Oskm18 16618323 alimisbahtaufiq Setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas budaya masing-masing. Salah satu elemen budaya adalah kuliner. Di Kabupaten Grobogan memiliki makanan khas yang sudah tidak asing bagi kita yaitu swike. Swike adalah masakan Tionghoa Indonesia yang terbuat dari paha kodok(katak sawah). Hidangan ini dapat ditemukan dalam bentuk sup, digoreng kering, atau ditumis. (Wikipedia Indonesia) Makanan swike sendiri menurut informasinya sudah ada sekitar 100 tahun lalu. Itu bisa dibuktikan dengan keberadaan RM Swike Asli yang ada di Jl. Kol Sugiono no.11 Purwodadi. Dimana rumah makan ini sudah berdiri semenjak tahun 1901 atau lebih dari seabad lalu. Rumah makan ini merupakan warisan dari leluhur. (grobogan.blogspot.com) Mengenai halal haramnya makanan swike ini. Sebagian masyarakat berpendapat makanan swike haram, karena terbuat dari bahan dasar kodok. Sebagian juga ada yang berpendapat jika makanan tersebut harus dilestarikan keberadaannya, karena makanan tersebut...
Batik adalah seni lukis menggunakan kain yang digambar dengan pola serta cara pembuatan khusus, yaitu dengan menuliskan ataupun menempelkan zat lilin atau malam pada kain. Kain-kain yang digambar dengan aneka motif unik dan khas itu kemudian dikreasikan dalam berbagai rupa dan fungsi, serta digunakan oleh masyarakat. Motif yang muncul pada kain tersebut dipengaruhi oleh ciri khas serta keyakinan di tiap daerah. Pekalongan menjadi salah satu produsen batik yang cukup dikenal. Kota Pekalongan memiliki julukan yang cukup nyentrik yaitu kota batik Pekalongan, hingga membuat kota tersebut masuk kedalam jaringan kota kreatif UNESCO dalam kategori crafts & folk art pada akhir tahun 2014 serta mempunyai city branding yaitu World’s City of Batik. Sesuai dengan namanya, batik pekalongan merupakan salah satu jenis batik yang dibuat oleh masyarakat Pekalongan. Sebagian besar proses produksi batik Pekalongan dikerjakan di rumah-rumah. Akibatnya, batik pekalon...
Batik adalah salah satu produk ciri khas Indonesia dan batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa dari dahulu menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Pewarnaan untuk batik dahulu masih menggunakan perwarna alamiah seperti coklat, hitam, dan putih. Dan sekarang berkembang dengan terciptanya pewarna sintetik. Berawal dari masuknya pendatang asing ke indonesia dengan membawa keahlian dan kultur khas mereka sendiri. Contohnya batik tiga negeri, nama batik negeri memang ditambahkan kata Tjoa. Hal ini diduga karena nama tersebut merupakan pendesain batik tiga negeri di tahun 1940 silam. Saat itu, nama tersebut berasal dari dua nama yakni Tjoa Tjoen Kiat dan Tjoa Si...
Saya akan membahas makanan daerah khas Kebumen yakni yutuk goreng . Bagi kalian yang masih asing dengan kata yutuk, yutuk adalah sejenis hewan laut yang mudah ditemukan di pesisir pantai Kebumen, terutama pantai Petanahan. Hewan ini merupakan hewan bercangkang yang mirip undur-undur. Oleh warga setempat, hewan ini diolah menjadi bakwan ataupun rempeyek khas yang renyah dan gurih. Rempeyek yutuk atau yutuk goreng ini mirip dengan rempeyek udang, hanya berbeda bahan dasarnya saja. Jika rempeyek udang bahan dasarnya adalah udang, rempeyek yutuk ini bahan dasarnya adalah yutuk . Jika kalian mampir ke Pantai Petanahan yang berada di Kebumen , Jawa Tengah , jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas yang satu ini. Kalian akan menyesal jika mampir ke Pantai Petanahan tetapi tidak mencoba kuliner yang satu ini. Rempeyek yutuk ini paling enak dijadikan pelengkap saat menyantap pecel yang biasa dijual di pinggiran warung sekitar pantai agar pecel...
Konon asal mula Sukoharjo terkait dengan perpindahan Keraton Kartasura ke Desa Sala akibat geger pecinan. Pada waktu itu masa pemerintahan Sri Susuhunan Paku Buwana II. Perpindahan terjadi atas nasihat para sesepuh karena keraton dianggap sudah tercemar oleh darah pemberontak. Untuk memenuhi nasihat para sesepuh Keraton, Sri Susuhunan II mengadakan pembicaraan dengan Kyai Yosodipuro, Kyai Tohjoyo, dan Pangeran Wijil. Kyai Tohjoyo menyarankan agar tanah yang akan dijadikan keraton kelak dapat mendatangkan kesejahteraan (yang dalam bahasa Jawa disebut Sokoraharjo). Kyai Yosodipuro sependapat dan menyarankan supaya tanah itu nantinya tanah yang berbau wangi atau Talawangi. Sri Susuhunan menyetujui dan menugaskan Pangeran Wijil untuk mendapatkan lokasi keraton yang baru. Dalam pelaksanaannya Pangeran Mijilpun membentuk tim. Tim pertama dipimpin oleh Suranata, Kyai Khalifah Buyut, dan Mas Penghulu Pekik Ibrahim. Tim kedua dipimpin oleh Raden Tumenggung Honggowongso dan Tumenggung...
Mrocoti Mrocoti merupakan upacara yang biasa dilakukan pada saat terdapat ibu hamil yang memiliki usia kehamilan 9 bulan. Pada usia kehamilan tersebut, sang keluarga akan membagikan bubur merah yang diberi pisang raja yang sudah direbus kepada orang – orang disekitarnya (tetangga). Dengan melakukan ini, sang ibu diharapkan akan segera melahirkan dan diberi kelancaran, kesehatan, dan kekuatan dalam proses kelahirannya. Selain itu mrocoti ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dari sang keluarga karena akan mendapatkan anggota keluarga baru. Mrocoti masih banyak dilakukan di Solo. Mrocoti sendiri berasal dari kata mrocot dalam bahasa jawa yang memiliki arti “mudah lepas”. Oleh karena itu, pada saat proses kelahiran tersebut sang ibu diharapkan diberi kemudahan pada proses kelahirann...
MASJID AGUNG SEMARANG atau yang akrab disebut Masjid Kauman Semarang, sebagai masjid tertua di kota Semarang- ibukota Jawa Tengah, memiliki sejarah yang panjang dan erat kaitannya dengan sejarah berdirinya kota Semarang. Masjid yang kini telah menjadi cagar budaya dan harus dilindungi menjadi kebanggaan warga Semarang karena bangunannya yang khas, mencaerminkan jatidiri masyarakat pesisir yang lugas tetapi bersahaja. Seperti halnya pada masjid-masjid kuno di pulau Jawa, Masjid Agung Semarang berada di pusat kota (alun-alun) dan berdekatan dengan pusat pemerintahan (kanjengan) dan penjara, serta tak berjarak jauh dari pusat perdagangan (pasar Johar), merupakan ciri khas dari tata ruang kota pada jaman dahulu. Dalam sejarah pergerakan dan perjuangan bangsa Indonesia, Masjid Agung Semarang juga menyimpan cerita yang menarik. Masjid ini nenjadi satu-satunya masjid di Indonesia yang mengumumkan kemerdekaan bangsa Indonesia secara terbuka hanya beberapa saaat setelah diproklami...
Masjid safinatun najah, terletak di desa dadakan, kecamatan ngabyan, Kota semarang. Masjid ini menjadi daya tarik wisatawan untuk sekedar berfoto atau merasakan indahnya masjid safinatun najah yang berbentuk kapal dan sawah-sawah disekitarnya. Pembangunan masjid ini di danai oleh satu keluarga muslim yang menginginkan agar dibangun sebuah masjid dengan arsitektur bahtera nabi nuh di indonesia. Dibangun pada awal tahun 2015, masjid ini memperkerjakan 40 warga lokal, dinamai masjid safinatun najah yang artinya kapal penyelamat sesuai dengan bentuknya yang menyerupai kapal nabi nuh yang dibuat untuk menyelamatkan kaumnya dari bencana banjir. Pembangunan masjid ini menghabiskan dana lebih dari 5 milyar rupiah, dengan luas lahan 7,5 hektar dan bangunan seluas 2500 meter persegi. Terdiri dari 3 lantai, lantai pertama aula, tempat wudhu dan toilet, lantai kedua merupakkan tempat sholat, dan lantai ketiga perpustakaan, dan juga ada roff top tempat untuk melihat-lihat pemandangan dari...
Jipang Kacang Kebumen Jipang merupakan makanan khas Kebumen yang berasal dari desa Sidamulya, Kecamatan Karanganyar. Makanan ini memiliki makanan yang manis dan gurih, karena terbuat dari kacang tanah dan gula merah. Makanan ini sudah lama dikenal oleh masyarakat Kebumen, sehingga distribusinya tidak hanya di Karanganyar, tapi juga di Gombong, Kuwarasan, Sruweng, dll. Hal yang melatarbelakangi dibuatnya jipang yaitu karena sebagian besar penduduk Desa Sidamulya berprofesi sebagai petani, sehingga pada saat-saat tertentu,seperti setelah musim tanam, penduduk Desa Sidamulya tidak bekerja di sawah. Untuk mengisi waktu luang tersebut, beberapa diantara mereka ada yang berdagang di pasar, membuka warung di rumah, dan ada juga yang berwirausaha membuat makanan ringan, yaitu jipang. Membuat jipang dipilih sebagai alternatif pengisi waktu luang karena saat itu diwilayah Kabupaten Kebumen belum diju...