dongeng cerita rakyat
550 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Cerita Asal Mula Banceuy
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Hal ini sangat menarik dimana cerita sejarah ini terkait dengan perkembangan desa banceuy seperti cerita berdirinya desa Negla sebelum mendajadi banceuy, dulunya terdapat bencana yang menimpa desa negla berupa angin puting beliung, ada yang mengatakan angin tersebut merupakan kiriman dari penguasa alam, dan ada juga yang mengatakan sebuah bencana alam yang terkait dengan manusia dengan alam. Berawal dari bencana tersebut datang terdapat tujuh tokoh yang menurut masyarakat setempat merupakan sesepuh dan karuhun yang mendirikan desa negla kembali dan berganti nama dengan banceuy. Ketujuh tokoh ini merupakakan tokoh yang sangat berjasa tetapi tidak semua masyarakt banceuy mengetahui nama ketujuh tokoh tersebut, tetapi mereka menganggap ketujuh tokoh tersebut adalah asal leluhur merek

avatar
muhammad baidowi
Gambar Entri
Cerita leluhur Banceuy
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Cerita mengenai seorang tokoh yang oleh masyarakat banceuy merupakan tokoh yang menjadi penjaga dan penyelamat desa banceuy. Aki letik atau raden syaikh jamaludin dan ada juga sebagian orang yang menyebut dengan Raden Ismail Saleh, merupakan tokoh yang mampu menyelamatkan desa banceuy dari ganguang seperti pencurian dan keributan, sosok aki letik menurut masyarakat bancey merupakan orang yang kuat, tegas dan pembela panji kebenaran. Menurut sumber yang kami dapatkan aki letih memiliki tubuh yang kecil dan bisa masuk kedalam lubang jarum, aki letik juga memiliki kemampuan untuk duduk dan berjemur diatas pohon pisang, aki letik bisa mengubah air ludahnya menjadi api sehingga orang tidak ada yang berani kampung banceuy, dan aki letik dianggap sebagai penjaga desa banceuy. Selain itu aki letik juga yang menggagas ataupun seorang pionir yang memulai sistem irigasi dan pertanian di desa banceuy. Sekarang makamnya terletak di arah barat desa banceuy, tepatnya diarah perkebunan masyarakt,...

avatar
muhammad baidowi
Gambar Entri
Cerita Curug Bentang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Di daerah banceuy terdapat tiga buah curug yaitu curug bentang, curug bedil dan cole angka atau yang disebut curug gangga. Terdapatnya cerita yang terkait dengan penamaan curug yang juga memiliki cerita dimana terkait dengan kehidupan masyarakat banceuy yaitu curug bentang.  Asal mula penamaan curug bentang berawal dari kisah adanya tapak tilas yang dilakukan oleh bung karno yang bertujuan untuk mencari ilmu kenegaraan agar Indonesia menjadi satu Negara nusantara, sukarno melaukan tapak tilas di daerah wangun harja merupakan tempat padepokan tersebesar yang juga merupakan tempat prabu siliwangi (raja padjajaran) bertapa, bung karno mendapatkan titah setelah bersemedi di batu yang berbentu kapal yaitu berpata kembali di daerah negla tepatnya di curug bentang. Sedangkan nama curug bentang tersbut berasal dari bintang, dalam hal ini ketika bung karno bersemedi di curug bentang, ia mendapaknan titah di air terjun tersebut berupa tujuh cakra sunda dari bintang yang diturunkan oleh...

avatar
muhammad baidowi
Gambar Entri
Genggong Subang (Jawa Barat ) dan Genggong Bali
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Genggong merupakan kesenian khas Kabupaten Subang Jawa Barat. Asal kata Genggong diambil dari sebuah nama rawa / ranca Genggong. Sebenarnya kata genggong lebih menunjukan nama kesenian daerah / hiburan rakyat yang terdiri dari berbagai macam alat musik tradisional yang sering dimainkan untuk menyambut hari-hari bersajarah seperti peringatan kemerdekaan negara Republik Indonesia. Berbeda dengan kesenian Genggong di Jawa Barat, ternyata di provinsi Bali ada alat musik yang mempunyai kesamaan nama “Genggong”. Alat musik tradisional Bali ini terbuat dari pelepah enau yang dimainkan dengan cara mengulum (yanggem).

avatar
muhammad baidowi
Gambar Entri
Upacara Nadran Subang
Ritual Ritual
Jawa Barat

Nadran sebenarnya merupakan suatu tradisi hasil akulturasi budaya Islam dan Hindu yang diwariskan sejak ratusan tahun secara turun-temurun. Kata nadran sendiri, menurut sebagian masyarakat, berasal dari kata nazar yang mempunyai makna dalam agama Islam : pemenuhan janji. Adapun inti upacara nadran adalah mempersembahkan sesajen (yang merupakan ritual dalam agama Hindu untuk menghormati roh leluhurnya) kepada penguasa laut agar diberi limpahan hasil laut, sekaligus merupakan ritual tolak bala (keselamatan). Sesajen yang diberikan, disebut ancak , yang berupa anjungan berbentuk replika perahu yang berisi kepala kerbau, kembang tujuh rupa, buah-buahan, makanan khas, dan lain sebagainya. Sebelum dilepaskan ke laut, ancak diarak terlebih dahulu mengelilingi tempat-tempat yang telah ditentukan sambil diiringi dengan berbagai suguhan seni tradisional, seperti tarling, genjring, barongsai, telik sandi, jangkungan, ataupun seni kontemporer (drumband). Nadran atau kada...

avatar
muhammad baidowi
Gambar Entri
Sasakala Gunung Geulis
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Sasakala Gunung Geulis   Dahulu kala, dikisahkan disebuah tempat hiduplah sepasang suami istri yang belum dikaruniai seorang anakpun meskipun mereka telah lama hidup bersama dan berumah tangga.  Seiring berjalannya waktu pasangan tersebut merasa gundah dan bertanya-tanya pada yang Maha Kuasa kenapa mereka belum juga memiliki anak. Didorong keinginan yang sangat kuat untuk bisa memiliki anak dan mempunyai keturunan, sang suami tak pernah berhenti memohon kepada yang Maha Kuasa agar bisa dikaruniai seorang anak.   Karena kesungguhannya, angannya sering muncul dalam lamunan dan mimpinya, sampai akhirnya entah kenapa pada suatu malam sang suami bermimpi dan seolah mendapatkan petunjuk dari mimpinya tersebut, dalam mimpinya...ia memperoleh petunjuk untuk pergi ke sebuah gunung yang berada di sebelah timur kampungnya. Petunjuk dimimpinya mengatakan bahwa ia harus mendatangi gunung tersebut dan bertapa disana. Keesokan paginya, ia menceritakan mimpinya itu pa...

avatar
muhammad baidowi
Gambar Entri
Syekh Quro
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Karawang pada masa Islam juga merupakan kawasan penting. Pelabuhan Caravan yang sudah eksis sejak masa Kerajaan Sunda tampaknya terus berperan hingga masa Islam. Salah satu situs arkeologi dari masa Islam di Karawang adalah makam Syech Quro . Menurut tulisan yang tertera pada panil di depan komplek makam, Nama lengkap Syech Quro adalah Syech Qurotul A’in . Menurut naskah Purwaka Caruban Nagari, Syech Quro adalah seorang ulama yang juga bernama Syeh Hasanudin . Beliau adalah putra ulama besar Perguruan Islam dari negeri Campa yang bernama Syech Yusuf Siddik yang masih ada garis keturunan dengan Syech Jamaluddin serta Syech Jalaluddin ulama besar Mekah. Pada tahun 1418 datang di Pelabuhan Muara Jati, daerah Cirebon. Tidak lama di Muara Jati, kemudian pergi ke Karawang dan mendirikan pesantren. Disebutkan bahwa letak bekas pesantren Syech Quro berada di Desa Talagasari, Kecamatan Talagasari, Karawang. Di Karawang dikenal sebagai Syech Quro karena beliau adalah seoran...

avatar
muhammad baidowi
Gambar Entri
Ciung Wanara
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Ciung Wanara adalah legenda di kalangan orang Sunda di Indonesia. Cerita rakyat ini menceritakan legenda Kerajaan Sunda Galuh, asal muasal nama Sungai Pamali serta menggambarkan hubungan budaya antara orang Sunda dan Jawa yang tinggal di bagian barat provinsi Jawa Tengah. Cerita ini berasal dari tradisi cerita lisan Sunda yang disebut Pantun Sunda, yang kemudian dituliskan ke dalam buku yang ditulis oleh beberapa penulis Sunda, baik dalam bahasa Sunda dan bahasa Indonesia.   Ringkasan Turunnya sang raja Dahulu berdirilah sebuah kerajaan besar di pulau Jawa yang disebut Kerajaan Galuh, ibukotanya terletak di Galuh dekat Ciamis sekarang. Dipercaya bahwa pada saat itu kerajaan Galuh membentang dari Hujung Kulon, ujung Barat Jawa, sampai ke Hujung Galuh ("Ujung Galuh"), yang saat ini adalah muara dari Sungai Brantas di dekat Surabaya sekarang. Kerajaan ini diperintah oleh Raja Prabu Permana Di Kusumah. Setelah memerintah dalam waktu yang lama Raja memutusk...

avatar
muhammad baidowi
Gambar Entri
Nyi Subang larang dan Prabu Siliwangi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Pada Tahun 1409 Ki Gedeng Tapa dan anaknya nyai Subang Larang,penguasan Syahbandar Muara Jati Cirebon, menyambut kedatangan pasukan angkatan laut Tiongkok pimpinan Laksamana Muslim Cheng Ho ditugaskan oleh Kaisar Yung Lo (Dinasti Ming 1363-1644) memimpin misi muhibah ke-36 negara. Antara lain ke Timur Tengah dan Nusantara (1405-1430). Membawa pasukan muslim 27.000 dengan 62 kapal. Misi muhibah Laksamana Cheng Ho tidak melakukan perampokan atau penjajahan. Bahkan memberikan bantuan membangun sesuatu yang diperlukan oleh wilayah yang didatanginya. Seperti Cirebon dengan mercusuarnya. Oleh karena itu, kedatangan Laksamana Cheng Ho disambut gembira oleh Ki Gedeng Tapa sebagai Syahbandar Cirebon. Di Cirebon Laksmana Cheng Ho membangun mercusuar. Dalam Armada Angkatan Laut Tiongkok itu, rupanya juga diikutsertakan seorang ulama Syekh Hasanuddin adalah putra seorang ulama besar Perguruan Islam di Campa yang bernama Syekh Yusuf Siddik yang masih ada garis keturunan dengan Syekh...

avatar
muhammad baidowi