yogyakarta
969 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Urap Engos Engos - Sedayu - DI Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Bahan-bahan: Engos-engos (tumbuhan laut) 2 gelas Air kapur sirih 3 sdm Kelapa 1/2 butir Bumbu-bumbu: Lombok merah 2 buah Kencur 1 ruas jari Garam 1/2 sdm Terasi 1 sdt Cara membuatnya: 1. Engos-engos dicuci, direbus, diberi air kapur sirih. 2. Dimasak selama 1-2 jam, tandanya masak apabila warnanya sudah menjadi hijau. 3. Diangkat dan dicuci lagi sampai air kapur sirih hilang sama sekali. 4. Untuk menghilangkan bau yang tidak enak, disiram dengan air mendidih. 5. Kelapa diparut, bumbu dihaluskan, dicampur dengan kelapa yang sudah diparut. 6. Kalau akan menghidangkan engos-engos dicampur dengan sambal sampai rata. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 633

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Sayur Loncom - Yogyakarta - DI Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Bahan-bahan : daun kol 2 lbr. taoge 1 ggm. buncis 1 ggm.   Bumbu-bumbu : bawang merah 6 bh. bawang putih 3 siung laos 2 pt daun salam 2 lbr. garam 1 sdm. gula merah 1 sdm.   Cara membuatnya : Sayuran dicuci, dipotong-potong. Bumbu-bumbu dihaluskan. Bumbu yang sudah halus, dimasukkan. Dimasak sampai mendidih sambil diaduk, lalu sayuran dimasukkan. Jika sayuran sudah empuk, diangkat.   RM/Toko yang Menyediakan :   Warung Makan Ayam Geprek Bu Rum 1 Restoran Alamat: Jl. Wulung Lor, Papringan, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281 Telepon: (0274) 551406   Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno hlm. 302-303

avatar
Fachni
Gambar Entri
Tumis Tahu Tangi - Yogyakarta - DI Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Bahan-bahan: Tahu 5 potong Taoge 1 ons Kapri 1 ons Bumbu-bumbu: Bawang merah 4 buah Bawang putih 2 siung Lada putih 1 sdt Seledri 1 ikat kecil Daun bawang 1 ikat kecil Minyak goreng 3 sdm Garam 1/2 sdm Kecap 2 sdm Cara membuatnya: 1. Tahu dipotong-potong, digoreng. 2. Bumbu-bumbu dipotong-potong halus, lada dihaluskan. 3. Bawang dan daun bawang ditumis, dimasukkan air 1/2 gelas dibiarkan sampai mendidih. 4. Tahu, taoge, kapri dimasukkan. 5. Menyusul taoge, seledri, gram, kecap dan lada. Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 626

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Grebeg Maulud
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Grebeg Maulud merupakan upacara tradisi peninggalan Kerajaan Demak untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini memiliki beberapa agenda yang ditutup dengan pengarakan “gunungan” dari Keraton Yogyakarta ke halaman Masjid Agung, untuk dibagikan kepada pengunjung yang sudah menunggu sejak semalaman.   Hampir semua orang Jogja tentu sudah tidak asing dengan istilah grebeg. Kata grebegsendiri berasal dari Bahasa Jawa ‘Gembrebeg’ yakni suara keras yang timbul ketika Sultan keluar dari keraton untuk memberikan “gunungan” kepada masyarakatnya. Gunungan merupakan tumpukan hasil bumi seperti sayuran, buah-buahan dan makanan tradisional,  dikawal oleh pasukan keraton dengan bunyi teriakan yang bersahut-sahutan serta diiringi suara tembakan. Seiring perjalanan waktu, nama gembrebeg berubah menjadi grebeg.   source : blog.alfarish.com   Dalam satu tahun Kalender Jawa, setidaknya terdapat 3...

avatar
Nianatalia
Gambar Entri
Gudeg
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Gudeg atau gudheg adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek. Ada berbagai varian gudeg, antara lain: -Gudeg kering, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh kental, jauh lebih kental daripada santan pada masakan padang. -Gudeg basah, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh encer. -Gudeg Solo, yaitu gudeg yang arehnya berwarna putih.

avatar
Mariopscl
Gambar Entri
Gudir - Yogyakarta - DI Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Bahan: rumput laut 1 kg.   Bumbu-bumbu: cengkeh 2 bj. sereh 1 btg. manis jangan 1 btg. gula 2 ons pandan wangi 1 lbr. pandan wangi 1 lbr. santang kelapa 1/2 btr.   Cara membuatnya: Rumput laut direbus dan disaring. Bumbu-bumbu direbus dan setelah mendidih 1/2 jam, rumput yang sudah disaring dimasukkan, diaduk sampai campur kemudian disaring lagi. Hasil saringan ditaruh pada waskom besar dan dibiarkan sampai kental. Warna bisa diberikan pada waktu penjaringan kedua dengan teres.   RM/Toko yang Menyediakan :   Bale Raos Kraton Restoran Alamat: Jalan Magangan Kulon No.1, Panembahan, Kraton, Panembahan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55131 Telepon: (0274) 415550     Sumber: Buku Mustika Rasa Sukarno, hlm. 899-890

avatar
Fachni
Gambar Entri
Krecek Jeroan - Jogjakarta - DI Jogjakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

BAHAN : 150 gram babat sapi, direbus, dipotong-potong 150 gram usus sapi, direbus, dipotong-potong 150 gram limpa, direbus, dipotong-potong 150 gram paru, direbus, dipotong-potong 2 lembar daun salam 2 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan 2 cm lengkuas, dimemarkan 500 ml air 2 1/2 sendok teh air asam (dari 1 1/2 sendok the asam jawa dan 2 sendok makan air) 1 sendok teh garam 1 1/4 sendok teh gula merah 6 sendok makan minyak untuk menumis BUMBU HALUS : • 10 butir bawang merah • 4 siung bawang putih • 1 sendok teh ketumbar • 2 cm jahe CARA MEMBUAT KERECEK JEROAN : 1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, serai, dan lengkuas sampai harum. 2. Tambahkan jeroan. Aduk rata. 3. Masukkan air, air asam, garam, dan gula merah.  Masak sampai bumbu meresap dan berminyak.   RM/Toko yang Menyediakan :...

avatar
Isni
Gambar Entri
Baruklinting
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

Senjata pusaka berupa tombak yang dimiliki oleh Ki Ageng Mangir Wanabaya. Cerita mengenai munculnya pusaka ini tertulis dalam Babad Mangir dan juga merupakan cerita lisan yang populer di kalangan masyarakat sekitar Bantul, Yogyakarta dan Madiun. Menurut versi tulis, saat ada persiapan pesta di Desa Mangir, tersebutlah Ni Rara Jlegong, seorang gadis dari Desa Jlegong yang meminjam pisau milik Ki Ageng Mangir Wanabaya. Saat meminjamkannya, Ki Ageng Mangir berpesan jika sudah selesai digunakan, pisau tersebut tidak boleh diletakkan di sembarang tempat, apalagi sampai terlangkahi oleh perempuan. Setelah menyanggupinya, gadis tersebut memakai pisau tersebut untuk membuat basung. Namun, setelah selesai, gadis itu menaruh pisaunya di bawah tikar dan tanpa sadar ia mendudukinya. Pisau tersebut pun lenyap, masuk ke dalam perutnya dan menyebabkan ia hamil.  Saat mengetahuinya, Ki Ageng Mangir meninggalkan desa untuk bertapa karena tak kuasa menahan malu. Sama halnya dengan Ni Rar...

avatar
Nanda Ghaida
Gambar Entri
Geplak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Geplak merupakan salah satu makanan khas dari Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Makanan ini meiliki rasa yang manis, dan memiliki warna-warna cerah seperti hujau, kuning, putih, merah muda, dan coklat yang menggoda selera. Makanan ini tahan hingga berhari-hari, sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai alternatif oleh-oleh ketika berkunjung ke Kabupaten Bantul. Bahan-bahan untuk membuat Geblak yaitu : - 750 gram tepung beras - 500 gram gula pasir - 250 ml air - 1 butir kelapa diparut memanjang - Garam halus secukupnya Cara Membuat : - Sangrai tepung beras hingga kering, lalu tambahkan kelapa parut dan tepung, aduk-aduk hingga rata lalu sisihkan. - Masak air bersama dengan gula sampai mendidih lalu angkat. Masukkan campuran kelapa, aduk-aduk dengan cepat hingga adonan menjadi kental. Lalu angkat. - Cetak adonan atau bentuklah adonan tersebut bulat-bulat, kemudian biarkan hingga dingin dan mengeras. Geplak siap dinikamti bersama dengan segel...

avatar
Citra Suci Nuraini