesan moral dari Tari Blambangan Cakil ini adalah bahwa kejahatan akan selalu dikalahkan oleh kebaikan, sekuat apapun kejahatan itu berkuasa. https://www.silontong.com/2018/09/06/tarian-tradisional-daerah-jawa-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Bondan
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Bondan Ini adalah bernama Tari Bondan yang berasal dari daerah Surakarta, Jawa Tengah. Pada tarian ini memperlihatkan gambaran kasih tulus ibu pada anaknya. Bedanya dengan tarian lain adalah pada properti yang dipakai dalam pementasan tari seperti Kendil, boneka bayi, payung dan beberapa alat rumah tangga lainnya. Properti yang dipakai adalah alat rumah tangga yang sering digunakan Ibu dalam kehidupan sehari hari. https://www.silontong.com/2018/09/06/tarian-tradisional-daerah-jawa-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Latar Belakang dan Sejarah Museum Misi Muntilan Pusat Animasi Misioner (MMM PAM) mulai ada sejak 23 Juli 1998. Latar belakang (jauh) dari Museum Misi Muntilan, pada awalnya adalah "Refleksi Sejarah Gereja Keuskupan Agung Semarang (KAS) " yang merupakan salah satu kegiatan untuk merayakan tahun emas (50 th) Gereja KAS tahun 1991. Hasil refleksi tersebut dibukukan dalam buku "Sejarah Singkat Gereja KAS". Museum Misi Muntilan muncul dalam dalam arti dimulainya suatu proses mencari-cari suatu bentuk pelayanan yang bias menjadi alternative untuk menjawab berbagai tantangan zaman di Keuskupan Agung Semarang. Kota Muntilan dipilih untuk lokasi karena bermacam-macam alas an, antara lain karena julukan sebagai "Betlehem Van Jawa". Gedung Museum Misi Muntilan Pusat Animasi Misioner (MMM PAM) pada tanggal 14 Desember 2004 diresmikan oleh Uskup Agung Semarang, Mgr. Ignatius Suharyo. Museum Misi Muntilan Pusat Animasi Misioner (MMM PAM) adalah karya permuseuman yang menekankan pe...

avatar
Roro
Gambar Entri
Dieng Plateu Museum
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Museum Kailasa Nama Kailasa berasal dari nama salah satu gunung tempat tinggal Dewa Syiwa. Nama ini disandangkan pada bangunan museum ini karena kepurbakalaan Dieng sangat identik dengan pemujaan terhadap Dewa Syiwa yang dapat diketahui dari peninggalan percandian maupun prasasti. Bangunan museum yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti toilet, mushola, café, gazebo, dan tempat parkir. Museum Kailasa diresmikan pada tanggal 28 Juli 2008 oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia Ir Jero Wacik. Lokasi bangunan museum Kailasa terletak dibawah bukit pangonan yang menurut penuturan warga sering ditemukan berbagai peninggalan sejarah atau tepatnya di seberang Candi Gatutkaca,  secara administratif masuk wilayah desa Dieng kulon, Kecamatan Batur Kab. Banjarnegara. Bangunan museum kailasa terdiri dari 4 bangunan utama yaitu tempat untuk menyimpan benda-benda cagar budaya, tempat untuk ruang informasi /artefak tentang Dieng dan pemutar...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Dullah
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Gembok rantai besi memberangus pintu gerbang sebuah bangunan rumah di Jalan Cipto Mangunkusumo No. 15 Solo. Senyap terasa seolah tiada tanda-tanda kehidupan di gedung yang terlihat lebih tua dari usia yang sebenarnya. Di balik pagar, pintu kayu berukir juga tertutup rapat-rapat. Demikian pula dengan jendelanya, tak terlihat ada yang dibuka. Kelebaman hujan melengketkan dedaunan yang jatuh dari rimbunnya Pohon Tanjung dan Pohon Nagasari. Sebuah sapu lidi disandarkan terbalik di salah satu pohon di halaman gedung yang teramat sepi itu. Sebuah guci di atas kolam bundar tampak  berwarna kehitaman dari kejauhan. Aroma tua dan usang juga menguar dari relief dan pahatan di pagar tembok yang sudah mengusam. Hanya papan nama yang tertancap di depan pintu gerbang yang terlihat agak mengkilap, ditulis dengan huruf kapital warna merah menyala yang menandai rumah tersebut adalah Museum Dullah, milik pelukis yang terkenal di masa revolusi. “Kami memang tidak membuka muse...

avatar
Roro