Budaya Indonesia
1.050 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Budaya Kebo-keboan
Ritual Ritual
Jawa Timur

Pada bulan Muharam atau Suro (penanggalan Jawa), ritual kebo-keboan digelar setahun sekali. Banyak orang mempercayai bahwa bulan tersebut memiliki kekuatan magis. Ritual ini, konon, muncul sejak abad ke-18. Kebo-keboan dilestarikan di dua tempat yakni di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, dan Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi di Banyuwangi.   Ritual adat ini digelar sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan agar sawah subur dan panen berlangsung sukses. Munculnya ritual kebo-keboan di Alasmalang berawal terjadinya musibah pagebluk ( epidemi - red ). Kala itu, seluruh warga diserang penyakit. Hama juga menyerang tanaman. Banyak warga kelaparan dan mati akibat penyakit misterius. Dalam kondisi genting itu, sesepuh desa yang bernama Mbah Karti melakukan meditasi di bukit. Selama meditasi, tokoh yang disegani ini mendapatkan wangsit. Isinya, warga disuruh menggelar ritual kebo-keboan dan mengagungkan Dewi Sri atau yang dipercainya sebagai simbol kemakmuran. Mereka pun...

avatar
Oskm18_16818146_michelle
Gambar Entri
Kerupuk Upil
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Kerupuk Upil adalah makanan khas daerah Kediri Jawa Timur. Berdasarkan namanya kerupuk, biasanya kerupuk dibuat camilan saat makan ataupun diluar makan. Kerupuk ini memiliki rasa asin dan renyah, kerupuk upil ini berbeda dengan krupuk yang lain karena kerupuk upil ini tidak digoreng dengan minyak melainkan digoreng dengan pasir yang tentunya pasir khusus bahan makanan dimana pasir ini bisa berasal dari pasir sungai yang bersih dan tentunya dengan goreng pasir ini kerupuk upil dapat dikonsumsi oleh kalangan anak-anak karena menyehatkan. Berikut alat bahan yang perlu disiapkan dan cara membuatnya. Bahan : 1. Tepung tapioka secukupnya 2. Bawang putih 3. Garam secukupnya 4.  Air 5. Pasir sungai yang telah steril atau bersih Cara Membuat : 1. Siapkan alat untuk membuat kerupuk upil, diantaranya pisau, timbangan, dan baskom sebagai wadah 2. Haluskan bawang putih dan tepung tapioka. Campur kedua bahan dengan rata dan jangan lupa tambahkan garam secu...

avatar
OSKM18_16318105_Fachrul Arief Suryajaya
Gambar Entri
KEDIRI, KOTA TERLARANG BAGI PARA PRESIDEN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Kediri adalah sebuah kota di Jawa Timur. Kota ini dilewati Sungai Brantas yang membelah Kediri dari selatan ke utara sepanjang 7 km dan dulunya adalah sebuah kerajaan Hindu pada sekitar abad 11, Kerajaan Kediri. Ada sebuah mitos di kota ini, para presiden dilarang datang ke Kota Kediri atau mereka akan lengser. Mitos ini mengatakan bahwa jika kunjungan oleh presiden itu sebagai urusan pekerjaan (kenegaraan) maka presiden itu akan jatuh. Walaupun hanya mitos tetapi hal ini memang benar-benar terjadi selama sejarah kepresidenan Indonesia. Dari ketiga Presiden RI yang pernah masuk ke Kediri kenyataannya semuanya dilengserkan. Ketiga presiden itu adalah Presiden Soekarno, B. J. Habibie, dan Gus Dur. Soekarno lengser tidak lama setelah kunjungan dari Kediri, Gus Dur lengser tiga hari setelah mengunjungi Pondok Pesantren Lirboyo, B. J. Habibie lengser setelah tidak sampai tiga bulan dari Kediri. Sedangkan SBY ketika mengunjungi korban letusan Gunung Merapi memilih untuk mengam...

avatar
OSKM18_16018056_Sonia Augustin Puspa Negara
Gambar Entri
Ukiran Khas Madura
Ornamen Ornamen
Jawa Timur

MOTIF UKIRAN MADURA Ornamen berasal dari kata “ORNARE” (bahasa Latin) yang berarti menghias. Ornamen juga berarti “dekorasi” atau hiasan, sehingga ornamen sering disebut sebagai disain dekoratif atau disain ragam hias. Dalam arsitektur dan seni dekoratif, ornamen  merupakan dekorasi yang digunakan untuk memperindah bagian dari sebuah bangunan atau objek. Ornamen dapat dibuat dengan cara diukir pada berbagai media, seperti kayu, batu, atau logam mulia. Indonesia merupakan negara dengan kekayaan seni dan budaya yang melimpah, salah satunya seni ukirannya. Seni ukir pada setiap daerah memiliki ciri khas yang berbeda-beda, motif yang tergambar dalam ukirannya pun memiliki arti tersendiri. Daerah Madura yang dikenal oleh masyarakat nusantara dengan karapan sapi dan kuliner satenya, ternyata juga memiliki seni ukir yang tak kalah unik. Pada motif ukiran Madura, garis besarnya berbentuk melengkung dengan ujung daun yang mengikal. Pecahan cawennya (ya...

avatar
OSKM_16118083_Ihda Mafaza Azka
Gambar Entri
Kaldu Kokot, Kuliner Yang Mempertemukan Kacang Hijau Dengan Kaki Sapi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Memang tidak akan ada habisnya jika kita membahas tentang kuliner di Indonesia. Kenaekaragaman makanan dari seluruh Indonesia, membuat siapapun akan selalu penasaran dengan beragam kuliner nusantara.  Kaldu, kuliner khas Madura, Jawa Timur. Mungkin yang terbayang di benak saat mendengar "kaldu" adalah sup ayam dengan kaldunya, atau kaldu sapi yang biasa ditambahkan sebagai penyedap masakan. Tapi lain untuk kaldu yang satu ini. Makanan yang dapat dijumpai di daerah Sumenep ini memiliki keunikan tersendiri. Satu porsi kaldu ini terdiri dari kaki sapi atau iga serta kuah yang gurih. Akan tetapi ada yang berbeda dengan kuahnya. Jika kebanyakan kuah akan memadukan kaki sapi dengan sayuran , kuah kaldu justru memadukannya dengan taburan kacang hijau. Kaldu ini biasa dikenal dengan nama Kaldu Kokot. Kokot sendiri memiliki arti kaki sapi dalam bahasa Madura.  Perpaduan rempah dan gurihnya kaki sapi menjadi citarasa tersendiri. Kaldu Kokot ini bisa dijumpai di daerah Pa...

avatar
Oskm_19918020_Annisaa Shaffiyah
Gambar Entri
MULUK
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Muluk Maka n adalah satu urusan terpenting dalam hidup, cara makan juga merupakan satu budaya. “Setiap bangsa di dunia ini punya budaya tersendiri.” . Masing-masing bangsa memiliki budaya mereka masing masing bagaimana cara mereka makan. Contohnya orang Barat terbiasa makan menggunakan sendok dan garpu, sedangkan orang Cina makan menggunakan sumpit. Setiap tindakan atau cara selalu ada tujuannya, tentu saja ada alasan kenapa mereka makan dengan cara yang beragam tersebut. Ada pula cara makan orang Indonesia yang lebih praktis dan sederhana yaitu memakai tangan saja ,  tidak perlu repot memakai sendok , garpu , ataupun sumpit. Dalam istilah Jawa-nya cara makan ini disebut dengan muluk . Cara ini sangat praktis dan  Indonesia benget . Cara untuk makan dengan muluk adalah pertama harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan, pastikan menggunakan sabun agar tangan bersih dari kuman dan bakteri, lalu gunakan ta...

avatar
OSKM_16818083_GAGAS SETYABRATA Gagas
Gambar Entri
Pernikahan adat Blitar
Ritual Ritual
Jawa Timur

Pernikahan merupakan salah satu peristiwa penting dalam hidup seseorang, karenam erupakan  penyatuan dua insan yang berbeda dan diharapkan hanya dilalui satu kali seumur hidup. Di Indonesia sendiri, ada berbagai macam upacara pernikahan adat dari masing masing daerah. Upacara pernikahan adat di setiap daerah memiliki ciri khas yang berbeda beda, mulai dari prosesi, pakaian, dekorasi, dan lain lain.                 Kabupaten Blitar, Jawa Timur juga mamiliki upacara pernikahan yang khas, walau  masih berbau pernikahan adat jawa solo atau jogja,  pernikahan adat Blitar memiliki tata busana, tata rias, tata upacara, dang gending (lagu) iringan sendiri. Pernikahan adat Blitar ini terinspirasi dari kisah cinta Dewi Rukmini dengan Sri Kresna (Narayana). Kisah ini bermula dari perjodohan Dewi Rukmini dari Negara Kumbino dengan Prabu Sunti, raja kerajaan Cedi. Namun Dewi Rukmini telah mencintai Sr...

avatar
Oskm18_19918018_Aninda Citra Setyowati
Gambar Entri
Kesenian Musik Kenong Telok #DaftarSB19
Alat Musik Alat Musik
Jawa Timur

Kenong Telok berasal dari bahasa Madura yang berarti tiga kenong. Kenong sendiri adalah salah satu alat musik yang digunakan dalam pagelaran Kenong Telok. Dalam praktiknya, ada beberapa alat musik lain yang digunakan ketika pertunjukan, di antaranya adalah gendang, terompet, dan gong. Pagelaran musik Kenong Telok adalah sebuah pagelaran musik yang dimainkan para lelaki, digunakan untuk mengiringi berjalannya acara kebudayaan lain, seperti Kuda Kencak dan Karapan Sapi. Biasanya, malam menjelang Karapan Sapi, para pemain musik Kenong Telok akan berkumpul dan melakukan sesi latihan untuk acara esok hari, yang mana sesi gladi kotor ini dapat pula disaksikan oleh masyarakat umum. Mulanya, kesenian musik ini berasal dari tanah Madura, karena seperti yang kita ketahui bersama, dari sana lah budaya Karapan Sapi berasal. Namun, seiring berjalannya waktu, kebudayaan Karapan Sapi mulai menyebar ke daerah-daerah lain, beriringan dengan menyebarnya pula musik Kenong Telok sebagai pengiringny...

avatar
OSKM_16218013_Firda Addina Putri
Gambar Entri
Desa Pancasila
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Desa Pancasila. Begitulah sebutan yang sering disematkan pada Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Karena di desa inilah terdapat toleransi beragama yang sangat kuat dari masyarakatnya. Di desa ini ada 3 tempat beribadah yang saling berjejer. Yaitu masjid, pura, dan gereja. Namun masyarakat desa yang memeluk berbagai agamapun tetap rukun dan damai. Masyarakat Hindu Bali sering berkunjung ke desa ini pada acara keagamaan. Begitupun sebaliknya, masyarakat Desa Balun berkunjung ke Bali pada upacara keagamaan lainnya. Toleransi keagamaan yang diperlihatkan di desa ini contohnya, saat peringatan hari besar hindu, masyarakat yang beragama islam membantu keamanan desa. Dan sebaliknya. Begitupun dengan agama lain yang ada di desa ini. Berbicara mengenai Desa Balun (orang Jawa Timur membaca ‘Mbalun’), maka akan mengarah kepada seorang tokoh pendiri desa ini. Menurut cerita rakyat yang berkembang di daerah Lamongan, Desa Balun didirikan oleh seorang be...

avatar
OSKM_16318149_Rachmita Hardilayanti