B andung sebagai pusat kebudayaan Sunda memberi banyak kesempatan untuk menikmati pertunjukan kesenian tradisional maupun kontemporer. Saung Angklung Mang Ujo di Jalan Padasuka No 118. Disini sering diadakan pertunjukan musik angklung dan tarian sunda yang disajikan oleh rombongan anak-anak desa sekitar. Pertunjukan ini berjalan selama 2 jam mulai pukul 15.30 sampai dengan selesai. D idaerah Bandung utara tidak jauh dari Kebun Binatang dan Cihampelas terdapat Gedung Sasana Budaya Ganesha, disini sering diadakan pertunjukan kesenian dengan waktu berbeda tiap tahunnya yang diselenggarakan di auditorium indoor maupun outdoor. B agi yang suka seni teater anda dapat mengunjungi gedung kesenian Sunan Ambu yang terletak di STSI jalan Buah Batu 212, atau di gedung kesenian Rumentang Siang di Jl. Baranang Siang tidak jauh dari pasar Kosambi dan Gedung Merdeka. Disini sering dipertunjukan seni trad...
Permainan tradisional sangat cocok bagi media pembelajaran pendidikan anak usia dini. Alasannya, permainan tradisional mengandung banyak unsur manfaat dan persiapan bagi anak menjalani kehidupan bermasyarakat. Pada dasarnya galah bandung hampir sama dengan loncat tinggi dan lompat jauh, tetapi tidak menggunakan peralatan khusus, cukup dengan keterampilan anggota badan. Permainan dilakukan di tempat terbuka dan agak luas. Pemain terdiri dari empat orang, umunya anak perempuan berumur antara 5 sampai 11 tahun. Keempat anak itu dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 2 orang anak. Untuk memulai permainan dilakukan sut sebagai penentuan pemenang. Kelompok yang kalah menjadi penjaga dan yang menang menjadi pemain. Selanjutnya kelompok penjaga duduk berhadapan, kedua kaki dilonjorkan dan telapaknya bertemu satu dengan yang lain serta dirapatkan. Setelah posisi jaga terbentuk kelompok p...
Gegesik merupakan salah satu daerah di Cirebon yang memiliki tradisi topeng. Menurut sumber, Gegesik diambil dari nama leluhur yaitu Pangeran Gesang. Topeng Gegesik memiliki mempunyai gaya tersendiri yang berbeda dengan Topeng Cirebon lainnya. Karakteristik Topeng Gegesik: - Topeng Panji Berwarna putih dengan raut muka yang memancarkan keagungan dan ketenangan. Bentuk mulutnya renyah dengan senyum yang terkulum, matanya sipit dan hidungnya mancung. Sorot matanya terkesan selalu merunduk tajam, serta memiliki bentuk muka yang memancarkan kewibawaan. Topeng ini jika dipakai untuk menari, tatapannya akan menyudut 45 derajat. Topeng Panji berkarakter halus, kerap disamakan dengan tokoh Arjuna dalam cerita Mahabharata atau tokoh Rama dalam Ramayana. Macam-macam Wanda pada Topeng Panji: * Sabuk Inten * Si Mangfu * Si Rentang * Si Madu * Si Pekik * Si Geger * Geger Gandul Gerakan dalam Topeng Panji sering...
Di Jawa Barat tepatnya di Kabupaten Bandung terdapat sebuah tempat rekreasi yang sangat indah yaitu Gunung Tangkuban Perahu. Tangkuban Perahu artinya adalah perahu yang terbalik. Diberi nama seperti karena bentuknya memang menyerupai perahu yang terbalik. Konon menurut cerita rakyat parahyangan gunung itu memang merupakan perahu yang terbalik. Berikut ini ceritanya. Beribu-ribu tahun yang lalu, tanah Parahyangan dipimpin oleh seorang raja dan seorang ratu yang hanya mempunyai seorang putri. Putri itu bernama Dayang Sumbi. Dia sangat cantik dan cerdas, sayangnya dia sangat manja. Pada suatu hari saat sedang menenun di beranda istana, Dayang Sumbi merasa lemas dan pusing. Dia menjatuhkan pintalan benangnya ke lantai berkali-kali. Saat pintalannya jatuh untuk kesekian kalinya Dayang Sumbi menjadi marah lalu bersumpah, dia akan menikahi siapapun yang mau mengambilkan pintalannya itu. Tepat setelah kata-kata sumpah itu diucapkan, datang seekor anjing sakti yang bernam...
Kabupaten Kuningan , adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat , Indonesia . Ibukotanya adalah Kuningan . Letak astronomis kabupaten ini di antara 108°23″ – 108°47″ Bujur Timur dan 6°45″ – 7°13″ Lintang Selatan. Kabupaten ini terletak di bagian timur Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Cirebon di utara, Kabupaten Brebes ( Jawa Tengah ) di timur, Kabupaten Ciamis di selatan, serta Kabupaten Majalengka di barat. Kabupaten Kuningan terdiri atas 32 kecamatan , yang dibagi lagi atas sejumlah 361 desa dan 15 kelurahan . Pusat pemerintahan di Kecamatan Kuningan . Bagian timur wilayah kabupaten ini adalah dataran rendah, sedang di bagian barat berupa pegunungan, dengan puncaknya Gunung Ceremai (3.076 m) yang biasa salah kaprah disebut dengan Gunung Ciremai , gunung ini berada di perbat...
Oray-orayan merupakan Lagu Permainan Sunda yang dinyanyikan oleh anak-anak yang bermain oray-orayan atau ular-ularan, biasanya sebelum bermain suka saling memegang pundak teman yang lain yang ada di depannya. [1] Lagunya di bawah ini: Oray-orayan Luar-léor mapay sawah Entong ka sawah Paréna keur sedeng beukah Oray-orayan Luar-léor mapay leuwi Entong ka leuwi Di leuwi loba nu mandi Saha nu mandi Anu mandi pandeuri Oray-orayan Luar-léor mapay kebon Entong ka kebon Loba barudak keur ngangon Mending gé teuleum di leuwi loba nu mandi Saha nu mandi Nu mandi pandeuri. [1] Lagu lainnya: Oray-orayan Oray naon Oray bungka Bungka naon Bungka laut Laut naon Laut dipa Dipa naon Di pandeuri, ri, ri, ri, ri . . . blos!. Sumber:...
Di tatar Sunda banyak sekali permainan anak-anak, yang dalam bahasa setempat dinamakan kaulinan budak. Banyak diantara permainan tersebut harus dimulai dengan mencari siapa yang harus jadi pemain penjaga alias kucing atau ucing, seperti permainan bancakan atau ucing sumput. Nah, untuk menentukan siapa yang menjadi ucing ini ada beberapa cara yang bisa dipakai, seperti menarik kumpulan rumput yang salah satunya sudah diberi simpul sebagai tanda yang mendapatkannya akan menjadi kucing. Cara lainnya adalah dengan meletakkan curuk, alias jari telunjuk ke telapak tangan salah seorang game master . Setelah semua peserta meletakkan jari telunjuknya, maka dimulailah nyanyian cingciripit : Cingciripit , tulang bajing kacapit, kacapit ku bulu paré, bulu paré seuseuketna, jol, pa’ dalang mawa wayang, Jékjéknong ! /* Cingciripit, tulang tupai terjepit, terjepit oleh bulu padi, bulu padi yang bagian tajamnya, jol, pa&rsqu...
Monumen yang berada tepat di tengah alun-alun kota Sumedang ini dibangun sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa Bupati Sumedang kala itu, yakni Pangeran Aria Suria Atmadja. Karena beliau dianggap sangat berjasa dalam mengembangkan kota Sumedang di berbagai bidang, seperti pertanian, perikanan, kehutanan, peternakan, kesehatan, pendidikan dan banyak bidang lainnya. Beliau memerintah di kota Sumedang dari tahun 1883 sampai 1919. Beliau wafat di Mekah ketika sedang melaksanakan ibadah haji pada 1 Juni 1921. Monumen Lingga sendiri dibangun oleh Pangeran Siching dari Belanda pada tahun 1922 yang kemudian diresmikan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda saat itu Mr. Dirk Fock, yaitu pada 22 Juli 1922. Pada saat peresmian monumen ini ikut hadir bupati Sumedang yang menggantikan Pangeran Aria Suria Atmadja, yakni Tumenggung Kusumadilaga dan beberapa pejabat Hindia Belanda dan tentunya orang-orang pribumi. Monumen yang menjadi landmark Kota Sumedang ini meru...
Permainan ini dilakukan oleh anak laki atau perempuan, dilakukan di tempat yang cukup luas, jumlah pemain antara 12 atau 20 orang yang berpasang-pasangan membentuk dua kelompok untuk bertanding. Permainan ini merupakan hiburan yang mengasyikan dan mengandung unsur olah raga serta keterampilan memelihara keseimbangan. Terdapat di daerah Cibatu Kabupaten Garut. Permainan ini dilakukan oleh anak laki atau perempuan, dilakukan di tempat yang cukup luas, jumlah pemain antara 12 atau 20 orang yang berpasang-pasangan membentuk dua kelompok untuk bertanding. Permainan ini merupakan hiburan yang mengasyikan dan mengandung unsur olah raga serta keterampilan memelihara keseimbangan. Terdapat di daerah Cibatu Kabupaten Garut. - See more at: http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=602&lang=id#sthash.xCy7PVOI.dpuf Permainan ini dilakukan oleh anak laki atau perempuan, dilakukan di tempat yang cukup luas, jumlah pemain antara 12 atau 20 orang yang berpasa...