Bahan: 1. 1 kg ikan mas 2. 1 sdt garam 3. 2 sdt air jeruk nipis Bahan Sambal Colek: 1. 8 buah cabai rawit 2. 10 cabai merah 3. 6 butir bawang merah, goreng 4. 4 siung bawang putih, bakar 5. 1 cm kencur, bakar 6. 3 cm jahe, bakar 7. 4 butir kemiri, sangrai 8. 1 sdm gula merah 9. 1 sdt garam 10. 150 ml santan kental 11. 1 sdt air asam jawa 12. 3 sdm minyak, untuk menumis Cara membuat: 1. Bersihkan ikan, lumuri dengan garam dan air jeruk nipis, biarkan selama 20 menit. 2. Panggang ikan mas di atas bara api sambil dibalik-balik hingga matang, angkat, sisihkan. 3. Sambal colek: haluskan cabai rawit, bawang merah, bawang putih, kencur, jahe, dan kemiri, lalu tumis hingga matang. Masukkan gula, garam, air asam jawa dan santan. Aduk hingga kental, angkat. 4. Tata ikan mas bakae di ata piring saji. Siram dengan sambal colek. RM yang menyediakan: Bunga Pepaya Jl. RP...
Bahan: 1. 1 kg ikan mas 2. 1 sdt garam 3. 1 sdm air jeruk nipis 4. 750 ml air 5. 3 sdm minyak, untuk menumis Bumbu yang dihaluskan: 1. 15 buah cabai rawit 2. 8 buah cabai merah 3. 3 cm kunyit, bakar sebentar 4. 3 cm jahe, bakar sebentar 5. 3 buah tomat 6. 8 butir kemiri sangrai 7. 2 sdm garam Bumbu lainnya: 1. 5 lembar daun jeruk purut 2. 1 lembar daun kunyit, iris halus 3. 4 lembar daun pandan, iris halus 4. 2 batang swrai, memarkan 5. 1 ikat kemangi, ambil daunnya 6. 2 tangkai daun bawang, iris 1 cm Cara membuatnya: 1. Bersihkan ikan, lumuri dengan garam dan air jeruk nipis. Buarkan 20 menit. 2. Panaskan minyak, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum. Tambahkan daun jeruk, daun kunyit, daun panda dan serai. Aduk hingga layu. 3. Masukkan ikan, aduk sampai tercampur rata dengan bumbu. 4. Tuangkan air, masak dengan api kecil hingga bumbu meresap dan k...
Bahan: 1. 500 gram cakalang asap, suwir-suwir dagingnya 2. 3 sdm minyak goreng Bumbu: 1. 5 butir bawang merah, iris halus 2. 3 siung bawang putih, iris halus 3. 3 buah cabai merah besar, buang bijinya, iris 1/2 cm 4. 2 buah cabai hijau besar, buang biji, iris 1/2 cm 5. 1 buah tomat, iris-iris 6. 2 sdm kecap ikan 7. 1 sdt garam 8. 1/2 sdt merica bubuk Cara membuat: 1. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Masukkan cabai merah, cabai hijau dan tomat. Aduk hingga layu. 2. Masukkan ikan, aduk rata. 3. Tambahkan kecap ikan, garam, dan merica bubuk. Aduk rata. Masak hingga matang dan bumbu meresap. Angkat. RM yang menyediakan: Elmanna Resto Manado BSS Building, Lantai Ground, Jl. Ampera Raya No. 5, Kemang, Jakarta 021 7181319, 021 7183451 Sumber: Buku 668 Resep Masakan Khas Nusantara dari 22 Provinsi
Sinandoi merupakan makanan khas Mongondow yang terbuat dari daging sapi atau bolog (sidat) dalam Bahasa asli suku Mongondow yang dimasukkan ke dalam patung (bambu) kemudian dimasak dengan api dengan ukuran yang normal, untuk itu dalam hal pembakaran makanan ini harus diawasi agar api tidak mati atau membesar. Makanan ini sangat digemari oleh masyarakat kotamobagu karena rasanya yang enak dan lezat. Makanan ini disajikan pada setiap acara-acara adat maupun pernikahan, dan sudah bisa dipastikan makanan ini menjadi makanan yang favorit dan sudah ditunggu-tunggu penyajiannya oleh masyarakat asli Kotamobagu maupun pendatang.
Kue Klapertart, Kue Lezat nan Lembut Khas Manado Kue ini menjadi salah satu ikon kuliner khas Kota Manado. Rasanya yang lezat sudah dikenal oleh seluruh masyarakat di nusantara. Tidak jarang kue ini juga dijadikan oleh-oleh wajib wisatawan yang berkunjung ke Manado. Inilah Klapertart, kue lezat yang mampu menggoda siapa saja untuk mencicipinya. Klapertart atau klepertart konon telah ada sejak zaman Belanda menduduki Kota Manado. Kue ini konon juga dipercaya sebagai peninggalan negara berjuluk kincir angin tersebut di bidang kuliner khususnya kue. Adanya rum sebagai salah satu bahan yang digunakan, menjadi salah satu contoh kue klepertart memang merupakan peninggalan bangsa Belanda. Selain rum, ada berbagai bahan lainnya seperti kuning telur, tepung terigu, margarin, dan susu cair, yang digunakan dalam proses pembuatannya. Bahan-bahan tersebut diaduk kemudian di bentuk dengan wadah bulat dan dimasukkan ke dalam oven....
Dinahaga adalah nasi dari beras ketan dengan campuran kunyit sehingga warnya kuning. makanan ini disajikan pada acara adat tertentu. seperti Doa Mintahang-Harua yaitu kegiatan warga Bolmong sebelum menyambut bulan Ramadhan. http://manado.tribunnews.com/2012/07/16/doa-mintahang-haruah-sambut-ramadhan
Bahan : Daging dan lemak babi Bumbu rempah dan dedaunan Jahe Cabai Cara membuat: bagian daging dan lemak hewan babi yang sudah dibersihkan terlebih dahulu dipotong-potong dengan ukuran kira-kira dua kali tiga cm , kadang dengan ukuran yang lebih besar sekitar tiga kali lima sentimeter atau menurut selera masing-masing. Kemudian siapkan rempah-rempahnya khas Minahasa, berupa daun kemangi, daun kunyit, serai, jahe, kucai, batang/daun bawang, daun jeruk dan cabai. Jahe dan cabai dihaluskan dengan cara atau diulek. Rempah-rempah dedaunan (daun kucai, daun bawang) dan rerumputan (serai dan daun kemangi dirajang halus kemudian dicampurkan dengan bahan dasar yang sudah dipotong-potong sebelumnya dan jangan lupa ditambahkan juga garam secukupnya, sesuai selera masing-masing. Siapkan bambu yang masih mentah (muda/hijau) untuk dijadikan wadah masak, bagian ujungnya dirapikan agar tidak melukai si pengolah. Bahan yang sudah dicampur bum...
SAUT WAWI merupakan kuliner hasil olahan dari bagian tulang rusuk hewan babi yang telah terlebih dahulu diambil bagian dagingnya, lemak perut dan jeroan/dalaman serta lemak di dalam perutnya yang dicampur dengan bagian dalam batang pisang yang dirajang halus. Sama seperti kinetor dan kuliner Tonsea lainnya, saut wawi ini diberi bumbu berupa aneka macam dedaunan/rerumputan yang biasanya dijadikan bumbu masak di Minahasa serta jahe dan cabai yang kemudian dimasak dengan menggunakan wadah bambu. Bahan: 1. Rusuk Babi 2. Batang pisang 3. Bumbu Cara membuat: bagian tulang yang berisi rusuk dengan lemak perut, jeroan serta lemak di dalam perut yang sudah dicuci bersih terlebih dahulu dipotong-potong dengan ukuran panjang kira-kira tiga hingga empat sentimeter. Kemudian siapkan rempah-rempahnya, berupa daun kemangi, daun kunyit, serai, jahe, kucai, batang/daun bawang,daun jeruk dan cabai. Jahe dan cabai dihaluskan dengan cara diulek atau ditumbuk. Cabai...
Aluk Pare, Toraya/Toraja Aluk merupakan ajaran atau aturan-aturan hidup sebagai suatu keyakinan yang diwariskan secara turun temurun sejak dari dulu kala hingga kini. Menurut kepercayaan ini Puang Matua (Allah) menciptakan bumi dan segala isinya termasuk aturan-aturan yang digunakan dalam pemujaannya kepada sang pencipta. Cara menyembah dtetapkan oleh sang pencipta dalam bentuk Aluk melalui ritus-ritus dan pemali(pantangan/larangan), dan yang dipergunakan umumnya adalah hewan, tumbuh-tumbuhan, air, padi, besi dan lain-lain, diiringi dengan puji-pujian, hymne. Ritual Aluk Pare mendapat tempat yang layak dalam masyarakat Toraya dan merupakan lambang kekayaan nomor satu (indah buda parena buda duka umanna yang artinya adalah siapa yang memiliki padi banyak pasti memiliki sawah yang banyak, karena standar kejayaan di Toraja adalah sawah dengan nilai takar kerbau). Adapun kegiatan dalam ritual Aluk pare adalah sebagai berikut: Ma’sadang Kalo, Ma’bukka panta&...