Adat Nusantara
194 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Bolu Kojo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

    Bolu Kojo  adalah penganan khas daerah  Sumatera Selatan  dan daerah sekitarnya terutama di daerah  Jambi ,  Riau ,  Bengkulu  dan  Palembang . Kojo berarti  kemojo  atau  kamboja  karena bentuk  loyang  yang menyerupai bunga  kemboja . Kue kojo ini adalah kue khas daerah sumatra selatan, khususnya kota palembang dan sekitarnya, biasanya kue kojo ini dihidangkan pas dalam acara adat. Biasanya untuk menemani makan bolu Kojo ini, dengan sambil meminum teh jasmine. Resep Bolu Kojo Bahan-bahan pembuatan bolu kojo 8 butir telur ayam 2 gelas sedang tepung terigu lembut 2 gelas gula pasir putih 1 set santan kental siap saji 1 gelas air perasan daun suji 1 gelas air perasan pandan Mentega secukupnya Loyang Cara Membuat kue Bolu Kojo Lembut 1.   Mulai kocok telur ayam dengan ditambahkan gula pasir aduk hing...

avatar
Carlosamuel
Gambar Entri
Permainan Maggalenceng (Sulawesi Selatan)
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Selatan

Maggalenceng adalah salah satu permainan yang ada di kalangan orang Bugis. Permainan ini dahulu dianggap sakral karena hanya dimainkan pada saat ada kematian. Dengan perkataan lain, permainan ini tidak boleh dilakukan di sembarang waktu karena dapat mendatangkan kematian bagi anggota keluarga si pemain. Oleh karena itu, para orang tua melarang siapa saja yang memainkan permainan ini pada saat yang tidak tepat (bukan saat-saat ada kematian).   Penyelenggara permainan ini adalah pihak keluarga yang berkabung. Lama dan singkatnya penyelenggaraan permainan ini bergantung pada status sosial orang keluarga yang meninggal. Dalam konteks ini jika orang yang meninggalkan adalah orang kebanyakan, maka penyelenggaraan permainan hanya dilakukan dalam waktu 7 hari (berturut-turut dan dilakukan pada malam sampai menjelang pagi hari). Namun, jika orang yang meninggal mempunyai status sosial yang tinggi di dalam masyarakatnya (kaum bangsawan), maka permainan biasanya akan diselenggarak...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Permainan Massaung Manuk
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Selatan

Asal Usul Massaung manuk adalah penamaan orang Bugis untuk sebuah permainan yang dalam bahasa Indonesia berarti “sabung ayam”. Massaung manuk dahulu hanya dilakukan para raja dan bangsawan Bugis pada pagi atau sore hari untuk memeriahkan pesta-pesta adat seperti: pelantikan raja, perkawinan, dan panen raya. Konon, permainan ini bermula dari kegemaran para raja yang sering mempertarungkan pemuda-pemuda di seluruh wilayah kerajaannya untuk mencari tubarani-tubarani (pahlawan) kerajaan yang akan dibawa ke medan pertempuran. Jadi, pada waktu itu yang disabung bukanlah ayam melainkan manusia. Namun, lama-kelamaan, mungkin karena semakin jarangnya terjadi peperangan antarkerajaan, pertarungan antarmanusia itu berubah menjadi pertarungan antarayam yang dinamakan massaung manuk.   Pada waktu itu permainan tidak hanya dilakukan di dalam sebuah kerajaan, tetapi juga antarkerajaan yang tujuannya tidak hanya untuk bersenang-senang tetapi juga sebagai ajang adu pre...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Cerita Rakyat Pulau Kemaro
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Suatu ketika, rombongan saudagar dari Cina yang dipimpin oleh Tam Bun An, datang ke kerajaan Sriwijaya (Sumatera Selatan). Tam Bun An mendengar kabar dari masyarakat sekitar mengenai kecantikan Siti Fatimah, seorang putri raja Sriwijaya. Atas nasihat nahkoda kapal, Tam Bun An kemudian pergi menuju istana untuk menemui Siti Fatimah. Mereka kemudian datang ke istana membawa arak-arakan alat musik berikut barongsai. Melihat kehebohan di depan istana, putri raja segera keluar untuk melihat. Siti Fatimah sangat terkesan dengan pertunjukan barongsai. Tam Bun An akhirnya bisa bertemu dengan Siti Fatimah. Mereka kemudian saling berkenalan. Semenjak saat itu mereka berdua sering mengadakan pertemuan. Lama-kelamaan timbul benih cinta di antara keduanya. Raja Sriwijaya mengetahui hubungan anaknya dengan Tam Bun An, lalu memanggil Tam Bun An. Di depan Raja, Tam Bun An mengutarakan niatnya untuk melamar Siti Fatimah. Namun Raja berkeberatan karena perbedaan adat istiadat. &...

avatar
Bangindsoft
Gambar Entri
Malbi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Malbi - Palembang Malbi daging adalah racikan masakan daging dengan campuran bumbu dan penyedap yang terdiri dari rempah, santan juga kecap. Di daerah lain malbi daging dikenal dengan sebutan semur daging. Malbi atau semur daging ini adalah sajian kuliner nusantara dari daerah palembang yang biasa dibuat untuk hidangan di meja makan baik itu sebagai menu harian atau menu spesial. Seperti pada penyajian semur, malbi pun sama halnya denga npembuatan semur tetapi ada beberapa bahan yang mungkin sedikit berbeda sehingga hasil masakannya pun dapat dibedakan dari rasanya. Perbedaan rasa antara semur biasa dengan malbi tentu hanya dapat diketahui dengan mencicipinya langsung. Nah, bagi anda yang penasaran dengan hidangan kuliner ala palembang ini mendingan kreasikan langsung di dapur rumah. Malbi Daging Palembang Bahan dan Bumbu ½ kg daging sapi (potong-potong) 1 buah kelapa, (parut) 2 sdm air asam jawa Kecap manis sesuai selera 6...

avatar
Mas Ardy Wijaya
Gambar Entri
Bolu 8 Jam
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Kue 8 jam atau yang populer dengan nama bolu 8 jam adalah salah satu makanan khas Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kue ini dipercaya merupakan adaptasi dari kue bingka pontianak, Kalimantan Barat. Bentuk kue ini mirip dengan kue lapis legit yang mengunakan cetakan dari loyang persegi 4. Cara memasak bolu 8 jam ini terbilang cukup unik karena kue dikukus dengan menggunakan kayu bakar di dalam wajan yang besar dimasukkan bersama segelas air kemudian masukan loyang dengan adonan yang sudah dibikin sebelumnya. Teknik ini bertujuan agar kue tidak berubah jadi keras saat di panggang dalam oven. Kue tradisional ini pada mulanya hanya bisa dan boleh di sajikan untuk kalangan bangsawan kala itu. Tidak ada yang boleh menikmati kue yang enak ini bagi kalangan masyarakat biasa. Namun berbeda pada saat ini karena kue yang legit dan nikmat ini sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat meskipun tidak setiap hari bisa ditemukan bebas di pasaran semua itu karena proses pembuatan n...

avatar
Andri77
Gambar Entri
Aesan Gede dan Aesan Pasangko
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Selatan

Aesan Gede dan Aesan Pasangko - Palembang Aesan Gede atau pakaian gede adalah pakaian yang melambangkan kebesaran. Pakaian satu ini merupakan perlambang akan keagungan kerajaan Sriwijaya di masa lampau. Berbalut dengan warna merah jambu yang dipadukan dengan sulaman berwarna keemasan, aesan gede ini mempunyai nilai filosofis bahwa Sumatera memang layak untuk dijuluki sebutan swarnadwipa atau pulau emas. Gemerlap dan juga mewahnya pakaian adat Palembang di dalam gaya aesan gede akan semakin bertambah dengan dipakaikannya beberapa aksesoris. Aksesoris seperti mahkota, kelapo standan, kembang goyang, bungo cempako, baju dodot dan songket bermotif napan perak adalah beberapa pernik yang ada pada dalam aesan gede.  Berbeda halnya dengan aesan gede, aesan pasangko ini dianggap sebagai pakaian adat Palembang Suamtera Selatan yang mencirikan keanggunan. Gaya busana untuk laki-laki dalam aesan asangko ini biasanya berupa penggunaan songket lepus sulam emas, jubah dengan...

avatar
Mas Ardy Wijaya
Gambar Entri
pakaian tradisional melayu jambi
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Selatan

PAKAIAN ADAT TRADISIONAL MELAYU JAMBI Pakaian adat tradisional Jambi sama seperti yang ada di daerah Pulau Sumatera yang lain, yaitu pakaian adat tradisional Melayu. Pakaian adat tradisional Melayu dari Jambi ini biasanya lebih mewah daripada pakaian yang digunakan sehari-hari karena disulam dengan benang emas dan dihiasi dengan berbagai hiasan yang mewah untuk kelengkapannya.

avatar
iqbal muharram
Gambar Entri
pakaian tradisional tulang bawang lampung
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Selatan

PAKAIAN ADAT TRADISIONAL TULANG BAWANG LAMPUNG Pakaian adat tradisional Lampung bila dicermati terdapat perbedaan antara lampung pesisir dengan lampung daratan tetapi pada dasar masih sama yaitu menggunakan kain tapis di hias dengan logam kuningan yang memper indah dan mebuat mewah, sedangkan kain tapis adalah suatu kain yang ditenun secara manual dengan menggunakan tinta mas yang di ukir dengan tangan tangan terampil hingga membuat yang memakai pakaian penganten tersebut terlihat lebih berwibawa.

avatar
iqbal muharram